BAB DUA PULUH ENAM

“Kamu suka?”

Aku mengangguk. Terlalu penuh perasaan untuk menjawab.

“Aku bakal selalu pakai ini, dan begitu kita keluar dari sini, kita nikah. Hidup tenang aja, mungkin pelihara anjing juga… enak, ya?” bisikku.

“Dan enggak lama kemudian, ada langkah-langkah kecil lari-lari di halaman rumah kita,”...

Masuk dan lanjutkan membaca