Bab 475 Hilang Sungguh Menyakitkan

Sebuket besar bunga tergeletak di depan batu nisan Bima. Rangga memegang payung, dan Alya berdiri di sampingnya.

"Bima..." Suara Alya tercekat menahan haru. "Pernahkah kamu berpikir aku akan datang menemuimu? Apa kabarmu di sana?"

Di batu nisan, Bima tersenyum cerah dalam sebuah foto dari masa kul...

Masuk dan lanjutkan membaca