Balas Dendam Luna yang Terjatuh
943 Dilihat · Sedang Diperbarui · judels.lalita
“Tetap sama aku!” teriak Alfa Lennox. “Tolong jangan tinggalin aku! Aku butuh kamu!”
Kata-katanya menghantam jantungku, memaksaku melawan gelap yang menyeret. Aku mengunci fokus pada suaranya, merasakan hangat kehadirannya menyelimuti seperti selimut yang menenangkan. Dengan sisa tenaga yang ada, aku bertarung melawan bayangan yang berusaha menelan, bersikeras menjawab panggilannya. Aku memaksa kelopak mataku terbuka, meski cuma sesaat.
Sepasang mata biru tua yang hangat menatapku dari atas. Penuh air mata yang tertahan.
“Panggil bantuan!” bentaknya. “Cari dokter! Cepat! Aku nggak bisa kehilangan dia lagi!”
Aku bisa membaca dukanya dari mata birunya. Kepanikan di suaranya menembus kabut lelahku, menyalakan bara tekad yang nyaris padam. Aku melawan gelap yang kian merangsek dengan sekuat-kuatnya, putus asa ingin meyakinkannya kalau aku masih di sini, masih bertahan. Dia tahu, tak mungkin aku selamat dari jatuh setinggi itu.
Alya dibunuh ibu tirinya demi merebut kendali atas kawanan. Beruntung, Sang Dewi menaruh belas kasih padanya dan memberinya kesempatan kedua.
Terlahir kembali tiga tahun ke masa lalu, Alya mencari pasangan takdirnya dan bersumpah menuntut balas pada semua yang telah mengkhianatinya.
Akankah ia menemukannya?
Akankah pria itu membantunya, atau ada kekuatan-kekuatan tak dikenal yang akan terus memisahkan mereka?
Kata-katanya menghantam jantungku, memaksaku melawan gelap yang menyeret. Aku mengunci fokus pada suaranya, merasakan hangat kehadirannya menyelimuti seperti selimut yang menenangkan. Dengan sisa tenaga yang ada, aku bertarung melawan bayangan yang berusaha menelan, bersikeras menjawab panggilannya. Aku memaksa kelopak mataku terbuka, meski cuma sesaat.
Sepasang mata biru tua yang hangat menatapku dari atas. Penuh air mata yang tertahan.
“Panggil bantuan!” bentaknya. “Cari dokter! Cepat! Aku nggak bisa kehilangan dia lagi!”
Aku bisa membaca dukanya dari mata birunya. Kepanikan di suaranya menembus kabut lelahku, menyalakan bara tekad yang nyaris padam. Aku melawan gelap yang kian merangsek dengan sekuat-kuatnya, putus asa ingin meyakinkannya kalau aku masih di sini, masih bertahan. Dia tahu, tak mungkin aku selamat dari jatuh setinggi itu.
Alya dibunuh ibu tirinya demi merebut kendali atas kawanan. Beruntung, Sang Dewi menaruh belas kasih padanya dan memberinya kesempatan kedua.
Terlahir kembali tiga tahun ke masa lalu, Alya mencari pasangan takdirnya dan bersumpah menuntut balas pada semua yang telah mengkhianatinya.
Akankah ia menemukannya?
Akankah pria itu membantunya, atau ada kekuatan-kekuatan tak dikenal yang akan terus memisahkan mereka?







