
Putri Raja Judi: Kebangkitan Sang Putri
Rangga Wijaya · Sedang Diperbarui · 193.0k Kata
Pendahuluan
Bab 1
"Sari Sutanto, kalau kamu masih tidak bisa hamil, sebaiknya kamu menyingkir dari Keluarga Fajar!"
Pada pesta ulang tahun Kakek Fajar, beberapa orang tamu bergosip secara diam-diam bahwa menantu Keluarga Fajar mirip seperti ayam betina yang tidak bisa bertelur .
Sebagai ibu mertua Sari, Nyonya Fajar merasa malu.
Dia tidak hanya menampar wajah Sari di depan umum, tapi dia juga memberikan ultimatum terakhir.
Sari menutupi wajahnya yang tampak bengkak karena tamparan, lalu dia menerima sebuah foto saat meninggalkan rumah keluarga dengan terburu-buru
Foto tersebut menunjukkan kelopak mawar merah yang disusun membentuk hati, sehingga memberikan kesan romantis. Sementara itu, dinding latar belakang ulang tahun yang dihiasi balon tampak indah dan memukau.
Gadis yang berdiri di tengah-tengah memiliki wajah yang sangat cantik, dia tersenyum manis dan bahagia ke arah kamera.
Sari tanpa sadar mengepalkan jari-jarinya, dia dimarahi habis-habisan karena Fuad marah padanya dan tidak mau datang ke pesta ulang tahun Kakek.
Ternyata, dia malah sibuk menyiapkan perayaan ulang tahun untuk wanita pujaannya, lalu menghabiskan waktu bersamanya!
Sari menggertakkan giginya karena kesal, dia naik ke mobil, lalu menyalakan mesin dan mobilnya melaju keluar.
Dia juga menginginkan kehadiran anak, pernikahannya telah berjalan selama tiga tahun, tapi Fuad tidak pernah menyentuhnya. Bagaimana caranya dia bisa hamil.
Reproduksi aseksual seperti amoeba?
Tapi Keluarga Fajar terus mendesak dan mereka bahkan memberikan ultimatum terakhir.
Kalau dia tidak bisa hamil, posisi sebagai menantu Keluarga Fajar mungkin akan sulit dipertahankan.
Bagaimana pun juga, Fuad tidak pernah mencintai Sari, dia malah merasa benci.
Seandainya Sari diusir dari Keluarga Fajar, dia pasti akan membukakan pintu dengan senang hati..
Sari berbelok, mengarahkan mobil ke jalan utama.
Foto tersebut menunjukkan latar belakang di salah satu sudut dan Sari mengenali interior ruangan sebuah hotel terkenal di Kota Ananda.
Saat tiba di lokasi, suara lonceng tengah malam bergema.
Sari keluar dari mobil, lalu mendengar suara keras di atas kepalanya.
Kembang api menghiasi langit dengan meriah, tapi warna-warna cemerlang membuat mata Sari agak silau .
Dia mengatupkan bibirnya membentuk garis tipis, lalu mengangkat tangan untuk mendorong pintu ruang pesta.
Suara kerumunan orang yang sedang bersorak memenuhi telinga Sari.
"Cium dia, cium dia ...."
Tidak ada yang memperhatikan kedatangan Sari yang tiba-tiba.
Sebuah meja panjang diletakkan di tengah ruangan pesta dan empat orang pria duduk di sudut yang berbeda.
Masing-masing pria memeluk seorang gadis bertubuh menawan .
Fuad duduk di ujung meja, dia terlihat sedang memeluk gadis berambut panjang yang tergerai di bahu.
Ekspresi di wajah gadis itu tampak polos dan murni, dia menawan tapi tidak berlebihan. Saat ini, wajah cantiknya memerah karena sorakan semua orang. Dia mendongak dan sepasang mata besar yang berkaca-kaca menatap lurus ke arah pria itu.
Fuad membalas tatapannya dengan lemah lembut dan penuh kasih.
Senyum tipis menghiasi sudut bibirnya, meski sangat samar, tapi senyuman tersebut terlihat tulus.
Sari sudah menikah dengan Fuad selama tiga tahun, tapi pria itu tidak pernah tersenyum padanya.
"Aku benar-benar tidak menyangka, Kak Fuad selalu menang di meja judi. Tapi, hari ini dia rela kalah agar dapat mencium Rina!"
"Benar sekali, Rina. Ketika kamu tinggal di luar negeri selama beberapa tahun terakhir, Kak Fuad selalu menjaga diri demi kamu. Setelah pulang, kamu tidak boleh membuat hatinya kecewa!"
Saat mendengar perkataan temannya, pipi gadis itu semakin merah, sementara tatapannya ke arah Fuad tampak penuh dengan perasaan yang tulus.
Sejak melihat wajah gadis itu di foto, Sari menyadari bahwa posisinya sebagai istri Fuad mungkin tidak bisa dipertahankan.
Alasannya cukup sederhana, Rina adalah cinta pertama Fuad, tapi tidak bisa dia miliki!
Apalagi, Rina Sutanto adalah adik tiri Sari.
Dulu, Keluarga Fajar meremehkan latar belakang Rina dan memisahkan pasangan kekasih tersebut. Lalu, mereka memaksa Fuad untuk menikah dengan Sari.
Pada hari pernikahan, Rina terpaksa pergi dengan sedih. Sementara itu, Fuad pasti akan meninggalkan pesta pernikahan dan langsung mengejarnya, jika tidak menerima tekanan dari kakeknya.
Pemandangan dua orang yang saling bertatapan dengan penuh kasih, terasa seperti belati yang menusuk hati Sari.
Kepala mereka berdua perlahan-lahan semakin dekat ....
"Ehem..."
Sari berdeham dan suara itu langsung menarik perhatian semua orang.
Dia melipat tangan di depan dada, lalu bersandar miring di pintu dan berkata dengan suara malas, "Aku penasaran rubah betina mana yang berhasil memikatnya, sampai dia tidak peduli dengan ulang tahun Kakek. Ternyata kamu, Rina!"
"Kita sudah lama tidak berjumpa, adikku yang tidak tahu malu dan hina! Dulu, ibumu berselingkuh dengan suami orang lain dan melahirkan kamu. Sekarang, kamu juga menjadi selingkuhan kakak iparmu sendiri. Apa gen suka berselingkuh bisa diturunkan?"
"Fuad bahkan sengaja kalah main kartu agar dapat mencium kamu. Ck...ck...ck... kamu pandai sekali berpura-pura!"
Rina masih sama seperti tiga tahun yang lalu, dia pandai berpura-pura untuk menarik rasa kasihan.
Begitu kata-kata kasar Sari keluar dari mulutnya, mata Rina langsung memerah. Dia bersikap seolah-olah sedang diperlakukan dengan tidak adil.
"Kak Sari, tolong jangan salah paham. Kami hanya bercanda. Ketika berkumpul, mereka mengusulkan untuk main kartu. Karena merasa taruhan uang tidak menarik, mereka mengusulkan hal lain sebagai taruhan."
Sari tersenyum saat mendengar penjelasan tersebut, tapi senyumnya terasa sedingin es.
Dia dapat menebak isi pikiran Rina dengan mudah.
Dia secara tidak langsung mengatakan bahwa teman-teman Fuad mengajaknya menghabiskan waktu bersama, sementara kedudukan Sari sebagai istri sah Fuad tidak berarti apa-apa.
Namun, posisi Nyonya Fajar saat ini adalah milik Sari.
Tidak peduli seberapa dalam cinta Fuad kepada Rina, gadis itu harus menanggung stigma sebagai seorang perusak rumah tangga.
Apalagi, dia adalah tunangan sah Fuad.
Cinta Fuad dan Rina sudah salah sejak awal!
Sari memiliki wajah cantik yang menawan. Namun senyumnya tampak dingin, sementara tubuhnya memancarkan aura yang memberikan kesan tegas dan elegan.
Rina terlihat seperti bunga lemah di hadapannya, dia tampak sangat tertekan.
"Kamu bisa mencariku jika ingin bermain, aku jamin akan membuatmu merasa puas!"
Rina mencibir, sambil berusaha menyembunyikan rasa tidak suka di matanya.
"Kak, mungkin kamu tidak tahu, Kak Fuad... bukan, maksudku kakak ipar. Cara Kakak ipar dan teman-temannya bermain kartu mungkin tidak sama dengan permainan yang Kakak pelajari di desa. Permainan itu sangat rumit, Kakak ipar pernah mengajariku semalaman, tapi aku masih tidak paham."
Semua orang mengetahui bahwa Sari tidak disukai ayahnya. Waktu kecil dia pernah melakukan kesalahan, sehingga membuat ayahnya marah dan mengirimnya ke desa sebagai hukuman.
Dia baru dijemput kembali ketika dewasa.
"Kamu tidak bisa karena kamu bodoh, semua kecerdasanmu hanya digunakan untuk menggoda pria." Sari tanpa ampun melanjutkan, "Sedangkan aku sering main kartu sejak kecil. Tidak peduli seberapa sulit permainannya, aku pasti bisa menguasainya dengan mudah."
Rina hampir tidak mampu mempertahankan ekspresi di wajahnya karena berulang kali dihina kakaknya.
Dia menatap Sari sambil menangis, "Kak, aku tahu kamu tidak pernah menyukaiku sejak kecil, karena kamu merasa aku telah merebut kasih sayang Ayah. Waktu kecil, kamu mendorongku hingga jatuh dari tangga dan hampir membuatku duduk di atas kursi roda selama sisa hidupku. Sekarang, kamu juga merasa cemburu dengan masa laluku dan Kakak ipar, kamu bahkan memfitnah aku menggoda Kakak ipar...."
"Demi mengalah padamu, aku bersembunyi di luar negeri selama tiga tahun dan baru kembali. Hari ini, aku hanya berkumpul dengan teman-teman biasa. Setelah Kakak menjadi Nyonya Fajar, apa kamu juga ingin membatasi hubunganku dengan Kakak ipar?"
Setelah menyampaikan maksudnya, dia menatap Fuad dengan mata berkaca-kaca, "Kak, mungkin ada baiknya jika kita jangan bertemu lagi di masa depan. Aku takut... aku takut Kak Sari akan salah paham."
Sejak Sari masuk ke dalam ruangan, Fuad tidak pernah memberikan perhatian padanya.
Sekarang, dia baru mengangkat kepala dan menatapnya dengan dingin, "Dia bukan orang penting, kamu tidak perlu takut dia akan salah paham atau tidak."
Rina merasakan dorongan kuat untuk tersenyum, tapi dia berusaha keras menahan diri.
"Kak, jangan berbicara seperti itu tentang Kak Sari..."
Fuad mengulurkan tangan untuk mengelus kepala Rina, lalu menatap Sari dengan mata dingin seperti pisau
"Cepat pergi! Tempat ini bukanlah tempat yang bisa kamu datangi sembarangan!"
Sari tertawa marah, dia membalas dengan tatapan tajam dan dingin.
"Hotel jelek ini, memang tidak sesuai dengan status Menantu Keluarga Fajar."
"Fuad, kenapa kamu tidak memilih tempat yang lebih bagus untuk merayakan pesta ulang tahun cinta pertamamu?"
"Apa kekasih masa kecilmu tidak pantas merayakan ulang tahun di hotel sekelas Leicester?"
Hotel Leicester dikenal sebagai hotel paling mewah di Kota Ananda.
Ruang pesta kelas atas mereka sering digunakan untuk menjamu tamu negara.
Meski menyadari status dirinya saat ini, perkataan Sari yang terus terang membuat hati Rina terasa sakit.
Apalagi ketika Sari berulang kali menyebutkan statusnya sebagai Nyonya Fajar, Rina merasakan dorongan kuat untuk menampar wajahnya.
Rina merasa sangat kesal, tapi dia tidak bisa berkata-apa-apa, sehingga dia semakin kesal!
Fuad mengerutkan kening saat melirik Sari dengan dingin, "Diamlah!"
"Baik."
Sari menuruti perkataan suaminya, dia berjalan dengan sepatu hak tinggi, lalu menatap jijik ke arah lipatan di celana Fuad. Bekas Rina duduk beberapa saat yang lalu terlihat jelas.
"Buang saja celana kotor ini, aku yakin anjing tidak akan mau memakainya!"
Dia memaki dua orang sekaligus menggunakan satu kalimat.
Orang-orang di sekitar segera menarik napas dingin, mereka tidak tahu mulut Sari ternyata sangat beracun!
Sari mengabaikan ekspresi di wajah Fuad, dia menarik kursi dan duduk di sampingnya.
Dia dengan anggun menyilangkan kaki, "Kembang api sudah dinyalakan dan kalian sudah bermain kartu, sekarang sudah waktunya pulang, bukan?"
"Pulang?"
Bola mata Fuad yang berwarna hitam memancarkan tatapan mengejek, tubuhnya yang tegak tampak menjulang di atas Sari. Dia memancarkan aura mendominasi saat membalas perkataan istrinya.
"Kenapa aku harus pulang? Untuk melihatmu merendahkan diri dan menggodaku seperti wanita murahan?"
Kali ini, perkataan Fuad benar-benar menyulut amarah Sari.
Namun, senyum di wajah Sari semakin cerah ketika dia sangat marah.
Tidak peduli seberapa hancur hatinya, dia tidak akan pernah menunjukkan perasaannya di hadapan mereka.
"Sebagai suami, bukankah itu kewajibanmu? Kalau kamu tidak bisa, tentu aku harus berusaha lebih keras."
Bab Terakhir
#160 Bab [160] Kalau Begitu, Berpisah Saja
Terakhir Diperbarui: 3/25/2026#159 Bab [159] Kamu Ingin Memukulnya?
Terakhir Diperbarui: 3/24/2026#158 Bab [158] Menunjukkan Wajah Asli
Terakhir Diperbarui: 3/25/2026#157 Bab [157] Dia Itu Saudara Macam Apa?
Terakhir Diperbarui: 3/25/2026#156 Bab [156] Goyah
Terakhir Diperbarui: 2/7/2026#155 Bab [155] Apakah Kalian Sudah Selesai Bicaranya?
Terakhir Diperbarui: 3/24/2026#154 Bab [154] Atas Nama Kakak Kedua
Terakhir Diperbarui: 3/24/2026#153 Bab [153] Aku Tidak Percaya Kamu Tidak Memiliki Perasaan Terhadapku
Terakhir Diperbarui: 3/24/2026#152 Bab [152] Apakah Kamu Mau Naik Mobilku?
Terakhir Diperbarui: 3/24/2026#151 Bab [151] Mengambil Inisiatif
Terakhir Diperbarui: 3/24/2026
Anda Mungkin Suka 😍
Sang Profesor
Suaranya penuh dengan beban dan urgensi
dan aku segera menurut sebelum dia mengarahkan pinggulku.
Tubuh kami bertemu dengan irama yang keras dan marah.
Aku semakin basah dan panas saat mendengarkan suara kami bercinta.
"Sial, vaginamu gila."
Setelah satu malam panas dengan seorang pria asing yang dia temui di klub, Dalia Campbell tidak mengira akan bertemu Noah Anderson lagi. Kemudian Senin pagi tiba, dan orang yang masuk ke ruang kuliah sebagai dosen adalah pria asing dari klub itu. Ketegangan meningkat dan Dalia berusaha sekuat tenaga untuk menjauhinya karena dia tidak ingin terganggu oleh siapa pun atau apa pun - ada juga fakta bahwa dia benar-benar terlarang - tetapi ketika dia menjadi asisten dosennya, batasan hubungan dosen/mahasiswa mereka menjadi kabur.
Putri Raja Judi: Kebangkitan Sang Putri
Cinta Manis dengan Suamiku Milyarder
Dalam sebuah wawancara, Sari mengaku masih single, menyebabkan sensasi besar.
"Nyonya Limbong bercerai" langsung melesat ke puncak trending search.
Semua orang tahu Ari Limbong adalah taktisi yang kejam.
Persis ketika semua orang mengira dia akan menyikat habis Sari, sebuah akun baru terdaftar memberi komentar di profil pribadi Sari: "Bersimpuh di lantai atau di hadapanku, pilih!"
Mantan Istri yang Tak Terlupakan
Dia melamarku, dan kuterima. Bagaimana mungkin aku menolak pria yang sudah lama kusukai? Dia menjelaskan dengan tegas bahwa hubungan kami hanya berdasarkan uang dan seks, dan aku tidak keberatan. Dalam pernikahan tanpa cinta itu, aku sudah puas hanya bisa berada di sampingnya.
Dia mengajukan gugatan cerai, dan kusetujui. Lima tahun pernikahan berakhir dalam satu hari. Aku merasa putus asa, dan hanya berharap untuk tidak pernah melihatnya lagi.
Setelahnya, dia berkata, "Sari, mari kita menikah lagi." Aku sama sekali tidak merasa apa-apa dan menjawab, "Pak Limbong, kurasa tidak ada yang perlu kita bicarakan selain urusan bisnis."
Dia meraih pinggangku dan berkata, "Kau yakin? Anak itu baru saja memanggilku Ayah!"
Rayuan untuk Kakak Tiriku si Mafia
Ketika aku kembali ke Bali dan melanjutkan karierku sebagai dokter, aku dipaksa untuk menghadiri pernikahan ibu angkatku — dan di sanalah dia berada. Kakak tiriku ternyata adalah partner satu malamku!
Jantungku hampir berhenti berdetak.
Keluarga ayah tiriku adalah dinasti yang sangat kaya dan berkuasa di Bali, terlibat dalam jaringan bisnis yang kompleks dan diselubungi misteri, termasuk nuansa gelap serta kekerasan.
Aku ingin menjauh dari siapa pun dari keluarga mafia tradisional Indonesia ini.
Tapi kakak tiriku tidak mau melepaskanku!
Dan sekarang, dia kembali ke Bali, mengelola bisnis keluarganya dengan efisiensi yang kejam. Dia adalah perpaduan berbahaya dari kalkulasi dingin dan daya tarik yang tak terbantahkan, menarikku ke dalam jalinan takdir yang tidak bisa kuhindari.
Secara naluri aku ingin menjauhi bahaya, menjauh darinya, tetapi takdir terus mendorongku kepadanya lagi dan lagi, dan aku kecanduan padanya di luar kendaliku. Seperti apa masa depan kami?
Bacalah bukunya.
Bapak Forbes
Ya ampun! Kata-katanya membuatku terangsang sekaligus kesal. Dia masih sama seperti dulu, brengsek yang arogan dan bossy, selalu ingin segalanya sesuai keinginannya.
"Kenapa aku harus melakukan itu?" tanyaku, merasakan kakiku mulai lemas.
"Maaf kalau aku membuatmu berpikir kamu punya pilihan," katanya sebelum menarik rambutku dan mendorong tubuhku, memaksaku menunduk dan meletakkan tanganku di atas meja kerjanya.
Astaga. Itu membuatku tersenyum, dan membuatku semakin basah. Bryce Forbes jauh lebih kasar daripada yang kubayangkan.
Anneliese Starling bisa menggunakan setiap sinonim untuk kata kekejaman dalam kamus untuk menggambarkan bos brengseknya, dan itu masih belum cukup. Bryce Forbes adalah lambang kekejaman, tapi sayangnya juga lambang hasrat yang tak tertahankan.
Sementara ketegangan antara Anne dan Bryce mencapai tingkat yang tak terkendali, Anneliese harus berjuang untuk menahan godaan dan harus membuat pilihan sulit, antara mengikuti ambisi profesionalnya atau menyerah pada hasrat terdalamnya, karena batas antara kantor dan kamar hampir sepenuhnya hilang.
Bryce tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan untuk mengeluarkannya dari pikirannya. Untuk waktu yang lama, Anneliese Starling hanyalah gadis yang bekerja dengan ayahnya, dan kesayangan keluarganya. Tapi sayangnya bagi Bryce, dia telah menjadi wanita yang tak tergantikan dan provokatif yang bisa membuatnya gila. Bryce tidak tahu berapa lama lagi dia bisa menahan diri untuk tidak menyentuhnya.
Terlibat dalam permainan berbahaya, di mana bisnis dan kenikmatan terlarang saling terkait, Anne dan Bryce menghadapi garis tipis antara profesional dan pribadi, di mana setiap tatapan yang dipertukarkan, setiap provokasi, adalah undangan untuk menjelajahi wilayah berbahaya dan tak dikenal.
Trilogi Efek Carrero
Pengantin Pengganti
Arga, laki-laki baik yang seharusnya adalah Kakak ipar kepada Mentari, tetapi justru menjadi suami. Seketika menjelma sebagai sosok dingin tak tersentuh. Dia tidak pernah ikhlas dengan kenyataan bahwa Samantha hilang dan digantikan oleh Mentari. Tak sehari pun waktu berlalu tanpa bayang mantan calon istrinya, tidak sekalipun memandang Mentari seperti sosok seharusnya. Tidak pernah ada cinta.
Dimanjakan oleh Miliarder setelah Dikhianati
Emily dan suaminya yang miliarder berada dalam pernikahan kontrak; dia berharap bisa memenangkan cintanya melalui usaha. Namun, ketika suaminya muncul dengan seorang wanita hamil, dia putus asa. Setelah diusir, Emily yang tunawisma diambil oleh seorang miliarder misterius. Siapa dia? Bagaimana dia mengenal Emily? Yang lebih penting, Emily hamil.
7 Malam dengan Tuan Black
"Apa yang kamu lakukan?" Dakota mencengkeram pergelangan tanganku sebelum mereka menyentuh tubuhnya.
"Menyentuhmu." Bisikan keluar dari bibirku dan aku melihat matanya menyipit padaku seolah aku telah menghinanya.
"Emara. Kamu tidak akan menyentuhku. Hari ini atau kapan pun."
Jari-jarinya yang kuat meraih tanganku dan menempatkannya dengan tegas di atas kepalaku.
"Aku di sini bukan untuk bercinta denganmu. Kita hanya akan bercinta."
Peringatan: Buku Dewasa 🔞
. . ......................................................................................................
Dakota Black adalah pria yang diselimuti karisma dan kekuasaan.
Tapi aku membuatnya menjadi monster.
Tiga tahun lalu, aku mengirimnya ke penjara. Secara tidak sengaja.
Dan sekarang dia kembali untuk membalas dendam padaku.
"Tujuh malam." Katanya. "Aku menghabiskan tujuh malam di penjara busuk itu. Aku memberimu tujuh malam untuk tinggal bersamaku. Tidur denganku. Dan aku akan membebaskanmu dari dosamu."
Dia berjanji untuk menghancurkan hidupku demi pemandangan yang bagus jika aku tidak mengikuti perintahnya.
Pelacur pribadinya, begitu dia memanggilku.
🔻KONTEN DEWASA🔻
Bermain Dengan Api
“Kita akan ngobrol sebentar lagi, oke?” Aku tidak bisa bicara, hanya bisa menatapnya dengan mata terbelalak sementara jantungku berdegup kencang. Aku hanya bisa berharap bukan aku yang dia incar.
Althaia bertemu dengan bos mafia berbahaya, Damiano, yang tertarik pada mata hijaunya yang besar dan polos, dan tidak bisa mengeluarkannya dari pikirannya. Althaia telah disembunyikan dari iblis berbahaya itu. Namun takdir membawanya kembali padanya. Kali ini, dia tidak akan pernah membiarkannya pergi lagi.
Pengantin Mafia-Nya
"Lepasin aku!" aku menggeram.
"Kalau aku mau sekarang juga," dia mendekat, bibirnya menyentuh lembut daun telingaku.
"Aku bisa memaksamu dan melihatmu berteriak dengan nada indahmu di bawahku," bisiknya dengan suara serak.
Aku terkejut dan mencoba melepaskan tangannya dari pinggangku.
"Kamu kan istriku, bukan?" dia menggoda, giginya menggigit lembut kulitku.
Aku merasakan panas aneh yang mulai membara di dalam diriku dan aku berusaha mengendalikannya.
"Dante, lepaskan aku!" aku mendesis.
Perlahan, kepalanya naik dari leherku dan menatapku.
Dia menggerakkan jarinya di sepanjang bibirku dan senyum iblis muncul di wajahnya.
Cinta. Kejahatan. Gairah. Tokoh wanita yang kuat.
Alina Fedorov, putri yang berani dan penuh semangat dari Don mafia Rusia, dipaksa menikah melawan kehendaknya oleh ayahnya. Dan pengantinnya tak lain adalah Dante Morelli yang ditakuti, capo dei capi dari mafia Italia-Amerika yang paling kuat dan berbahaya.
Dia memiliki markas yang tersebar di seluruh Eropa dan Amerika dengan banyak capo dan underboss yang siap melayani perintahnya. Mengelola dunia bawahnya tanpa hati, dia cepat menyingkirkan siapa pun yang melawan perintahnya dan bertahun-tahun pelatihannya membuatnya siap untuk kehidupan kejahatan yang berbahaya.
Namun, semua itu tidak akan berarti ketika dia bertemu dengan Alina Fedorov yang impulsif dan mandiri.
Bisakah cinta tumbuh di antara mereka terutama ketika Dante menginginkan balas dendam pada Alina atas dosa-dosa ayahnya? Ataukah Alina mampu meruntuhkan tembok dinginnya dan membuatnya bertekuk lutut untuknya?











