Bab 466 Sukses

Dengan sekuat tenaga, dia memutar tubuhnya menghadap Sebastian. Bibirnya bergetar hebat. “Buat... antibodinya... jangan... pikirin aku...”

Sebastian menatap darah sumsum yang kental di kantong penampung, menatap matanya yang sekarat tapi tetap keras kepala, lalu akhirnya meledak dengan raungan sera...

Masuk dan lanjutkan membaca