Asisten Pribadi CEO

Asisten Pribadi CEO

Rossy Dildara · Selesai · 151.6k Kata

903
Populer
903
Dilihat
0
Ditambahkan
Tambah ke Rak
Mulai Membaca
Bagikan:facebooktwitterpinterestwhatsappreddit

Pendahuluan

Dinda Larasati, gadis cantik berusia 19 tahun yang diusir oleh sang Tante untuk pergi dari rumah. Ia memutuskan untuk pergi merantau ke Jakarta mencari pekerjaan. Niatnya ingin menjadi pelayan Cafe, ia justru ditawarkan menjadi Asisten Pribadi CEO.
Apa pekerjaan jauh lebih mudah? Tapi bagaimana jika CEO-nya seorang gay?
Akankah Dinda bisa merubah Andre Prawira menjadi pria sejati dan jatuh cinta padanya? Atau justru ia tak tahan dengan pekerjaannya?
Yuk, ikuti kisahnya hanya di HotBuku.

Bab 1

Dinda Larasati seorang gadis cantik berusia 19 tahun. Dia adalah gadis yatim piatu, kedua orang tuanya meninggal karena kecelakaan mobil sewaktu dirinya berusia enam tahun. Di usia itu pula dia hidup bersama Leo dan Lidya, mereka adalah Om dan Tante Dinda, mereka juga punya anak bernama Mira seumuran dengan Dinda.

Leo bekerja di salah satu perusahaan, dia bekerja sebagai karyawan biasa. Kalau Lidya dia hanya ibu rumah tangga.

Hampir setahun sudah Dinda menyelesaikan pendidikan terakhirnya, tamatan SMA, tapi sampai sekarang dia belum berhasil untuk mendapatkan kerjaan. Leo sendiri tidak pernah memaksanya untuk bekerja, dia sudah menganggap Dinda anaknya sendiri. Tapi tidak dengan Lidya, dia tidak pernah suka dengan kehadiran Dinda di rumahnya.

Pagi hari, seperti biasa. Dinda bangun lebih awal untuk mencuci baju, mencuci piring, menyapu lantai dan mengerjakan semua pekerjaan rumah. Karena di rumah ini juga tidak ada pembantu, jadi semua pekerjaan Dinda yang kerjakan. Lidya dengan Mirna sendiri yang terang-terangan menyuruhnya, seolah menjadikan Dinda budak di rumah Omnya sendiri.

Dinda tidak pernah sekalipun membantahnya, dia merasa sangat senang mengerjakan semua. Itung-itung mengurangi beban hidupnya di rumah ini.

Setelah semua pekerjaan rumah selesai dia pergi untuk membeli empat bungkus nasi uduk dengan uang yang di kasih Omnya semalam, dia meletakkan bungkusan nasi uduk itu di atas meja makan.

Tidak lupa membuatkan kopi dan teh hangat untuk Om dan Tante.

"Pagi Dinda...." Sapa Leo dengan hangatnya, dia menuruni anak tangga dan duduk di meja makan.

"Pagi Om." Sahut Dinda yang ikut duduk di sebelahnya.

Tidak lama, Mira dan Lydia datang dan duduk. Tanpa sapaan seperti biasa, mereka pun sarapan bersama.

"Dinda, kamu tidak ada niat untuk cari kerja?"

Itu pertanyaan yang kerap kali Dinda dapatkan dari mulut Lidya, dia sudah sering melamar kerja tapi belum ada yang menerimanya, Dinda mengirim CV pada berbagai kantor dan PT. Tapi tidak ada yang menghubunginya, apa karena Dinda hanya lulusan SMA? Mungkin pihak kantor banyak yang mencari lulusan perguruan tinggi.

"Aku sudah coba cari Tante, tapi belum ada yang menerima ku." Sahutnya.

"Aih.... Kau cari sana di kota lain, merantau atau kemana kek. Kau pikir, rumah ini akan terus menampung mu!" Seru Lidya dengan ketus.

Lidya benar-benar tidak pernah suka akan kehadiran nya, sama halnya dengan Mira. Dia juga tersenyum miring. Seperti tengah meledek Dinda.

"Lidya apa yang kau katakan? Dinda itu keponakan kita, biarkan saja. Dia tidak kerja juga tak masalah." Ucap Leo yang membelanya, dia memang satu-satunya orang yang menyayangi Dinda di dunia ini.

Lidya mengangkat bokongnya, "Kau ini Mas... Selalu saja membela Dinda." Ucapnya malas dan berjalan masuk ke kamar.

Dia sepertinya marah, terlihat sekali dari wajahnya.

"Dinda, Mira. Papah berangkat kerja dulu ya." Pamit Leo bangun dari duduknya, Dinda mencium punggung tangan Leo dan di ikuti oleh Mira. Leo berjalan keluar rumah.

Dinda membereskan piring dan manaruh nya di westapel untuk sekalian dia cuci. Tapi tiba-tiba dia mendengar suara seseorang tengah membanting benda dengan keras.

Bruukkkkkk.......

"Dinda ke sini kamu!" Itu seperti suara Lidya, dia memanggil Dinda dengan nada tinggi. Dinda segera membilas busa sabun cuci piring di tangannya menggunakan air dan mengelapnya pada serbet.

Dinda buru-buru berlari kecil menghampiri Lidya. Dia sedang berdiri tepat di depan kamarnya dengan koper yang berada tepat di depannya.

"Pergi kau dari sini, aku sudah muak!" Teriak nya sambil mendorong koper itu menuju kaki Dinda. Sudah di pastikan bahwa Lidya mengusir keponakannya itu.

"Tante mengusirku?" Tanya Dinda ragu-ragu.

Lidya melipat kedua tangannya di depan dada. "Iya! Pergi kau dari sini. Kau hanya merepotkan!"

Dinda binggung menjawab apa, bibirnya seakan ikut terkunci. Tanpa menjawab Dinda langsung masuk ke dalam kamarnya mengambil ponsel di atas meja, mengambil dompet di dalam lemari kayu, dan meraih tas selempang lalu menaruh semua yang ia ambil tadi dan memasukkannya ke dalam tas.

Dinda mendorong koper itu dengan tangannya dan berjalan keluar rumah. Benar-benar menyedihkan. Dinda binggung harus kemana? Dia sendiri tidak punya siapapun selain Leo.

Dinda menyusuri area kompleks perumahan. Dan tiba-tiba deringan suara panggilan masuk di ponselnya.

Dengan cepat Dinda mengangkatnya.

"Halo Dinda sayang apa kabar?" Tanya pria di balik telepon.

Dia adalah pria tampan bernama Yuda Saputra pacar Dinda, dia berusia 24 tahun. Mereka berpacaran sudah hampir satu tahun, dan mereka berdua saling mencintai walau hanya hubungan jarak jauh. Bisa di katakan LDR'an

"Aku baik. Kak Yuda boleh aku minta tolong?"

"Ada apa sayang? Kau ada masalah?" Sahut Yuda.

"Aku di usir sama Tanteku, aku binggung harus kemana? Apa Kakak bisa carikan aku kossan?"

Hanya Yuda satu-satunya orang yang bisa menolongnya, Dinda juga tidak mau memberitahu Leo. Karena nanti Leo akan memarahi Lidya, hubungan mereka memang tidak baik. Mereka sering sekali bertengkar gara-gara Dinda, Dinda tidak mau menambah runyam hubungan antara suami-istri itu.

Yuda sendiri kerja di Jakarta dan tinggal di sana. Mungkin Dinda juga bisa sekalian dapat pekerjaan di sana.

"Kamu mau ke Jakarta? Oke nanti aku carikan kossan buatmu. Nanti aku kirim alamatnya Dinda, kamu hati-hati di jalan." Ucapnya dengan nada lembut, rasanya begitu lega. Dia benar-benar pria yang bisa di andalkan.

Dinda berjalan sampai ke depan jalan raya dan mengayunkan tangannya pada angkot yang lewat.

"Dinda....." Panggil seorang wanita di belakangnya, Dinda berbalik badan dan melihatnya. Dia adalah Ririn teman baik Dinda. Dia juga membawa koper, seperti hendak pergi jauh.

"Rin.... Kamu mau kemana?" Tanya Dinda.

"Aku ingin pergi ke Jakarta, saudaraku bilang ada lowongan di cafe."

Kebetulan sekali, Dinda bisa ikut dengannya kan? Mungkin saja Dinda bisa ikut melamar di sana.

Tit..... Tit.... Tit.

Sopir angkot mengklakson mobilnya, karena sedari tadi dia berhenti namun Dinda tak kunjung naik.

"Neng jadi naik nggak nih?" Tanya sopir angkot.

"Ayok Din, naik." Pinta Ririn. Dinda masuk ke dalam angkot bersama temannya.

Dinda duduk tepat di sebelahnya, "Dinda kamu mau kemana? Kok bawa koper juga?"

"Aku mau cari kerja di Jakarta, Rin."

"Ya sudah kamu ikut saja denganku, kita besok melamar kerja di sana. Bagaimana Din?" Padahal Dinda belum memintanya, tapi Ririn sudah menawarkannya. Dinda merasa benar-benar beruntung punya teman sebaik Ririn.

"Iya Rin. Kamu sudah cari kossan? Aku sudah telepon pacarku untuk mencarikan aku kossan. Kita bisa tinggal bareng."

"Bagus tuh, boleh deh."

Angkot itu berhenti di depan stasiun kereta. Mereka berjalan masuk kedalam dan mengantri untuk mendapatkan tiket, setelah mendapat tiket mereka menunggu, tapi jadwal kereta masih satu jam lagi.

Bab Terakhir

Anda Mungkin Suka 😍

Langkah Demi Langkah: Cinta Pertama yang Dimanjakan oleh CEO

Langkah Demi Langkah: Cinta Pertama yang Dimanjakan oleh CEO

2.1k Dilihat · Selesai · Liora Thorne
Kembali ke masa lalu, hal yang paling ingin dilakukan Yun Xiang adalah mencegah dirinya yang berusia tujuh belas tahun jatuh cinta pada Xia Junchen yang berusia delapan belas tahun. Ketika jiwa berusia dua puluh enam tahun menghuni tubuh seorang gadis berusia tujuh belas tahun, segalanya tidak seperti yang dibayangkan Yun Xiang.

Bos masa depannya, Mo Xingze, tiba-tiba memaksa tinggal di rumahnya. Kehidupan yang penuh kekacauan dan kegaduhan pun dimulai.

Setahun kemudian, sebuah kecelakaan mobil yang tak terduga mengembalikan Yun Xiang ke usianya yang dua puluh enam tahun. Dia mengira ini hanya mimpi yang panjang, dan saat terbangun, semuanya akan kembali seperti semula.

Namun, sejak dia muncul lagi di hadapan Mo Xingze, segalanya berubah. Bagi Yun Xiang, hanya satu tahun yang berlalu, tapi bagi Mo Xingze, ini adalah orang yang telah dia nantikan selama sembilan tahun. Bagaimana mungkin dia membiarkannya pergi lagi dari dunianya?

Mo Xingze menarik seseorang yang hendak pergi, dengan gigi terkatup dia berkata, "Yun Xiang, aku sudah menunggu sembilan tahun, apakah sulit bagimu untuk menunggu sembilan menit?"

Yun Xiang menangis, "Aku pikir kamu sudah tidak menginginkanku lagi."

Mo Xingze marah, dia telah menggunakan segala cara, hanya untuk membuatnya tetap di sisinya seumur hidup.
Boneka Iblis

Boneka Iblis

10.3k Dilihat · Selesai · Williane Kassia
Aku menambahkan satu jari lagi, merasakan ketegangannya meningkat saat jariku menjelajahi setiap inci vaginanya.

"Rileks, ya." Aku mencium bokong kirinya dan memutar jariku di dalamnya, lalu mendorongnya dengan keras.

"Ahh!"

Dia mengeluarkan erangan panas saat aku menyentuh titik sensitifnya, dan aku mendekati payudara kanannya, menandainya dengan gigitan dan hisapan. Aku ingin semua orang tahu besok bahwa dia sekarang punya seorang pria, pria yang akan menjadi satu-satunya pemiliknya. Setiap gerakannya akan kuketahui, hanya aku yang bisa memilikinya. Aku akan membunuh siapa pun yang berani mendekati boneka kecilku yang cantik ini.


Hidup Aurelia berubah drastis ketika dia dituduh salah membawa ganja di dalam ranselnya, dia dikirim ke Penjara Horizon yang terkenal, yang dikenal sebagai neraka di bumi. Di lingkungan di mana hukum dan ketertiban tampak seperti ilusi belaka, Aurelia mendapati dirinya dikelilingi oleh penjahat kejam dan bayangan menyeramkan yang mengintai di setiap sudut penjara.

Putus asa untuk bertahan hidup dan melarikan diri dari mimpi buruk ini, Aurelia menarik perhatian Iblis yang ditakuti, pemimpin tertinggi penjara itu. Dengan aura kekuasaan dan dominasi mutlaknya, Iblis melihatnya sebagai mangsa yang menggoda, bertekad untuk memilikinya sebagai miliknya. Saat dia berjuang untuk bertahan hidup di lingkungan di mana kekerasan merajalela, dia mendapati dirinya terlibat dalam permainan kucing dan tikus yang berbahaya dengan Iblis.

Di antara kegelapan penjara dan bayangan koridor, Aurelia berjuang untuk menjaga kemanusiaannya tetap utuh, bahkan saat dia mencoba mengubahnya menjadi boneka patuh. Di dunia di mana garis antara kebaikan dan kejahatan kabur, dia harus menemukan cara untuk menolak godaannya sebelum terlambat.

"Boneka Iblis" adalah kisah tentang keberanian, pengorbanan, dan penebusan di tempat di mana harapan adalah kemewahan langka dan bertahan hidup adalah perjuangan sehari-hari.
Pasangan Berdosa

Pasangan Berdosa

11k Dilihat · Selesai · Jessica Hall
"Apa yang kamu lakukan, Theo?" bisikku, mencoba menjaga suaraku tetap rendah agar Tobias tidak mendengar dan datang memarahiku lagi hari ini.

"Mendapatkan reaksi," bisiknya di bibirku sebelum dia menciumku dengan keras. Bibirnya menabrak bibirku, dingin namun menuntut. Aku merasakan lidahnya menyentuh bibir bawahku dan bibirku terbuka. Lidah Theo bermain dengan lidahku, tangannya meraih dan meremas payudaraku melalui gaunku. Dia meremas cukup keras hingga menghilangkan kabut kecil yang menyelimuti pikiranku. Lalu aku sadar bahwa aku sedang mencium bukan hanya salah satu bosku, tapi juga pasangan bosku yang lain.

Aku mencoba mendorongnya, tapi bibirnya malah bergerak ke rahangku, tubuhku bereaksi terhadap bibirnya di kulitku. Aku bisa merasakan kabut tebal kembali mengaburkan pikiranku, mengambil alih tubuhku saat aku menyerah dengan sukarela. Theo menggenggam pinggulku, menempatkanku di atas meja, mendorong dirinya di antara kakiku, aku bisa merasakan ereksinya menekan diriku.

Bibirnya bergerak turun, mencium dan menghisap kulit leherku, tanganku meraih rambutnya. Mulut Theo dengan rakus melahap kulitku, mengirimkan bulu kuduk di mana pun bibirnya menyentuh. Kontras antara kulitku yang sekarang terbakar dengan bibirnya yang dingin membuatku menggigil. Saat dia sampai di tulang selangkaku, dia membuka tiga kancing teratas gaunku, mencium bagian atas payudaraku. Pikiranku hilang dalam sensasi giginya yang menggigit kulit sensitifku.

Saat aku merasakan dia menggigit payudaraku, aku menggeliat karena terasa perih, tapi aku merasakan lidahnya meluncur di atas bekas gigitan, menenangkan rasa sakit. Ketika aku melihat ke atas bahu Theo, aku tersadar dari lamunanku saat melihat Tobias berdiri di pintu, hanya menonton dengan tenang, bersandar di bingkai pintu dengan tangan terlipat di dada, seolah ini adalah hal paling normal yang bisa ditemukan di kantor.

Terkejut, aku melompat. Theo melihat ke atas, melihat mataku terkunci pada Tobias, mundur melepaskanku dari mantra yang dia berikan padaku.

"Akhirnya kamu datang mencari kami," Theo mengedipkan mata padaku, dengan senyum di wajahnya.


Imogen adalah seorang wanita manusia yang berjuang dengan tunawisma. Dia mulai bekerja di sebuah perusahaan sebagai sekretaris dua CEO. Tapi dia tidak menyadari rahasia mereka.
Kedua bos yang menawan itu adalah makhluk supernatural. Mereka mulai ikut campur dalam hidupnya ketika mereka mengetahui bahwa dia adalah pasangan kecil mereka.
Tapi aturannya adalah, tidak ada manusia yang bisa menjadi pasangan makhluk supernatural...


Peringatan
Buku ini mengandung konten erotis dan banyak adegan dewasa, bahasa kasar. Ini adalah roman erotis, harem terbalik werewolf/vampir dan mengandung BDSM ringan.
Bermain Dengan Api

Bermain Dengan Api

7k Dilihat · Selesai · Mariam El-Hafi🔥
Dia menarikku ke depannya, dan aku merasa seperti sedang berhadapan dengan setan sendiri. Dia mendekatkan wajahnya ke arahku, begitu dekat hingga jika aku bergerak sedikit saja, kepala kami akan bertabrakan. Aku menelan ludah saat menatapnya dengan mata terbelalak, takut akan apa yang mungkin dia lakukan.

“Kita akan ngobrol sebentar lagi, oke?” Aku tidak bisa bicara, hanya bisa menatapnya dengan mata terbelalak sementara jantungku berdegup kencang. Aku hanya bisa berharap bukan aku yang dia incar.

Althaia bertemu dengan bos mafia berbahaya, Damiano, yang tertarik pada mata hijaunya yang besar dan polos, dan tidak bisa mengeluarkannya dari pikirannya. Althaia telah disembunyikan dari iblis berbahaya itu. Namun takdir membawanya kembali padanya. Kali ini, dia tidak akan pernah membiarkannya pergi lagi.
Dirantai (Seri Para Tuan)

Dirantai (Seri Para Tuan)

10k Dilihat · Selesai · Amy T
Dunia tempat aku tinggal lebih berbahaya daripada yang kusadari, dikuasai oleh dua organisasi rahasia—Para Adipati dan Para Tuan, yang kini aku terjebak di dalamnya—tapi tidak seberbahaya pria licik yang ayahku, seorang Adipati dari Kota Veross, bersikeras aku harus menikah. Aku melarikan diri sebelum dia bisa mencengkeramku. Aku terpaksa meminta bantuan mantan sahabatku—Alekos. Alekos setuju, tapi dia punya syarat. Aku harus menjadi bukan hanya wanitanya, tapi juga wanita dua temannya. Apa pilihan yang kumiliki? Jadi aku setuju dengan usulannya.

Aku pikir Alekos, Reyes, dan Stefan akan menjadi penyelamatku, tapi mereka dengan cepat menunjukkan bahwa mereka sama seperti Tuan lainnya—kejam, brutal, dan tak berperasaan.

Ayahku benar tentang satu hal—Para Tuan menghancurkan segala yang mereka sentuh. Bisakah aku bertahan dari iblis-iblis ini? Kebebasanku bergantung padanya.

Aku harus bertahan dari semua yang Alekos, Reyes, dan Stefan lakukan padaku sampai aku bisa melarikan diri dari kota liar ini.

Hanya dengan begitu aku akhirnya akan bebas. Atau apakah aku?

Seri Para Tuan:
Buku 1 - Terbelenggu
Buku 2 - Dibeli
Buku 3 - Terperangkap
Buku 4 - Bebas
Cinta Manis dengan Suami Miliarderku

Cinta Manis dengan Suami Miliarderku

5.2k Dilihat · Sedang Diperbarui · Sophia
Setelah bertahun-tahun menghilang, Elisa tiba-tiba mengumumkan kembalinya, membuat para penggemarnya menangis terharu.
Dalam sebuah wawancara, Elisa mengaku masih lajang, menyebabkan kehebohan besar.
Bu Brown bercerai, langsung menjadi topik terhangat di pencarian.
Semua orang tahu bahwa Howard Brown adalah seorang taktik yang kejam.
Saat semua orang mengira dia akan menghancurkan Elisa, sebuah akun baru yang terdaftar meninggalkan komentar di akun pribadi Elisa: "Mau lihat keyboard atau durian malam ini?"
Perselingkuhan Tersembunyi: Istriku Jatuh Cinta pada Ayahku

Perselingkuhan Tersembunyi: Istriku Jatuh Cinta pada Ayahku

10.8k Dilihat · Sedang Diperbarui · Stephen
Nama saya Kevin. Di usia tiga puluh tahun, saya diberkahi dengan seorang istri yang baik hati, cantik, dan mempesona, terkenal dengan tubuhnya yang menawan, serta keluarga yang bahagia. Penyesalan terbesar saya berasal dari kecelakaan mobil yang mengakibatkan kerusakan ginjal, membuat saya impoten. Meskipun berada di dekat istri saya yang memikat dan tak pernah puas, saya tidak bisa mencapai ereksi.

Ibu saya meninggal saat saya masih kecil, dan ayah saya yang baik hati dan kuat telah mengambil peran merawat anak-anak saya di rumah. Mencoba berbagai macam pengobatan untuk mengembalikan fungsi ereksi normal tidak membuahkan hasil. Suatu hari, saat menjelajahi internet, saya menemukan literatur dewasa yang melibatkan mertua laki-laki dan menantu perempuan, yang entah bagaimana langsung menarik dan membangkitkan gairah saya.

Berbaring di samping istri saya yang tidur dengan tenang, saya mulai membayangkan wajahnya pada karakter menantu perempuan dari cerita tersebut, yang membangkitkan gairah saya dengan luar biasa. Saya bahkan menemukan bahwa membayangkan istri saya bersama ayah saya saat saya memuaskan diri sendiri lebih memuaskan daripada berhubungan intim dengannya. Menyadari bahwa saya secara tidak sengaja membuka kotak Pandora, saya mengakui bahwa tidak ada jalan kembali dari kegembiraan baru yang tak terkendali ini...
Empat atau Mati

Empat atau Mati

17.4k Dilihat · Selesai · G O A
"Emma Grace?"
"Ya."
"Aku minta maaf harus memberitahumu ini, tapi dia tidak berhasil." Dokter itu berkata sambil menatapku dengan penuh simpati.
"T-terima kasih." Kataku dengan napas yang bergetar.
Ayahku sudah meninggal, dan orang yang membunuhnya berdiri tepat di sampingku saat ini. Tentu saja, tidak mungkin aku bisa memberitahu siapa pun tentang ini karena aku akan dianggap sebagai kaki tangan karena mengetahui apa yang terjadi dan tidak melakukan apa-apa. Aku berusia delapan belas tahun dan bisa menghadapi hukuman penjara jika kebenaran ini terungkap.
Belum lama ini aku hanya mencoba menyelesaikan tahun terakhir sekolahku dan keluar dari kota ini untuk selamanya, tapi sekarang aku tidak tahu apa yang akan kulakukan. Aku hampir bebas, dan sekarang aku akan beruntung jika bisa bertahan satu hari lagi tanpa hidupku benar-benar hancur.
"Kamu bersama kami, sekarang dan selamanya." Napas panasnya berbisik di telingaku, membuat bulu kudukku merinding.
Mereka telah menggenggamku erat sekarang dan hidupku bergantung pada mereka. Bagaimana semua ini bisa terjadi sulit untuk dijelaskan, tapi di sinilah aku...seorang yatim piatu...dengan darah di tanganku...secara harfiah.


Neraka di bumi adalah satu-satunya cara aku bisa menggambarkan hidup yang telah kujalani.
Setiap bagian dari jiwaku direnggut setiap hari, bukan hanya oleh ayahku tetapi juga oleh empat anak laki-laki yang disebut The Dark Angels dan pengikut mereka.
Disiksa selama tiga tahun adalah batas yang bisa kutahan dan tanpa ada yang berpihak padaku, aku tahu apa yang harus kulakukan...aku harus keluar dengan satu-satunya cara yang kutahu, Kematian berarti kedamaian tapi semuanya tidak pernah semudah itu, terutama ketika orang-orang yang membawaku ke tepi jurang adalah orang-orang yang akhirnya menyelamatkan hidupku.
Mereka memberiku sesuatu yang tidak pernah kupikirkan mungkin...balas dendam yang terhidang mati. Mereka telah menciptakan monster dan aku siap untuk membakar dunia ini.

Konten Dewasa! Menyebutkan obat-obatan, kekerasan, bunuh diri. Direkomendasikan untuk 18+. Reverse Harem, bully-to-lover.
Kebahagiaan Malaikat

Kebahagiaan Malaikat

4.8k Dilihat · Selesai · Dripping Creativity
"Jangan dekat-dekat, jangan dekat-dekat aku, jangan dekat-dekat," teriaknya berulang kali. Dia terus berteriak meskipun sepertinya dia sudah kehabisan barang untuk dilempar. Zane lebih dari sekadar tertarik untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Tapi dia tidak bisa fokus dengan wanita itu membuat keributan.

"Diam, dong!" dia mengaum padanya. Dia terdiam dan Zane melihat air mata mulai menggenang di matanya, bibirnya bergetar. Oh sial, pikirnya. Seperti kebanyakan pria, wanita yang menangis membuatnya ketakutan setengah mati. Dia lebih memilih baku tembak dengan seratus musuh terburuknya daripada harus berurusan dengan satu wanita yang menangis.

"Dan namamu siapa?" tanyanya.

"Ava," jawabnya dengan suara tipis.

"Ava Cobler?" dia ingin tahu. Namanya belum pernah terdengar begitu indah sebelumnya, itu mengejutkannya. Dia hampir lupa mengangguk. "Namaku Zane Velky," dia memperkenalkan diri, mengulurkan tangan. Mata Ava membesar saat mendengar nama itu. Oh tidak, jangan itu, apa saja tapi jangan itu, pikirnya.

"Kamu pernah dengar tentang aku," dia tersenyum, terdengar puas. Ava mengangguk. Semua orang yang tinggal di kota tahu nama Velky, itu adalah kelompok mafia terbesar di negara bagian dengan pusatnya di kota. Dan Zane Velky adalah kepala keluarga, don, bos besar, honcho besar, Al Capone dunia modern. Ava merasa otaknya yang panik berputar di luar kendali.

"Tenang, sayang," Zane berkata padanya dan meletakkan tangannya di bahunya. Ibu jarinya turun di depan tenggorokannya. Jika dia menekan, dia akan kesulitan bernapas, Ava menyadari, tapi entah bagaimana tangannya menenangkan pikirannya. "Gadis yang baik. Kamu dan aku perlu bicara," katanya padanya. Pikiran Ava menolak dipanggil gadis. Itu mengganggunya meskipun dia takut. "Siapa yang memukulmu?" tanyanya. Zane memindahkan tangannya untuk memiringkan kepalanya ke samping sehingga dia bisa melihat pipinya dan kemudian bibirnya.

******************Ava diculik dan dipaksa menyadari bahwa pamannya telah menjualnya kepada keluarga Velky untuk melunasi hutang judinya. Zane adalah kepala kartel keluarga Velky. Dia keras, brutal, berbahaya, dan mematikan. Hidupnya tidak punya ruang untuk cinta atau hubungan, tapi dia punya kebutuhan seperti pria berdarah panas lainnya.

Peringatan:
Pembicaraan tentang SA
Masalah citra tubuh
BDSM ringan
Deskripsi serangan yang mendetail
Penyakitan diri
Bahasa kasar
Terikat dengan Kakak Tiri yang Obsesif

Terikat dengan Kakak Tiri yang Obsesif

3.5k Dilihat · Selesai · Velvet Desires
Peringatan!!!

Ditujukan untuk pembaca dewasa yang menyukai romansa gelap yang kompleks secara moral, lambat terbakar, posesif, dan terlarang yang mendorong batasan.

KUTIPAN

Darah di mana-mana. Tangan gemetar.

"Tidak!" Mataku kabur.

Mata tak bernyawa itu menatapku kembali, darahnya menggenang di kakiku. Pria yang kucintai—mati.

Dibunuh oleh satu-satunya orang yang tak pernah bisa kuhindari - saudara tiriku.


Hidup Kasmine tidak pernah benar-benar miliknya. Kester, saudara tirinya, mengendalikan dan mengawasi setiap gerakannya.

Awalnya, semuanya manis dan bersifat kekeluargaan sampai berubah menjadi obsesi.

Kester adalah Alpha, dan kata-katanya adalah hukum. Tidak ada teman dekat. Tidak ada pacar. Tidak ada kebebasan.

Satu-satunya penghiburan Kasmine adalah ulang tahunnya yang ke dua puluh satu, yang seharusnya mengubah segalanya. Dia bermimpi menemukan pasangannya, melarikan diri dari kendali Kester yang menjijikkan, dan akhirnya mengklaim hidupnya sendiri. Tapi takdir punya rencana lain untuknya.

Pada malam ulang tahunnya, bukan hanya dia kecewa karena tidak dipasangkan dengan cinta dalam hidupnya, tapi dia juga mengetahui bahwa pasangannya adalah dia - Penyiksanya. Saudara tirinya.

Dia lebih memilih mati daripada dipasangkan dengan pria yang dikenalnya sebagai kakak sepanjang hidupnya. Pria yang akan melakukan apa saja untuk memastikan dia menjadi miliknya.

Tapi ketika cinta berubah menjadi obsesi, dan obsesi berubah menjadi darah, seberapa jauh seorang gadis bisa berlari sebelum dia menyadari tidak ada tempat lain untuk lari?
Permainan Takdir

Permainan Takdir

3.2k Dilihat · Selesai · Dripping Creativity
Serigala Amie belum menunjukkan dirinya. Tapi siapa peduli? Dia punya kawanan yang baik, sahabat terbaik, dan keluarga yang mencintainya. Semua orang, termasuk Alfa, mengatakan bahwa dia sempurna apa adanya. Itu sampai dia menemukan pasangan jiwanya dan dia menolaknya. Patah hati, Amie melarikan diri dari segalanya dan memulai dari awal. Tidak ada lagi manusia serigala, tidak ada lagi kawanan.

Ketika Finlay menemukannya, dia hidup di antara manusia. Dia terpesona oleh serigala keras kepala yang menolak mengakui keberadaannya. Mungkin dia bukan pasangan jiwanya, tapi dia ingin Amie menjadi bagian dari kawanannya, serigala laten atau tidak.

Amie tak bisa menolak Alfa yang datang ke dalam hidupnya dan menyeretnya kembali ke kehidupan kawanan. Bukan hanya dia menemukan dirinya lebih bahagia daripada sebelumnya, serigalanya akhirnya datang padanya. Finlay bukan pasangan jiwanya, tapi dia menjadi sahabat terbaiknya. Bersama dengan serigala-serigala teratas lainnya di kawanan, mereka bekerja untuk menciptakan kawanan yang terbaik dan terkuat.

Ketika saatnya tiba untuk permainan kawanan, acara yang menentukan peringkat kawanan untuk sepuluh tahun ke depan, Amie harus menghadapi kawanannya yang lama. Ketika dia melihat pria yang menolaknya untuk pertama kalinya dalam sepuluh tahun, semua yang dia pikir dia tahu berubah. Amie dan Finlay harus beradaptasi dengan kenyataan baru dan menemukan jalan ke depan untuk kawanannya. Tapi apakah kejutan tak terduga ini akan memisahkan mereka?