Bab 440: Tempat Persembunyian Ditemukan

Gerald rebahan seenaknya di sofa, jemarinya mengetuk-ngetuk meja dengan ritme pelan. Ada kilat gelap yang mengancam di matanya.

“Dia bakal nyerah,” katanya, suaranya dingin. “Karena Charles itu kelemahannya—titik paling rapuhnya.”

Ia berhenti sejenak, sudut bibirnya naik membentuk senyum kejam.

“...

Masuk dan lanjutkan membaca