Bab 22

Sepuluh tahun lamanya, Chloe menelan olok-olok. Setiap kali keluar rumah, ia selalu menutup wajahnya dengan cadar tipis, seolah itu satu-satunya perisai yang ia punya.

Ia kira dirinya sudah kebal. Tapi hari ini, saat kata-kata tajam itu dilemparkan tanpa rem, Chloe tetap saja menunduk. Ia tak bera...

Masuk dan lanjutkan membaca