
Menikah Lagi dengan Miliuner
Kirana Mentari · Sedang Diperbarui · 118.0k Kata
Pendahuluan
Di tengah hubungan itu, suamiku menghina aku—menyebutku sebagai “babi gendut.”
Seolah belum cukup, ibu mertuaku menyebabkan aku keguguran.
Dengan hati yang hancur, aku memutuskan untuk meninggalkan pria kejam itu dan rumah dingin yang kami tinggali.
Namun pada saat aku terpuruk dan hampir kehilangan harapan, seorang pria lembut dan tampan muncul dalam hidupku…
Dia perlahan menghangatkan hatiku yang telah remuk berkeping-keping.
Bab 1
Saat Felix Fajar menelepon dan bilang tidak bisa pulang untuk makan malam, aku baru saja meletakkan hidangan terakhir di atas meja.
Di layar video, wajahnya yang tampan seperti biasa dipenuhi rasa bersalah. "Maaf ya, Sayang. Kamu tahu sendiri kan, perusahaan lagi dalam tahap berkembang. Aku benar-benar nggak bisa menolak ajakan klien untuk acara seperti ini!"
Sejak orang tuaku meninggal, dia bersumpah di depan makam mereka akan menjagaku seumur hidup dan memberiku kehidupan yang bahagia tanpa beban. Sejak saat itu, ini sudah ketujuh kalinya dalam sebulan ini dia tidak pulang karena 'acara dengan klien'.
Aku merasa sedikit kecewa, tetapi lebih banyak lagi merasa kasihan padanya.
Hari ini adalah hari ulang tahunnya. Tadinya aku ingin memasak hidangan kesukaannya untuk merayakannya. Namun, demi masa depan kami yang lebih baik, dia begitu sibuk sampai tidak bisa pulang.
"Nggak apa-apa," kataku dengan suara lembut. Dia sepertinya menelepon dari toilet, terlihat dari dinding putih di belakangnya dan suara riuh di luar. "Jangan minum terlalu banyak, ya. Kalau sudah terlalu malam, nggak usah maksain pulang, bahaya. Besok pagi saja pulangnya."
Wajah Felix Fajar langsung terlihat sangat terharu. "Sayang, kamu baik banget, sih. Bisa menikahimu benar-benar anugerah terindah dalam hidupku!"
Dia sepertinya ingin mengatakan sesuatu lagi, tetapi tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu.
Disusul suara wanita yang merdu dan genit. "Kak Felix, sudah selesai?"
Jantungku berdebar kencang. Suara itu, dan panggilan itu...
Baru saja aku mau bertanya, Felix Fajar buru-buru berkata, "Sayang, klien sudah panggil aku, nih. Aku tutup dulu ya, love you!"
Setelah itu, dia mengirim ciuman virtual ke layar dan langsung mematikan video call.
Di sini, aku tiba-tiba merasa gelisah.
Klien biasa, kalaupun tidak memanggil "Pak Fajar", seharusnya memanggil nama saja, kan?
Namun, kenapa wanita itu memanggilnya "Kak Felix"?
Mungkin saja... asisten dari pihak klien atau semacamnya. Zaman sekarang kan sudah biasa memanggil pria dengan sebutan "kakak" atau "abang" untuk mengakrabkan diri?
Meski begitu, kecurigaan itu seperti benih yang telah jatuh dan tertanam di dalam hatiku.
Makan malam terasa hambar. Saat membersihkan diri, aku terus meyakinkan diriku sendiri bahwa mungkin ini hanya karena hormon kehamilan yang membuatku jadi paranoid. Felix Fajar begitu mencintaiku, begitu lembut dan perhatian, rasanya tidak mungkin dia macam-macam di luar sana.
Walaupun aku terus berkata begitu pada diriku sendiri, tidurku malam itu tetap tidak nyenyak.
Di tengah kantuk, samar-samar aku mendengar ponselku berdering.
Tanpa sadar aku mengangkatnya, mengira itu Felix Fajar yang menelepon minta dijemput.
"Halo?"
Aku menyapa, tetapi tidak ada jawaban dari seberang. Hanya terdengar desahan-desahan mesra yang saling bersahutan.
Aku tertegun, jantungku terasa sesak.
Sambil memeluk selimut, aku duduk dan menyalakan lampu. "Halo, bicaralah! Siapa kamu sebenarnya?"
Jantungku serasa melayang di udara. Rasa cemas yang mencekam terasa seperti tangan besar yang mencekik leherku, membuatku sulit bernapas.
Suara desahan di telepon masih berlanjut, tetapi kemudian terdengar suara wanita lain yang begitu genit dan menggoda.
"Setiap kali ketemu, kamu kayak orang kelaparan, maunya nelan aku hidup-hidup. Luna Laura itu gimana sih jadi istri, kok bisa bikin kamu nggak pernah puas begini!"
Luna Laura. Namaku.
Mendengar itu, napasku tertahan. Tanpa sadar aku menahan napas.
Lalu, aku mendengar suara yang sangat kukenal, tetapi dengan nada jijik yang belum pernah kudengar sebelumnya.
"Ngapain sih sebut-sebut perempuan gendut jelek itu di saat begini? Bikin selera hilang aja!"
'DUARR!'
Rasanya seperti disambar petir. Kepalaku berdengung hebat.
Di trimester akhir kehamilan, nafsu makanku memang meningkat drastis, berat badanku naik lebih dari lima belas kilogram. Tubuhku yang dulu langsing berbentuk S dengan berat 45 kilogram, kini berubah menjadi gemuk dengan berat 60 kilogram. Wajahku yang tadinya tirus pun jadi bengkak seperti bakpao, berminyak, dan muncul banyak flek kehamilan.
Sering kali saat bercermin, aku sendiri jijik melihat penampilanku sekarang.
Aku juga sering cemas dan tidak bisa tidur karenanya. Aku berulang kali bertanya pada Felix Fajar, apakah dia jijik melihatku yang sekarang.
Namun, dia selalu memelukku dan membujukku dengan nada paling lembut dan sabar, "Sayang, kamu ngomong apa, sih? Apa aku tipe orang yang nggak tahu terima kasih?! Kamu jadi begini kan karena mengandung anak kita. Aku makin cinta sama kamu, mana mungkin aku jijik?"
Saat itu, mendengar kata-katanya, aku begitu terharu. Aku merasa telah menemukan pria terbaik di dunia.
Akan tetapi sekarang, aku merasa seolah-olah seluruh tubuhku direndam dalam air es. Rasa dingin meresap ke tulang-tulangku, seakan ingin membekukanku.
Wanita itu tertawa genit dengan suara bergetar. "Kalau kamu jijik sama dia, kenapa nggak kamu ceraikan saja? Setiap kali mau menemuiku, selalu pakai alasan klien. Klien mana yang rela kamu 'kerjain' seenaknya begini?"
"Sayangku, aku kan nggak punya pilihan lain." Suara Felix Fajar terdengar pasrah. "Dia lagi hamil sekarang, aku mau cerai pun nggak bisa. Sabar ya, sebentar lagi. Apa yang aku janjikan padamu pasti akan aku penuhi."
Wanita itu memukulnya pelan. "Bisa aja kamu ngomong manis buat bujuk aku. Kalau kamu memang jijik sama dia, kenapa kamu sampai bikin dia hamil?"
Felix Fajar tertawa. "Kayaknya aku kurang keras, ya, sampai kamu masih sempat mikirin hal-hal kayak gitu!"
Setelah itu, terdengar suara hentakan kuat beberapa kali, diiringi bunyi plak-plak yang tak henti-hentinya, membuatku nyaris muntah.
Wanita itu terhentak hingga suaranya pecah, tidak bisa lagi bicara. Yang tersisa hanyalah suara pergulatan tubuh mereka.
Aku tidak tahan lagi mendengarnya dan langsung mematikan telepon.
Kamar tidur ini begitu sunyi, sunyi sampai hanya terdengar deru napasku yang tak percaya.
Aku menggenggam ponselku erat-erat, masih linglung.
Aku tidak percaya, Felix Fajar yang begitu mencintaiku, ternyata benar-benar mengkhianatiku.
Aku dan Felix Fajar adalah teman seangkatan di universitas. Saat ospek, tim putra dan putri ditempatkan di kompi yang berbeda untuk latihan. Namun, sebuah pertandingan persahabatan antar kompi mempertemukan kami.
Saat itu, aku dan dia dijadwalkan untuk bertanding. Begitu melihatku, wajahnya langsung memerah.
Seharusnya dia adalah anggota teladan di kompinya, tetapi dia malah sengaja mengalah dalam dua ronde.
Seluruh anggota dari kedua kompi bersorak-sorai. Aku melihat pemuda berseragam loreng yang gagah dan tampan itu berdiri di bawah terik matahari, wajahnya semerah tomat di musim gugur, begitu malu sampai tidak berani menatapku langsung.
Momen itu, setiap kali aku mengingatnya, jantungku selalu berdebar kencang seperti anak rusa!
Setelah itu, seperti yang kuduga, dia menyatakan cinta padaku, dan aku menerimanya. Kami pun resmi berpacaran.
Di hari wisuda, dia mewakili mahasiswa berprestasi untuk berpidato di atas panggung, tetapi di tengah pidatonya, dia langsung melamarku.
Dia bilang aku adalah cinta pertamanya. Sejak pertama kali melihatku, dia merasa bahwa aku adalah takdirnya.
Dia bilang semua usahanya adalah untuk memberiku kehidupan yang lebih baik di masa depan.
Dia bilang aku adalah tujuan hidupnya, harta karun terbesarnya, karena itu dia selalu memanggilku "Sayang".
Hari itu dia bicara banyak sekali. Banyak teman di aula wisuda yang terharu sampai menangis.
Semua orang bersorak menyuruhku untuk menikah dengannya, bahkan banyak dosen yang merestui hubungan kami.
Pria yang dulu begitu mencintaiku, yang menempatkanku di puncak hatinya, bagaimana bisa cintanya hilang begitu saja?!
Sambil menarik napas dalam-dalam, aku memutuskan untuk mengkonfrontasi Felix Fajar.
Aku langsung meneleponnya.
Panggilan pertama tidak diangkat, yang kedua ditolak. Panggilan ketiga berdering hingga hampir putus, baru kemudian diangkat.
Suara pria itu terdengar sangat pelan, seolah sedang menutupi mikrofon dan berbisik, "Kenapa, Sayang? Kok selarut ini belum tidur?"
"Kamu di mana?" Aku tidak langsung menuduhnya.
Felix Fajar menjawab, "Masih ada acara sama klien, kayaknya bakal selesai larut malam. Pengen banget langsung pulang peluk kamu, Sayang, tapi nggak bisa. Demi masa depan kita dan anak kita, terpaksa deh Sayang tidur sendirian malam ini."
"Kamu beneran lagi ada acara?" Akhirnya aku tidak tahan lagi, suaraku terdengar dingin.
Menghadapi tuduhanku, Felix Fajar tidak marah. Dia membujukku dengan sabar, "Sayang, apa si kecil rewel lagi? Jangan marah ya, nanti kalau dia sudah lahir, aku pasti bantu jewer pantatnya. Jangan mikir yang aneh-aneh, ya. Cepat tidur. Aku harus lanjut kerja nih, love you ya!"
Setelah berkata begitu, dia langsung menutup telepon.
Dia menampilkan citra pria baik yang pekerja keras, membuat siapa pun sulit untuk mencurigainya.
Jika bukan karena aku baru saja mendengar percakapannya dengan wanita itu, aku pasti akan tertipu lagi olehnya.
Aku berniat meneleponnya lagi untuk mengujinya, tetapi sebelum sempat menekan nomornya, sebuah video masuk ke ponselku.
Video itu dikirim dari ponsel Felix Fajar. Awalnya kukira dia ingin membuktikan bahwa dia memang sedang bersama klien.
Namun, begitu kubuka, pemandangan pertama adalah pakaian yang berserakan di lantai.
Kemeja putih pria dan setelan lingerie merah milik wanita saling bertumpuk. Kancing manset berbentuk berlian dengan desain unik di ujung lengan kemeja itu memantulkan cahaya berkilauan di bawah lampu oranye yang hangat.
Kancing manset itu ... adalah hadiah yang kupilih dengan susah payah untuknya di hari kami mendaftarkan pernikahan!
Aku tidak mungkin salah mengenalinya!
Jadi, Felix Fajar benar-benar selingkuh
Bab Terakhir
#100 Bab [100]
Terakhir Diperbarui: 4/27/2026#99 Bab [99]
Terakhir Diperbarui: 4/27/2026#98 Bab [98]
Terakhir Diperbarui: 4/27/2026#97 Bab [97]
Terakhir Diperbarui: 4/27/2026#96 Bab [96]
Terakhir Diperbarui: 4/26/2026#95 Bab [95]
Terakhir Diperbarui: 4/27/2026#94 Bab [94]
Terakhir Diperbarui: 4/28/2026#93 Bab [93]
Terakhir Diperbarui: 4/27/2026#92 Bab [92]
Terakhir Diperbarui: 4/26/2026#91 Bab [91]
Terakhir Diperbarui: 4/27/2026
Anda Mungkin Suka 😍
Pelacur Kakakku
"Tolong, Jake. Sekarang. Buat aku klimaks." Aku memohon.
Payton selalu menjadi gadis baik sepanjang hidupnya. Dia hanya ingin keluar dari rumah ibu dan ayah tirinya dan menjalani hidupnya sendiri. Yang tidak dia duga adalah saudara tiri yang sudah lama hilang tiba-tiba muncul dalam hidup mereka dan menjadi teman sekamarnya. Memang benar dia adalah mantan Marinir dengan perut berotot, tapi dia juga seorang mekanik motor yang suka bicara kotor padanya. Kata-katanya membuat Payton bergetar dalam antisipasi, dan tangannya membuat tubuhnya berkedut dan kejang.
Bapak Forbes
Ya ampun! Kata-katanya membuatku terangsang sekaligus kesal. Dia masih sama seperti dulu, brengsek yang arogan dan bossy, selalu ingin segalanya sesuai keinginannya.
"Kenapa aku harus melakukan itu?" tanyaku, merasakan kakiku mulai lemas.
"Maaf kalau aku membuatmu berpikir kamu punya pilihan," katanya sebelum menarik rambutku dan mendorong tubuhku, memaksaku menunduk dan meletakkan tanganku di atas meja kerjanya.
Astaga. Itu membuatku tersenyum, dan membuatku semakin basah. Bryce Forbes jauh lebih kasar daripada yang kubayangkan.
Anneliese Starling bisa menggunakan setiap sinonim untuk kata kekejaman dalam kamus untuk menggambarkan bos brengseknya, dan itu masih belum cukup. Bryce Forbes adalah lambang kekejaman, tapi sayangnya juga lambang hasrat yang tak tertahankan.
Sementara ketegangan antara Anne dan Bryce mencapai tingkat yang tak terkendali, Anneliese harus berjuang untuk menahan godaan dan harus membuat pilihan sulit, antara mengikuti ambisi profesionalnya atau menyerah pada hasrat terdalamnya, karena batas antara kantor dan kamar hampir sepenuhnya hilang.
Bryce tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan untuk mengeluarkannya dari pikirannya. Untuk waktu yang lama, Anneliese Starling hanyalah gadis yang bekerja dengan ayahnya, dan kesayangan keluarganya. Tapi sayangnya bagi Bryce, dia telah menjadi wanita yang tak tergantikan dan provokatif yang bisa membuatnya gila. Bryce tidak tahu berapa lama lagi dia bisa menahan diri untuk tidak menyentuhnya.
Terlibat dalam permainan berbahaya, di mana bisnis dan kenikmatan terlarang saling terkait, Anne dan Bryce menghadapi garis tipis antara profesional dan pribadi, di mana setiap tatapan yang dipertukarkan, setiap provokasi, adalah undangan untuk menjelajahi wilayah berbahaya dan tak dikenal.
Putri Raja Judi: Kebangkitan Sang Putri
Pengantin Pengganti
Arga, laki-laki baik yang seharusnya adalah Kakak ipar kepada Mentari, tetapi justru menjadi suami. Seketika menjelma sebagai sosok dingin tak tersentuh. Dia tidak pernah ikhlas dengan kenyataan bahwa Samantha hilang dan digantikan oleh Mentari. Tak sehari pun waktu berlalu tanpa bayang mantan calon istrinya, tidak sekalipun memandang Mentari seperti sosok seharusnya. Tidak pernah ada cinta.
Istri Misterius
Setelah mereka bercerai, Evelyn muncul di hadapan Dermot sebagai Dr. Kyte.
Dermot sangat mengagumi Dr. Kyte dan jatuh cinta padanya. Dermot bahkan mulai mengejar Dr. Kyte dengan penuh semangat!
Evelyn bertanya kepada Dermot, "Kamu tahu siapa aku?"
Dengan percaya diri, Dermot menjawab, "Tentu saja. Kamu adalah Dr. Kyte, seorang dokter yang sangat terampil. Selain itu, kamu juga seorang hacker kelas atas dan pendiri merek fashion mewah!"
Evelyn mendekatkan diri ke telinga Dermot dan berbisik lembut, "Sebenarnya, aku juga mantan istrimu!"
(Saya sangat merekomendasikan sebuah buku yang sangat menarik hingga saya tidak bisa berhenti membacanya selama tiga hari tiga malam. Buku ini sangat mengasyikkan dan wajib dibaca. Judul bukunya adalah "Cerai Mudah, Rujuk Sulit". Kamu bisa menemukannya dengan mencarinya di kolom pencarian.)
Pengantin Mafia-Nya
"Lepasin aku!" aku menggeram.
"Kalau aku mau sekarang juga," dia mendekat, bibirnya menyentuh lembut daun telingaku.
"Aku bisa memaksamu dan melihatmu berteriak dengan nada indahmu di bawahku," bisiknya dengan suara serak.
Aku terkejut dan mencoba melepaskan tangannya dari pinggangku.
"Kamu kan istriku, bukan?" dia menggoda, giginya menggigit lembut kulitku.
Aku merasakan panas aneh yang mulai membara di dalam diriku dan aku berusaha mengendalikannya.
"Dante, lepaskan aku!" aku mendesis.
Perlahan, kepalanya naik dari leherku dan menatapku.
Dia menggerakkan jarinya di sepanjang bibirku dan senyum iblis muncul di wajahnya.
Cinta. Kejahatan. Gairah. Tokoh wanita yang kuat.
Alina Fedorov, putri yang berani dan penuh semangat dari Don mafia Rusia, dipaksa menikah melawan kehendaknya oleh ayahnya. Dan pengantinnya tak lain adalah Dante Morelli yang ditakuti, capo dei capi dari mafia Italia-Amerika yang paling kuat dan berbahaya.
Dia memiliki markas yang tersebar di seluruh Eropa dan Amerika dengan banyak capo dan underboss yang siap melayani perintahnya. Mengelola dunia bawahnya tanpa hati, dia cepat menyingkirkan siapa pun yang melawan perintahnya dan bertahun-tahun pelatihannya membuatnya siap untuk kehidupan kejahatan yang berbahaya.
Namun, semua itu tidak akan berarti ketika dia bertemu dengan Alina Fedorov yang impulsif dan mandiri.
Bisakah cinta tumbuh di antara mereka terutama ketika Dante menginginkan balas dendam pada Alina atas dosa-dosa ayahnya? Ataukah Alina mampu meruntuhkan tembok dinginnya dan membuatnya bertekuk lutut untuknya?
Rayuan untuk Kakak Tiriku si Mafia
Ketika aku kembali ke Bali dan melanjutkan karierku sebagai dokter, aku dipaksa untuk menghadiri pernikahan ibu angkatku — dan di sanalah dia berada. Kakak tiriku ternyata adalah partner satu malamku!
Jantungku hampir berhenti berdetak.
Keluarga ayah tiriku adalah dinasti yang sangat kaya dan berkuasa di Bali, terlibat dalam jaringan bisnis yang kompleks dan diselubungi misteri, termasuk nuansa gelap serta kekerasan.
Aku ingin menjauh dari siapa pun dari keluarga mafia tradisional Indonesia ini.
Tapi kakak tiriku tidak mau melepaskanku!
Dan sekarang, dia kembali ke Bali, mengelola bisnis keluarganya dengan efisiensi yang kejam. Dia adalah perpaduan berbahaya dari kalkulasi dingin dan daya tarik yang tak terbantahkan, menarikku ke dalam jalinan takdir yang tidak bisa kuhindari.
Secara naluri aku ingin menjauhi bahaya, menjauh darinya, tetapi takdir terus mendorongku kepadanya lagi dan lagi, dan aku kecanduan padanya di luar kendaliku. Seperti apa masa depan kami?
Bacalah bukunya.
Sang Profesor
Suaranya penuh dengan beban dan urgensi
dan aku segera menurut sebelum dia mengarahkan pinggulku.
Tubuh kami bertemu dengan irama yang keras dan marah.
Aku semakin basah dan panas saat mendengarkan suara kami bercinta.
"Sial, vaginamu gila."
Setelah satu malam panas dengan seorang pria asing yang dia temui di klub, Dalia Campbell tidak mengira akan bertemu Noah Anderson lagi. Kemudian Senin pagi tiba, dan orang yang masuk ke ruang kuliah sebagai dosen adalah pria asing dari klub itu. Ketegangan meningkat dan Dalia berusaha sekuat tenaga untuk menjauhinya karena dia tidak ingin terganggu oleh siapa pun atau apa pun - ada juga fakta bahwa dia benar-benar terlarang - tetapi ketika dia menjadi asisten dosennya, batasan hubungan dosen/mahasiswa mereka menjadi kabur.
Ayah Presiden, ayo segera
Dengan tubuh yang patah, tetapi dalam sedih mereka tidak berdaya ketika kecelakaan mobil ...
Empat tahun kemudian, dia memiliki putra yang cantik dan suami nominal.
Karena anaknya mengalami masalah, dia tidak sengaja bertemu dengan pria pengganggu bernama Li Shengtian, dan sejak saat itu, dia terjerat dengan itu.
Pria itu tidak hanya menciumnya pada kesempatan pertama, tetapi dia bahkan mengambil hati putranya se seakan-sesering itu.
Hidupnya benar-benar dalam kesulitan karena penampilannya.
Ketika orang-orang munafik suaminya mendirikan runtuh, kekejaman saudara perempuan terekspos, orang tua dan penggemar kehidupan sedikit tidak terwujud, ingatannya, juga mulai berangsur pulih.
Bekas luka dilucuti lapisan demi lapisan, dia menemukan bahwa dia telah terbiasa dengan keberadaan pria itu, bahkan jika semua orang meninggalkannya, hanya dia, masih ada untuk tidak meninggalkan ...
Sudah waktunya untuk menemukan suami untuk diri sendiri dan menemukan ayah kandungnya untuk anak anda!
Trilogi Efek Carrero
Bapak Ryan
Dia mendekat dengan ekspresi gelap dan lapar,
begitu dekat,
tangannya meraih wajahku, dan dia menekan tubuhnya ke tubuhku.
Mulutnya mengambil milikku dengan rakus, sedikit kasar.
Lidahnya membuatku terengah-engah.
"Kalau kamu tidak ikut denganku, aku akan meniduri kamu di sini." Dia berbisik.
Katherine menjaga keperawanannya selama bertahun-tahun bahkan setelah dia berusia 18 tahun. Tapi suatu hari, dia bertemu dengan seorang pria yang sangat seksual, Nathan Ryan, di klub. Dia memiliki mata biru paling menggoda yang pernah dia lihat, dagu yang tegas, rambut pirang keemasan, bibir penuh, sempurna, dan senyum yang luar biasa, dengan gigi yang sempurna dan lesung pipit yang sialan itu. Sangat seksi.
Dia dan dia memiliki malam yang indah dan panas...
Katherine berpikir dia mungkin tidak akan bertemu pria itu lagi.
Tapi takdir punya rencana lain.
Katherine akan mengambil pekerjaan sebagai asisten seorang miliarder yang memiliki salah satu perusahaan terbesar di negara ini dan dikenal sebagai pria yang menaklukkan, otoritatif, dan sangat menggoda. Dia adalah Nathan Ryan!
Apakah Kate bisa menahan pesona pria yang menarik, kuat, dan menggoda ini?
Baca untuk mengetahui hubungan yang terombang-ambing antara kemarahan dan hasrat yang tak terkendali.
Peringatan: R18+, Hanya untuk pembaca dewasa.
Putri Sang Kesatria
Saat ia berusaha mempertahankan hubungan mereka, pria itu membalasnya dengan tuduhan pedas — menyebutnya sebagai pencari untung yang tak peduli pada tanggung jawab dan kehormatan yang lebih besar.
Kini, tekadnya bulat. Dengan pedang terhunus dan hati yang teguh, ia menaiki kudanya dan pergi meninggalkan segalanya.
Sebagai putri seorang legenda, ia akan membuktikan pada dunia: seorang perempuan pun mampu memikul tanggung jawab keluarganya, dan menjadi seorang kesatria sejati — sekaligus pemimpin yang tangguh.
PUTRI SANG KESATRIA












