Bab 331

Alexander

“Aku kerja. Ketemu timku.” Suaranya putus-putus, di sela-sela tarikan napas tajam yang susah ditahan.

“Bagus.” Aku menaikkan level getarnya satu tingkat. “Terus?”

Kuku-kukunya menancap di lengan bawahku. “Nggak ada. Cuma kerja.”

“Minggu yang membosankan, ya.” Aku memutar tubuhnya ...

Masuk dan lanjutkan membaca