94. KUE

“Aku mecahin telur!” Hop.

“Aku mecahin telur!” Hop.

“Eits!” Hop.

“Eits!” Hop.

“Eits!”

Zaley mendengar nyanyian berirama Lilly begitu ia baru saja melangkah masuk, telapak kaki kecil itu menghentak-hentak lantai.

“Sprinkles,” panggil Layla sambil menahan tawa, “sekarang kita bisa main.”

“Beneran?”...

Masuk dan lanjutkan membaca