Bab 141

Teleponku berdering saat jam sudah nyaris tengah malam. Siapa sangka belanja gaun bisa melelahkan segitunya. Aku belum boleh kasih tahu gaun mana yang kupilih. Pada akhirnya aku masih mencoba beberapa lagi, sampai akhirnya mantap dengan keputusan yang menurutku Nico juga bakal suka.

Mulai sekarang,...

Masuk dan lanjutkan membaca