Bab [59]: Kembali ke Gua

Tubuh bangkai rusa itu terus bergesek dengan tanah, menimbulkan suara seret pelan, sementara langkah anak macan yang mengikutiku nyaris tak bersuara. Telapak kakinya memang punya bantalan khusus, lembut dan lentur, membuat aku sama sekali tidak sadar kalau ia sudah lama membuntutiku.

Aku sempat her...

Masuk dan lanjutkan membaca