Bab 57 - Berdiri untuk Putrinya

Sari memegangi pipinya yang berdenyut nyeri. Pandangannya berkunang-kunang sejenak, seolah kesadarannya baru saja ditarik paksa dari tubuhnya.

Di hadapannya, wajah Bu Ratna memerah padam, gurat kemarahan membuat wajah wanita paruh baya itu tampak mengerikan, seakan siap menerkam siapa saja.

"Sa...

Masuk dan lanjutkan membaca