Cinta

Conner

Aku duduk di situ, tetap menggenggam tangannya, ibu jariku mengusap pelan buku-buku jarinya dalam lingkaran kecil, mengingatkan dia—tanpa kata-kata—di mana dia berada.

“Jangan begituin aku,” bisikku, cukup dekat sampai embus napasku menghangatkan garis rambutnya. “Kalau mau balik, Sayan...

Masuk dan lanjutkan membaca