Bab [75]: Penemuan Berbahaya

Aku berlari sambil terengah-engah. Begitu sampai di dekat mulut gua tempat kami bersembunyi, aku mengangkat hidung, menarik napas dalam-dalam, lalu tiba-tiba mencium sesuatu yang membuat dadaku mendadak dingin.

“Dari mana bau amis darah setajam ini? Kenapa bisa sedekat ini sama gua kita?” batinku. ...

Masuk dan lanjutkan membaca