174. POTONGAN-POTONGAN DIRINYA

DULU

Tengah malam, Layla duduk di atap. Lagi.

Salah satu enaknya pindah ke apartemen baru.

Sekarang dia sudah nggak setakut dulu buat naik dan berlama-lama di sana.

Kakinya menjuntai di bibir atap, sementara dia mengunyah permen yang tadi sore dia colong dari minimarket. Angin dingin menggig...

Masuk dan lanjutkan membaca