
Mami, Papi Memintamu Kembali
I S M I · Selesai · 1.1m Kata
Pendahuluan
Enam tahun kemudian, Binar kembali ke tanah air dengan dua anak kembar yang cerdas dan menggemaskan, sekarang dia telah menjadi dokter yang berbakat dan terkenal dan banyak pria hebat yang jatuh cinta padanya!
Mantan suaminya, Barra, sekarang menyesal dan ingin kembali pada pelukannya. Akankah Binar memaafkan sang mantan?
“Mami, Papi memintamu kembali? Apakah Mami masih mencintainya?”
Bab 1
"Barra, kamu bebas dan bisa hidup bersama wanita yang kamu cintai!”
Binar beranjak dari atas tempat tidur dengan hati-hati, dia mengambil pakaiannya dari atas lantai yang berantakan, dan langsung mengenakannya, menutupi bekas ciuman panas di sekujur tubuhnya. Rasa sakit di bagian inti tubuhnya mengingatkannya pada kegilaannya tadi malam bersama Barra.
Binar menahan air matanya, dia menenangkan dirinya agar dia tidak merasakan sakit yang membuat hatinya jadi rapuh. Wanita itu mengeluarkan surat perjanjian perceraian dari dalam tasnya, dan meletakkannya di meja samping tempat tidur.
Binar masih terdiam dan dia berdiri di samping tempat tidur dan menatap pria itu yang saat ini tubuhnya tidak ditutupi kain sehelai benang pun. Pria ini adalah pria yang dicintainya selama tujuh tahun: Barra Atmadja.
Pada waktu itu, Salim Atmaja, ayahnya Barra sedang sakit keras dan tak bisa melakukan apa-apa, Salim menginginkan Barra, sang pewaris utamanya untuk segera menikah agar perusahaan bisa diambil alih dengan segera sampai ada seorang pemuka agama bernama Anton, salah satu orang yang selalu memberi nasehat pada keluarga Atmadja meramal bahwa tanggal lahirnya cocok untuk pernikahan. Tanggal lahirnya bisa membawa keberkahan untuk kelangsungan keluarga Atmadja di masa depan, karena itu, ayah dan ibu tiri Binar memaksanya untuk menikah dengan Barra Atmadja dan langsung menyerahkan wanita itu pada keluarga Atmadja secara suka rela.
Atas perjodohan yang dilakukan oleh Salim itu membuat Barra muak, dia tidak menyukai kehadiran Binar! Dia merasa Binar hanya wanita matre, wanita yang tak sepadan dengannya yang berusaha menggodanya agar dia tertarik pada wanita yang dia anggap murahan itu. Namun, berbeda dengan Binar, saat dia tahu akan menikah dengan Barra Atmadja, wanita itu yang awalnya tidak suka dijodohkan akhirnya bisa tersenyum karena pria itu adalah Barra, pria yang diam-diam selalu Binar kagumi sejak lama, dan ternyata mimpinya menikah dengan pria itu menjadi nyata! Bagaimana bisa Tuhan mengabulkan rencananya tanpa dia sangka sama sekali?
Tapi saat malam pertama tiba, ternyata Barra sangat membencinya, pria itu bersikap dingin padanya. "Binar, kamu bukan orang yang ingin aku nikahi. Kamu tidak memenuhi syarat untuk menjadi istriku! Jadi jangan berharap kalau aku sudi menikah denganmu! Aku menikah karena papa yang memintanya, aku tidak akan pernah menganggap keberadaanmu sampai kapan pun!"
Ucapan Barra selalu jadi luka di hatinya, tapi Binar tidak menyerah, dia yakin kalau dia bersabar dan tulus mencintai Barra, maka hati pria itu akan luluh dan Barra akan mengubah benci di hati menjadi cinta. Tapi, ternyata kesabarannya pun ada batasnya, harapannya seperti angin yang berlalu begitu saja karena saat kemarin dia berada di rumah sakit dan harus dirawat beberapa hari, Binar menerima pesan WhatsApp yang menunjukan potret Barra sedang melakukan makan malam romantis dengan Chelsea Estelle, mantan kekasih Barra yang selalu pria itu sebut namanya dan dibandingkan dengannya. Hatinya sakit dan patah, luka yang dia rasakan sangat perih. Binar tahu sampai kapan pun dia tidak akan memenangkan hati suaminya karena di mata pria itu, dia hanya lah penganggu! Wanita yang tidak diinginkan hadir di dalam hidup Barra.
Satu-satunya cara agar luka tidak membunuh hidupnya, Binar harus melepaskan Barra. Dia akan bercerai dengan pria itu dan pernikahan ini tak perlu dilanjutkan lagi!
Binar langsung tersadar dari lamunannya, dia tidak boleh terlalu lama di sini. Dia harus pergi karena Barra masih tertidur.
“Sudah waktunya untuk pergi! Aku tidak mau lemah lagi untuk tetap tinggal di sisinya dengan memeluk luka," ucap Binar. "Selamat tinggal, Barra!"
Kita tidak akan pernah bertemu lagi! Binar langsung bergegas pergi tanpa melihat ke arah belakang. Hatinya telah mati karena luka.
Barra terbangun dan dia melihat jam sudah menunjukkan pukul sembilan pagi. Tadi malam, dia telah diberi obat tidur oleh Binar, jadi dia hanya bisa membiarkan wanita itu melakukan apa pun yang dia inginkan padanya ... Hal yang paling dibenci adalah dia tidak bisa mengendalikan dirinya dan dengan gila memintanya terus pada Binar. Tanpa Barra sadari, tubuh Binar selalu membuatnya seperti kecanduan.
Barra pun tak mengerti kenapa dia bisa terperangkap dalam perasaan yang dia benci? Dan sebagai seorang CEO dan juga pebisnis handal, dia telah melihat begitu banyak skema di dunia bisnis dan bisa menguasai semuanya, tetapi sekarang dia telah jatuh pada seorang wanita! Wanita yang sangat dia benci! Rasanya sekarang, dia hanya ingin mencekik wanita terkutuk itu. Barra mengedarkan pandangan ke semua arah di kamarnya dengan marah, mencari sosok keberadaan Binar, tapi wanita itu tak terlihat sama sekali.
“Wanita sialan itu dimana?” tanya Barra kesal, dan kedua matanya melihat ada sekilas dokumen yang tersimpan di sisi ranjangnya. Barra langsung mengambil dokumen itu dan membacanya, tak lama keningnya mengernyit. “Surat perjanjian perceraian?” tanyanya tak percaya, wajahnya langsung merah padam."Apakah dia akan mengajukan cerai? Bagaimana mungkin?"
Ini pasti taktik wanita itu agar bisa menarikku ke sisinya.
"Apa yang ingin dilakukan wanita murahan ini?" tanya Barra agak kesal.
Barra langsung bangun dan keluar. Begitu dia tiba di lantai bawah, salah satu asistennya, Pak Hadi, datang dan melaporkan dengan hormat, "Tuan Barra, tadi Nyonya Binar sudah pergi!"
"Kapan?" Pria itu bertanya dengan nada mendesak.
"Ini pagi-pagi sekali hari ini!"
Barra segera menatap pintu. Entah kenapa, dia panik dan juga gelisah. ‘Apakah dia benar-benar pergi?’ tanyanya dalam hati.
Enam tahun kemudian.
Singapura.
"Terima kasih atas kerja kerasmu, Dokter Binar. Sudah dua hari aku tidak pulang untuk acara ini."
"Proyek ini sangat penting dan kita tidak boleh membuat kesalahan. Untungnya, ini hampir selesai." Balas Binar berbicara, dia mengenakan jas putihnya dan hendak memasukkan ponselnya ke dalam laci mejanya, tapi ada notif pesan masuk.
Ada dua pesan. Binar langsung membukanya tanpa menunggunya.
[Mami, apakah pekerjaanmu sudah selesai?]
[Mami, kamu belum pulang selama dua hari!]
Binar masih sedikit lelah, tetapi ketika dia membaca pesan dari kedua putranya, dia tersenyum. Hanya kedua putra kembarnya itu lah jadi obat saat dia merasa lelah luar biasa.
Enam tahun lalu, dia pergi ke Singapura untuk melanjutkan studinya setelah meninggalkan Barra. Binar yang tadinya lulusan kedokteran umum akhirnya melanjutkan lagi dan mengambil spesialis pengobatan tradisional, dan Binar tidak menyangka bahwa kegilaan malam itu bersama Barra akan membuatnya hamil. Binar melahirkan tiga bayi kembar, satu bayi perempuan, dan kedua bayi laki-laki, namun putrinya meninggal karena kekurangan oksigen.
Nama kedua putra kembar Binar adalah Bumi dan Langit! Keduanya adalah dunia bagi Binar. Bumi dan Langit adalah anak yang cerdas, bahkan sangat kritis seperti orang dewasa.
Binar tersenyum, dia langsung membalas pesan dari kedua anaknya yang sudah pandai mengirim pesan.
[Kalian berdua tinggal di rumah dan jangan membuat repot Tante Mila. Mami akan pulang secepat mungkin setelah Mami menyelesaikan pekerjaan di rumah sakit. Jangan membuat masalah].
Setelah mengirim pesan, Binar langsung memasukkan ponselnya ke laci mejanya dan langsung memasuki ke ruang operasi.
Sepuluh menit kemudian.
Salah satu perawat dan asisten Binar datang untuk melaporkan, "Dokter Binar ada yang tidak beres. Instrumennya rusak, dan komputer yang menyimpan data juga terhapus, banyak data pasien di sana dan juga penelitian masalah prosedur bedah plastik itu sangat penting sekali."
Binar segera me-restart komputer. Yang mengejutkannya, ada wajah menggemaskan yang muncul di layar. Dia tidak bisa menahan tawa, dan kemudian dia berkata kepada perawat yang panik, "Jangan panik, aku tahu alasannya! Aku ke luar dulu, kamu tetap di sini!”
Binar langsung keluar dari ruangan staff-nya, dia bertemu dengan Dokter Vaness, dokter senior yang berjalan ke arahnya.
"Saya mendengar bahwa instrumen dan komputer laboratorium rusak? Apakah sudah diperbaiki? Ini terkait dengan hasil penelitian yang sangat penting masalah penemuan baru untuk operasi plastik," kata Vaness terlihat khawatir.
"Jangan khawatir, Dokter Vaness. Datanya pasti akan kembali." Nada bicara Binar terdengar tenang.
Ketika Vaness melihat betapa tenangnya Binar menjawabnya, dia tiba-tiba menyadari sesuatu. "Apakah kedua bocah itu melakukannya lagi?"
Halo, teman-teman. Selamat jatuh cinta dengan kisah Binar dan Barra, kembali lagi bertemu dengan ISMI. Buku ini adalah proyek terjemahan dari HotBuku. Jangan lupa review-nya, dan selamat membaca. ISMI harap teman-teman jatuh cinta dengan karya luar biasa ini. Jaga kesehatan, bahagia selalu ^^
Bab Terakhir
#1089 Bab 1089
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#1088 Bab 1088
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#1087 Bab 1087
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#1086 Bab 1086
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#1085 Bab 1085
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#1084 Bab 1084
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#1083 Bab 1083
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#1082 Bab 1082
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#1081 Bab 1081
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#1080 Bab 1080
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025
Anda Mungkin Suka 😍
Putri Sang Kesatria
Saat ia berusaha mempertahankan hubungan mereka, pria itu membalasnya dengan tuduhan pedas — menyebutnya sebagai pencari untung yang tak peduli pada tanggung jawab dan kehormatan yang lebih besar.
Kini, tekadnya bulat. Dengan pedang terhunus dan hati yang teguh, ia menaiki kudanya dan pergi meninggalkan segalanya.
Sebagai putri seorang legenda, ia akan membuktikan pada dunia: seorang perempuan pun mampu memikul tanggung jawab keluarganya, dan menjadi seorang kesatria sejati — sekaligus pemimpin yang tangguh.
PUTRI SANG KESATRIA
Ketika Aku Mencintaimu
Bahagia. Meski terkadang, Shakila tahu untuk saat ini ia belum mendapatkan cinta.
Memperjuangkan cinta sepihaknya. Mengejar laki-laki yang telah memiliki seorang kekasih. Tapi, bukankah seseorang memiliki sebuah alasan ketika ia memutuskan untuk terus berjuang?
Shakila bukanlah seorang pelakor, namun tanpa sengaja sebuah peristiwa membuat dirinya dapat menikah dengan pria impiannya.
Tentu saja, hal tersebut merupakan sebuah keberuntungan baginya. Namun, berbanding terbalik dengan Delvin Arsalan Davendra. Bos Shakila itu menganggap jika pernikahannya adalah salah. Benar-benar salah. Tetapi, untuk saat ini ia tak mungkin menceraikan Shakila dengan cepatnya.
Lantas, bagaimana dengan saat yang akan datang? Apa Delvin masih menganggap jika pernikahannya adalah kesalahan? Atau malah sebaliknya?
Perangkap Ace
Hingga tujuh tahun kemudian, dia harus kembali ke kampung halamannya setelah menyelesaikan kuliahnya. Tempat di mana sekarang tinggal seorang miliarder berhati dingin, yang dulu hatinya yang mati pernah berdetak untuknya.
Terluka oleh masa lalunya, Achilles Valencian telah berubah menjadi pria yang ditakuti semua orang. Kehidupan yang membakar telah memenuhi hatinya dengan kegelapan tanpa dasar. Dan satu-satunya cahaya yang membuatnya tetap waras adalah Rosebud-nya. Seorang gadis dengan bintik-bintik dan mata pirus yang dia kagumi sepanjang hidupnya. Adik sahabatnya.
Setelah bertahun-tahun berjarak, ketika saatnya akhirnya tiba untuk menangkap cahayanya ke dalam wilayahnya, Achilles Valencian akan memainkan permainannya. Permainan untuk mengklaim apa yang menjadi miliknya.
Apakah Emerald akan mampu membedakan api cinta dan hasrat, serta pesona gelombang yang pernah membanjirinya untuk menjaga hatinya tetap aman? Atau dia akan membiarkan iblis itu memikatnya ke dalam perangkapnya? Karena tidak ada yang pernah bisa lolos dari permainannya. Dia mendapatkan apa yang dia inginkan. Dan permainan ini disebut...
Perangkap Ace.
Mantan Istri yang Tak Terlupakan
Dia melamarku, dan kuterima. Bagaimana mungkin aku menolak pria yang sudah lama kusukai? Dia menjelaskan dengan tegas bahwa hubungan kami hanya berdasarkan uang dan seks, dan aku tidak keberatan. Dalam pernikahan tanpa cinta itu, aku sudah puas hanya bisa berada di sampingnya.
Dia mengajukan gugatan cerai, dan kusetujui. Lima tahun pernikahan berakhir dalam satu hari. Aku merasa putus asa, dan hanya berharap untuk tidak pernah melihatnya lagi.
Setelahnya, dia berkata, "Sari, mari kita menikah lagi." Aku sama sekali tidak merasa apa-apa dan menjawab, "Pak Limbong, kurasa tidak ada yang perlu kita bicarakan selain urusan bisnis."
Dia meraih pinggangku dan berkata, "Kau yakin? Anak itu baru saja memanggilku Ayah!"
Bermain Dengan Api
“Kita akan ngobrol sebentar lagi, oke?” Aku tidak bisa bicara, hanya bisa menatapnya dengan mata terbelalak sementara jantungku berdegup kencang. Aku hanya bisa berharap bukan aku yang dia incar.
Althaia bertemu dengan bos mafia berbahaya, Damiano, yang tertarik pada mata hijaunya yang besar dan polos, dan tidak bisa mengeluarkannya dari pikirannya. Althaia telah disembunyikan dari iblis berbahaya itu. Namun takdir membawanya kembali padanya. Kali ini, dia tidak akan pernah membiarkannya pergi lagi.
Sang Profesor
Suaranya penuh dengan beban dan urgensi
dan aku segera menurut sebelum dia mengarahkan pinggulku.
Tubuh kami bertemu dengan irama yang keras dan marah.
Aku semakin basah dan panas saat mendengarkan suara kami bercinta.
"Sial, vaginamu gila."
Setelah satu malam panas dengan seorang pria asing yang dia temui di klub, Dalia Campbell tidak mengira akan bertemu Noah Anderson lagi. Kemudian Senin pagi tiba, dan orang yang masuk ke ruang kuliah sebagai dosen adalah pria asing dari klub itu. Ketegangan meningkat dan Dalia berusaha sekuat tenaga untuk menjauhinya karena dia tidak ingin terganggu oleh siapa pun atau apa pun - ada juga fakta bahwa dia benar-benar terlarang - tetapi ketika dia menjadi asisten dosennya, batasan hubungan dosen/mahasiswa mereka menjadi kabur.
Boneka Iblis
"Rileks, ya." Aku mencium bokong kirinya dan memutar jariku di dalamnya, lalu mendorongnya dengan keras.
"Ahh!"
Dia mengeluarkan erangan panas saat aku menyentuh titik sensitifnya, dan aku mendekati payudara kanannya, menandainya dengan gigitan dan hisapan. Aku ingin semua orang tahu besok bahwa dia sekarang punya seorang pria, pria yang akan menjadi satu-satunya pemiliknya. Setiap gerakannya akan kuketahui, hanya aku yang bisa memilikinya. Aku akan membunuh siapa pun yang berani mendekati boneka kecilku yang cantik ini.
Hidup Aurelia berubah drastis ketika dia dituduh salah membawa ganja di dalam ranselnya, dia dikirim ke Penjara Horizon yang terkenal, yang dikenal sebagai neraka di bumi. Di lingkungan di mana hukum dan ketertiban tampak seperti ilusi belaka, Aurelia mendapati dirinya dikelilingi oleh penjahat kejam dan bayangan menyeramkan yang mengintai di setiap sudut penjara.
Putus asa untuk bertahan hidup dan melarikan diri dari mimpi buruk ini, Aurelia menarik perhatian Iblis yang ditakuti, pemimpin tertinggi penjara itu. Dengan aura kekuasaan dan dominasi mutlaknya, Iblis melihatnya sebagai mangsa yang menggoda, bertekad untuk memilikinya sebagai miliknya. Saat dia berjuang untuk bertahan hidup di lingkungan di mana kekerasan merajalela, dia mendapati dirinya terlibat dalam permainan kucing dan tikus yang berbahaya dengan Iblis.
Di antara kegelapan penjara dan bayangan koridor, Aurelia berjuang untuk menjaga kemanusiaannya tetap utuh, bahkan saat dia mencoba mengubahnya menjadi boneka patuh. Di dunia di mana garis antara kebaikan dan kejahatan kabur, dia harus menemukan cara untuk menolak godaannya sebelum terlambat.
"Boneka Iblis" adalah kisah tentang keberanian, pengorbanan, dan penebusan di tempat di mana harapan adalah kemewahan langka dan bertahan hidup adalah perjuangan sehari-hari.
Anak Sambung? Sang Putri Palsu Kembali ke Pangkuan Konglomerat Triliunan
Pada kehidupan sebelumnya, Ayu Hartatiberjuang mati-matian untuk mempertahankan apa yang disebut 'ikatan keluarga'. Ia bersaing sengit dengan putri kandung yang bangkit kembali, berusaha mencengkeram segalanya justru berakhir dengan kehilangan segalanya, dan mati penuh dendam.
Setelah terlahir kembali, ia memutuskan untuk melepaskan.
Siapa peduli! Ia tidak akan melayani lagi!
Dengan gesit ia membereskan koper dan mengosongkan tempatnya, pergi mencari orang tua kandungnya.
Dengan persiapan hati untuk menerima takdirnya, tapi ternyata! Ini tidak seperti yang ia bayangkan!
Bukannya katanya keluarganya miskin melarat dan tak punya apa-apa?
Lalu, dinding bata emas yang berkilauan di sekeliling ini apa ini!?
Bukannya katanya ayahnya seorang penjudi yang menghabiskan semua harta keluarga dan lelaki tak berguna?
Pria yang memiliki setengah dari bisnis properti dengan beberapa blok jalan ini, benarkah itu dia?!
Bukannya katanya ibunya seorang perempuan pemarah dengan reputasi buruk di lingkungannya?
Seniman opera legendaris yang tiketnya sangat sulit didapat ini, benarkah itu dia?!
Bukannya katanya kakak laki-lakinya seorang lajang miskin yang mengayuh becak?
Bos tambang minyak yang kaya raya karena menggali sumur minyak ini, benarkah itu dia?!
Putri kandung yang telah dicari keluarga Hartati selama delapan belas tahun akhirnya kembali.
Titan bisnis, Jason Hartati, menyatakan: "Aku memang ditakdirkan memuja anak perempuan! Hatiku gelisah jika sehari saja tidak melihat putriku!"
Seniman legendaris, Shinta Widodo, berseru: "Kekasih hatiku! Buah jiwaku! Beli saja apa pun yang Ayu inginkan!"
Raja minyak, Keven Hartati, menggeram: "Adik perempuanku bukanlah sembarang orang yang bisa kalian incar! Siapapun yang berani menginginkan adikku, minggirlah!"
Terjebak Dengan Tiga Bos Seksi Saya
"Kamu mau itu, sayang? Kamu mau kami kasih apa yang diinginkan memek kecilmu?"
"Y...ya, Pak." Aku menghela napas.
Kerja keras Joanna Clover selama kuliah terbayar ketika dia mendapat tawaran pekerjaan sebagai sekretaris di perusahaan impiannya, Dangote Group of Industries. Perusahaan ini dimiliki oleh tiga pewaris mafia, mereka tidak hanya memiliki bisnis bersama, tetapi juga kekasih dan sudah bersama sejak masa kuliah.
Mereka tertarik secara seksual satu sama lain tetapi mereka berbagi segalanya bersama termasuk wanita dan mereka menggantinya seperti baju. Mereka dikenal sebagai playboy paling berbahaya di dunia.
Mereka ingin berbagi dirinya, tapi apakah dia akan menerima kenyataan bahwa mereka juga bercinta satu sama lain?
Apakah dia akan mampu menavigasi antara bisnis dan kesenangan?
Dia belum pernah disentuh oleh pria sebelumnya apalagi tiga sekaligus. Apakah dia akan menurut?
Putri Raja Judi: Kebangkitan Sang Putri
Setelah Bercinta di Mobil dengan CEO
Bapak Forbes
Ya ampun! Kata-katanya membuatku terangsang sekaligus kesal. Dia masih sama seperti dulu, brengsek yang arogan dan bossy, selalu ingin segalanya sesuai keinginannya.
"Kenapa aku harus melakukan itu?" tanyaku, merasakan kakiku mulai lemas.
"Maaf kalau aku membuatmu berpikir kamu punya pilihan," katanya sebelum menarik rambutku dan mendorong tubuhku, memaksaku menunduk dan meletakkan tanganku di atas meja kerjanya.
Astaga. Itu membuatku tersenyum, dan membuatku semakin basah. Bryce Forbes jauh lebih kasar daripada yang kubayangkan.
Anneliese Starling bisa menggunakan setiap sinonim untuk kata kekejaman dalam kamus untuk menggambarkan bos brengseknya, dan itu masih belum cukup. Bryce Forbes adalah lambang kekejaman, tapi sayangnya juga lambang hasrat yang tak tertahankan.
Sementara ketegangan antara Anne dan Bryce mencapai tingkat yang tak terkendali, Anneliese harus berjuang untuk menahan godaan dan harus membuat pilihan sulit, antara mengikuti ambisi profesionalnya atau menyerah pada hasrat terdalamnya, karena batas antara kantor dan kamar hampir sepenuhnya hilang.
Bryce tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan untuk mengeluarkannya dari pikirannya. Untuk waktu yang lama, Anneliese Starling hanyalah gadis yang bekerja dengan ayahnya, dan kesayangan keluarganya. Tapi sayangnya bagi Bryce, dia telah menjadi wanita yang tak tergantikan dan provokatif yang bisa membuatnya gila. Bryce tidak tahu berapa lama lagi dia bisa menahan diri untuk tidak menyentuhnya.
Terlibat dalam permainan berbahaya, di mana bisnis dan kenikmatan terlarang saling terkait, Anne dan Bryce menghadapi garis tipis antara profesional dan pribadi, di mana setiap tatapan yang dipertukarkan, setiap provokasi, adalah undangan untuk menjelajahi wilayah berbahaya dan tak dikenal.












