Plot dan Ancaman

Aula itu riuh oleh pesta perayaan pack, tapi aku nyaris tak merasakan apa pun—bau makanan, gelak tawa, semuanya lewat begitu saja. Fokusku cuma satu: Amelia.

Setiap gerakan kecilnya—cara dia merapikan rambut, cara jemarinya memegang gelas—membuatku terpaku. Bertahun-tahun aku menginginkan, menunggu...

Masuk dan lanjutkan membaca