Bab 100: Jangan Katakan Itu

“Sweetcheeks, maaf.” Suaranya berat, seperti menahan sesuatu di dada. “Aku… aku sama sekali nggak bermaksud bikin kedengarannya kayak aku cuma pengin anak laki-laki.” Zoltan menempelkan keningnya ke kening Safyer, napas mereka bertemu di jarak sedekat itu. “Mau laki-laki atau perempuan, yang penting...

Masuk dan lanjutkan membaca