BAB DUA RATUS SEPULUH

Cahaya matahari yang menembus tirai memberikan kehangatan pada kelopak mataku dan untuk beberapa detik, aku merasa tenang tanpa alasan, benar-benar damai.

Tapi kemudian kenyataan menghantam dan aku harus membuka mataku.

"Di mana aku?" tanyaku keras-keras, melihat sekeliling ruangan tempat aku bera...

Masuk dan lanjutkan membaca