Terdampar Bersama si Cantik

Terdampar Bersama si Cantik

Budi Santoso · Sedang Diperbarui · 121.6k Kata

1k
Populer
1k
Dilihat
0
Ditambahkan
Tambah ke Rak
Mulai Membaca
Bagikan:facebooktwitterpinterestwhatsappreddit

Pendahuluan

Namaku Kiven. Aku terdampar di sebuah pulau tak bernama setelah kecelakaan pesawat. Bak pepatah, "Di balik musibah besar, tersembunyi keberuntungan besar."

Dari awal dengan seorang cantik di genggaman dan persediaan di tangan lainnya, saksikan bagaimana aku membangun komunitas yang beragam di pulau tak bernama ini.

Namun, di tengah kelicikan kodrat manusia dan peradaban misterius yang mulai bermunculan, ke mana takdir akan menuntunku?

Bab 1

"Ssst! Aduh ... kenapa seluruh badanku sakit begini?"

Di tengah kesadaranku yang masih remang-remang, rasa sakit yang menusuk tulang membangunkanku dengan paksa.

Seketika, telingaku dipenuhi oleh paduan suara serangga dan kicauan burung yang riuh.

Rerumputan liar yang lembap terus menggelitik kulitku. Saat membuka mata, pemandangan di hadapanku hanyalah semak belukar rimbun yang menutupi langit, tampak seperti lautan hijau di mana-mana.

Dengan susah payah aku mencoba berdiridan baru sadar ternyata aku terbaring di tengah semak-semak setinggi pinggang, dikelilingi oleh hutan lebat yang menjulang tinggi.

"Tunggu, bukannya aku sedang di kapal, menghadiri pernikahan mantan pacarku, Clara Wijaya? Kok, bisa aku terdampar di sini? Jangan-jangan aku mabuk berat dan masih bermimpi?!"

Karena terlalu banyak minum, setelah sadar dari mabuk bukan hanya mulutku yang kering kerontang, kepalaku juga sakit luar biasa. Semua sensasi fisik ini seolah berteriak padaku, memberitahu bahwa ini semua adalah kenyataan.

"Jangan-jangan mantan pacarku dan suaminya itu melihatku mabuk dan diam-diam membuangku ke pulau terpencil, lalu kabur begitu saja? Sialan, jahat sekali mereka berdua!"

Aku lantas merogoh saku. Rokok, korek api, dan ponselku ternyata masih ada. Begitu juga pisau lipat Swiss pemberian Clara Wijaya saat aku ulang tahun dulu.

Kukeluarkan ponsel dan memeriksa tanggal serta waktu. Ternyata, aku sudah tertidur di tempat ini selama sehari penuh.

Yang lebih membuatku putus asa adalah kenyataan bahwa tidak ada satu bar pun sinyal di sini. Menelepon untuk minta tolong pun mustahil.

Sekarang aku semakin yakin, tempatku berpijak ini kemungkinan besar adalah sebuah pulau terpencil di tengah lautan. Aku pernah menonton banyak film dan video tentang bertahan hidup di alam liar, dan semua yang ada di hadapanku ini sangat cocok dengan deskripsi itu.

Meskipun dulu aku sangat mengagumi kehidupan liar yang penuh eksplorasi dan tantangan, saat kesempatan ini benar-benar menimpaku, hatiku justru dipenuhi rasa takut dan putus asa.

Pulau di tengah laut biasanya tidak berpenghuni. Artinya, jika aku tidak bisa menemukan kapal untuk pulang, aku harus menghabiskan sisa hidupku sendirian di pulau ini. Membayangkannya saja sudah membuatku ngeri.

"Arrrggghhhhh!!!"

Karena tidak sanggup menerima kenyataan, aku berteriak sekeras-kerasnya di pulau kecil ini, mencoba melampiaskan semua amarah dalam hati.

Namun, yang tidak kuduga, saat teriakanku menggema di dalam hutan, dari kejauhan seorang wanita balas berteriak, seolah merespons panggilanku.

"Hah? Apa jangan-jangan aku tidak sendirian di pulau ini?"

Aku mengikuti arah suara itu. Setelah menemukan sebatang dahan kayu, aku mulai berjalan dengan hati-hati, lalu memukul-mukul semak di depanku sambil berjinjit ke arah sumber suara wanita itu.

Alasan aku memukul semak di depan adalah karena takut saat sedang asyik berjalan, tiba-tiba muncul ular berbisa dari rerumputan dan menggigitku. Terkena racun di tempat terpencil seperti ini sama saja dengan menunggu kematian.

Setelah berjalan sekitar lima menit, aku melihat seorang wanita berambut lurus panjang hingga ke pinggangnya yang ramping. Dia mengenakan gaun malam berwarna merah, sedang duduk di antara semak belukar, tak lebih dari belasan meter dariku.

Wanita itu mendengar suara pukulanku pada semak-semak, dan dia pun menoleh ke arahku.

Matanya dalam dan cemerlang, sepasang alisnya membentuk bingkai yang sempurna, memancarkan pesona yang menawan. Hidungnya yang mancung dan bibirnya yang merah muda melengkapi fitur wajahnya yang sempurna. Dia benar-benar seorang wanita yang sangat cantik.

Meskipun aku tidak langsung mengenalinya, gaun yang dia kenakan sangat familier bagiku. Dan sesaat sebelum aku pingsan karena mabuk, aku seperti samar-samar mendengar banyak teriakan minta tolong.

Menggabungkan potongan ingatan itu dengan kondisi wanita di hadapanku, aku sampai pada sebuah kesimpulan yang mengerikan, yaitu saat aku mabuk, kemungkinan besar terjadi kecelakaan kapal. Mengenai kenapa kami tidak terdampar di pantai, mungkin wanita di depanku ini tahu jawabannya.

Saat aku terus menatap wajahnya yang terasa semakin akrab, tiba-tiba, aku menepuk dahiku. Aku ingat siapa wanita cantik ini.

Luna Mertawan, teman kuliah mantan pacarku Clara Wijaya, dan salah satu pengiring pengantin di pernikahan Clara.

Dulu waktu kuliah, aku pernah sekali ikut makan malam bersama Clara dan teman-temannya. Di meja makan itulah aku pernah bertemu dengannya. Alasan aku masih mengingatnya sampai sekarang adalah karena saat itu, di seluruh meja hanya dia yang paling cantik. Aku bahkan sampai beberapa kali memperhatikannya. Benar kata orang, orang cantik memang punya daya tarik tersendiri.

Kecelakaan kapal, pulau terpencil, hutan, seorang wanita cantik, dan aku.

'Apakah ini berkah dari Tuhan? Dia tidak ingin aku kesepian sampai mati di tempat ini? Makanya Dia mengirim wanita secantik ini untuk menemaniku.'

Memandangi wajah Luna Mertawan yang indah dan tubuhnya yang sintal, membayangkan hanya kami berdua di tempat ini ... sepertinya bukan hal yang buruk juga.

Pikiranku mulai melayang, membayangkan masa depanku bersama Luna Mertawan, menikah, punya anak, dan membangun keluarga di pulau ini.

"Dasar mesum! Mau sampai kapan kamu menatapku seperti itu?" Melihatku yang terus menatapnya, Luna Mertawan sontak memeluk dadanya, menatapku dengan ekspresi ketakutan.

Seketika, suaranya menarikku kembali ke dunia nyata. Melihat ekspresi Luna yang seolah takut aku akan menerkamnya kapan saja, aku hanya bisa menertawakan diriku sendiri. Bagaimanapun, pikiran kotor itu memang baru saja terlintas di benakku.

'Astaga, ada apa denganku belakangan ini? Kenapa pikiran seperti itu bisa muncul? Seingatku, aku tidak seperti ini dulu.'

Padahal kami sekarang berada di pulau terpencil. Seharusnya aku memikirkan cara bertahan hidup di hutan belantara ini dan mencari jalan pulang, bukan malah memikirkan urusan ranjang antara pria dan wanita.

Dibandingkan menghabiskan sisa hidupku bersama Luna di pulau ini, aku lebih ingin kembali ke kota asalku. Masih ada Ayah dan Ibu yang mencintaiku dan menungguku di rumah. Aku harus pulang.

Setelah menetapkan tujuanku, aku menatap Luna Mertawan di hadapanku. Mau tidak mau, sepertinya aku dan wanita cantik ini harus hidup bersama untuk beberapa waktu ke depan, mencari jalan pulang bersama.

Aku akan menyapanya dulu untuk berkenalan, sekaligus menanyakan apa yang terjadi kemarin.

Namun siapa sangka, saat aku melangkah mendekatinya, Luna justru menjerit dengan suara melengking yang menggema di seluruh hutan.

"Aaaaaahhhhh ...!"

'Apa aku semenakutkan itu? Aku ini orang baik, lho,' gumamku dalam hati. Melihat Luna begitu menolakku, aku jadi meragukan penampilanku sendiri. Apa wajahku memang terlihat seperti penjahat?

"Ular! Ada ular besar sekali! Aku digigit! Aku akan mati! Hiks ... hiks ... hiks ...."

Mendengar Luna berkata dia digigit ular, aku menahan rasa sakit di sekujur tubuhku dan segera berlari ke dekatnya. Aku melihat wajahnya pucat pasi karena ketakutan, tangannya tanpa henti memukul-mukul area sekitarnya dengan sebatang dahan kering. Aku tidak langsung mendekat untuk memeriksa lukanya.

Aku memang mengenalnya, tetapi dia belum tentu mengenalku. Untuk memeriksa lukanya, perlu ada kontak fisik. Dengan kondisinya yang panik seperti sekarang, jika aku mendekat, aku bisa ikut diserang tanpa pandang bulu. Aku tidak mau kena getahnya.

Aku menatapnya dan berkata dengan tenang, "Luna Mertawan, kalau kamu memang mau mati, terus saja bergerak seperti itu."

Luna yang sudah pucat pasi karena ketakutan, mendengar aku memanggil namanya. Dia sontak membuka matanya yang berkaca-kaca, menghentikan gerakannya yang membabi buta, lalu mulai terisak sambil bertanya dengan heran, "Kamu ... kenal aku?"

"Apa itu penting sekarang? Kamu digigit di bagian mana? Cepat biarkan aku lihat." Melihat Luna sudah tidak menyerang dengan membabi buta, aku mulai bertanya kepadanya.

Mendengar pertanyaanku, Luna perlahan menggeser kaki kirinya. Di pergelangan kakinya, sebilah kain entah dari mana mengikat beberapa potong kayu. Lalu sedikit ke atas, aku melihat dua titik merah kecil di betisnya. Area di sekitar luka itu bengkak dan samar-samar berwarna biru kehitaman.

"Benar, kamu keracunan. Coba tenangkan dirimu dulu. Ikatan kayu ini menghalangi lukanya, jadi harus dilepas sementara. Aku akan segera mengeluarkan darah beracunnya. Nanti akan sedikit sakit, kamu harus tahan, ya?"

Mendengar kata-kataku, semburat merah tipis tiba-tiba muncul di pipi Luna. Matanya terus menghindar, tetapi tidak lama kemudian, seolah sudah mengambil keputusan, dia menundukkan kepala dan menjawab dengan suara pelan, "Iya."

Melihat ekspresi Luna, aku tiba-tiba merasa sedikit aneh. Hanya mengeluarkan darah beracun, kenapa harus merasa malu?

Bab Terakhir

Anda Mungkin Suka 😍

Ketika Aku Mencintaimu

Ketika Aku Mencintaimu

980 Dilihat · Selesai · Yulinda Li
Cinta. Bolehkah seorang Shakila memperjuangkannya? Bertahan atas nama CINTA.
Bahagia. Meski terkadang, Shakila tahu untuk saat ini ia belum mendapatkan cinta.

Memperjuangkan cinta sepihaknya. Mengejar laki-laki yang telah memiliki seorang kekasih. Tapi, bukankah seseorang memiliki sebuah alasan ketika ia memutuskan untuk terus berjuang?

Shakila bukanlah seorang pelakor, namun tanpa sengaja sebuah peristiwa membuat dirinya dapat menikah dengan pria impiannya.
Tentu saja, hal tersebut merupakan sebuah keberuntungan baginya. Namun, berbanding terbalik dengan Delvin Arsalan Davendra. Bos Shakila itu menganggap jika pernikahannya adalah salah. Benar-benar salah. Tetapi, untuk saat ini ia tak mungkin menceraikan Shakila dengan cepatnya.

Lantas, bagaimana dengan saat yang akan datang? Apa Delvin masih menganggap jika pernikahannya adalah kesalahan? Atau malah sebaliknya?
Bermain Dengan Api

Bermain Dengan Api

13.7k Dilihat · Selesai · Mariam El-Hafi🔥
Dia menarikku ke depannya, dan aku merasa seperti sedang berhadapan dengan setan sendiri. Dia mendekatkan wajahnya ke arahku, begitu dekat hingga jika aku bergerak sedikit saja, kepala kami akan bertabrakan. Aku menelan ludah saat menatapnya dengan mata terbelalak, takut akan apa yang mungkin dia lakukan.

“Kita akan ngobrol sebentar lagi, oke?” Aku tidak bisa bicara, hanya bisa menatapnya dengan mata terbelalak sementara jantungku berdegup kencang. Aku hanya bisa berharap bukan aku yang dia incar.

Althaia bertemu dengan bos mafia berbahaya, Damiano, yang tertarik pada mata hijaunya yang besar dan polos, dan tidak bisa mengeluarkannya dari pikirannya. Althaia telah disembunyikan dari iblis berbahaya itu. Namun takdir membawanya kembali padanya. Kali ini, dia tidak akan pernah membiarkannya pergi lagi.
Ayah Presiden, ayo segera

Ayah Presiden, ayo segera

860 Dilihat · Selesai · PageProfit Studio
Dia dikhianati oleh saudara tirinya dan secara tidak sengaja kehilangan dirinya dari seorang pria asing.
Dengan tubuh yang patah, tetapi dalam sedih mereka tidak berdaya ketika kecelakaan mobil ...
Empat tahun kemudian, dia memiliki putra yang cantik dan suami nominal.
Karena anaknya mengalami masalah, dia tidak sengaja bertemu dengan pria pengganggu bernama Li Shengtian, dan sejak saat itu, dia terjerat dengan itu.
Pria itu tidak hanya menciumnya pada kesempatan pertama, tetapi dia bahkan mengambil hati putranya se seakan-sesering itu.
Hidupnya benar-benar dalam kesulitan karena penampilannya.
Ketika orang-orang munafik suaminya mendirikan runtuh, kekejaman saudara perempuan terekspos, orang tua dan penggemar kehidupan sedikit tidak terwujud, ingatannya, juga mulai berangsur pulih.
Bekas luka dilucuti lapisan demi lapisan, dia menemukan bahwa dia telah terbiasa dengan keberadaan pria itu, bahkan jika semua orang meninggalkannya, hanya dia, masih ada untuk tidak meninggalkan ...
Sudah waktunya untuk menemukan suami untuk diri sendiri dan menemukan ayah kandungnya untuk anak anda!
Ayo! Mas Leng!

Ayo! Mas Leng!

553 Dilihat · Selesai · PageProfit Studio
Dia adalah "ayah baptis elektronik" paling terkenal di dunia, dia adalah seorang psikolog yang tidak diheralkan.
Dia berkata: "Garis hidup Anda begitu lama, itu berarti bahwa sumpah Anda dapat dilakukan untuk waktu yang lama, wanita yang Anda cintai akan sangat bahagia dan bahagia ..."
"Apakah Anda ingin menjadi wanita bahagia itu?" tanyanya. "
Dia pikir dia mencintainya, tapi itu masih konspirasi.
Pada hari pernikahan, cinta lama datang dan pergi, dan melihat dinginnya pria itu sendiri dalam sekejap, dan dia tahu bahwa cinta itu berakhir lagi.
Untuk melupakan rasa sakit, lupakan dia, dia mengeluarkan jam saku menghipnotis dirinya sendiri, menghapus semua kenangan tentang dia,
Tapi pria itu tidak membiarkannya pergi, "Wanita! Tidak peduli berapa kali kau melupakanku! Aku akan memanggil kembali cintamu untukku!
Pelacur Kakakku

Pelacur Kakakku

12.5k Dilihat · Selesai · Melody Raine
"Ucapin, Payton! Minta aku buat kamu klimaks dan kamu akan klimaks seperti belum pernah sebelumnya." Dia berjanji padaku. Saat dia mengatakannya, jarinya menelusuri segitiga kecil celana dalamku.
"Tolong, Jake. Sekarang. Buat aku klimaks." Aku memohon.
Payton selalu menjadi gadis baik sepanjang hidupnya. Dia hanya ingin keluar dari rumah ibu dan ayah tirinya dan menjalani hidupnya sendiri. Yang tidak dia duga adalah saudara tiri yang sudah lama hilang tiba-tiba muncul dalam hidup mereka dan menjadi teman sekamarnya. Memang benar dia adalah mantan Marinir dengan perut berotot, tapi dia juga seorang mekanik motor yang suka bicara kotor padanya. Kata-katanya membuat Payton bergetar dalam antisipasi, dan tangannya membuat tubuhnya berkedut dan kejang.
Rayuan untuk Kakak Tiriku si Mafia

Rayuan untuk Kakak Tiriku si Mafia

8.5k Dilihat · Sedang Diperbarui · Aji Pratama
Pada hari tergelap dalam hidupku, aku bertemu dengan seorang pria yang sangat tampan di sebuah bar jalanan di Jakarta. Pria itu memiliki otot dada yang sangat menawan untuk disentuh. Kami melewatkan malam penuh gairah yang tak terlupakan, namun itu hanyalah hubungan satu malam, dan aku bahkan tidak tahu namanya.

Ketika aku kembali ke Bali dan melanjutkan karierku sebagai dokter, aku dipaksa untuk menghadiri pernikahan ibu angkatku — dan di sanalah dia berada. Kakak tiriku ternyata adalah partner satu malamku!

Jantungku hampir berhenti berdetak.

Keluarga ayah tiriku adalah dinasti yang sangat kaya dan berkuasa di Bali, terlibat dalam jaringan bisnis yang kompleks dan diselubungi misteri, termasuk nuansa gelap serta kekerasan.

Aku ingin menjauh dari siapa pun dari keluarga mafia tradisional Indonesia ini.

Tapi kakak tiriku tidak mau melepaskanku!

Dan sekarang, dia kembali ke Bali, mengelola bisnis keluarganya dengan efisiensi yang kejam. Dia adalah perpaduan berbahaya dari kalkulasi dingin dan daya tarik yang tak terbantahkan, menarikku ke dalam jalinan takdir yang tidak bisa kuhindari.

Secara naluri aku ingin menjauhi bahaya, menjauh darinya, tetapi takdir terus mendorongku kepadanya lagi dan lagi, dan aku kecanduan padanya di luar kendaliku. Seperti apa masa depan kami?
Bacalah bukunya.
KEHAMILAN MANTAN ISTRI MILYARDER

KEHAMILAN MANTAN ISTRI MILYARDER

2.3k Dilihat · Selesai · Avaya0627
Empat tahun menjalani pernikahan, tak disangka wanita cantik bernama Miselia Saputro digugat cerai oleh suaminya, seorang CEO dari Atmadja Company, tepat di malam ulang tahun pernikahan mereka. Alasan perceraian dikarenakan Miselia yang tidak bisa memberikan anak lagi untuk suaminya. Suaminya, Evan sedang menjalin hubungan asmara lagi dengan mantan kekasihnya.
Beberapa bulan kemudian Miselia mendapati dirinya hamil. Tiba-tiba Evan kembali datang dan mendeklarasikan jika Miselia adalah miliknya. Tetapi, Miselia yang kini menjadi ahli waris menolak kedatangan Evan, sang mantan suami.
Akankah CEO yang penuh teka-teki itu memenangkan cintanya kembali atau kebencian akan menang pada akhirnya?
Kesempatan Kedua Sang Miliarder

Kesempatan Kedua Sang Miliarder

15.5k Dilihat · Selesai · Nia Kas
McKenzie Peirce menyembunyikan masa lalunya dengan alasan tertentu. Dia malu dengan masa lalunya dan tidak ingin hal itu terbuka. Penyelamatnya adalah seseorang dari keluarga terkaya di Ardwell. Dia setuju untuk menikahi cucu penyelamatnya yang dingin dan jauh. Sedikit demi sedikit, Dimitri mulai terbuka, begitu juga dengan McKenzie. Ketika dia berpikir dia bisa mempercayainya, pihak ketiga masuk ke dalam kehidupan mereka dan membuat McKenzie tidak nyaman.

Jasmine Dupree, sahabat dan karyawan Dimitri, selalu mencintai Dimitri tanpa sepengetahuannya. Sahabat mereka, Grayson Paul dan Dimitri, tidak tahu bahwa kembalinya sahabat mereka akan mengakhiri pernikahannya. McKenzie dituduh mengkhianati Dimitri dan diusir, hanya untuk muncul kembali lima tahun kemudian sebagai dokter yang menyelamatkan nyawa sahabatnya, Grayson.

McKenzie mencoba menjauh, berjanji untuk menjauh dari Dimitri. Lima tahun berlalu dan dia masih membencinya karena mengkhianatinya, namun detail baru terungkap yang membuat Dimitri meragukan tuduhannya lima tahun lalu. Jasmine melihat kesempatan untuk mengacaukan McKenzie dan melakukannya, yang tidak diketahui Jasmine adalah bahwa Dimitri masih mencintai McKenzie dan dia masih istrinya. Dia tidak pernah menceraikannya meskipun McKenzie telah menandatangani surat cerai.

Ketika Dimitri mengetahui bahwa dia salah, dia merasa jijik dengan cara dia memperlakukannya dan mulai mencari jalan untuk kembali padanya. McKenzie Peirce di sisi lain tidak tahu bahwa dia akan diberi kesempatan kedua untuk cinta, dengan pria yang selalu dia cintai. Dengan sahabat dan keluarganya di sisinya, dia berniat untuk memenangkan kembali hati McKenzie, namun saat mereka mencoba membuat pernikahan kesempatan kedua mereka berhasil, masalah mulai muncul. Jasmine menolak untuk menyerah pada Dimitri.
Bapak Forbes

Bapak Forbes

17.4k Dilihat · Selesai · Mary D. Sant
"Menunduklah. Aku ingin melihat pantatmu saat aku menyetubuhimu."

Ya ampun! Kata-katanya membuatku terangsang sekaligus kesal. Dia masih sama seperti dulu, brengsek yang arogan dan bossy, selalu ingin segalanya sesuai keinginannya.

"Kenapa aku harus melakukan itu?" tanyaku, merasakan kakiku mulai lemas.

"Maaf kalau aku membuatmu berpikir kamu punya pilihan," katanya sebelum menarik rambutku dan mendorong tubuhku, memaksaku menunduk dan meletakkan tanganku di atas meja kerjanya.

Astaga. Itu membuatku tersenyum, dan membuatku semakin basah. Bryce Forbes jauh lebih kasar daripada yang kubayangkan.



Anneliese Starling bisa menggunakan setiap sinonim untuk kata kekejaman dalam kamus untuk menggambarkan bos brengseknya, dan itu masih belum cukup. Bryce Forbes adalah lambang kekejaman, tapi sayangnya juga lambang hasrat yang tak tertahankan.

Sementara ketegangan antara Anne dan Bryce mencapai tingkat yang tak terkendali, Anneliese harus berjuang untuk menahan godaan dan harus membuat pilihan sulit, antara mengikuti ambisi profesionalnya atau menyerah pada hasrat terdalamnya, karena batas antara kantor dan kamar hampir sepenuhnya hilang.

Bryce tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan untuk mengeluarkannya dari pikirannya. Untuk waktu yang lama, Anneliese Starling hanyalah gadis yang bekerja dengan ayahnya, dan kesayangan keluarganya. Tapi sayangnya bagi Bryce, dia telah menjadi wanita yang tak tergantikan dan provokatif yang bisa membuatnya gila. Bryce tidak tahu berapa lama lagi dia bisa menahan diri untuk tidak menyentuhnya.

Terlibat dalam permainan berbahaya, di mana bisnis dan kenikmatan terlarang saling terkait, Anne dan Bryce menghadapi garis tipis antara profesional dan pribadi, di mana setiap tatapan yang dipertukarkan, setiap provokasi, adalah undangan untuk menjelajahi wilayah berbahaya dan tak dikenal.
Mami, Papi Memintamu Kembali

Mami, Papi Memintamu Kembali

1.9k Dilihat · Selesai · I S M I
Binar Mentari menikah dengan Barra Atmadja,pria yang sangat berkuasa, namun hidupnya tidak bahagia karena suaminya selalu memandang rendah dirinya. Tiga tahun bersama membuat Binar meninggalkan suaminya dan bercerai darinya karena keberadaannya tak pernah dianggap dan dihina dihadapan semua orang. Binar memilih diam dan pergi.
Enam tahun kemudian, Binar kembali ke tanah air dengan dua anak kembar yang cerdas dan menggemaskan, sekarang dia telah menjadi dokter yang berbakat dan terkenal dan banyak pria hebat yang jatuh cinta padanya!
Mantan suaminya, Barra, sekarang menyesal dan ingin kembali pada pelukannya. Akankah Binar memaafkan sang mantan?
“Mami, Papi memintamu kembali? Apakah Mami masih mencintainya?”
Sang Profesor

Sang Profesor

17.2k Dilihat · Selesai · Mary Olajire
"Di tangan dan lututmu," dia memerintah.
Suaranya penuh dengan beban dan urgensi
dan aku segera menurut sebelum dia mengarahkan pinggulku.
Tubuh kami bertemu dengan irama yang keras dan marah.
Aku semakin basah dan panas saat mendengarkan suara kami bercinta.
"Sial, vaginamu gila."


Setelah satu malam panas dengan seorang pria asing yang dia temui di klub, Dalia Campbell tidak mengira akan bertemu Noah Anderson lagi. Kemudian Senin pagi tiba, dan orang yang masuk ke ruang kuliah sebagai dosen adalah pria asing dari klub itu. Ketegangan meningkat dan Dalia berusaha sekuat tenaga untuk menjauhinya karena dia tidak ingin terganggu oleh siapa pun atau apa pun - ada juga fakta bahwa dia benar-benar terlarang - tetapi ketika dia menjadi asisten dosennya, batasan hubungan dosen/mahasiswa mereka menjadi kabur.