Bab 238: Penyelamatan Tebusan

Apabila Kaida dengar markah itu, keningnya yang biasanya kaku naik sedikit saja—gerak halus yang hampir tak perasan.

Sembilan puluh lima mata? Lebih tinggi daripada yang dia sangka. Kaida menoleh ke arah Emily, dan buat pertama kali, pandangannya jelas ada bara persaingan. Emily yang ini memang lay...

Log masuk dan teruskan membaca