Bab [43]

"Dasar bodoh!"

Melati Mulyani mengentakkan kakinya dengan kesal, tapi tangannya tetap terulur untuk menerima barang-barang itu.

"Baiklah, barangnya kami terima! Permintaan maaf kalian juga kami terima!"

Saat mengatakan itu, matanya berbinar penuh cahaya menatap hadiah-hadiah di tangannya.

Kalau ...

Masuk dan lanjutkan membaca