Bab [39]

“Nona Melinda, aku ....”

Leon Trisna masih ingin mengatakan sesuatu.

Namun, yang terdengar hanyalah nada putus sambungan yang mekanis dari telepon.

Seketika, hati Leon Trisna diliputi amarah.

Ia menoleh ke arah Nyonya Besar Trisna di sampingnya.

“Nenek, lihat apa yang sudah Nenek lakukan! Sekar...

Masuk dan lanjutkan membaca