Hanya milik kita

ALEX

“Ngapain sih kita di sini? Di pelabuhan?” desisku, menatap Ana dengan waspada dari kursi seberang di dalam limusin norak yang jadi kendaraan kami dari bandara.

Ana mendengus, merapatkan lututnya sambil manyun ke arahku. “Kita mau naik yacht buat honeymoon.”

“Ngimpi,” sentakku.

Dia mendo...

Masuk dan lanjutkan membaca