
Pencerahan: Dari Reruntuhan Bangkit Berjaya
Joko Susilo · Sedang Diperbarui · 166.7k Kata
Pendahuluan
Apakah dia lupa bagaimana mencekiknya, memaksanya menandatangani surat cerai, dan menjadikannya bahan ejekan seluruh kota? Kini ketika dia berusaha berdamai, hanya dialah yang berhak menentukan apakah pria itu layak...
Bab 1
Malam terasa begitu pekat dan mencekam.
Sebelum Sari Lestari menutup mata untuk selamanya, telinganya masih berdengung oleh kata-kata pasangan bajingan itu.
“Sari Lestari, seharusnya kamu sudah mati dari dulu! Buat apa jadi perempuan sok kuat begitu? Kalau saja dari awal kamu serahkan kekuasaanmu, tidak akan kamu berakhir seperti ini, kan?”
Setelah berbicara, pria itu sepertinya masih belum puas. Dia meludahi jasad Sari.
“Sari, jangan salahkan aku, ya. Aku hanya terlalu cinta pada Yanto. Setelah kamu pergi, kami pasti akan hidup bahagia.”
Suara wanita itu terdengar manja, seolah yang terbaring mati di hadapannya bukanlah sahabatnya sendiri, melainkan musuh bebuyutannya.
Amarah yang terpendam di dada Sari Lestari serasa mau meledak. Dia berusaha sekuat tenaga untuk membuka matanya.
Namun, kelopak matanya terasa seberat timah, dan seluruh tubuhnya mati rasa.
'Dasar pasangan hina!'
'Aku tidak mau mati! Aku mau hidup!'
Tiba-tiba, sensasi tercekik yang hebat menjalari lehernya. Barulah saat itu Sari Lestari merasakan kekuatan untuk meronta.
Di bawahnya ada ranjang empuk yang besar, tapi di depan matanya hanya ada kegelapan total.
Ketika penglihatan tak mampu menangkap informasi, indra penciuman dan pendengaran menjadi luar biasa tajam.
Sari Lestari hanya bisa merasakan sepasang tangan besar sedang mencengkeram lehernya. Pemilik tangan itu berbicara dengan nada penuh amarah,
“Melati Wijaya, karena kamu sudah tidak ingin hidup lagi, biar aku sendiri yang mengirimmu ke neraka.”
Napasnya tercekat!
Sari Lestari bahkan belum sempat memahami situasi, lehernya sudah dicekik. Pria di hadapannya benar-benar berniat membunuhnya. Naluri untuk bertahan hidup membuatnya meronta-ronta dengan hebat, tetapi tubuh ini begitu lemah, sama sekali bukan tandingan pria itu.
Tercekik terlalu lama membuat wajah Sari Lestari memerah padam, dan matanya mulai memancarkan rona darah.
'Apa aku akan mati lagi?'
Tiba-tiba, pintu kamar ditendang hingga terbuka dengan suara keras.
BRAK!
Saat itu, Sari Lestari sudah tidak peduli lagi siapa yang datang. Dia mengulurkan satu tangannya dengan putus asa.
Mulutnya tanpa suara membentuk dua kata.
“Tolong aku.”
Orang yang datang itu tidak mengecewakannya. Dia maju dan membantu menahan lengan pria itu, sambil berusaha menenangkannya.
“Tuan Muda! Lepaskan! Kalau begini terus bisa ada yang mati!”
Namun, mata pria itu dipenuhi kekejaman. Dengan dingin dia melontarkan tiga kata.
“Dia pantas mati!”
Melihat bujukannya tidak berhasil, kepala pelayan itu menjadi cemas. Dia langsung berlutut di depan ranjang.
“Tuan Muda! Ibu Nyonya Muda adalah penyelamat nyawa Nenek. Kalau Anda sampai membunuh Nyonya Muda, arwah Nenek di alam sana tidak akan tenang! Lagi pula, hari ini adalah hari perceraian kalian! Tuan Muda, jangan gegabah!”
Mendengar kalimat itu, Rendra Surya akhirnya sedikit lebih tenang. Kekuatan di tangannya pun terasa mengendur.
Ini kesempatannya!
Sari Lestari memanfaatkan momen itu untuk melepaskan diri dari cengkeraman. Dia menyeret tubuhnya yang lemas untuk mundur, matanya penuh kewaspadaan terhadap pria itu.
Melihatnya seperti itu, Rendra Surya menyunggingkan senyum dingin.
“Ternyata kamu juga takut mati. Hari ini aku biarkan kamu hidup. Surat cerai akan kuantar lewat Bayu. Setelah tanda tangan, enyah dari sini. Jangan sampai aku melihatmu lagi.”
Setelah berkata demikian, dia turun dari ranjang, hanya menyisakan punggungnya yang dingin.
Kepala pelayan itu pun bangkit dari lantai. Dengan tatapan iba, dia menatap wanita di ranjang dan meninggalkan pesan.
“Nona Wijaya, jaga diri Anda baik-baik.”
Keduanya keluar, meninggalkan Sari Lestari sendirian di dalam kamar.
Sambil memegangi dadanya, dia masih syok. Pandangannya masih kabur, butuh beberapa saat untuk kembali normal.
'Bukannya aku sudah mati? Aku di mana? Siapa mereka?'
Akhirnya punya waktu untuk berpikir, Sari Lestari menyadari ada serangkaian ingatan asing di kepalanya.
Dirinya memang sudah mati. Lebih tepatnya, dia hidup kembali di tubuh orang lain.
Pemilik tubuh ini bernama Melati Wijaya. Pria yang tadi ingin membunuhnya adalah suaminya, Rendra Surya.
Pemilik asli tubuh ini adalah gadis malang yang ibunya meninggal lebih awal. Tidak hanya itu, ayah tirinya juga seorang pengecut.
Meskipun Melati Wijaya adalah seorang putri dari keluarga kaya, dia sangat mencintai Rendra Surya. Semakin Rendra tidak menyukainya, semakin dia menempel padanya. Dia benar-benar bucin tingkat dewa.
Hari ini adalah ulang tahun pernikahan mereka, sekaligus hari berakhirnya perjanjian pernikahan mereka.
Seharusnya mereka bisa berpisah baik-baik, tetapi pemilik asli tubuh ini malah berakhir dicekik hingga tewas oleh Rendra Surya.
Namun, karena sekarang dia menggunakan tubuh Melati Wijaya, sudah sewajarnya dia harus membantunya membalas dendam.
Sari Lestari diam-diam menetapkan tekad.
Tiba-tiba terdengar ketukan di pintu.
“Nyonya Muda, Anda di dalam?”
Sari Lestari hendak menjawab, tapi dia baru sadar dirinya tidak mengenakan sehelai benang pun. Kulitnya yang terekspos dipenuhi bekas kemerahan yang intim, dan seluruh tubuhnya terasa pegal linu.
Dia menarik napas dingin, mengumpat dalam hati.
Orang di luar pintu terdengar sedikit tidak sabar dan mendesak.
“Nyonya Muda, saya Bayu. Anda tidak bisa menghindar. Kalau tidak buka pintu juga, saya akan panggil kepala pelayan.”
“Tunggu sebentar! Lima menit!”
Suara wanita itu masih sedikit bergetar, terdengar menyedihkan.
Namun, Bayu bersikap profesional. Dia melirik jam tangannya, memutuskan jika wanita itu tidak keluar tepat waktu, dia akan menerobos masuk.
Tak sampai lima menit, pintu pun terbuka.
Melati Wijaya yang muncul di hadapannya berambut acak-acakan dan berwajah pucat. Dia mengenakan celana bahan dan kemeja pria, ujung celananya yang kepanjangan dia gulung.
Tidak ada pakaian wanita sama sekali di kamar itu, dan pakaian pemilik asli tubuh ini sudah robek menjadi serpihan. Sari Lestari tidak punya pilihan selain mengambil satu setel pakaian Rendra Surya dari ruang ganti.
Melihat penampilannya yang berantakan, ekspresi Bayu tetap biasa saja.
Dia hanya menyodorkan dokumen di tangannya dengan nada dingin.
“Nyonya Muda, ini surat perceraian, silakan tanda tangan. Tuan Muda juga meminta saya untuk mengantar Anda pergi.”
Maksudnya jelas, 'kalau berani macam-macam, jangan salahkan saya jika tidak sopan.'
Sari Lestari tidak berkata apa-apa. Dia hanya mengambil dokumen itu, membaliknya ke halaman terakhir, dan menandatangani namanya yang sekarang adalah “Melati Wijaya”. Dua kata itu ditulis dengan cepat tapi dengan goresan yang sangat indah.
Bayu justru sedikit terkejut dengan sikapnya yang begitu lugas. Setelah bertahun-tahun mengikuti Rendra Surya, dia tahu betul siapa Melati Wijaya.
Sebelum datang, dia sudah bersiap untuk bernegosiasi panjang dengannya, tak disangka urusannya selesai secepat ini.
“Sudah. Ada lagi?”
“Nyo… Nona Wijaya.” Bayu meralat panggilannya, tidak terburu-buru mengambil surat itu. “Anda tidak mau memeriksa isi perjanjiannya dulu?”
Melati Wijaya mengangkat alisnya dan menjawab, “Memangnya ada yang perlu dilihat?”
Meskipun keluarga Surya kaya raya, mengingat betapa kejamnya pria itu, dia pasti tidak akan mendapatkan keuntungan apa pun. Bisa jadi perjanjian itu malah membebaninya dengan utang.
Melihat Bayu sedikit mengernyitkan dahi, Melati Wijaya melanjutkan,
“Memangnya kalau aku lihat, perceraiannya batal? Atau isi perjanjiannya akan membuatku bangkrut? Apa pun hasilnya, aku tidak bisa mengendalikannya, kan?”
Mendengar itu, tatapan Bayu menjadi lebih dalam. Dia mengambil surat cerai itu. “Nona Wijaya, Pak Surya hanya meminta Anda pergi tanpa membawa harta apa pun.”
Hasil ini sudah cukup baik baginya. Melati Wijaya berkata dengan tulus,
“Kalau begitu, sampaikan terima kasihku padanya.”
Bayu melirik bekas merah di leher Melati Wijaya.
“Nona Wijaya, perlu saya panggilkan dokter?”
Melati Wijaya mengikuti arah pandangannya ke lehernya, teringat sensasi sekarat saat Rendra Surya hampir membunuhnya.
Dia menggeleng. “Tidak perlu.” Dibandingkan mengobati luka, tetap berada di sini jauh lebih berbahaya.
Bayu mengangguk. “Kalau begitu, silakan Nona Wijaya segera berkemas.”
Melati Wijaya tidak menunda-nunda. Mengikuti ingatan pemilik asli tubuh ini, dia kembali ke kamarnya.
Kamarnya adalah bekas gudang yang diubah. Lucu sekali, Nyonya Surya yang begitu glamor di luar ternyata tidak punya kamar sendiri di rumah.
Rendra Surya sangat membenci pemilik asli tubuh ini. Jadi dia memerintahkan agar kamarnya ditempatkan sejauh mungkin.
Kamar Melati Wijaya sangat kecil, satu ranjang dan satu meja sudah membuatnya terasa sesak. Dalam kondisi sesulit ini, tentu saja dia tidak punya banyak pakaian yang layak.
Karena itu, dia berkemas dengan sangat cepat. Setelah mengganti pakaian pria yang kebesaran, dia keluar sambil menyeret kopernya.
'Selamat tinggal, Rendra Surya.'
Melati Wijaya merasa sangat lega dan hendak melangkah pergi.
Namun, sebuah suara melengking datang dari belakang.
“Kakak mau ke mana?”
Bab Terakhir
#130 Bab [130] Rumah Sakit
Terakhir Diperbarui: 4/11/2026#129 Bab [129] Pingsan
Terakhir Diperbarui: 4/11/2026#128 Bab [128] Kepergian Yani Chandra
Terakhir Diperbarui: 4/11/2026#127 Bab [127] Pertengkaran di Perusahaan
Terakhir Diperbarui: 4/11/2026#126 Bab [126] Harus Bekerja
Terakhir Diperbarui: 4/11/2026#125 Bab [125] Pindah Kembali ke Gudang Penyimpanan
Terakhir Diperbarui: 4/11/2026#124 Bab [124] Merebut Wanita Milikku
Terakhir Diperbarui: 4/11/2026#123 Bab [123] Kedatangan Rangga Gunawan
Terakhir Diperbarui: 4/11/2026#122 Bab [122] Membahas Persyaratan
Terakhir Diperbarui: 4/11/2026#121 Bab [121] Peringatan dari Bambang Gunawan
Terakhir Diperbarui: 4/11/2026
Anda Mungkin Suka 😍
7 Malam dengan Tuan Black
"Apa yang kamu lakukan?" Dakota mencengkeram pergelangan tanganku sebelum mereka menyentuh tubuhnya.
"Menyentuhmu." Bisikan keluar dari bibirku dan aku melihat matanya menyipit padaku seolah aku telah menghinanya.
"Emara. Kamu tidak akan menyentuhku. Hari ini atau kapan pun."
Jari-jarinya yang kuat meraih tanganku dan menempatkannya dengan tegas di atas kepalaku.
"Aku di sini bukan untuk bercinta denganmu. Kita hanya akan bercinta."
Peringatan: Buku Dewasa 🔞
. . ......................................................................................................
Dakota Black adalah pria yang diselimuti karisma dan kekuasaan.
Tapi aku membuatnya menjadi monster.
Tiga tahun lalu, aku mengirimnya ke penjara. Secara tidak sengaja.
Dan sekarang dia kembali untuk membalas dendam padaku.
"Tujuh malam." Katanya. "Aku menghabiskan tujuh malam di penjara busuk itu. Aku memberimu tujuh malam untuk tinggal bersamaku. Tidur denganku. Dan aku akan membebaskanmu dari dosamu."
Dia berjanji untuk menghancurkan hidupku demi pemandangan yang bagus jika aku tidak mengikuti perintahnya.
Pelacur pribadinya, begitu dia memanggilku.
🔻KONTEN DEWASA🔻
Ayah Presiden, ayo segera
Dengan tubuh yang patah, tetapi dalam sedih mereka tidak berdaya ketika kecelakaan mobil ...
Empat tahun kemudian, dia memiliki putra yang cantik dan suami nominal.
Karena anaknya mengalami masalah, dia tidak sengaja bertemu dengan pria pengganggu bernama Li Shengtian, dan sejak saat itu, dia terjerat dengan itu.
Pria itu tidak hanya menciumnya pada kesempatan pertama, tetapi dia bahkan mengambil hati putranya se seakan-sesering itu.
Hidupnya benar-benar dalam kesulitan karena penampilannya.
Ketika orang-orang munafik suaminya mendirikan runtuh, kekejaman saudara perempuan terekspos, orang tua dan penggemar kehidupan sedikit tidak terwujud, ingatannya, juga mulai berangsur pulih.
Bekas luka dilucuti lapisan demi lapisan, dia menemukan bahwa dia telah terbiasa dengan keberadaan pria itu, bahkan jika semua orang meninggalkannya, hanya dia, masih ada untuk tidak meninggalkan ...
Sudah waktunya untuk menemukan suami untuk diri sendiri dan menemukan ayah kandungnya untuk anak anda!
Gadis Gemerlap
Namun di luar dugaan, dia membalas dengan tamparan yang menyakitkan! Ternyata dia bergelar doktor dan adalah ilmuwan ternama. Dia juara catur nasional, investor jenius, legenda bela diri... Saat prestasi tak terbantahkan ini terungkap satu per satu, tak terhitung orang mengejarnya.
Sementara itu, Tuan Phillips, legenda bisnis yang dulu memandangnya dengan hina, kini panik: Itu istriku! Menyingkir kalian!
Cinta Manis dengan Suamiku Milyarder
Dalam sebuah wawancara, Sari mengaku masih single, menyebabkan sensasi besar.
"Nyonya Limbong bercerai" langsung melesat ke puncak trending search.
Semua orang tahu Ari Limbong adalah taktisi yang kejam.
Persis ketika semua orang mengira dia akan menyikat habis Sari, sebuah akun baru terdaftar memberi komentar di profil pribadi Sari: "Bersimpuh di lantai atau di hadapanku, pilih!"
Trilogi Efek Carrero
Ayah Sahabat Terbaikku
Tiga tahun lalu, setelah kehilangan istrinya secara tragis, Pak Crane, seorang pria yang sangat tampan, kini menjadi seorang miliarder pekerja keras, simbol kesuksesan dan rasa sakit yang tak terucapkan. Dunianya bersinggungan dengan Elona melalui sahabatnya, jalan yang mereka tinggali, dan persahabatannya dengan ayah Elona.
Suatu hari yang menentukan, sebuah kesalahan kecil mengubah segalanya. Elona secara tidak sengaja mengirimkan serangkaian foto yang agak terbuka kepada Pak Crane, yang seharusnya dikirimkan kepada sahabatnya. Saat dia duduk di meja rapat, Pak Crane menerima gambar-gambar tak terduga tersebut. Pandangannya tertahan di layar, dia harus membuat pilihan.
Apakah dia akan menghadapi pesan yang tidak disengaja itu, mempertaruhkan persahabatan yang rapuh dan mungkin membangkitkan emosi yang tak terduga?
Ataukah dia akan bergulat dengan keinginannya sendiri dalam diam, mencari cara untuk menavigasi wilayah yang belum terpetakan ini tanpa mengganggu kehidupan di sekitarnya?
Ayo! Mas Leng!
Dia berkata: "Garis hidup Anda begitu lama, itu berarti bahwa sumpah Anda dapat dilakukan untuk waktu yang lama, wanita yang Anda cintai akan sangat bahagia dan bahagia ..."
"Apakah Anda ingin menjadi wanita bahagia itu?" tanyanya. "
Dia pikir dia mencintainya, tapi itu masih konspirasi.
Pada hari pernikahan, cinta lama datang dan pergi, dan melihat dinginnya pria itu sendiri dalam sekejap, dan dia tahu bahwa cinta itu berakhir lagi.
Untuk melupakan rasa sakit, lupakan dia, dia mengeluarkan jam saku menghipnotis dirinya sendiri, menghapus semua kenangan tentang dia,
Tapi pria itu tidak membiarkannya pergi, "Wanita! Tidak peduli berapa kali kau melupakanku! Aku akan memanggil kembali cintamu untukku!
Bapak Ryan
Dia mendekat dengan ekspresi gelap dan lapar,
begitu dekat,
tangannya meraih wajahku, dan dia menekan tubuhnya ke tubuhku.
Mulutnya mengambil milikku dengan rakus, sedikit kasar.
Lidahnya membuatku terengah-engah.
"Kalau kamu tidak ikut denganku, aku akan meniduri kamu di sini." Dia berbisik.
Katherine menjaga keperawanannya selama bertahun-tahun bahkan setelah dia berusia 18 tahun. Tapi suatu hari, dia bertemu dengan seorang pria yang sangat seksual, Nathan Ryan, di klub. Dia memiliki mata biru paling menggoda yang pernah dia lihat, dagu yang tegas, rambut pirang keemasan, bibir penuh, sempurna, dan senyum yang luar biasa, dengan gigi yang sempurna dan lesung pipit yang sialan itu. Sangat seksi.
Dia dan dia memiliki malam yang indah dan panas...
Katherine berpikir dia mungkin tidak akan bertemu pria itu lagi.
Tapi takdir punya rencana lain.
Katherine akan mengambil pekerjaan sebagai asisten seorang miliarder yang memiliki salah satu perusahaan terbesar di negara ini dan dikenal sebagai pria yang menaklukkan, otoritatif, dan sangat menggoda. Dia adalah Nathan Ryan!
Apakah Kate bisa menahan pesona pria yang menarik, kuat, dan menggoda ini?
Baca untuk mengetahui hubungan yang terombang-ambing antara kemarahan dan hasrat yang tak terkendali.
Peringatan: R18+, Hanya untuk pembaca dewasa.
Mantan Istri yang Tak Terlupakan
Dia melamarku, dan kuterima. Bagaimana mungkin aku menolak pria yang sudah lama kusukai? Dia menjelaskan dengan tegas bahwa hubungan kami hanya berdasarkan uang dan seks, dan aku tidak keberatan. Dalam pernikahan tanpa cinta itu, aku sudah puas hanya bisa berada di sampingnya.
Dia mengajukan gugatan cerai, dan kusetujui. Lima tahun pernikahan berakhir dalam satu hari. Aku merasa putus asa, dan hanya berharap untuk tidak pernah melihatnya lagi.
Setelahnya, dia berkata, "Sari, mari kita menikah lagi." Aku sama sekali tidak merasa apa-apa dan menjawab, "Pak Limbong, kurasa tidak ada yang perlu kita bicarakan selain urusan bisnis."
Dia meraih pinggangku dan berkata, "Kau yakin? Anak itu baru saja memanggilku Ayah!"
Putri Raja Judi: Kebangkitan Sang Putri
Kecintaan Satu Malam
Dia berkata: "Kasar, tidak profesional, melempar wanita. Tidak heran seorang pria seperti Anda akan merampok seorang wanita. "
Dia mencentang bibirnya: mata tersapu di atas tubuhnya, samar-samar: "kekanak-kanakan, bandara, masalah cinta, bahkan wanita tidak bisa dipanggil, saya enggan menerima Anda." "
Dia mencibir: Tidak, aku akan menemukan seorang pria yang bersedia menerimaku.
Dia menggendongnya: Saya tidak pergi ke neraka, yang pergi ke neraka
Setelah menikah.
"Apa tiga disiplin ilmu dan delapan catatan?" Seorang kolonel menatap wanita yang telah kembali terlambat dan menatap wajah merahnya karena minum.
"Eh- "Wanita minum di kepala, orang tua tidak tahu, tetapi juga kembali tiga disiplin ilmu delapan perhatian?"
"Sepertinya pendidikan kemarin tidak cukup mendalam. Hari ini kita harus melanjutkan pendidikan kita. "Seorang kolonel akan mabuk bahu wanita, dengan kekuatan fisik untuk memberitahunya, apa yang disebut tiga disiplin ilmu, delapan perhatian.
Segera setelah di kamar datang tangisan seorang wanita: "Brengsek, aku ingin bercerai." "
Suara seorang kolonel sangat tenang: "Maaf, tentara tidak bisa bercerai." "
"Aku akan protes, uh- "
Brengsek, selalu menggunakan trik ini, dia tidak bosan ah?
Dimanjakan oleh Miliarder setelah Dikhianati
Emily dan suaminya yang miliarder berada dalam pernikahan kontrak; dia berharap bisa memenangkan cintanya melalui usaha. Namun, ketika suaminya muncul dengan seorang wanita hamil, dia putus asa. Setelah diusir, Emily yang tunawisma diambil oleh seorang miliarder misterius. Siapa dia? Bagaimana dia mengenal Emily? Yang lebih penting, Emily hamil.












