Bab [21] Air Matanya

"Itu semua cuma alasan kamu menyiksaku, 'kan? Kita bisa saja bercerai diam-diam lalu pura-pura belum cerai. Masa hal sepele begini saja seorang CEO Grup Prawiro sepertimu tidak bisa mengaturnya?"

"Kamu!"

Arya Prawiro merasa dadanya semakin sesak, seolah ada beban berat yang menghimpitnya.

Dia mer...

Masuk dan lanjutkan membaca