Bab [53]

Melihat senyum di wajah Nyonya Besar Trisna, Bambang Rahman hanya tertawa sinis.

"Pernikahan ini memang cukup penting!" katanya, sengaja membuat kalimatnya terdengar ambigu.

Benar saja, Nyonya Besar Trisna langsung salah mengartikan maksudnya. Dengan wajah penuh hormat, ia mengangguk.

"Keluarga T...

Masuk dan lanjutkan membaca