Pulau Liar, Cinta yang Membara

Pulau Liar, Cinta yang Membara

Wanda Tantomo · Sedang Diperbarui · 118.4k Kata

397
Populer
421
Dilihat
6
Ditambahkan
Tambah ke Rak
Mulai Membaca
Bagikan:facebooktwitterpinterestwhatsappreddit

Pendahuluan

Namaku Farel. Setelah kecelakaan pesawat, aku terdampar di sebuah pulau terpencil bersama beberapa wanita cantik.

Di sini, tantangannya bukan cuma bertahan hidup di alam liar, tapi juga bertahan dari godaan mereka—terutama dari pramugari yang sangat memesona. Aku harus mengakui, godaannya seringkali sulit kutahan.

Dan, ceritaku dimulai dari sini...

Bab 1

Aku bernama Farel Lim.

Sebelum pesawat itu jatuh di tengah badai dan mengubah hidupku selamanya, membawaku dan beberapa perempuan cantik terdampar di sebuah pulau terpencil. Semuanya masih seperti cerita klise yang biasa kulihat di film: pria muda, penuh percaya diri, dan seorang pramugari yang cantiknya kebangetan.

Kisah ini, anehnya, justru dimulai dari sana.

Di dalam toilet pesawat.

Langit di luar jendela tampak kelabu, awan-awan berat menggantung rendah, sesekali kilat memecah cakrawala seperti garis-garis cahaya yang marah. Getaran halus merambat di badan pesawat, tetapi buatku, saat itu, cuaca buruk sama sekali tidak mengurangi gairah yang menggelegak di dada.

Yang berdiri di hadapanku waktu itu adalah Sari Maharani.

Sari, pramugari maskapai internasional ini, hari itu benar-benar kelihatan seperti puncak segala godaan. Matanya bening dan besar, hitam matanya seperti kopi pekat yang baru diseduh, berkilat kalau tertangkap cahaya lampu kabin. Wajahnya oval, lembut, dengan dagu kecil yang manis, dan tiap kali dia menunduk lalu mengangkat pandang lagi, ada sesuatu di sana. Semacam kilau hidup yang membuatku sulit memalingkan mata.

Hidungnya mungil dan mancung, bibir tipis berwarna merah muda alami, seperti belum pernah tersentuh lipstik. Tanpa senyum saja sudah cantik, apalagi kalau dia tersipu dan sudut bibirnya terangkat sedikit. Kulitnya terang, halus, tampak makin mulus diterpa lampu putih kecil di langit-langit toilet sempit itu.

Seragam pramugari yang biasanya tampak sopan dan profesional di mata penumpang lain, bagiku seperti bungkus yang nyaris tidak sanggup menyembunyikan lekuk tubuh dewasanya. Blazer ketat, blus putih, rok span di atas lutut, dan sepasang kaki jenjang berbalut stoking tipis warna kulit yang hanya sebagian tertutup kain. Kontras antara wajahnya yang terlihat manis sekaligus polos dengan tubuh yang matang dan menggoda itu membuat tenggorokanku serasa kering.

Aku menelan ludah, merasakan udara di ruangan sempit itu mendadak menebal.

“Sari,” bisikku, suaraku lebih serak dari yang kuharapkan. “Aku milih terbang di jadwal ini cuma karena kamu. Jadi ... kamu harus bikin penerbangan ini terasa spesial buat aku, dong.”

Aku menyeringai, setengah bergurau, setengah serius. Sari menunduk, pipinya langsung memerah. Cantik sekali.

Aku mengulurkan tangan, jemariku menyentuh paha kirinya, di atas kain rok span, merambat turun sampai menyentuh permukaan stoking yang licin. Meski masih terhalang kain, aku bisa merasakan otot kakinya yang kencang dan kulit yang lembut di baliknya. Di luar sana, deru mesin pesawat dan gemuruh halus turbulensi jadi latar suara yang jauh. Namun di dalam sini, hanya ada napas kami berdua yang perlahan berubah ritmenya.

Toilet pesawat sempit, dindingnya dekat, pintunya terkunci rapat dari dalam. Rasa waswas ada, tetapi justru itu yang membuat darahku berdesir lebih kencang. Ruang sempit, kaki-kaki saling bersentuhan, bau sabun cuci tangan dan parfum lembut Sari bercampur jadi satu.

“Ssst ... gimana kalau ada yang tahu?” Sari berbisik, suaranya bergetar. “Kalau ada penumpang nunggu di luar gimana?”

“Tunggu sebentar saja,” jawabku pelan, mataku tidak lepas dari wajahnya. “Pesawat gede begini, orang nggak akan langsung curiga. Lagi pula, kamu kan bisa bilang toiletnya lagi dibersihin.”

Tanganku mulai berani, naik perlahan dari lutut ke atas, menelusuri sisi pahanya. Kain rok agak terangkat, memperlihatkan sedikit lebih banyak kulit licin berbalut stoking tipis. Sari refleks menjepit pahanya, tetapi gerakannya ragu, seperti antara ingin menolak dan ingin membiarkan.

“Farel ....” Dia memanggil namaku pelan, nyaris seperti mendesah, matanya mengangkat sebentar lalu buru-buru menghindar lagi.

Kancing paling atas blus putihnya terbuka, entah sejak kapan. Sedikit rona lembut di kulit dada yang terekspos membuat pandanganku tertahan di sana. Hanya sekilas, tetapi cukup untuk membuat imajinasiku liar.

Aku menggeser tubuh, mendekat sampai hampir menempel padanya. Ruang itu betul-betul sempit, jadi tiap gerakan kecil membuat jarak di antara kami nyaris hilang. Aku bisa merasakan hangat tubuhnya dan bisa mendengar napasnya yang mulai terburu-buru.

“Sari ....” Suaraku menurun, berat. “Kamu sadar nggak, betapa cantik kamu sekarang?”

Dia menggigit bibir bawahnya, pipinya makin merah. Bukannya menjauh, dia justru sedikit bersandar ke wastafel di belakang, seakan butuh pegangan.

Sesaat, kami hanya saling menghirup napas satu sama lain. Di luar, kilat kembali menyambar, cahaya putihnya menembus kecil lewat celah tirai jendela kabin. Namun di sini, dunia seakan menyempit hanya kepada dua orang.

Aku mengangkat tanganku, kali ini bukan untuk menyentuh kakinya, tetapi untuk merapikan rambutnya yang tadi digulung rapi. Dengan pelan, kusingkap jepit rambutnya. Rambut hitam panjangnya yang tadi terikat rapi kini terurai jatuh, mengalir di bahu dan punggungnya seperti air, membuatnya tampak jauh lebih muda serta ... berbahaya.

“Gaya rambut ini lebih cocok buat kamu,” gumamku pelan, jemariku menyibak helaian rambut dari wajahnya.

Sari mendongak sedikit, tatapannya bertemu dengan milikku. Di mata itu ada ketakutan, tetapi juga ada sesuatu yang lain—semacam sikap pasrah, semacam kebingungan yang manis.

Tanganku turun lagi, berhenti di pinggangnya. Kain blazer seragamnya terasa tebal di telapak tanganku. Ragu sejenak, aku kemudian pelan-pelan membuka satu lagi kancing blusnya. Dia menarik napas pendek.

“Farel ... jangan keterlaluan, ya ....” katanya lirih, tetapi tangannya hanya berpegangan pada tepi wastafel, bukan menepis tanganku.

“Aku nggak akan maksa kamu,” jawabku, mencondongkan tubuh untuk berbisik di telinganya. “Selama kamu nggak bilang ‘berhenti’, aku anggap kamu percaya sama aku.”

Toilet itu dipenuhi bayangan kami berdua yang terpantul di cermin kecil di atas wastafel. Aku bisa melihat wajahku sendiri di sana: mata menajam, rahang menegang, seperti seseorang yang berdiri di tepi jurang, siap melompat. Dan di depan, Sari, dengan pipi memerah, bibir sedikit terbuka, napas naik turun.

Aku ingat jelas momen-momen ini karena setelah semuanya berakhir—setelah jeritan mesin, guncangan hebat, dan bau asap memenuhi kabin—gambar Sari di toilet sempit ini sering kembali mengganggu tidur malamku di pulau itu. Seperti pengingat bahwa sebelum hidup ditelanjangi oleh alam liar, aku pun pernah begitu mudah menelanjangi nurani sendiri.

Dan di sinilah, sebenarnya, cerita itu mulai berubah arah.

Bukan lagi sekadar tentang seorang pria dan pramugari di toilet pesawat, tetapi tentang bagaimana badai di luar jendela yang saat itu kami abaikan. Badai itu perlahan-lahan bergerak mendekat, siap menghancurkan segalanya, termasuk keberanian semu yang kupakai seperti topeng.

Beberapa menit setelah itu, lampu tanda kenakan sabuk pengaman kembali menyala. Suara kapten terdengar di speaker, terdengar sedikit tegang, mengumumkan turbulensi yang lebih parah di depan.

Aku dan Sari saling berpandangan di ruang sempit itu, masing-masing merasakan sesuatu yang sulit dijelaskan.

Kami belum tahu, saat pintu toilet itu akhirnya kubuka, bahwa langkah keluar itulah yang akan menuntun kami menuju langit yang pecah, pesawat yang patah, dan sebuah pulau asing di tengah laut Indonesia. Tempat di mana godaan, rasa bersalah, dan naluri bertahan hidup akan bercampur jadi satu.

Dan semua rasa yang sempat mendidih di ruangan sempit ini, kelak, akan terasa sangat berbeda ketika kami berdiri di pantai yang asing, sambil menatap bangkai pesawat yang masih mengepulkan asap di kejauhan.

Bab Terakhir

Anda Mungkin Suka 😍

Ketika Aku Mencintaimu

Ketika Aku Mencintaimu

1k Dilihat · Selesai · Yulinda Li
Cinta. Bolehkah seorang Shakila memperjuangkannya? Bertahan atas nama CINTA.
Bahagia. Meski terkadang, Shakila tahu untuk saat ini ia belum mendapatkan cinta.

Memperjuangkan cinta sepihaknya. Mengejar laki-laki yang telah memiliki seorang kekasih. Tapi, bukankah seseorang memiliki sebuah alasan ketika ia memutuskan untuk terus berjuang?

Shakila bukanlah seorang pelakor, namun tanpa sengaja sebuah peristiwa membuat dirinya dapat menikah dengan pria impiannya.
Tentu saja, hal tersebut merupakan sebuah keberuntungan baginya. Namun, berbanding terbalik dengan Delvin Arsalan Davendra. Bos Shakila itu menganggap jika pernikahannya adalah salah. Benar-benar salah. Tetapi, untuk saat ini ia tak mungkin menceraikan Shakila dengan cepatnya.

Lantas, bagaimana dengan saat yang akan datang? Apa Delvin masih menganggap jika pernikahannya adalah kesalahan? Atau malah sebaliknya?
Trilogi Efek Carrero

Trilogi Efek Carrero

3.3k Dilihat · Sedang Diperbarui · Leanne Marshall
Emma Anderson memiliki segalanya dalam hidupnya yang sudah terencana dengan baik. Dia memiliki pekerjaan sempurna di sebuah perusahaan besar di Manhattan yang memungkinkannya menjalani kehidupan yang tenang dan teratur. Hal ini sangat penting baginya, setelah masa kecil yang penuh dengan kenangan buruk, pelecehan, dan seorang ibu yang tidak berguna. Namun, ada satu masalah yang bisa menggagalkan semua yang dia pikir dia butuhkan dalam hidupnya. Promosinya membawanya langsung ke dalam pekerjaan dekat dengan Jacob Carrero, seorang miliarder muda, tampan, dan playboy dengan reputasi yang menakutkan sebagai pemain. Terjebak sebagai tangan kanannya, setiap saat dalam setiap hari, dia menyadari bahwa Jacob adalah tipe orang yang bisa membuatnya gila, dan bukan dalam arti yang baik. Seperti langit dan bumi, dia adalah segalanya yang bukan Emma. Impulsif, percaya diri, santai, dominan, dan menyenangkan, dengan sikap yang sangat santai terhadap seks kasual dan kencan. Jake adalah satu-satunya yang mampu menghancurkan eksterior dingin dan teratur Emma, yang tidak terpengaruh oleh sikap tertutup dan sopan santunnya, tetapi meskipun dia ingin, membiarkannya masuk adalah hal yang sangat berbeda. Masa lalu yang membuatnya waspada terhadap pria dan tidak ada keinginan untuk membiarkan satu pun cukup dekat untuk menyakitinya lagi, Jacob Carrero memiliki pekerjaan yang sulit. Dia bukan seseorang yang menerima jawaban TIDAK dan harus belajar bagaimana menembus jika dia menginginkan lebih dari topeng yang dia tunjukkan kepada dunia. Jake perlu menunjukkan padanya bahwa bahkan seseorang seperti dia bisa berubah ketika gadis yang penting itu berhasil menembus. Karakter yang seksi dan menyenangkan serta topik emosional yang mendalam. Mengandung beberapa konten dewasa dan bahasa yang matang.
Kesayangan CEO

Kesayangan CEO

2k Dilihat · Selesai · PageProfit Studio
Dalam sebuah persekongkolan, Gu Mengmeng menikahi kakak perempuan tertuanya, dan calon kakak iparnya menjadi seorang suami. Sejak saat itu, ia memulai kehidupan pernikahan yang harmonis setiap malam.
Dia adalah kaisar gelap yang ditakuti semua orang, dikabarkan kejam dan kejam, dan tegas, tetapi dia hanya memanjakannya tanpa hukum.
Suatu hari, reporter bertanya: "Nyonya Lu, apakah Anda memiliki sesuatu yang perlu ditakuti?"
Gu Mengmeng tidak meneteskan air mata di wajahnya.
Dia hanya takut pada dua hal sekarang.
Pertama, cium suamimu!
Kedua, suami tercinta setelah mematikan lampu!
Mami, Papi Memintamu Kembali

Mami, Papi Memintamu Kembali

2k Dilihat · Selesai · I S M I
Binar Mentari menikah dengan Barra Atmadja,pria yang sangat berkuasa, namun hidupnya tidak bahagia karena suaminya selalu memandang rendah dirinya. Tiga tahun bersama membuat Binar meninggalkan suaminya dan bercerai darinya karena keberadaannya tak pernah dianggap dan dihina dihadapan semua orang. Binar memilih diam dan pergi.
Enam tahun kemudian, Binar kembali ke tanah air dengan dua anak kembar yang cerdas dan menggemaskan, sekarang dia telah menjadi dokter yang berbakat dan terkenal dan banyak pria hebat yang jatuh cinta padanya!
Mantan suaminya, Barra, sekarang menyesal dan ingin kembali pada pelukannya. Akankah Binar memaafkan sang mantan?
“Mami, Papi memintamu kembali? Apakah Mami masih mencintainya?”
Lahir Kembali Dengan Tangan Master

Lahir Kembali Dengan Tangan Master

1.2k Dilihat · Selesai · PageProfit Studio
Xiao Yi, yang aslinya adalah master alkimia dari Sekolah Xuanyi, meninggal secara tak terduga dan dirasuki oleh seorang pemuda terpencil di Kota Haicheng. Ia terlahir kembali di museum pengobatan Tiongkok. Keterampilan akupunktur empat-xiang yang telah lama hilang muncul kembali, dan berbagai obat mujarab muncul kembali mengejutkan dunia. Grandmaster senang bisa pergi ke kota, kembali ke puncak masa lalu!
Bapak Forbes

Bapak Forbes

17.4k Dilihat · Selesai · Mary D. Sant
"Menunduklah. Aku ingin melihat pantatmu saat aku menyetubuhimu."

Ya ampun! Kata-katanya membuatku terangsang sekaligus kesal. Dia masih sama seperti dulu, brengsek yang arogan dan bossy, selalu ingin segalanya sesuai keinginannya.

"Kenapa aku harus melakukan itu?" tanyaku, merasakan kakiku mulai lemas.

"Maaf kalau aku membuatmu berpikir kamu punya pilihan," katanya sebelum menarik rambutku dan mendorong tubuhku, memaksaku menunduk dan meletakkan tanganku di atas meja kerjanya.

Astaga. Itu membuatku tersenyum, dan membuatku semakin basah. Bryce Forbes jauh lebih kasar daripada yang kubayangkan.



Anneliese Starling bisa menggunakan setiap sinonim untuk kata kekejaman dalam kamus untuk menggambarkan bos brengseknya, dan itu masih belum cukup. Bryce Forbes adalah lambang kekejaman, tapi sayangnya juga lambang hasrat yang tak tertahankan.

Sementara ketegangan antara Anne dan Bryce mencapai tingkat yang tak terkendali, Anneliese harus berjuang untuk menahan godaan dan harus membuat pilihan sulit, antara mengikuti ambisi profesionalnya atau menyerah pada hasrat terdalamnya, karena batas antara kantor dan kamar hampir sepenuhnya hilang.

Bryce tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan untuk mengeluarkannya dari pikirannya. Untuk waktu yang lama, Anneliese Starling hanyalah gadis yang bekerja dengan ayahnya, dan kesayangan keluarganya. Tapi sayangnya bagi Bryce, dia telah menjadi wanita yang tak tergantikan dan provokatif yang bisa membuatnya gila. Bryce tidak tahu berapa lama lagi dia bisa menahan diri untuk tidak menyentuhnya.

Terlibat dalam permainan berbahaya, di mana bisnis dan kenikmatan terlarang saling terkait, Anne dan Bryce menghadapi garis tipis antara profesional dan pribadi, di mana setiap tatapan yang dipertukarkan, setiap provokasi, adalah undangan untuk menjelajahi wilayah berbahaya dan tak dikenal.
Ayah Sahabat Terbaikku

Ayah Sahabat Terbaikku

40.3k Dilihat · Sedang Diperbarui · P.L Waites
Elona, yang berusia delapan belas tahun, sedang berada di ambang babak baru dalam hidupnya—tahun terakhirnya di SMA. Dia memiliki impian untuk menjadi model. Namun, di balik penampilan percaya dirinya, ada rahasia yang ia simpan—perasaan suka pada seseorang yang tak terduga—Pak Crane, ayah dari sahabatnya.

Tiga tahun lalu, setelah kehilangan istrinya secara tragis, Pak Crane, seorang pria yang sangat tampan, kini menjadi seorang miliarder pekerja keras, simbol kesuksesan dan rasa sakit yang tak terucapkan. Dunianya bersinggungan dengan Elona melalui sahabatnya, jalan yang mereka tinggali, dan persahabatannya dengan ayah Elona.

Suatu hari yang menentukan, sebuah kesalahan kecil mengubah segalanya. Elona secara tidak sengaja mengirimkan serangkaian foto yang agak terbuka kepada Pak Crane, yang seharusnya dikirimkan kepada sahabatnya. Saat dia duduk di meja rapat, Pak Crane menerima gambar-gambar tak terduga tersebut. Pandangannya tertahan di layar, dia harus membuat pilihan.

Apakah dia akan menghadapi pesan yang tidak disengaja itu, mempertaruhkan persahabatan yang rapuh dan mungkin membangkitkan emosi yang tak terduga?

Ataukah dia akan bergulat dengan keinginannya sendiri dalam diam, mencari cara untuk menavigasi wilayah yang belum terpetakan ini tanpa mengganggu kehidupan di sekitarnya?
Putri Sang Kesatria

Putri Sang Kesatria

4.9k Dilihat · Sedang Diperbarui · Rangga Wijaya
Dengan hati penuh harap, ia menanti di rumah selama tiga tahun yang panjang. Namun, kabar yang diterimanya justru kemenangan sang pahlawan dan pernikahannya dengan wanita lain.

Saat ia berusaha mempertahankan hubungan mereka, pria itu membalasnya dengan tuduhan pedas — menyebutnya sebagai pencari untung yang tak peduli pada tanggung jawab dan kehormatan yang lebih besar.

Kini, tekadnya bulat. Dengan pedang terhunus dan hati yang teguh, ia menaiki kudanya dan pergi meninggalkan segalanya.

Sebagai putri seorang legenda, ia akan membuktikan pada dunia: seorang perempuan pun mampu memikul tanggung jawab keluarganya, dan menjadi seorang kesatria sejati — sekaligus pemimpin yang tangguh.

PUTRI SANG KESATRIA
Flavour Its Yours

Flavour Its Yours

1.3k Dilihat · Selesai · Susan adaline
Perjodohan tak terduga harus dialami oleh Anna. Gadis itu bersedia untuk menikahi cinta pertamanya karena keinginan sang Kakek. . Namun sayangnya, Sean tidak bisa membuka hati untuk siapapun, termasuk Anna. Pernikahan yang mereka jalani hanya Anna lah yang memberikan seluruh hatinya kepada Sean. Meskipun Sean merupakan CEO kaya, muda dan tampan, namun itu tidak membuat Anna bahagia. Gadis itu hanya ingin bisa dicintai oleh suaminya dengan sepenuh hati.
"Kak Sean, walau kau tidak mencintaiku. Tapi, aku akan tetap berusaha menjadi istri yang terbaik untukmu."
-Anna-
"Kalau kau tau aku tidak mencintaimu, kenapa memilih untuk tetap menerima perjodohan ini?"
-Sean-
Gadis Gemerlap

Gadis Gemerlap

3.7k Dilihat · Sedang Diperbarui · Budi Santoso
Setelah bersatu kembali dengan orang tua kandungnya, Sari dikenal sebagai seorang pecundang. Di kuliahnya, dia menjilat, suka berkelahi, dan bolos setiap hari. Bahkan pertunangannya dengan keluarga Rahman putus akibat kehidupan pribadinya yang berantakan! Semua orang menanti kehancurannya.

Namun di luar dugaan, dia membalas dengan tamparan yang menyakitkan! Ternyata dia bergelar doktor dan adalah ilmuwan ternama. Dia juara catur nasional, investor jenius, legenda bela diri... Saat prestasi tak terbantahkan ini terungkap satu per satu, tak terhitung orang mengejarnya.

Sementara itu, Tuan Phillips, legenda bisnis yang dulu memandangnya dengan hina, kini panik: Itu istriku! Menyingkir kalian!
Cinta Terburu-buru Sang CEO

Cinta Terburu-buru Sang CEO

13.7k Dilihat · Sedang Diperbarui · Budi Santoso
Setelah pengantinnya kabur, dia terpaksa menikahi keluarga kaya raya dengan reputasi buruk, menjadi Nyonya Fajar. Saat hamil dua bulan, sang suami memberinya surat cerai dan pergi tanpa ampun. Bertahun-tahun kemudian, dia telah menjadi seorang selebriti yang bersinar, dikelilingi banyak pelamar. Melihat anak lelaki yang sangat tampan di dekatnya, pria itu tersenyum sinis: "Hei, putramu mirip sekali denganku!" "Kita sudah cerai!" hardik wanita itu, menahan amarah.
Sang Profesor

Sang Profesor

17.3k Dilihat · Selesai · Mary Olajire
"Di tangan dan lututmu," dia memerintah.
Suaranya penuh dengan beban dan urgensi
dan aku segera menurut sebelum dia mengarahkan pinggulku.
Tubuh kami bertemu dengan irama yang keras dan marah.
Aku semakin basah dan panas saat mendengarkan suara kami bercinta.
"Sial, vaginamu gila."


Setelah satu malam panas dengan seorang pria asing yang dia temui di klub, Dalia Campbell tidak mengira akan bertemu Noah Anderson lagi. Kemudian Senin pagi tiba, dan orang yang masuk ke ruang kuliah sebagai dosen adalah pria asing dari klub itu. Ketegangan meningkat dan Dalia berusaha sekuat tenaga untuk menjauhinya karena dia tidak ingin terganggu oleh siapa pun atau apa pun - ada juga fakta bahwa dia benar-benar terlarang - tetapi ketika dia menjadi asisten dosennya, batasan hubungan dosen/mahasiswa mereka menjadi kabur.