
Aku Dikelilingi Wanita Cantik
Henry · Sedang Diperbarui · 539.1k Kata
Pendahuluan
Bab 1
Namaku Nolan. Aku mahasiswa, dan untuk sementara tinggal di rumah kakakku.
Malam itu aku sudah rebahan, mata nyaris terpejam, ketika tiba-tiba ada suara aneh dari kamar utama di sebelah.
Aku langsung bangkit tanpa alas kaki. Pelan-pelan kubuka pintu kamar, menyembulkan kepala ke luar, lalu menahan napas—memasang telinga.
Iya. Suaranya jelas dari kamar utama.
Mula-mula terdengar bunyi berderit, seperti ranjang yang digeser. Setelah itu, bunyi duk-duk—kepala ranjang menghantam dinding.
Aku melangkah jinjit, lalu menempelkan telinga ke celah pintu. Dari dalam, terdengar napas berat kakakku, diselingi erangan yang ditahan.
Bersamaan dengan itu, istrinya juga mengeluarkan desah yang teratur—lembut tapi menggoda, seolah sengaja dibuat-buat.
Dylan dan Grace sedang berhubungan seks.
Kepalaku mendadak pening. Badanku kaku seperti membeku.
Aku ingin pergi. Harusnya aku pergi. Tapi kaki ini seperti tidak menurut. Rasa penasaran pada hal yang seharusnya tabu justru membuat jantungku berdegup makin kencang.
Beberapa saat kemudian, bunyi kepala ranjang menghantam dinding terdengar lagi—lebih keras, lebih brutal—lalu, mendadak… senyap.
Senyap yang menakutkan, sampai rasanya suara jarum jatuh pun bakal terdengar.
Di luar pintu, aku bisa mendengar detak jantungku sendiri.
Lalu terdengar suara Grace, datar tapi menusuk, “Udah?”
Jelas dia tidak puas.
Dylan menjawab singkat, “Iya.”
Grace mendecak. “Maksudku, Dylan, kamu kenapa sih? Cepet banget. Kalau begini terus, kita kapan punya anak? Kayaknya kita nggak bakal punya anak deh.”
Dylan itu kakakku.
Suara Dylan meninggi, seolah meledak menahan kesal. “Bisa nggak kamu berhenti bawa-bawa anak terus? Itu bikin aku makin tertekan!”
Grace itu kakak iparku—perempuan yang, harus kuakui, terlalu seksi dan memikat.
“Jadi ini salahku? Kamu nyalahin aku?” suara Grace dingin. “Aku udah bilang. Kalau kamu mandul, jangan nyalahin aku! Dan kalau kamu nggak bisa jaga diri, terus aku deket sama laki-laki lain, jangan salahin aku juga!”
Setelah itu terdengar langkah menjauh. Tak lama kemudian, bunyi pintu kamar mandi, lalu suara shower menyala.
Aku seperti tersadar. Cepat-cepat aku kembali ke kamarku dan menjatuhkan diri ke kasur, napas masih berantakan.
Di kepalaku muncul pikiran yang membuatku sendiri muak: Grace seseksi itu… apa Dylan bisa ngimbangin? Kalau aku yang…
Plak!
Aku menampar pipiku sendiri keras-keras, jijik pada arah pikiranku.
Walau Dylan dan aku bukan saudara sedarah, di kampung kami satu marga. Dan selama ini dia baik padaku. Tanpa bantuannya, aku mungkin nggak bakal bisa masuk kampus ini—apalagi numpang tinggal di rumahnya sekarang.
Urusan kemampuan ranjang itu privasinya. Dan aku sama sekali tidak pantas punya pikiran kotor tentang istrinya.
Tapi desahan Grace barusan terus terngiang di telingaku. Bayangan tubuhnya yang montok dan menggoda memenuhi kepala, memaksa imajinasiku berputar tanpa ampun.
Aku tahu aku seharusnya berhenti.
Namun tanganku tetap bergerak, jari-jariku mengusap naik turun, dan aku mulai melampiaskan semuanya sendirian.
Beberapa menit kemudian, sekujur tubuhku bergetar. Aku tak bisa menahan diri—aku memuncak. Setelah itu, tubuhku mendadak lemas, seperti semua ketegangan runtuh sekaligus.
Terlalu cepat. Aku bahkan belum sempat ambil tisu. Cairannya terlanjur mengenai celana dalamku. Basah, lengket, menjijikkan.
Aku buru-buru bangun, mengganti celana dalam dengan yang bersih, lalu meninggalkan yang kotor di dekat ranjang. Anehnya, di dalam dada ada rasa puas yang memalukan. Setelah itu aku berbaring lagi dan akhirnya tertidur.
Karena kegiatan ospek dan latihan kedisiplinan belum mulai, aku tidur sampai jam delapan, baru terbangun ketika Grace memanggilku sarapan.
Aku bangkit dan tanpa sengaja menunduk.
Celana dalam yang kutinggalkan di samping ranjang semalam… hilang.
Aku berjalan ke jendela. Di balkon, aku melihatnya sudah dicuci bersih dan dijemur rapi di rak jemuran.
Dalam hati aku mengumpat.
Sial. Nanti gimana aku ngadepin Grace? Gimana kalau dia lihat… kalau aku ejakulasi di celana dalam? Harus gimana aku?
Dylan sudah pergi sejak pagi buta, tapi Grace ternyata sengaja nungguin buat sarapan bareng aku.
Aku cuma bisa nunduk, makan bakpao kukus dan minum susu, sama sekali nggak berani ngangkat kepala buat ketemu tatapannya.
“Nolan, jangan lempar baju sama celana yang kamu ganti di kamar. Taruh aja di kamar mandi bawah,” kata Grace, datar seperti lagi ngingetin hal sepele.
Panas langsung nyamber ke wajahku. Aku mengangguk pelan, malu setengah mati.
Yang bikin makin parah—Grace malah terkekeh lirih melihat reaksiku.
“Kamu kenapa, Nolan?” nada suaranya santai, malah seperti geli. “Guru SMA kamu nggak pernah ngajarin pengetahuan fisiologi?”
Aku nggak paham maksudnya. Aku menatapnya sebentar dengan wajah bingung, lalu buru-buru nunduk lagi.
“Hm, kayaknya memang nggak.” Grace melanjutkan, tenang. “Kamu tahu, perempuan itu tiap bulan haid, kan?”
Wajahku makin merah. Aku diam, nggak sanggup jawab.
Lalu Grace menambahkan, “Nolan, kamu itu sudah dewasa. Harusnya punya sedikit pemahaman soal hal-hal begitu. Jangan kayak anak kecil, dikit-dikit merah kalau bahas yang berhubungan sama seks.”
Dalam hati aku menghela napas. Itu juga tergantung siapa yang ngomong. Kalau sama temen-temen cowokku, mah biasa. Tapi kalau yang ngomong Grace… rasanya aneh kalau aku nggak salah tingkah.
“Kayak perempuan punya haid,” Grace melanjutkan, “tubuh laki-laki juga butuh ‘keluarin’. Ada yang keluarnya pas mimpi, ada juga lewat masturbasi.” Tatapannya tajam tapi tetap santai. “Aku lihat celana dalammu banyak banget spermanya. Kamu masturbasi?”
Meski dari tadi dia bilang itu hal normal, tetap aja rasanya aku pengin menghilang ditelan lantai. Telingaku panas, dada sesak karena malu.
“Nolan, ini memang normal.” Grace menyandarkan punggungnya, suaranya seperti ngasih nasihat. “Tapi kamu juga harus perhatiin frekuensinya. Aku mulai curiga Dylan dulu kebanyakan waktu muda, makanya sekarang… performanya di ranjang jelek.”
Aku nyaris tersedak. Susu di mulutku muncrat, menyiprat ke meja.
“Maaf! Maaf!” Aku bangkit panik, kikuk mau nyari lap, tapi Grace sudah santai ngambil tisu dari meja.
“Nolan,” katanya, lalu melirik noda susu di meja seperti memberi pelajaran hidup. “Kayak segelas susu ini. Kamu minum sebanyak apa pun, nggak akan sia-sia. Tapi kalau kamu semprot di meja, sayang banget, kan?”
Aku melongo, nggak langsung ngeh maksudnya.
“Dasar anak polos,” Grace tersenyum. “Sperma kamu nggak akan sia-sia kalau masuk ke tempat yang benar. Tapi kalau kamu terus-terusan keluar di celana dalam… itu baru namanya mubazir.”
Begitu kalimat itu masuk ke telingaku, tubuhku langsung kaku.
Aku buru-buru duduk lagi, menunduk sedalam-dalamnya, pura-pura fokus mengunyah bakpao.
“Hati-hati jangan keselek.” Grace mencondongkan botol minumnya ke arahku. “Nih, minum susu aku.”
Aku terpaku sepersekian detik—lalu refleks mataku meluncur ke dadanya.
Grace memutar bola mata, kesal tapi tetap tenang. “Ngapain kamu lihat begitu? Aku belum pernah punya anak, dari mana aku punya susu?”
Setelah itu dia menyodorkan botol yogurt yang dari tadi dia pegang.
Wajahku rasanya merah banget sampai seperti mau meledak. Malunya bukan main.
Di saat yang sama, dari arah pintu terdengar suara perempuan yang enak didengar, bening dan manis.
“Grace ada di rumah?”
Cuma dari suaranya aja, tanpa lihat orangnya, aku sudah yakin—ini pasti perempuan cantik.
Begitu mendengar panggilan itu, aku cepat-cepat berdiri dan berlari ke pintu, seperti nemu alasan buat kabur dari meja makan.
Dan begitu pintu kebuka—
Dalam hati aku cuma bisa ternganga.
Ya Tuhan… cantik banget.
Rambut panjang tergerai, wajah oval sempurna, hidung mancung tegas, bibir merah menyala—belum lagi tubuhnya yang aduhai, seperti patung hidup. Kecantikannya melampaui siapa pun yang pernah kulihat. Dia terlihat begitu memukau sampai rasanya nggak nyata, seperti Aphrodite yang keluar dari mitologi Yunani.
Perempuan itu juga tampak sedikit terkejut begitu melihatku. Dia berkedip beberapa kali, lalu menyunggingkan senyum menggoda.
“Hei, handsome,” katanya ringan. “Aku salah pintu, ya?”
Bab Terakhir
#572 Bab 572 Sedikit Tidak Sehat Secara Mental
Terakhir Diperbarui: 7/5/2026#571 Bab 571 Terobsesi
Terakhir Diperbarui: 7/5/2026#570 Bab 570 Saya Belum Menemukan Perasaan
Terakhir Diperbarui: 7/5/2026#569 Bab 569: Perlakukan dengan Ketulusan
Terakhir Diperbarui: 7/5/2026#568 Bab 568 Mengembalikan Bantuan
Terakhir Diperbarui: 7/5/2026#567 Bab 567: Bersama dengan Kebaikan
Terakhir Diperbarui: 7/5/2026#566 Bab 566 Hati Nurani Belum Padamkan
Terakhir Diperbarui: 7/5/2026#565 Bab 565: Serang Pertama untuk Mendapatkan Tangan yang Lebih Atas
Terakhir Diperbarui: 7/5/2026#564 Bab 564 Sedikit Tidak Nyaman di Hatiku
Terakhir Diperbarui: 7/5/2026#563 Bab 563: Setengah Mendorong, Setengah Berhasil
Terakhir Diperbarui: 7/5/2026
Anda Mungkin Suka 😍
7 Malam dengan Tuan Black
"Apa yang kamu lakukan?" Dakota mencengkeram pergelangan tanganku sebelum mereka menyentuh tubuhnya.
"Menyentuhmu." Bisikan keluar dari bibirku dan aku melihat matanya menyipit padaku seolah aku telah menghinanya.
"Emara. Kamu tidak akan menyentuhku. Hari ini atau kapan pun."
Jari-jarinya yang kuat meraih tanganku dan menempatkannya dengan tegas di atas kepalaku.
"Aku di sini bukan untuk bercinta denganmu. Kita hanya akan bercinta."
Peringatan: Buku Dewasa 🔞
. . ......................................................................................................
Dakota Black adalah pria yang diselimuti karisma dan kekuasaan.
Tapi aku membuatnya menjadi monster.
Tiga tahun lalu, aku mengirimnya ke penjara. Secara tidak sengaja.
Dan sekarang dia kembali untuk membalas dendam padaku.
"Tujuh malam." Katanya. "Aku menghabiskan tujuh malam di penjara busuk itu. Aku memberimu tujuh malam untuk tinggal bersamaku. Tidur denganku. Dan aku akan membebaskanmu dari dosamu."
Dia berjanji untuk menghancurkan hidupku demi pemandangan yang bagus jika aku tidak mengikuti perintahnya.
Pelacur pribadinya, begitu dia memanggilku.
🔻KONTEN DEWASA🔻
Perangkap Ace
Hingga tujuh tahun kemudian, dia harus kembali ke kampung halamannya setelah menyelesaikan kuliahnya. Tempat di mana sekarang tinggal seorang miliarder berhati dingin, yang dulu hatinya yang mati pernah berdetak untuknya.
Terluka oleh masa lalunya, Achilles Valencian telah berubah menjadi pria yang ditakuti semua orang. Kehidupan yang membakar telah memenuhi hatinya dengan kegelapan tanpa dasar. Dan satu-satunya cahaya yang membuatnya tetap waras adalah Rosebud-nya. Seorang gadis dengan bintik-bintik dan mata pirus yang dia kagumi sepanjang hidupnya. Adik sahabatnya.
Setelah bertahun-tahun berjarak, ketika saatnya akhirnya tiba untuk menangkap cahayanya ke dalam wilayahnya, Achilles Valencian akan memainkan permainannya. Permainan untuk mengklaim apa yang menjadi miliknya.
Apakah Emerald akan mampu membedakan api cinta dan hasrat, serta pesona gelombang yang pernah membanjirinya untuk menjaga hatinya tetap aman? Atau dia akan membiarkan iblis itu memikatnya ke dalam perangkapnya? Karena tidak ada yang pernah bisa lolos dari permainannya. Dia mendapatkan apa yang dia inginkan. Dan permainan ini disebut...
Perangkap Ace.
Mami, Papi Memintamu Kembali
Enam tahun kemudian, Binar kembali ke tanah air dengan dua anak kembar yang cerdas dan menggemaskan, sekarang dia telah menjadi dokter yang berbakat dan terkenal dan banyak pria hebat yang jatuh cinta padanya!
Mantan suaminya, Barra, sekarang menyesal dan ingin kembali pada pelukannya. Akankah Binar memaafkan sang mantan?
“Mami, Papi memintamu kembali? Apakah Mami masih mencintainya?”
Dimanjakan oleh Miliarder setelah Dikhianati
Emily dan suaminya yang miliarder berada dalam pernikahan kontrak; dia berharap bisa memenangkan cintanya melalui usaha. Namun, ketika suaminya muncul dengan seorang wanita hamil, dia putus asa. Setelah diusir, Emily yang tunawisma diambil oleh seorang miliarder misterius. Siapa dia? Bagaimana dia mengenal Emily? Yang lebih penting, Emily hamil.
Mantan Istri yang Tak Terlupakan
Dia melamarku, dan kuterima. Bagaimana mungkin aku menolak pria yang sudah lama kusukai? Dia menjelaskan dengan tegas bahwa hubungan kami hanya berdasarkan uang dan seks, dan aku tidak keberatan. Dalam pernikahan tanpa cinta itu, aku sudah puas hanya bisa berada di sampingnya.
Dia mengajukan gugatan cerai, dan kusetujui. Lima tahun pernikahan berakhir dalam satu hari. Aku merasa putus asa, dan hanya berharap untuk tidak pernah melihatnya lagi.
Setelahnya, dia berkata, "Sari, mari kita menikah lagi." Aku sama sekali tidak merasa apa-apa dan menjawab, "Pak Limbong, kurasa tidak ada yang perlu kita bicarakan selain urusan bisnis."
Dia meraih pinggangku dan berkata, "Kau yakin? Anak itu baru saja memanggilku Ayah!"
Pengantin Pengganti
Arga, laki-laki baik yang seharusnya adalah Kakak ipar kepada Mentari, tetapi justru menjadi suami. Seketika menjelma sebagai sosok dingin tak tersentuh. Dia tidak pernah ikhlas dengan kenyataan bahwa Samantha hilang dan digantikan oleh Mentari. Tak sehari pun waktu berlalu tanpa bayang mantan calon istrinya, tidak sekalipun memandang Mentari seperti sosok seharusnya. Tidak pernah ada cinta.
Flavour Its Yours
"Kak Sean, walau kau tidak mencintaiku. Tapi, aku akan tetap berusaha menjadi istri yang terbaik untukmu."
-Anna-
"Kalau kau tau aku tidak mencintaimu, kenapa memilih untuk tetap menerima perjodohan ini?"
-Sean-
Anak Sambung? Sang Putri Palsu Kembali ke Pangkuan Konglomerat Triliunan
Pada kehidupan sebelumnya, Ayu Hartatiberjuang mati-matian untuk mempertahankan apa yang disebut 'ikatan keluarga'. Ia bersaing sengit dengan putri kandung yang bangkit kembali, berusaha mencengkeram segalanya justru berakhir dengan kehilangan segalanya, dan mati penuh dendam.
Setelah terlahir kembali, ia memutuskan untuk melepaskan.
Siapa peduli! Ia tidak akan melayani lagi!
Dengan gesit ia membereskan koper dan mengosongkan tempatnya, pergi mencari orang tua kandungnya.
Dengan persiapan hati untuk menerima takdirnya, tapi ternyata! Ini tidak seperti yang ia bayangkan!
Bukannya katanya keluarganya miskin melarat dan tak punya apa-apa?
Lalu, dinding bata emas yang berkilauan di sekeliling ini apa ini!?
Bukannya katanya ayahnya seorang penjudi yang menghabiskan semua harta keluarga dan lelaki tak berguna?
Pria yang memiliki setengah dari bisnis properti dengan beberapa blok jalan ini, benarkah itu dia?!
Bukannya katanya ibunya seorang perempuan pemarah dengan reputasi buruk di lingkungannya?
Seniman opera legendaris yang tiketnya sangat sulit didapat ini, benarkah itu dia?!
Bukannya katanya kakak laki-lakinya seorang lajang miskin yang mengayuh becak?
Bos tambang minyak yang kaya raya karena menggali sumur minyak ini, benarkah itu dia?!
Putri kandung yang telah dicari keluarga Hartati selama delapan belas tahun akhirnya kembali.
Titan bisnis, Jason Hartati, menyatakan: "Aku memang ditakdirkan memuja anak perempuan! Hatiku gelisah jika sehari saja tidak melihat putriku!"
Seniman legendaris, Shinta Widodo, berseru: "Kekasih hatiku! Buah jiwaku! Beli saja apa pun yang Ayu inginkan!"
Raja minyak, Keven Hartati, menggeram: "Adik perempuanku bukanlah sembarang orang yang bisa kalian incar! Siapapun yang berani menginginkan adikku, minggirlah!"
Ayo! Mas Leng!
Dia berkata: "Garis hidup Anda begitu lama, itu berarti bahwa sumpah Anda dapat dilakukan untuk waktu yang lama, wanita yang Anda cintai akan sangat bahagia dan bahagia ..."
"Apakah Anda ingin menjadi wanita bahagia itu?" tanyanya. "
Dia pikir dia mencintainya, tapi itu masih konspirasi.
Pada hari pernikahan, cinta lama datang dan pergi, dan melihat dinginnya pria itu sendiri dalam sekejap, dan dia tahu bahwa cinta itu berakhir lagi.
Untuk melupakan rasa sakit, lupakan dia, dia mengeluarkan jam saku menghipnotis dirinya sendiri, menghapus semua kenangan tentang dia,
Tapi pria itu tidak membiarkannya pergi, "Wanita! Tidak peduli berapa kali kau melupakanku! Aku akan memanggil kembali cintamu untukku!
Bapak Ryan
Dia mendekat dengan ekspresi gelap dan lapar,
begitu dekat,
tangannya meraih wajahku, dan dia menekan tubuhnya ke tubuhku.
Mulutnya mengambil milikku dengan rakus, sedikit kasar.
Lidahnya membuatku terengah-engah.
"Kalau kamu tidak ikut denganku, aku akan meniduri kamu di sini." Dia berbisik.
Katherine menjaga keperawanannya selama bertahun-tahun bahkan setelah dia berusia 18 tahun. Tapi suatu hari, dia bertemu dengan seorang pria yang sangat seksual, Nathan Ryan, di klub. Dia memiliki mata biru paling menggoda yang pernah dia lihat, dagu yang tegas, rambut pirang keemasan, bibir penuh, sempurna, dan senyum yang luar biasa, dengan gigi yang sempurna dan lesung pipit yang sialan itu. Sangat seksi.
Dia dan dia memiliki malam yang indah dan panas...
Katherine berpikir dia mungkin tidak akan bertemu pria itu lagi.
Tapi takdir punya rencana lain.
Katherine akan mengambil pekerjaan sebagai asisten seorang miliarder yang memiliki salah satu perusahaan terbesar di negara ini dan dikenal sebagai pria yang menaklukkan, otoritatif, dan sangat menggoda. Dia adalah Nathan Ryan!
Apakah Kate bisa menahan pesona pria yang menarik, kuat, dan menggoda ini?
Baca untuk mengetahui hubungan yang terombang-ambing antara kemarahan dan hasrat yang tak terkendali.
Peringatan: R18+, Hanya untuk pembaca dewasa.
KEHAMILAN MANTAN ISTRI MILYARDER
Beberapa bulan kemudian Miselia mendapati dirinya hamil. Tiba-tiba Evan kembali datang dan mendeklarasikan jika Miselia adalah miliknya. Tetapi, Miselia yang kini menjadi ahli waris menolak kedatangan Evan, sang mantan suami.
Akankah CEO yang penuh teka-teki itu memenangkan cintanya kembali atau kebencian akan menang pada akhirnya?
Pelacur Kakakku
"Tolong, Jake. Sekarang. Buat aku klimaks." Aku memohon.
Payton selalu menjadi gadis baik sepanjang hidupnya. Dia hanya ingin keluar dari rumah ibu dan ayah tirinya dan menjalani hidupnya sendiri. Yang tidak dia duga adalah saudara tiri yang sudah lama hilang tiba-tiba muncul dalam hidup mereka dan menjadi teman sekamarnya. Memang benar dia adalah mantan Marinir dengan perut berotot, tapi dia juga seorang mekanik motor yang suka bicara kotor padanya. Kata-katanya membuat Payton bergetar dalam antisipasi, dan tangannya membuat tubuhnya berkedut dan kejang.












