Bab 24: Segel Perintah

Dengan ekspresi kosong, Alya menyaksikan Brama jatuh terjerembap ke lantai. Baru setelah Brama tak bergerak sama sekali, Alya membiarkan dirinya terkulai lemas di tanah, lega luar biasa.

“Nyaris saja,” bisik Harapan dalam benaknya.

*“Ini belum selesai. Kita masih harus mengurus dia. Kita tidak b...

Masuk dan lanjutkan membaca