Bab [19] Bukan Tidak Membalas, Waktunya Belum Tiba

“Sari, jangan sampai kamu tidak tahu diuntung!” Suara Ronald Wijaya sudah tidak bisa lagi menahan amarah.

Sari Wijaya sama sekali tidak menggubrisnya, ia langsung berbalik untuk pergi.

“Siapa yang suruh kamu pergi? Dasar anak pembawa sial!”

Ronald meraung seperti singa yang hendak menerkam, te...

Masuk dan lanjutkan membaca