104: Jujurlah.

Aku berjalan menyusuri taman di belakang rumah utama. Bane sudah menyuruhku istirahat, tapi aku tak bisa mengusir gelombang gelisah yang terus mendorong-dorong dari dalam dada, jadi kupikir lebih baik menggerakkan badan sedikit.

Punggungku nyeri lebih dari biasanya, dan kakiku bengkak jauh lebih pa...

Masuk dan lanjutkan membaca