Bab [162] Lebih Baik Mencari Friedel

Morris ikut mengangguk. “Kadang kalau udah tidur, masih kebayang momen tebas orang di medan perang. Beda banget rasanya sama duel biasa.”

Samira cuma mengangkat bahu, santai. “Yang penting teknik nembakku naik level. Buat aku itu udah cukup.”

Anila menatap empat sahabat yang sebentar lagi akan ber...

Masuk dan lanjutkan membaca