BAB SERATUS SEMBILAN PULUH SEMBILAN

POV ARIA

Begitu keluar dari bandara, udara dingin langsung menampar wajahku, disusul gelombang nostalgia yang bikin dada sesak.

Dulu aku begitu bahagia bisa pergi dari sini, dan sekarang kenangan-kenangan buruk itu merembes lagi, seolah masuk ke pori-poriku setiap kali aku melangkah menuju mob...

Masuk dan lanjutkan membaca