Bab 126 126

Aku pernah melihat ekspresi itu di wajahnya—tarikan kencang di alisnya, bibir penuh yang mengatup rapat, garis halus di antara kedua alis yang muncul sejak hari aku menyeretnya ke Skotlandia.

Dia kebanyakan mikir. Cemas. Mungkin soal aku, soal kami, soal masa depan yang sedang kami bangun di benten...

Masuk dan lanjutkan membaca