CEO yang Membuatku Ketagihan

CEO yang Membuatku Ketagihan

Eko Prasetyo · Sedang Diperbarui · 113.4k Kata

474
Populer
686
Dilihat
6
Ditambahkan
Tambah ke Rak
Mulai Membaca
Bagikan:facebooktwitterpinterestwhatsappreddit

Pendahuluan

Malam itu, seorang CEO tampan kehilangan malam pertamanya karena seorang wanita misterius!
Bertahun-tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali.

“Hey, Pak Ganteng!”
“Hmph, kamu... kali ini kau tak akan bisa kabur lagi!”

Bab 1

Pukul satu dini hari, di Presidential Suite Hotel Mahkota.

Pakaian berserakan tidak beraturan di seluruh penjuru suite. Gaun sang wanita robek di sana-sini, teronggok tidak berdaya seperti kain perca.

Anisa Ananda tersadar karena guncangan.

Tubuhnya terasa seperti perahu kecil tanpa sauh di tengah lautan bergelora, terombang-ambing di atas tubuh seorang pria.

'Apa yang terjadi?'

'Bukankah aku sudah berhasil kabur?'

Saat menyadari dirinya telah dibius, dengan sisa-sisa kesadaran terakhirnya, dia menabrak pria hidung belang itu dan lari keluar dari ruangan.

Jangan-jangan dia tertangkap lagi?!

“Masih sempat melamun?”

Suara berat dan serak seorang pria berbisik di telinganya.

Bersamaan dengan itu, kedua tangan pria itu mencengkeram pinggang rampingnya, lalu dengan kekuatan otot pahanya, dia menghantam ke atas dengan keras.

“Nghh….”

Anisa Ananda menggigit bibirnya, menahan desahan yang nyaris lolos. Namun, seluruh tubuhnya bergetar hebat. Secara refleks, kedua kakinya merapat dan tangannya melingkar erat di leher pria itu, bersandar tanpa daya.

Cengkeraman Anisa membuat Ahmad Kusuma mengerang tertahan. Dengan satu gerakan cepat, tangan kanannya mendarat di bokong sintal Anisasehingga menimbulkan suara nyaring. Dia meremasnya sejenak, lalu berbisik dengan suara parau, “Desahkan namaku.”

Anisa hanya menggeleng. Air mata mulai menggenang di pelupuknya karena kenikmatan yang meluap-luap, membuat sudut matanya memerah.

Pemandangan itu justru semakin memancing gairah Ahmad Kusuma.

Dia lalu mengubah posisi, menindih Anisa di bawahnya. Satu tangannya terulur untuk mengangkat dagu Anisa, matanya seolah menyala-nyala. “Berani-beraninya kamu membiusku. Kamu harus siap menanggung akibatnya.”

Pikiran Anisa masih berkabut. Dia hanya bisa samar-samar mengenali bahwa pria di hadapannya bukanlah bos hidung belang tadi.

Pria ini memiliki tatapan mata yang dalam, rahang yang tegas, dan bahu lebar yang menutupi seluruh pandangannya. Tepat di bawah tulang selangkanya, sebuah tahi lalat hitam terlihat begitu seksi. Dada dan perutnya yang bidang, basah oleh campuran cairan yang tidak dia kenali.

Yang paling menakutkan adalah sorot matanya, seolah ingin memerasnya hingga tetes terakhir.

Perlahan, Anisa mencoba mundur.

Detik berikutnya, Ahmad Kusuma menarik pergelangan kakinya, menyeretnya kembali ke posisi semula. Dengan sekali hentak, kejantanannya yang besar dan berurat menghunjam masuk hingga ke pangkal.

Seketika tubuh Anisa melengkung ke belakang, jari-jari kakinya menegang, dan tangannya mencengkeram erat sprei yang sudah basah kuyup. Dia terengah-engah, memohon dengan suara serak bercampur isak tangis. “Kumohon… lepaskan aku….”

Semakin dia menangis, semakin bersemangat pula Ahmad Kusuma. Tanpa belas kasihan sedikit pun, pria itu membuka kedua pahanya lebar-lebar, memaksanya untuk menampung seluruh miliknya.

Lubang kenikmatannya bergetar hebat seiring dengan gerakan pria itu yang liar. Setiap kali kejantanannya ditarik keluar, dinding kewanitaannya akan menjepit erat seolah tidak rela melepaskannya.

“Bibirmu bilang tidak, tapi bagian bawahmu tidak mau melepaskanku. Lihat, nikmat sekali, kan?”

Cengkeraman itu membuat mata Ahmad memerah karena nafsu. Dia menghentakkan pinggulnya dengan kasar, menghantam hingga ke titik terdalam.

Anisa tidak lagi bisa menahan diri. “Pelan-pelan… sakit…,” desahnya.

Meski berkata begitu, bagian bawahnya justru menjepit kejantanan Ahmad semakin erat.

Ahmad tertawa serak. “Sakit? Yakin bukan nikmat?”

Diamenunduk, memeluk Anisa erat-erat. Pinggulnya bergerak dengan kecepatan kilat, menciptakan suara yang nyaring dari pertemuan kulit mereka yang terdengar begitu sensual dan memabukkan.

“Tunggu ... terlalu dalam ....”

Tiba-tiba Anisa meronta. Sensasi aneh yang belum pernah dia rasakan menjalari seluruh tubuhnya, membuatnya nyaris gila.

Jepitan Anisa membuat kening Ahmad berkeringat. Dia justru semakin mempercepat gerakannya, terus menghunjam ke dalam tubuh Anisa seolah ingin memasukkan seluruh dirinya.

“Tunggu ... sungguh, tunggu sebentar, rasanya aneh sekali ....”

“Tidak ada kata tunggu.”

Ahmad menolak permohonannya tanpa ampun. Pinggulnya bergerak begitu cepat hingga menciptakan bayangan.

Puncak kenikmatan yang dahsyat menghantam otaknya. Anisa menjerit panjang, kedua kakinya melingkar erat di pinggang kokoh Ahmad. Tubuhnya gemetar hebat selama beberapa saat.

Ahmad mengerang dalam, menekan miliknya dalam-dalam di liang Anisa saat dia melepaskan pelepasannya.

Setelah mencapai puncak, Anisa terkulai lemas, matanya kehilangan fokus.

Ahmad melepaskan pengaman yang dia pakai. Kejantanannya masih berdiri tegak, tetapi kotak pengaman di nakas sudah kosong.

Sejenak dia ragu.

Wanita di bawahnya terengah-engah, kedua kakinya masih terbuka lebar. Lubang kenikmatannya membuka dan menutup seiring napasnya, mengeluarkan cairan putih.

Meskipun tahu itu hanya pelumas, kejantanan Ahmad berdenyut nyeri.

Anisa tidak menyadari apa-apa. Sisa-sisa kenikmatan masih berkejaran di dalam tubuhnya, membuatnya merasa sedikit enggan jika semua ini berakhir.

Detik berikutnya, sebuah tekanan terasa di lubang kewanitaannya. Kepala kejantanan pria itu yang membengkak memaksa masuk dengan arogan.

Dia menatap ngeri, meronta dengan sekuat tenaga. “Jangan lagi, aku bisa mati….”

Tangan kiri Ahmad meraih kedua tangan Anisa, menggenggamnya erat di atas kepala wanita itu. Tangan kanannya membelai bibir Anisa, mengecupnya lembut. “Tidak akan,” bisiknya dengan nada yang tumben sekali terdengar lembut. “Lihat, bukankah ini pas sekali?”

Dia mendorong masuk dengan paksa, gerakannya sama sekali tidak selembut suaranya.

Rasa sakit itu perlahan berubah menjadi kenikmatan yang aneh. Secara psikologis Anisa menolak, tetapi tubuhnya secara naluriah mulai menggoyangkan pinggul, mengikuti ritme gerakan Ahmad.

Malam yang panjang baru saja dimulai.


Keesokan harinya, saat fajar baru menyingsing, Anisa terbangun karena haus.

Dia bangkit untuk minum air. Begitu kakinya menapak di lantai, dia nyaris tersungkur.

Seluruh tubuhnya terasa seperti baru saja dilindas truk berkali-kali.

Dia memungut salah satu pakaiannya yang tergeletak di lantai yang ternyata robek.

Dia lantas memungut yang lain, robek juga.

Anisa marah bukan main. Dia kembali ke tempat tidur dan tangannya mendarat di tubuh Ahmad, memukulnya dengan keras.

Namun, karena tenaganya belum pulih, pukulan itu lebih terasa seperti sebuah usapan.

Dia melirik jam. Waktu yang dia punya hanya tersisa satu jam dari jadwalnya.

Tanpa pikir panjang, dia membersihkan diri seadanya, lalu mengenakan jas milik Ahmad yang kebesaran. Dia melepas ikat pinggang pria itu dan menggunakannya untuk mengencangkan jas di pinggangnya. Untungnya, pakaian dalamnya masih bisa dipakai, jadi dia tidak perlu benar-benar telanjang di balik jas itu.

Saat sudah di dalam taksi, tangannya meraba saku jas dan menemukan sebuah kartu nama. Di bawah temaram lampu jalan, dia membacanya. [Direktur Utama Grup Sukses Makmur, Ahmad Kusuma.]

Benda ini hanya akan membawa bencana jika dia simpan. Tanpa ragu, dia melemparkannya ke luar jendela, membiarkannya lenyap ditelan sisa kegelapan fajar.


Pagi harinya, matahari sudah bersinar terang.

Ahmad menatap ruangan yang kosong dan berantakan dengan wajah muram.

'Setelah membiusku, dia kabur begitu saja?'

Dia memeriksa sekeliling dan menyadari hanya jasnya yang berisi kartu nama yang hilang.

'Apa dia mencuri kartu nama itu untuk mengancamku?'

Dia meraih ponselnya dan menelepon seseorang. “Bawakan satu setel pakaian kemari,” perintahnya dengan nada dingin.

Sepuluh menit kemudian, asistennya, Maulana Liem, tiba sambil menenteng sebuah tas belanja dari butik mewah. Wajahnya tampak cemas. “Maaf, Pak. Saya khawatir Bapak menunggu terlalu lama, jadi saya hanya sempat memesan dari butik Armani terdekat. Mohon dimaklumi untuk sementara.”

Pakaian Ahmad biasanya dibuat khusus oleh penjahit keluarga dengan bahan terbaik. Dia belum tentu nyaman memakai pakaian dari luar.

Maulana pernah punya pengalaman buruk. Gara-gara membawakan setelan darurat dari butik mewah untuk rapat penting, Ahmad memasang wajah masam seharian.

Namun, kali ini Ahmad sama sekali tidak peduli. Masih mengenakan jubah mandi yang terbuka, jari telunjuknya mengetuk-ngetuk sandaran sofa. “Cari seseorang.”

Maulana melirik sekilas kekacauan di lantai dan langsung paham apa yang terjadi. “Baik, Pak,” jawabnya.

Saat Ahmad selesai berganti pakaian, Maulana kembali dengan sebuah map berisi data. Ruangan suite itu pun sudah kembali rapi seperti semula.

Ahmad menatap foto KTP di dalam map itu. Wajah dingin di foto itu tiba-tiba membawanya kembali pada gambaran wanita itu saat mencapai puncak kenikmatan dengan mata yang kehilangan fokus. Jakunnya naik-turun dan tanpa sadar dia menyilangkan kakinya.

Setelah selesai membaca seluruh data, dia mengetuk-ngetuk sampul map itu dengan jarinya, menatap Maulana tajam. “Jadi maksudmu, dia lenyap begitu saja?”

Punggung Maulana basah oleh keringat dingin. “Saya akan kerahkan orang untuk mencarinya lagi, Pak,” jawabnya terbata-bata.

Ahmad mengibaskan tangannya. “Tidak perlu,” perintahnya dengan tenang. “Kantor pusat Grup Sukses Makmur tidak perlu pindah lokasi. Kita akan menetap di sini.”

Maulana terkejut. “Tapi, Pak, jaringan bisnis dan ekonomi di Bandung tidak sekuat di Jakarta. Tuan Besar juga berharap Bapak tetap berada di dekat beliau.”

Ahmad mengangkat kelopak matanya, tatapannya dingin menusuk. “Kamu bekerja untuk siapa?”

Bab Terakhir

Anda Mungkin Suka 😍

Pelacur Kakakku

Pelacur Kakakku

12.7k Dilihat · Selesai · Melody Raine
"Ucapin, Payton! Minta aku buat kamu klimaks dan kamu akan klimaks seperti belum pernah sebelumnya." Dia berjanji padaku. Saat dia mengatakannya, jarinya menelusuri segitiga kecil celana dalamku.
"Tolong, Jake. Sekarang. Buat aku klimaks." Aku memohon.
Payton selalu menjadi gadis baik sepanjang hidupnya. Dia hanya ingin keluar dari rumah ibu dan ayah tirinya dan menjalani hidupnya sendiri. Yang tidak dia duga adalah saudara tiri yang sudah lama hilang tiba-tiba muncul dalam hidup mereka dan menjadi teman sekamarnya. Memang benar dia adalah mantan Marinir dengan perut berotot, tapi dia juga seorang mekanik motor yang suka bicara kotor padanya. Kata-katanya membuat Payton bergetar dalam antisipasi, dan tangannya membuat tubuhnya berkedut dan kejang.
Mantan Istri yang Tak Terlupakan

Mantan Istri yang Tak Terlupakan

9.2k Dilihat · Sedang Diperbarui · Dewi Sartika
Momen paling memalukan dalam hidupku adalah ketika ayahku mengusir ibu dan aku keluar dari rumah. Setelah insiden itulah aku menerobos masuk ke dalam kehidupan Ari Limbong. Sejak saat itu, duniamu hancur berantakan, dan satu-satunya harapanku hanyalah menua bersamanya.

Dia melamarku, dan kuterima. Bagaimana mungkin aku menolak pria yang sudah lama kusukai? Dia menjelaskan dengan tegas bahwa hubungan kami hanya berdasarkan uang dan seks, dan aku tidak keberatan. Dalam pernikahan tanpa cinta itu, aku sudah puas hanya bisa berada di sampingnya.

Dia mengajukan gugatan cerai, dan kusetujui. Lima tahun pernikahan berakhir dalam satu hari. Aku merasa putus asa, dan hanya berharap untuk tidak pernah melihatnya lagi.

Setelahnya, dia berkata, "Sari, mari kita menikah lagi." Aku sama sekali tidak merasa apa-apa dan menjawab, "Pak Limbong, kurasa tidak ada yang perlu kita bicarakan selain urusan bisnis."

Dia meraih pinggangku dan berkata, "Kau yakin? Anak itu baru saja memanggilku Ayah!"
Perangkap Ace

Perangkap Ace

31.4k Dilihat · Selesai · Eva Zahan
Tujuh tahun yang lalu, Emerald Hutton meninggalkan keluarga dan teman-temannya untuk bersekolah di New York City, sambil memeluk hatinya yang hancur, demi melarikan diri dari satu orang saja. Sahabat kakaknya, yang telah ia cintai sejak hari dia menyelamatkannya dari para pengganggu saat berusia tujuh tahun. Hancur oleh anak laki-laki impiannya dan dikhianati oleh orang-orang yang dicintainya, Emerald belajar untuk mengubur kepingan hatinya di sudut terdalam ingatannya.

Hingga tujuh tahun kemudian, dia harus kembali ke kampung halamannya setelah menyelesaikan kuliahnya. Tempat di mana sekarang tinggal seorang miliarder berhati dingin, yang dulu hatinya yang mati pernah berdetak untuknya.

Terluka oleh masa lalunya, Achilles Valencian telah berubah menjadi pria yang ditakuti semua orang. Kehidupan yang membakar telah memenuhi hatinya dengan kegelapan tanpa dasar. Dan satu-satunya cahaya yang membuatnya tetap waras adalah Rosebud-nya. Seorang gadis dengan bintik-bintik dan mata pirus yang dia kagumi sepanjang hidupnya. Adik sahabatnya.

Setelah bertahun-tahun berjarak, ketika saatnya akhirnya tiba untuk menangkap cahayanya ke dalam wilayahnya, Achilles Valencian akan memainkan permainannya. Permainan untuk mengklaim apa yang menjadi miliknya.

Apakah Emerald akan mampu membedakan api cinta dan hasrat, serta pesona gelombang yang pernah membanjirinya untuk menjaga hatinya tetap aman? Atau dia akan membiarkan iblis itu memikatnya ke dalam perangkapnya? Karena tidak ada yang pernah bisa lolos dari permainannya. Dia mendapatkan apa yang dia inginkan. Dan permainan ini disebut...

Perangkap Ace.
Ketika Aku Mencintaimu

Ketika Aku Mencintaimu

1k Dilihat · Selesai · Yulinda Li
Cinta. Bolehkah seorang Shakila memperjuangkannya? Bertahan atas nama CINTA.
Bahagia. Meski terkadang, Shakila tahu untuk saat ini ia belum mendapatkan cinta.

Memperjuangkan cinta sepihaknya. Mengejar laki-laki yang telah memiliki seorang kekasih. Tapi, bukankah seseorang memiliki sebuah alasan ketika ia memutuskan untuk terus berjuang?

Shakila bukanlah seorang pelakor, namun tanpa sengaja sebuah peristiwa membuat dirinya dapat menikah dengan pria impiannya.
Tentu saja, hal tersebut merupakan sebuah keberuntungan baginya. Namun, berbanding terbalik dengan Delvin Arsalan Davendra. Bos Shakila itu menganggap jika pernikahannya adalah salah. Benar-benar salah. Tetapi, untuk saat ini ia tak mungkin menceraikan Shakila dengan cepatnya.

Lantas, bagaimana dengan saat yang akan datang? Apa Delvin masih menganggap jika pernikahannya adalah kesalahan? Atau malah sebaliknya?
Putri Sang Kesatria

Putri Sang Kesatria

4.9k Dilihat · Sedang Diperbarui · Rangga Wijaya
Dengan hati penuh harap, ia menanti di rumah selama tiga tahun yang panjang. Namun, kabar yang diterimanya justru kemenangan sang pahlawan dan pernikahannya dengan wanita lain.

Saat ia berusaha mempertahankan hubungan mereka, pria itu membalasnya dengan tuduhan pedas — menyebutnya sebagai pencari untung yang tak peduli pada tanggung jawab dan kehormatan yang lebih besar.

Kini, tekadnya bulat. Dengan pedang terhunus dan hati yang teguh, ia menaiki kudanya dan pergi meninggalkan segalanya.

Sebagai putri seorang legenda, ia akan membuktikan pada dunia: seorang perempuan pun mampu memikul tanggung jawab keluarganya, dan menjadi seorang kesatria sejati — sekaligus pemimpin yang tangguh.

PUTRI SANG KESATRIA
Gadis Gemerlap

Gadis Gemerlap

3.7k Dilihat · Sedang Diperbarui · Budi Santoso
Setelah bersatu kembali dengan orang tua kandungnya, Sari dikenal sebagai seorang pecundang. Di kuliahnya, dia menjilat, suka berkelahi, dan bolos setiap hari. Bahkan pertunangannya dengan keluarga Rahman putus akibat kehidupan pribadinya yang berantakan! Semua orang menanti kehancurannya.

Namun di luar dugaan, dia membalas dengan tamparan yang menyakitkan! Ternyata dia bergelar doktor dan adalah ilmuwan ternama. Dia juara catur nasional, investor jenius, legenda bela diri... Saat prestasi tak terbantahkan ini terungkap satu per satu, tak terhitung orang mengejarnya.

Sementara itu, Tuan Phillips, legenda bisnis yang dulu memandangnya dengan hina, kini panik: Itu istriku! Menyingkir kalian!
Pak Limbong, Nyonya telah meninggal. Kami turut berdukacita.

Pak Limbong, Nyonya telah meninggal. Kami turut berdukacita.

8.6k Dilihat · Sedang Diperbarui · Aji Pratama
Setelah kematiannya yang tragis, didorong oleh keputusasaan dan pengkhianatan, miliader yang dulu memburu balas dendam kini hanya bisa bersujud memohon ampun.
Dia pernah menjadi istrinya selama tiga tahun, namun takkan pernah bisa menyaingi cintanya selama sepuluh tahun terhadap wanita lain.
Rayuan untuk Kakak Tiriku si Mafia

Rayuan untuk Kakak Tiriku si Mafia

8.7k Dilihat · Sedang Diperbarui · Aji Pratama
Pada hari tergelap dalam hidupku, aku bertemu dengan seorang pria yang sangat tampan di sebuah bar jalanan di Jakarta. Pria itu memiliki otot dada yang sangat menawan untuk disentuh. Kami melewatkan malam penuh gairah yang tak terlupakan, namun itu hanyalah hubungan satu malam, dan aku bahkan tidak tahu namanya.

Ketika aku kembali ke Bali dan melanjutkan karierku sebagai dokter, aku dipaksa untuk menghadiri pernikahan ibu angkatku — dan di sanalah dia berada. Kakak tiriku ternyata adalah partner satu malamku!

Jantungku hampir berhenti berdetak.

Keluarga ayah tiriku adalah dinasti yang sangat kaya dan berkuasa di Bali, terlibat dalam jaringan bisnis yang kompleks dan diselubungi misteri, termasuk nuansa gelap serta kekerasan.

Aku ingin menjauh dari siapa pun dari keluarga mafia tradisional Indonesia ini.

Tapi kakak tiriku tidak mau melepaskanku!

Dan sekarang, dia kembali ke Bali, mengelola bisnis keluarganya dengan efisiensi yang kejam. Dia adalah perpaduan berbahaya dari kalkulasi dingin dan daya tarik yang tak terbantahkan, menarikku ke dalam jalinan takdir yang tidak bisa kuhindari.

Secara naluri aku ingin menjauhi bahaya, menjauh darinya, tetapi takdir terus mendorongku kepadanya lagi dan lagi, dan aku kecanduan padanya di luar kendaliku. Seperti apa masa depan kami?
Bacalah bukunya.
Kesayangan CEO

Kesayangan CEO

2k Dilihat · Selesai · PageProfit Studio
Dalam sebuah persekongkolan, Gu Mengmeng menikahi kakak perempuan tertuanya, dan calon kakak iparnya menjadi seorang suami. Sejak saat itu, ia memulai kehidupan pernikahan yang harmonis setiap malam.
Dia adalah kaisar gelap yang ditakuti semua orang, dikabarkan kejam dan kejam, dan tegas, tetapi dia hanya memanjakannya tanpa hukum.
Suatu hari, reporter bertanya: "Nyonya Lu, apakah Anda memiliki sesuatu yang perlu ditakuti?"
Gu Mengmeng tidak meneteskan air mata di wajahnya.
Dia hanya takut pada dua hal sekarang.
Pertama, cium suamimu!
Kedua, suami tercinta setelah mematikan lampu!
Boneka Iblis

Boneka Iblis

12.5k Dilihat · Selesai · Williane Kassia
Aku menambahkan satu jari lagi, merasakan ketegangannya meningkat saat jariku menjelajahi setiap inci vaginanya.

"Rileks, ya." Aku mencium bokong kirinya dan memutar jariku di dalamnya, lalu mendorongnya dengan keras.

"Ahh!"

Dia mengeluarkan erangan panas saat aku menyentuh titik sensitifnya, dan aku mendekati payudara kanannya, menandainya dengan gigitan dan hisapan. Aku ingin semua orang tahu besok bahwa dia sekarang punya seorang pria, pria yang akan menjadi satu-satunya pemiliknya. Setiap gerakannya akan kuketahui, hanya aku yang bisa memilikinya. Aku akan membunuh siapa pun yang berani mendekati boneka kecilku yang cantik ini.


Hidup Aurelia berubah drastis ketika dia dituduh salah membawa ganja di dalam ranselnya, dia dikirim ke Penjara Horizon yang terkenal, yang dikenal sebagai neraka di bumi. Di lingkungan di mana hukum dan ketertiban tampak seperti ilusi belaka, Aurelia mendapati dirinya dikelilingi oleh penjahat kejam dan bayangan menyeramkan yang mengintai di setiap sudut penjara.

Putus asa untuk bertahan hidup dan melarikan diri dari mimpi buruk ini, Aurelia menarik perhatian Iblis yang ditakuti, pemimpin tertinggi penjara itu. Dengan aura kekuasaan dan dominasi mutlaknya, Iblis melihatnya sebagai mangsa yang menggoda, bertekad untuk memilikinya sebagai miliknya. Saat dia berjuang untuk bertahan hidup di lingkungan di mana kekerasan merajalela, dia mendapati dirinya terlibat dalam permainan kucing dan tikus yang berbahaya dengan Iblis.

Di antara kegelapan penjara dan bayangan koridor, Aurelia berjuang untuk menjaga kemanusiaannya tetap utuh, bahkan saat dia mencoba mengubahnya menjadi boneka patuh. Di dunia di mana garis antara kebaikan dan kejahatan kabur, dia harus menemukan cara untuk menolak godaannya sebelum terlambat.

"Boneka Iblis" adalah kisah tentang keberanian, pengorbanan, dan penebusan di tempat di mana harapan adalah kemewahan langka dan bertahan hidup adalah perjuangan sehari-hari.
Sang Profesor

Sang Profesor

17.3k Dilihat · Selesai · Mary Olajire
"Di tangan dan lututmu," dia memerintah.
Suaranya penuh dengan beban dan urgensi
dan aku segera menurut sebelum dia mengarahkan pinggulku.
Tubuh kami bertemu dengan irama yang keras dan marah.
Aku semakin basah dan panas saat mendengarkan suara kami bercinta.
"Sial, vaginamu gila."


Setelah satu malam panas dengan seorang pria asing yang dia temui di klub, Dalia Campbell tidak mengira akan bertemu Noah Anderson lagi. Kemudian Senin pagi tiba, dan orang yang masuk ke ruang kuliah sebagai dosen adalah pria asing dari klub itu. Ketegangan meningkat dan Dalia berusaha sekuat tenaga untuk menjauhinya karena dia tidak ingin terganggu oleh siapa pun atau apa pun - ada juga fakta bahwa dia benar-benar terlarang - tetapi ketika dia menjadi asisten dosennya, batasan hubungan dosen/mahasiswa mereka menjadi kabur.
Cinta Terlarang Dengan Istriku

Cinta Terlarang Dengan Istriku

1.3k Dilihat · Selesai · PageProfit Studio
Kakak ipar yang hijau, mengaduk-aduk pernikahan, He Wei menepuk pantatnya!
Tak disangka atau oleh pria kulit hitam yang ketahuan tertangkap kembali, menjadi kekasih kontraknya.
Empat tahun kemudian, dia kembali dengan mengbao yang luar biasa, tetapi menunggu berjam-jam dalam lingkaran kedok pria itu di lengannya.
"Apakah Anda membutuhkan pekerjaan?" Aku menawarkannya. "
"Apakah Anda membutuhkan seorang pria?" Saya bisa. "
"Apakah Anda membutuhkan ayah susu?" Saya. "
Dia Wei tidak tahan: "Keluar dari sini!" "
Bayi dengan lengannya bersenandung membuka mulutnya, ingin mengejar kaleng ibuku, kesulitan untuk menandatangani laris terjual terlebih dahulu! "
Seseorang penuh dengan garis hitam, apakah itu disebut koran?