237. SISA KUE

Mereka tergeletak di tengah puing-puing kekacauan itu; satu-satunya suara hanyalah napas mereka yang tersengal dan derit pelan ranjang yang perlahan kembali tenang. Lengan Leon—berat, lemas—masih melingkari Layla, sekaligus jadi kurungan dan perlindungan.

Dalam hening yang dalam, Leon menggesekkan ...

Masuk dan lanjutkan membaca