Pulau Liar, Cinta yang Membara

Pulau Liar, Cinta yang Membara

Wanda Tantomo · Sedang Diperbarui · 118.4k Kata

397
Populer
421
Dilihat
6
Ditambahkan
Tambah ke Rak
Mulai Membaca
Bagikan:facebooktwitterpinterestwhatsappreddit

Pendahuluan

Namaku Farel. Setelah kecelakaan pesawat, aku terdampar di sebuah pulau terpencil bersama beberapa wanita cantik.

Di sini, tantangannya bukan cuma bertahan hidup di alam liar, tapi juga bertahan dari godaan mereka—terutama dari pramugari yang sangat memesona. Aku harus mengakui, godaannya seringkali sulit kutahan.

Dan, ceritaku dimulai dari sini...

Bab 1

Aku bernama Farel Lim.

Sebelum pesawat itu jatuh di tengah badai dan mengubah hidupku selamanya, membawaku dan beberapa perempuan cantik terdampar di sebuah pulau terpencil. Semuanya masih seperti cerita klise yang biasa kulihat di film: pria muda, penuh percaya diri, dan seorang pramugari yang cantiknya kebangetan.

Kisah ini, anehnya, justru dimulai dari sana.

Di dalam toilet pesawat.

Langit di luar jendela tampak kelabu, awan-awan berat menggantung rendah, sesekali kilat memecah cakrawala seperti garis-garis cahaya yang marah. Getaran halus merambat di badan pesawat, tetapi buatku, saat itu, cuaca buruk sama sekali tidak mengurangi gairah yang menggelegak di dada.

Yang berdiri di hadapanku waktu itu adalah Sari Maharani.

Sari, pramugari maskapai internasional ini, hari itu benar-benar kelihatan seperti puncak segala godaan. Matanya bening dan besar, hitam matanya seperti kopi pekat yang baru diseduh, berkilat kalau tertangkap cahaya lampu kabin. Wajahnya oval, lembut, dengan dagu kecil yang manis, dan tiap kali dia menunduk lalu mengangkat pandang lagi, ada sesuatu di sana. Semacam kilau hidup yang membuatku sulit memalingkan mata.

Hidungnya mungil dan mancung, bibir tipis berwarna merah muda alami, seperti belum pernah tersentuh lipstik. Tanpa senyum saja sudah cantik, apalagi kalau dia tersipu dan sudut bibirnya terangkat sedikit. Kulitnya terang, halus, tampak makin mulus diterpa lampu putih kecil di langit-langit toilet sempit itu.

Seragam pramugari yang biasanya tampak sopan dan profesional di mata penumpang lain, bagiku seperti bungkus yang nyaris tidak sanggup menyembunyikan lekuk tubuh dewasanya. Blazer ketat, blus putih, rok span di atas lutut, dan sepasang kaki jenjang berbalut stoking tipis warna kulit yang hanya sebagian tertutup kain. Kontras antara wajahnya yang terlihat manis sekaligus polos dengan tubuh yang matang dan menggoda itu membuat tenggorokanku serasa kering.

Aku menelan ludah, merasakan udara di ruangan sempit itu mendadak menebal.

“Sari,” bisikku, suaraku lebih serak dari yang kuharapkan. “Aku milih terbang di jadwal ini cuma karena kamu. Jadi ... kamu harus bikin penerbangan ini terasa spesial buat aku, dong.”

Aku menyeringai, setengah bergurau, setengah serius. Sari menunduk, pipinya langsung memerah. Cantik sekali.

Aku mengulurkan tangan, jemariku menyentuh paha kirinya, di atas kain rok span, merambat turun sampai menyentuh permukaan stoking yang licin. Meski masih terhalang kain, aku bisa merasakan otot kakinya yang kencang dan kulit yang lembut di baliknya. Di luar sana, deru mesin pesawat dan gemuruh halus turbulensi jadi latar suara yang jauh. Namun di dalam sini, hanya ada napas kami berdua yang perlahan berubah ritmenya.

Toilet pesawat sempit, dindingnya dekat, pintunya terkunci rapat dari dalam. Rasa waswas ada, tetapi justru itu yang membuat darahku berdesir lebih kencang. Ruang sempit, kaki-kaki saling bersentuhan, bau sabun cuci tangan dan parfum lembut Sari bercampur jadi satu.

“Ssst ... gimana kalau ada yang tahu?” Sari berbisik, suaranya bergetar. “Kalau ada penumpang nunggu di luar gimana?”

“Tunggu sebentar saja,” jawabku pelan, mataku tidak lepas dari wajahnya. “Pesawat gede begini, orang nggak akan langsung curiga. Lagi pula, kamu kan bisa bilang toiletnya lagi dibersihin.”

Tanganku mulai berani, naik perlahan dari lutut ke atas, menelusuri sisi pahanya. Kain rok agak terangkat, memperlihatkan sedikit lebih banyak kulit licin berbalut stoking tipis. Sari refleks menjepit pahanya, tetapi gerakannya ragu, seperti antara ingin menolak dan ingin membiarkan.

“Farel ....” Dia memanggil namaku pelan, nyaris seperti mendesah, matanya mengangkat sebentar lalu buru-buru menghindar lagi.

Kancing paling atas blus putihnya terbuka, entah sejak kapan. Sedikit rona lembut di kulit dada yang terekspos membuat pandanganku tertahan di sana. Hanya sekilas, tetapi cukup untuk membuat imajinasiku liar.

Aku menggeser tubuh, mendekat sampai hampir menempel padanya. Ruang itu betul-betul sempit, jadi tiap gerakan kecil membuat jarak di antara kami nyaris hilang. Aku bisa merasakan hangat tubuhnya dan bisa mendengar napasnya yang mulai terburu-buru.

“Sari ....” Suaraku menurun, berat. “Kamu sadar nggak, betapa cantik kamu sekarang?”

Dia menggigit bibir bawahnya, pipinya makin merah. Bukannya menjauh, dia justru sedikit bersandar ke wastafel di belakang, seakan butuh pegangan.

Sesaat, kami hanya saling menghirup napas satu sama lain. Di luar, kilat kembali menyambar, cahaya putihnya menembus kecil lewat celah tirai jendela kabin. Namun di sini, dunia seakan menyempit hanya kepada dua orang.

Aku mengangkat tanganku, kali ini bukan untuk menyentuh kakinya, tetapi untuk merapikan rambutnya yang tadi digulung rapi. Dengan pelan, kusingkap jepit rambutnya. Rambut hitam panjangnya yang tadi terikat rapi kini terurai jatuh, mengalir di bahu dan punggungnya seperti air, membuatnya tampak jauh lebih muda serta ... berbahaya.

“Gaya rambut ini lebih cocok buat kamu,” gumamku pelan, jemariku menyibak helaian rambut dari wajahnya.

Sari mendongak sedikit, tatapannya bertemu dengan milikku. Di mata itu ada ketakutan, tetapi juga ada sesuatu yang lain—semacam sikap pasrah, semacam kebingungan yang manis.

Tanganku turun lagi, berhenti di pinggangnya. Kain blazer seragamnya terasa tebal di telapak tanganku. Ragu sejenak, aku kemudian pelan-pelan membuka satu lagi kancing blusnya. Dia menarik napas pendek.

“Farel ... jangan keterlaluan, ya ....” katanya lirih, tetapi tangannya hanya berpegangan pada tepi wastafel, bukan menepis tanganku.

“Aku nggak akan maksa kamu,” jawabku, mencondongkan tubuh untuk berbisik di telinganya. “Selama kamu nggak bilang ‘berhenti’, aku anggap kamu percaya sama aku.”

Toilet itu dipenuhi bayangan kami berdua yang terpantul di cermin kecil di atas wastafel. Aku bisa melihat wajahku sendiri di sana: mata menajam, rahang menegang, seperti seseorang yang berdiri di tepi jurang, siap melompat. Dan di depan, Sari, dengan pipi memerah, bibir sedikit terbuka, napas naik turun.

Aku ingat jelas momen-momen ini karena setelah semuanya berakhir—setelah jeritan mesin, guncangan hebat, dan bau asap memenuhi kabin—gambar Sari di toilet sempit ini sering kembali mengganggu tidur malamku di pulau itu. Seperti pengingat bahwa sebelum hidup ditelanjangi oleh alam liar, aku pun pernah begitu mudah menelanjangi nurani sendiri.

Dan di sinilah, sebenarnya, cerita itu mulai berubah arah.

Bukan lagi sekadar tentang seorang pria dan pramugari di toilet pesawat, tetapi tentang bagaimana badai di luar jendela yang saat itu kami abaikan. Badai itu perlahan-lahan bergerak mendekat, siap menghancurkan segalanya, termasuk keberanian semu yang kupakai seperti topeng.

Beberapa menit setelah itu, lampu tanda kenakan sabuk pengaman kembali menyala. Suara kapten terdengar di speaker, terdengar sedikit tegang, mengumumkan turbulensi yang lebih parah di depan.

Aku dan Sari saling berpandangan di ruang sempit itu, masing-masing merasakan sesuatu yang sulit dijelaskan.

Kami belum tahu, saat pintu toilet itu akhirnya kubuka, bahwa langkah keluar itulah yang akan menuntun kami menuju langit yang pecah, pesawat yang patah, dan sebuah pulau asing di tengah laut Indonesia. Tempat di mana godaan, rasa bersalah, dan naluri bertahan hidup akan bercampur jadi satu.

Dan semua rasa yang sempat mendidih di ruangan sempit ini, kelak, akan terasa sangat berbeda ketika kami berdiri di pantai yang asing, sambil menatap bangkai pesawat yang masih mengepulkan asap di kejauhan.

Bab Terakhir

Anda Mungkin Suka 😍

Gadis Gemerlap

Gadis Gemerlap

3.7k Dilihat · Sedang Diperbarui · Budi Santoso
Setelah bersatu kembali dengan orang tua kandungnya, Sari dikenal sebagai seorang pecundang. Di kuliahnya, dia menjilat, suka berkelahi, dan bolos setiap hari. Bahkan pertunangannya dengan keluarga Rahman putus akibat kehidupan pribadinya yang berantakan! Semua orang menanti kehancurannya.

Namun di luar dugaan, dia membalas dengan tamparan yang menyakitkan! Ternyata dia bergelar doktor dan adalah ilmuwan ternama. Dia juara catur nasional, investor jenius, legenda bela diri... Saat prestasi tak terbantahkan ini terungkap satu per satu, tak terhitung orang mengejarnya.

Sementara itu, Tuan Phillips, legenda bisnis yang dulu memandangnya dengan hina, kini panik: Itu istriku! Menyingkir kalian!
Rayuan untuk Kakak Tiriku si Mafia

Rayuan untuk Kakak Tiriku si Mafia

8.7k Dilihat · Sedang Diperbarui · Aji Pratama
Pada hari tergelap dalam hidupku, aku bertemu dengan seorang pria yang sangat tampan di sebuah bar jalanan di Jakarta. Pria itu memiliki otot dada yang sangat menawan untuk disentuh. Kami melewatkan malam penuh gairah yang tak terlupakan, namun itu hanyalah hubungan satu malam, dan aku bahkan tidak tahu namanya.

Ketika aku kembali ke Bali dan melanjutkan karierku sebagai dokter, aku dipaksa untuk menghadiri pernikahan ibu angkatku — dan di sanalah dia berada. Kakak tiriku ternyata adalah partner satu malamku!

Jantungku hampir berhenti berdetak.

Keluarga ayah tiriku adalah dinasti yang sangat kaya dan berkuasa di Bali, terlibat dalam jaringan bisnis yang kompleks dan diselubungi misteri, termasuk nuansa gelap serta kekerasan.

Aku ingin menjauh dari siapa pun dari keluarga mafia tradisional Indonesia ini.

Tapi kakak tiriku tidak mau melepaskanku!

Dan sekarang, dia kembali ke Bali, mengelola bisnis keluarganya dengan efisiensi yang kejam. Dia adalah perpaduan berbahaya dari kalkulasi dingin dan daya tarik yang tak terbantahkan, menarikku ke dalam jalinan takdir yang tidak bisa kuhindari.

Secara naluri aku ingin menjauhi bahaya, menjauh darinya, tetapi takdir terus mendorongku kepadanya lagi dan lagi, dan aku kecanduan padanya di luar kendaliku. Seperti apa masa depan kami?
Bacalah bukunya.
Pengantin Mafia-Nya

Pengantin Mafia-Nya

17.1k Dilihat · Selesai · Adaririchichi
Cengkeraman besinya mengikat erat pinggangku dan dia menekanku ke dinding.
"Lepasin aku!" aku menggeram.
"Kalau aku mau sekarang juga," dia mendekat, bibirnya menyentuh lembut daun telingaku.
"Aku bisa memaksamu dan melihatmu berteriak dengan nada indahmu di bawahku," bisiknya dengan suara serak.

Aku terkejut dan mencoba melepaskan tangannya dari pinggangku.
"Kamu kan istriku, bukan?" dia menggoda, giginya menggigit lembut kulitku.
Aku merasakan panas aneh yang mulai membara di dalam diriku dan aku berusaha mengendalikannya.
"Dante, lepaskan aku!" aku mendesis.
Perlahan, kepalanya naik dari leherku dan menatapku.
Dia menggerakkan jarinya di sepanjang bibirku dan senyum iblis muncul di wajahnya.


Cinta. Kejahatan. Gairah. Tokoh wanita yang kuat.

Alina Fedorov, putri yang berani dan penuh semangat dari Don mafia Rusia, dipaksa menikah melawan kehendaknya oleh ayahnya. Dan pengantinnya tak lain adalah Dante Morelli yang ditakuti, capo dei capi dari mafia Italia-Amerika yang paling kuat dan berbahaya.

Dia memiliki markas yang tersebar di seluruh Eropa dan Amerika dengan banyak capo dan underboss yang siap melayani perintahnya. Mengelola dunia bawahnya tanpa hati, dia cepat menyingkirkan siapa pun yang melawan perintahnya dan bertahun-tahun pelatihannya membuatnya siap untuk kehidupan kejahatan yang berbahaya.

Namun, semua itu tidak akan berarti ketika dia bertemu dengan Alina Fedorov yang impulsif dan mandiri.

Bisakah cinta tumbuh di antara mereka terutama ketika Dante menginginkan balas dendam pada Alina atas dosa-dosa ayahnya? Ataukah Alina mampu meruntuhkan tembok dinginnya dan membuatnya bertekuk lutut untuknya?
Mantan Istri yang Tak Terlupakan

Mantan Istri yang Tak Terlupakan

9.2k Dilihat · Sedang Diperbarui · Dewi Sartika
Momen paling memalukan dalam hidupku adalah ketika ayahku mengusir ibu dan aku keluar dari rumah. Setelah insiden itulah aku menerobos masuk ke dalam kehidupan Ari Limbong. Sejak saat itu, duniamu hancur berantakan, dan satu-satunya harapanku hanyalah menua bersamanya.

Dia melamarku, dan kuterima. Bagaimana mungkin aku menolak pria yang sudah lama kusukai? Dia menjelaskan dengan tegas bahwa hubungan kami hanya berdasarkan uang dan seks, dan aku tidak keberatan. Dalam pernikahan tanpa cinta itu, aku sudah puas hanya bisa berada di sampingnya.

Dia mengajukan gugatan cerai, dan kusetujui. Lima tahun pernikahan berakhir dalam satu hari. Aku merasa putus asa, dan hanya berharap untuk tidak pernah melihatnya lagi.

Setelahnya, dia berkata, "Sari, mari kita menikah lagi." Aku sama sekali tidak merasa apa-apa dan menjawab, "Pak Limbong, kurasa tidak ada yang perlu kita bicarakan selain urusan bisnis."

Dia meraih pinggangku dan berkata, "Kau yakin? Anak itu baru saja memanggilku Ayah!"
KEHAMILAN MANTAN ISTRI MILYARDER

KEHAMILAN MANTAN ISTRI MILYARDER

2.5k Dilihat · Selesai · Avaya0627
Empat tahun menjalani pernikahan, tak disangka wanita cantik bernama Miselia Saputro digugat cerai oleh suaminya, seorang CEO dari Atmadja Company, tepat di malam ulang tahun pernikahan mereka. Alasan perceraian dikarenakan Miselia yang tidak bisa memberikan anak lagi untuk suaminya. Suaminya, Evan sedang menjalin hubungan asmara lagi dengan mantan kekasihnya.
Beberapa bulan kemudian Miselia mendapati dirinya hamil. Tiba-tiba Evan kembali datang dan mendeklarasikan jika Miselia adalah miliknya. Tetapi, Miselia yang kini menjadi ahli waris menolak kedatangan Evan, sang mantan suami.
Akankah CEO yang penuh teka-teki itu memenangkan cintanya kembali atau kebencian akan menang pada akhirnya?
Ayo! Mas Leng!

Ayo! Mas Leng!

582 Dilihat · Selesai · PageProfit Studio
Dia adalah "ayah baptis elektronik" paling terkenal di dunia, dia adalah seorang psikolog yang tidak diheralkan.
Dia berkata: "Garis hidup Anda begitu lama, itu berarti bahwa sumpah Anda dapat dilakukan untuk waktu yang lama, wanita yang Anda cintai akan sangat bahagia dan bahagia ..."
"Apakah Anda ingin menjadi wanita bahagia itu?" tanyanya. "
Dia pikir dia mencintainya, tapi itu masih konspirasi.
Pada hari pernikahan, cinta lama datang dan pergi, dan melihat dinginnya pria itu sendiri dalam sekejap, dan dia tahu bahwa cinta itu berakhir lagi.
Untuk melupakan rasa sakit, lupakan dia, dia mengeluarkan jam saku menghipnotis dirinya sendiri, menghapus semua kenangan tentang dia,
Tapi pria itu tidak membiarkannya pergi, "Wanita! Tidak peduli berapa kali kau melupakanku! Aku akan memanggil kembali cintamu untukku!
Mami, Papi Memintamu Kembali

Mami, Papi Memintamu Kembali

2k Dilihat · Selesai · I S M I
Binar Mentari menikah dengan Barra Atmadja,pria yang sangat berkuasa, namun hidupnya tidak bahagia karena suaminya selalu memandang rendah dirinya. Tiga tahun bersama membuat Binar meninggalkan suaminya dan bercerai darinya karena keberadaannya tak pernah dianggap dan dihina dihadapan semua orang. Binar memilih diam dan pergi.
Enam tahun kemudian, Binar kembali ke tanah air dengan dua anak kembar yang cerdas dan menggemaskan, sekarang dia telah menjadi dokter yang berbakat dan terkenal dan banyak pria hebat yang jatuh cinta padanya!
Mantan suaminya, Barra, sekarang menyesal dan ingin kembali pada pelukannya. Akankah Binar memaafkan sang mantan?
“Mami, Papi memintamu kembali? Apakah Mami masih mencintainya?”
Bapak Ryan

Bapak Ryan

132.4k Dilihat · Selesai · Mary D. Sant
"Apa yang tidak bisa kamu kendalikan malam ini?" Aku memberikan senyum terbaikku, bersandar di dinding.
Dia mendekat dengan ekspresi gelap dan lapar,
begitu dekat,
tangannya meraih wajahku, dan dia menekan tubuhnya ke tubuhku.
Mulutnya mengambil milikku dengan rakus, sedikit kasar.
Lidahnya membuatku terengah-engah.
"Kalau kamu tidak ikut denganku, aku akan meniduri kamu di sini." Dia berbisik.


Katherine menjaga keperawanannya selama bertahun-tahun bahkan setelah dia berusia 18 tahun. Tapi suatu hari, dia bertemu dengan seorang pria yang sangat seksual, Nathan Ryan, di klub. Dia memiliki mata biru paling menggoda yang pernah dia lihat, dagu yang tegas, rambut pirang keemasan, bibir penuh, sempurna, dan senyum yang luar biasa, dengan gigi yang sempurna dan lesung pipit yang sialan itu. Sangat seksi.

Dia dan dia memiliki malam yang indah dan panas...
Katherine berpikir dia mungkin tidak akan bertemu pria itu lagi.
Tapi takdir punya rencana lain.

Katherine akan mengambil pekerjaan sebagai asisten seorang miliarder yang memiliki salah satu perusahaan terbesar di negara ini dan dikenal sebagai pria yang menaklukkan, otoritatif, dan sangat menggoda. Dia adalah Nathan Ryan!

Apakah Kate bisa menahan pesona pria yang menarik, kuat, dan menggoda ini?
Baca untuk mengetahui hubungan yang terombang-ambing antara kemarahan dan hasrat yang tak terkendali.

Peringatan: R18+, Hanya untuk pembaca dewasa.
Putri Sang Kesatria

Putri Sang Kesatria

4.9k Dilihat · Sedang Diperbarui · Rangga Wijaya
Dengan hati penuh harap, ia menanti di rumah selama tiga tahun yang panjang. Namun, kabar yang diterimanya justru kemenangan sang pahlawan dan pernikahannya dengan wanita lain.

Saat ia berusaha mempertahankan hubungan mereka, pria itu membalasnya dengan tuduhan pedas — menyebutnya sebagai pencari untung yang tak peduli pada tanggung jawab dan kehormatan yang lebih besar.

Kini, tekadnya bulat. Dengan pedang terhunus dan hati yang teguh, ia menaiki kudanya dan pergi meninggalkan segalanya.

Sebagai putri seorang legenda, ia akan membuktikan pada dunia: seorang perempuan pun mampu memikul tanggung jawab keluarganya, dan menjadi seorang kesatria sejati — sekaligus pemimpin yang tangguh.

PUTRI SANG KESATRIA
Bapak Forbes

Bapak Forbes

17.4k Dilihat · Selesai · Mary D. Sant
"Menunduklah. Aku ingin melihat pantatmu saat aku menyetubuhimu."

Ya ampun! Kata-katanya membuatku terangsang sekaligus kesal. Dia masih sama seperti dulu, brengsek yang arogan dan bossy, selalu ingin segalanya sesuai keinginannya.

"Kenapa aku harus melakukan itu?" tanyaku, merasakan kakiku mulai lemas.

"Maaf kalau aku membuatmu berpikir kamu punya pilihan," katanya sebelum menarik rambutku dan mendorong tubuhku, memaksaku menunduk dan meletakkan tanganku di atas meja kerjanya.

Astaga. Itu membuatku tersenyum, dan membuatku semakin basah. Bryce Forbes jauh lebih kasar daripada yang kubayangkan.



Anneliese Starling bisa menggunakan setiap sinonim untuk kata kekejaman dalam kamus untuk menggambarkan bos brengseknya, dan itu masih belum cukup. Bryce Forbes adalah lambang kekejaman, tapi sayangnya juga lambang hasrat yang tak tertahankan.

Sementara ketegangan antara Anne dan Bryce mencapai tingkat yang tak terkendali, Anneliese harus berjuang untuk menahan godaan dan harus membuat pilihan sulit, antara mengikuti ambisi profesionalnya atau menyerah pada hasrat terdalamnya, karena batas antara kantor dan kamar hampir sepenuhnya hilang.

Bryce tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan untuk mengeluarkannya dari pikirannya. Untuk waktu yang lama, Anneliese Starling hanyalah gadis yang bekerja dengan ayahnya, dan kesayangan keluarganya. Tapi sayangnya bagi Bryce, dia telah menjadi wanita yang tak tergantikan dan provokatif yang bisa membuatnya gila. Bryce tidak tahu berapa lama lagi dia bisa menahan diri untuk tidak menyentuhnya.

Terlibat dalam permainan berbahaya, di mana bisnis dan kenikmatan terlarang saling terkait, Anne dan Bryce menghadapi garis tipis antara profesional dan pribadi, di mana setiap tatapan yang dipertukarkan, setiap provokasi, adalah undangan untuk menjelajahi wilayah berbahaya dan tak dikenal.
Ketika Aku Mencintaimu

Ketika Aku Mencintaimu

1k Dilihat · Selesai · Yulinda Li
Cinta. Bolehkah seorang Shakila memperjuangkannya? Bertahan atas nama CINTA.
Bahagia. Meski terkadang, Shakila tahu untuk saat ini ia belum mendapatkan cinta.

Memperjuangkan cinta sepihaknya. Mengejar laki-laki yang telah memiliki seorang kekasih. Tapi, bukankah seseorang memiliki sebuah alasan ketika ia memutuskan untuk terus berjuang?

Shakila bukanlah seorang pelakor, namun tanpa sengaja sebuah peristiwa membuat dirinya dapat menikah dengan pria impiannya.
Tentu saja, hal tersebut merupakan sebuah keberuntungan baginya. Namun, berbanding terbalik dengan Delvin Arsalan Davendra. Bos Shakila itu menganggap jika pernikahannya adalah salah. Benar-benar salah. Tetapi, untuk saat ini ia tak mungkin menceraikan Shakila dengan cepatnya.

Lantas, bagaimana dengan saat yang akan datang? Apa Delvin masih menganggap jika pernikahannya adalah kesalahan? Atau malah sebaliknya?