Bab [20]

Mifa sudah kehilangan kesabaran. Dia mengangkat tangan, berniat menarik-narik rambut Indira Wijaya sampai berantakan. Namun, belum sempat menyentuh, ujung rambutnya sendiri sudah lebih dulu dicengkeram erat oleh Indira. Satu hentakan kasar membuat kulit kepalanya seperti hampir terkelupas. Mifa menj...

Masuk dan lanjutkan membaca