Bab 356: Penjemputan Bandara

Dia menatapnya dari bawah, di balik sorot matanya berjejal emosi yang rumit—cemas, enggan, tapi yang paling kuat justru semacam ketergantungan.

Emily benar-benar tak berkutik menghadapi sikap lengketnya yang jarang-jarang itu, jadi ia mengalah berkali-kali. “Iya, iya, iya. Aku nggak jadi pergi, oke...

Masuk dan lanjutkan membaca