BAB SERATUS ENAM PULUH ENAM

Setelah meniduri aku, menorehkan dirinya begitu dalam di kepalaku dan di tubuhku, Alaric akhirnya pergi.

Aku baru menangis setelah dia benar-benar lenyap dari hadapanku, meninggalkan aku bersama Octavio yang sejak terakhir kali kulihat mendadak jadi jauh lebih serius.

Aku kembali ke kamar kami di ...

Masuk dan lanjutkan membaca