Bab 464: Optimasi Genetik

Pandangan Emily sudah mulai menggelap di pinggir-pinggirnya, tapi ia memaksa kata-kata itu keluar dari tenggorokan yang perih dan kering. “Aku nggak apa-apa. Lanjut.”

Tangan Sebastian gemetar. Meski begitu, ia mengatupkan rahang, lalu mengangguk kepada asisten. Di dalam ruang steril itu, tim ilmuwa...

Masuk dan lanjutkan membaca