Bab 104

Tatapan kami bertemu, dan aku menahan napas saat menatapnya. Beberapa detik berlalu, keningnya berkerut.

“Raoul, ngapain kamu ada di sini? Tugas yang aku kasih sudah beres?” tanyanya, duduk santai di sofa tengah ruang tamu bekas rumah keluarga Wilson.

Aku mengangguk. “Sudah. Nggak ada yang sadar.”...

Masuk dan lanjutkan membaca