Dibeli oleh Pangeran Milyarder

Dibeli oleh Pangeran Milyarder

· Sedang Diperbarui · 147.9k Kata

1.2k
Populer
1.2k
Dilihat
0
Ditambahkan
Tambah ke Rak
Mulai Membaca
Bagikan:facebooktwitterpinterestwhatsappreddit

Pendahuluan

Gadis itu adalah seorang mahasiswi yang ingin menyelamatkan saudara perempuannya. Pria itu berusaha untuk menyelamatkan keluarganya. Bersama-sama, mereka berdua menemukan arti sesungguhnya dari cinta dan pengorbanan…. Mahasiswa Ari Douglas baru saja mengetahui kalau saudara perempuannya, Henley, mengidap leukemia. Tanpa asuransi, mereka tidak punya banyak pilihan dan harapan. Kemudian seorang teman memberitahu Ari tentang AmericanMate, sebuah layanan perjodohan yang elit nan modern. Atas bujukan sahabatnya, Grayson juga memutuskan untuk mencoba AmericanMate. Tetapi dia punya satu syarat: Dia akan serius menjalaninya untuk seumur hidup. Tidak pernah ada sejarah perceraian dalam silsilah keluarga monarki... baik satupun. Dapatkah dua hati yang saling mengorbankan demi kepentingan keluarga mereka jatuh cinta satu sama lain?
Dibeli oleh Pangeran Milyuner diciptakan oleh Theresa Oliver, seorang penulis eGlobal Creative Publishing.

Bab 1

"Hai, bu! Ada apa?" Setelah melihat siapa yang menelepon, Ari Douglas–mahasiswi tahun kedua–langsung mengangkatnya pada dering pertama. "Mau aku bawakan sesuatu untuk makan malam nanti?" Biasanya Ari tinggal di asrama di Universitas New York dan akan pulang kerumah untuk mengunjungi ibu dan adiknya pada akhir pekan. Tapi dia tidak pulang minggu lalu, jadi dia akan pulang malam ini untuk menebusnya.

"Tidak perlu khawatir tentang itu sekarang." Suara ibunya terdengar lembut, sama seperti ketika dia masih kecil dan ibunya tidak ingin membuat dia khawatir.

"Ada apa, bu?" Ari berhenti di trotoar kampus dan memiringkan kepalanya ke arah ponsel untuk mendengarkan dengan lebih jelas.

Ibunya menghela napas. "Ari, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, tapi Henley pingsan di lintasan lari hari ini."

"Apa?" Suara Ari meninggi beberapa oktaf.

Lintasan lari merupakan olahraga kesukaan adiknya, saat dia tidak ada kelas untuk dihadiri, dia akan menghabiskan setiap waktu berlatih untuk lomba.

Ari memindahkan telepon ke telinganya yang lain dan menggelengkan kepala. "Aku sudah duga suatu hari dia pasti akan pingsan karena terlalu memaksakan diri! Apakah dia baik-baik saja?"

"Dia baik-baik saja." Ari dapat mendengar senyum dalam nada suara ibunya yang berusaha untuk tetap tegar. "Mereka memintanya untuk menginap dan menjalankan beberapa tes, tapi tidak ada yang perlu dikhawatirkan."

"Aku akan segera kesana." Ari kembali berjalan ke arah kamar asramanya. "Di kamar mana dia dirawat?"

Ari mendengarkan, dia berusaha mengingat informasi yang diberikan sambil mempercepat langkahnya dan menahan diri untuk tidak berlari. Ketika masuk ke kamar, dia segera mengucapkan selamat tinggal pada ibunya dan mematikan telepon. Dia kemudian mengambil tas duffel miliknya dan mulai memasukkan beberapa barang ke dalam tas, untuk berjaga-jaga, dia mengemasi barang-barang yang cukup untuk beberapa hari.

"Ada kebakaran?" Tanya Vickie. Vickie Thompson dan Ari berteman baik sejak menjadi teman sekamar di tahun pertama mereka. Sekarang mereka sudah di tahun kedua dan sangat menantikan sisa tahun mereka di kampus. Ari berpikir untuk melanjutkan kuliahnya ke jenjang Magister setelah menyelesaikan kuliahnya di jurusan Menulis Kreatif terlebih dahulu.

"Henley pingsan di lintasan lari hari ini." Ari dengan cepat mengambil beberapa barang dari lemari dan laci kemudian melemparkannya ke ranjang.

Mata cokelat Vickie terbelalak, sangat kontras dengan rambut dan kulitnya yang berwarna cokelat muda. "Apakah dia baik-baik saja?"

Ari mengedikkan bahunya tanpa memperlambat langkahnya. "Dia di rumah sakit." Dia kemudian menutup dan menyampirkan tasnya ke bahu. "Tolong beri tahu pada dosen aku tidak akan hadir pada kelas besok. Aku akan mengirimkan pesan padanya ketika sempat." Ari mengikat rambut cokelat panjangnya menjadi kuncir kuda, hal yang biasa dia lakukan ketika sedang terburu-buru.

Vickie memeluknya. "Hati-hati saat menyetir." Dia kemudian melepaskan pelukannya dan menatap Ari, "dan jangan mengebut."

Ari menyeringai. "Baik, bu." Beberapa menit kemudian, Ari sudah berada di dalam perjalanan menuju Queens dengan mobil VW kodok miliknya, berharap tidak ada hal serius yang terjadi.


Di rumah sakit, Ari melihat ibunya di dalam ruangan dan segera menghampiri untuk memeluknya. "Bagaimana keadaannya?"

Celeste melepaskan pelukannya dan menuntun Ari ke kursi terdekat di ruang tunggu. "Seperti yang ibu bilang, ini harusnya bukan apa-apa, tapi dokter ingin melakukan beberapa tes."

Ari tidak ingin membuat ibunya lebih khawatir lagi, tapi dia merasa dokter tidak mungkin menyuruh orang tinggal untuk melakukan tes tanpa alasan. "Di mana dia sekarang?"

Ibunya mengedikkan kepalanya ke arah pintu. "Mereka sedang melakukan tes, setelah selesai mereka akan menempatkannya di ruangan."

Ari mengangguk, kemudian menghembuskan napas dalam-dalam.

Ibunya meremas tangan Ari dengan lembut. "Jangan khawatir, kecuali memang ada hal yang perlu kita khawatirkan."

Ari tersenyum lemah, "Aku hanya berharap ada sesuatu yang bisa aku lakukan untuk membantu."

Mereka merasa telah menunggu berhari-hari ketika malam itu dokter membuka pintu. "Nyonya Douglas?"

"Di sini!" Ucap Celeste sambil mengangkat tangannya.

Dokter itu menyeberangi ruangan dengan alis yang menyatu khawatir dan bibir terkatup membentuk garis lurus. "Mari bicara sebentar."

Ibunya mengangguk, namun Ari merasa khawatir. Dokter tidak mungkin mengajak bicara secara pribadi tanpa alasan.

Dokter menunggu mereka masuk ke ruangan dan menutup pintu.

"Bagaimana keadaan Henley?" Tanya Celeste cemas, sebuah kerutan terbentuk diantara alisnya.

Dokter menghela napas. "Hasilnya belum pasti, kita akan tahu secara pasti setelah menjalankan beberapa tes lagi."

"Kira-kira apa hasilnya?" Tanya Ari tanpa dapat menahan ketegangannya. Dia benci saat dokter bicara berbelit-belit, akan lebih baik apabila mereka bicara langsung ke intinya.

"Leukemia," dokter berkata datar.

Celeste membelalak. "Apa Anda yakin?"

"Kami tidak akan tahu pasti sampai tes lain dijalankan," ulang dokter sambil menatap mereka dengan mata sedih. "Tapi, ya, saya khawatir begitu."

Air mata ibunya mengalir, dia tidak bisa berbicara sepatah kata pun.

Ari meremas tangan ibunya untuk memberikan dukungan. "Apa yang dapat kami lakukan?"

Dokter kemudian menghabiskan satu jam berikutnya untuk memberitahu mereka mengenai pengobatan kemoterapi dan Transplantasi Sel Punca setelah masa remisi. Banyaknya informasi membuat Ari pusing.

Setelah dokter meninggalkan ruangan, ibunya menatap Ari dan berkata dengan suara pelan, "Ari, ibu tidak punya asuransi." Setelah ayah Ari meninggalkan mereka enam tahun yang lalu, ibunya bekerja sebagai pelayan di sebuah restoran lokal. Meskipun tipnya lumayan, namun tidak ada keuntungan lainnya. Tentu saja, tidak ada asuransi.

"Jangan khawatir, bu." Dia memeluk ibunya. "Semuanya akan baik-baik saja. Kita akan pikirkan suatu cara." Saat ia merasakan air mata ibunya di pundaknya, Ari diam-diam bertekad untuk melakukan apapun juga demi membantu adiknya.


"Bu, aku ingin ke kantin di bawah untuk minum kopi." Ari berdiri dan merenggangkan tubuhnya di tengah malam, kesulitan untuk tidur. "Ibu mau?"

Celeste menggeleng. "Tidak, Sayang, terima kasih."

Ari mengangkat alisnya. "Apakah ibu akan baik-baik saja sendirian?"

Ibunya mengangguk. "Ya, tentu saja. Ibu akan baik-baik saja." Dia kemudian memaksakan senyum. "Hei! Seharusnya ibu yang mengurus kamu, bukan sebaliknya."

Ari tersenyum. "Ibu, kita pasti bisa melalui ini bersama." Dia kemudian memeluk ibunya dengan singkat. "Lagipula, ibu tidak perlu melindungiku lagi. Aku bukan anak kecil lagi."

Celeste tertawa. "Sayang, kau memang sudah bukan anak kecil lagi dari dulu. Ibu rasa kau terlahir sebagai orang dewasa."

Ari tertawa kecil kemudian turun ke kantin, merenungkan ke mana dia harus mencari uang untuk pengobatan Henley. Kecuali mencuri di bank, tidak ada yang cara lain untuk mendapatkan uang banyak. Dikarenakan harus membayar biaya kuliah Henley dan dirinya, uang yang tersisa tidak banyak. Ari memutuskan untuk membatalkan sisa kelasnya dan berhenti kuliah sampai dia menemukan jalan keluar.

Ari kemudian dengan serius mempertimbangkan untuk merampok bank. Dia bisa berpura-pura membawa pistol dan masuk ke bank. Hanya di sanalah tersedia uang yang dia butuhkan...

Ide-ide bermunculan di kepala Ari dan sebuah rencana sudah mulai terbentuk saat dia memasuki kantin. Normalnya, dia tidak mungkin mempertimbangkan untuk merampok bank, namun situasi yang sulit membutuhkan tindakan yang drastis. Dia berjalan di area antrean kantin, namun dikarenakan di jam-jam sekarang semua harus dilakukan dengan sendiri, Ari membuatkan dirinya segelas kopi dan berjalan ke kasir.

Di depannya tersedia gelas dengan beberapa pensil di dalamnya. "Boleh aku pinjam satu?"

Kasir mengayunkan tangan ke arah pensil dan tersenyum. "Silakan."

Ari mengambil satu pensil dan selembar serbet lalu melihat sekeliling dan tidak menemukan orang satu pun disana. Ari menghela napas lega, dia sedang tidak ingin mengobrol saat ini. Setelah membayar, dia memilih meja di pojok ruangan. Dia membutuhkan waktu untuk berpikir dan membuat rencana.

Ari membuat daftar beberapa cara untuk dirinya bisa mendapatkan uang. Merampok bank. Cek. Mengambil pinjaman. Cek. Dia menatap serbet itu sebentar, membaliknya dan mulai menulis rencana untuk merampok bank, ketika sebuah suara menyadarkannya dari lamunan.

"Maaf mengganggu, apakah ada yang duduk disini?"

Ari mendongak dan menghela napas sambil menutupi tisu tadi dengan tangannya. Ternyata seorang perawat dari ruang gawat darurat. Ari menggeleng dan mengisyaratkan dengan tangannya. "Duduklah." Dia kemudian menghela napas. "Maaf, tapi kurasa aku tidak akan jadi teman mengobrol yang baik malam ini."

Perawat itu memakai tanda pengenal dengan tulisan MELISSA. Dia menyesap kopinya. "Aku harap kamu tidak keberatan, tapi aku mendengar apa yang dokter katakan tadi di ruang tunggu. Aku turut berduka."

Ari memiringkan kepalanya. "Terima kasih, tapi ini belum berakhir."

Melisa mengangkat alis dan menatapnya khawatir. "Yah, jangan lakukan sesuatu yang bodoh. Akan ada jalan keluarnya."

Ari kembali menyesap kopinya. "Begini. Aku menghargai perhatianmu, tapi tidak akan ada yang mau membantu mahasiswi miskin tanpa asuransi."

"Aku harap itu tidak benar." Melissa menatap matanya. "Ini bukan urusanku, tapi apakah kau ada ide bagaimana mendapatkan uang?"

Ari tersenyum sinis. "Selain merampok bank? Tidak ada."

"Jangan lakukan itu." Melissa tersenyum dan mencondongkan badannya sambil berkata penuh konspirasi. "Aku punya ide."

Bab Terakhir

Anda Mungkin Suka 😍

Istri Misterius

Istri Misterius

40.5k Dilihat · Selesai · Amelia Hart
Evelyn sudah menikah selama dua tahun, namun suaminya, Dermot, yang tidak menyukainya, tidak pernah pulang ke rumah. Evelyn hanya bisa melihat suaminya di televisi, sementara Dermot tidak tahu seperti apa wajah istrinya sendiri.

Setelah mereka bercerai, Evelyn muncul di hadapan Dermot sebagai Dr. Kyte.

Dermot sangat mengagumi Dr. Kyte dan jatuh cinta padanya. Dermot bahkan mulai mengejar Dr. Kyte dengan penuh semangat!

Evelyn bertanya kepada Dermot, "Kamu tahu siapa aku?"

Dengan percaya diri, Dermot menjawab, "Tentu saja. Kamu adalah Dr. Kyte, seorang dokter yang sangat terampil. Selain itu, kamu juga seorang hacker kelas atas dan pendiri merek fashion mewah!"

Evelyn mendekatkan diri ke telinga Dermot dan berbisik lembut, "Sebenarnya, aku juga mantan istrimu!"

(Saya sangat merekomendasikan sebuah buku yang sangat menarik hingga saya tidak bisa berhenti membacanya selama tiga hari tiga malam. Buku ini sangat mengasyikkan dan wajib dibaca. Judul bukunya adalah "Cerai Mudah, Rujuk Sulit". Kamu bisa menemukannya dengan mencarinya di kolom pencarian.)
Cinta dan Nafsu: Skandal di Keluargaku

Cinta dan Nafsu: Skandal di Keluargaku

12.8k Dilihat · Sedang Diperbarui · Rangga Wijaya
Namaku Kevin. Di usia tiga puluh tahun, aku dikaruniai seorang istri yang baik, cantik, dan memesona, terkenal dengan tubuhnya yang menakjubkan, serta keluarga yang bahagia. Penyesalan terbesarku berawal dari sebuah kecelakaan mobil yang merusak ginjalku dan membuatku menjadi impoten. Meskipun berada di dekat istriku yang menggairahkan dan penuh hasrat, aku merasa tidak mampu mencapai ereksi.

Ibuku meninggal sejak aku kecil, dan ayahku yang baik hati serta kuat telah mengambil peran untuk merawat anak-anakku di rumah. Segala upaya dan obat-obatan telah kucoba untuk mengembalikan fungsi ereksiku yang normal, namun semuanya sia-sia. Suatu hari, saat berselancar di internet, tanpa sengaja aku menemukan literatur dewasa yang melibatkan hubungan antara ayah mertua dan menantu, yang tanpa kusadari langsung membuatku terpikat dan terangsang.

Berbaring di samping istriku yang sedang tidur dengan tenang, aku mulai membayangkan wajahnya pada karakter menantu dalam cerita itu, yang membuatku terangsang sampai tingkat yang luar biasa. Aku bahkan menemukan bahwa membayangkan istriku bersama ayahku sendiri saat aku memuaskan diri sendiri, terasa lebih memuaskan daripada bercinta dengannya secara langsung. Menyadari bahwa aku tanpa sengaja telah membuka kotak Pandora, aku mengakui bahwa tidak ada jalan kembali dari kegembiraan baru yang tak terkendali ini...
Pengantin Mafia-Nya

Pengantin Mafia-Nya

16.7k Dilihat · Selesai · Adaririchichi
Cengkeraman besinya mengikat erat pinggangku dan dia menekanku ke dinding.
"Lepasin aku!" aku menggeram.
"Kalau aku mau sekarang juga," dia mendekat, bibirnya menyentuh lembut daun telingaku.
"Aku bisa memaksamu dan melihatmu berteriak dengan nada indahmu di bawahku," bisiknya dengan suara serak.

Aku terkejut dan mencoba melepaskan tangannya dari pinggangku.
"Kamu kan istriku, bukan?" dia menggoda, giginya menggigit lembut kulitku.
Aku merasakan panas aneh yang mulai membara di dalam diriku dan aku berusaha mengendalikannya.
"Dante, lepaskan aku!" aku mendesis.
Perlahan, kepalanya naik dari leherku dan menatapku.
Dia menggerakkan jarinya di sepanjang bibirku dan senyum iblis muncul di wajahnya.


Cinta. Kejahatan. Gairah. Tokoh wanita yang kuat.

Alina Fedorov, putri yang berani dan penuh semangat dari Don mafia Rusia, dipaksa menikah melawan kehendaknya oleh ayahnya. Dan pengantinnya tak lain adalah Dante Morelli yang ditakuti, capo dei capi dari mafia Italia-Amerika yang paling kuat dan berbahaya.

Dia memiliki markas yang tersebar di seluruh Eropa dan Amerika dengan banyak capo dan underboss yang siap melayani perintahnya. Mengelola dunia bawahnya tanpa hati, dia cepat menyingkirkan siapa pun yang melawan perintahnya dan bertahun-tahun pelatihannya membuatnya siap untuk kehidupan kejahatan yang berbahaya.

Namun, semua itu tidak akan berarti ketika dia bertemu dengan Alina Fedorov yang impulsif dan mandiri.

Bisakah cinta tumbuh di antara mereka terutama ketika Dante menginginkan balas dendam pada Alina atas dosa-dosa ayahnya? Ataukah Alina mampu meruntuhkan tembok dinginnya dan membuatnya bertekuk lutut untuknya?
7 Malam dengan Tuan Black

7 Malam dengan Tuan Black

60.5k Dilihat · Selesai · ALMOST PSYCHO
PERINGATAN: Buku ini mengandung adegan seks eksplisit yang sangat detail... sekitar 10-12 bab. Tidak cocok untuk pembaca muda!

"Apa yang kamu lakukan?" Dakota mencengkeram pergelangan tanganku sebelum mereka menyentuh tubuhnya.

"Menyentuhmu." Bisikan keluar dari bibirku dan aku melihat matanya menyipit padaku seolah aku telah menghinanya.

"Emara. Kamu tidak akan menyentuhku. Hari ini atau kapan pun."

Jari-jarinya yang kuat meraih tanganku dan menempatkannya dengan tegas di atas kepalaku.

"Aku di sini bukan untuk bercinta denganmu. Kita hanya akan bercinta."

Peringatan: Buku Dewasa 🔞
. . ......................................................................................................

Dakota Black adalah pria yang diselimuti karisma dan kekuasaan.
Tapi aku membuatnya menjadi monster.
Tiga tahun lalu, aku mengirimnya ke penjara. Secara tidak sengaja.
Dan sekarang dia kembali untuk membalas dendam padaku.
"Tujuh malam." Katanya. "Aku menghabiskan tujuh malam di penjara busuk itu. Aku memberimu tujuh malam untuk tinggal bersamaku. Tidur denganku. Dan aku akan membebaskanmu dari dosamu."
Dia berjanji untuk menghancurkan hidupku demi pemandangan yang bagus jika aku tidak mengikuti perintahnya.

Pelacur pribadinya, begitu dia memanggilku.

🔻KONTEN DEWASA🔻
Putri Sang Kesatria

Putri Sang Kesatria

4.1k Dilihat · Sedang Diperbarui · Rangga Wijaya
Dengan hati penuh harap, ia menanti di rumah selama tiga tahun yang panjang. Namun, kabar yang diterimanya justru kemenangan sang pahlawan dan pernikahannya dengan wanita lain.

Saat ia berusaha mempertahankan hubungan mereka, pria itu membalasnya dengan tuduhan pedas — menyebutnya sebagai pencari untung yang tak peduli pada tanggung jawab dan kehormatan yang lebih besar.

Kini, tekadnya bulat. Dengan pedang terhunus dan hati yang teguh, ia menaiki kudanya dan pergi meninggalkan segalanya.

Sebagai putri seorang legenda, ia akan membuktikan pada dunia: seorang perempuan pun mampu memikul tanggung jawab keluarganya, dan menjadi seorang kesatria sejati — sekaligus pemimpin yang tangguh.

PUTRI SANG KESATRIA
Ayah Presiden, ayo segera

Ayah Presiden, ayo segera

780 Dilihat · Selesai · PageProfit Studio
Dia dikhianati oleh saudara tirinya dan secara tidak sengaja kehilangan dirinya dari seorang pria asing.
Dengan tubuh yang patah, tetapi dalam sedih mereka tidak berdaya ketika kecelakaan mobil ...
Empat tahun kemudian, dia memiliki putra yang cantik dan suami nominal.
Karena anaknya mengalami masalah, dia tidak sengaja bertemu dengan pria pengganggu bernama Li Shengtian, dan sejak saat itu, dia terjerat dengan itu.
Pria itu tidak hanya menciumnya pada kesempatan pertama, tetapi dia bahkan mengambil hati putranya se seakan-sesering itu.
Hidupnya benar-benar dalam kesulitan karena penampilannya.
Ketika orang-orang munafik suaminya mendirikan runtuh, kekejaman saudara perempuan terekspos, orang tua dan penggemar kehidupan sedikit tidak terwujud, ingatannya, juga mulai berangsur pulih.
Bekas luka dilucuti lapisan demi lapisan, dia menemukan bahwa dia telah terbiasa dengan keberadaan pria itu, bahkan jika semua orang meninggalkannya, hanya dia, masih ada untuk tidak meninggalkan ...
Sudah waktunya untuk menemukan suami untuk diri sendiri dan menemukan ayah kandungnya untuk anak anda!
Ayo! Mas Leng!

Ayo! Mas Leng!

431 Dilihat · Selesai · PageProfit Studio
Dia adalah "ayah baptis elektronik" paling terkenal di dunia, dia adalah seorang psikolog yang tidak diheralkan.
Dia berkata: "Garis hidup Anda begitu lama, itu berarti bahwa sumpah Anda dapat dilakukan untuk waktu yang lama, wanita yang Anda cintai akan sangat bahagia dan bahagia ..."
"Apakah Anda ingin menjadi wanita bahagia itu?" tanyanya. "
Dia pikir dia mencintainya, tapi itu masih konspirasi.
Pada hari pernikahan, cinta lama datang dan pergi, dan melihat dinginnya pria itu sendiri dalam sekejap, dan dia tahu bahwa cinta itu berakhir lagi.
Untuk melupakan rasa sakit, lupakan dia, dia mengeluarkan jam saku menghipnotis dirinya sendiri, menghapus semua kenangan tentang dia,
Tapi pria itu tidak membiarkannya pergi, "Wanita! Tidak peduli berapa kali kau melupakanku! Aku akan memanggil kembali cintamu untukku!
KEHAMILAN MANTAN ISTRI MILYARDER

KEHAMILAN MANTAN ISTRI MILYARDER

2k Dilihat · Selesai · Avaya0627
Empat tahun menjalani pernikahan, tak disangka wanita cantik bernama Miselia Saputro digugat cerai oleh suaminya, seorang CEO dari Atmadja Company, tepat di malam ulang tahun pernikahan mereka. Alasan perceraian dikarenakan Miselia yang tidak bisa memberikan anak lagi untuk suaminya. Suaminya, Evan sedang menjalin hubungan asmara lagi dengan mantan kekasihnya.
Beberapa bulan kemudian Miselia mendapati dirinya hamil. Tiba-tiba Evan kembali datang dan mendeklarasikan jika Miselia adalah miliknya. Tetapi, Miselia yang kini menjadi ahli waris menolak kedatangan Evan, sang mantan suami.
Akankah CEO yang penuh teka-teki itu memenangkan cintanya kembali atau kebencian akan menang pada akhirnya?
Mantan Istri yang Tak Terlupakan

Mantan Istri yang Tak Terlupakan

8.5k Dilihat · Sedang Diperbarui · Dewi Sartika
Momen paling memalukan dalam hidupku adalah ketika ayahku mengusir ibu dan aku keluar dari rumah. Setelah insiden itulah aku menerobos masuk ke dalam kehidupan Ari Limbong. Sejak saat itu, duniamu hancur berantakan, dan satu-satunya harapanku hanyalah menua bersamanya.

Dia melamarku, dan kuterima. Bagaimana mungkin aku menolak pria yang sudah lama kusukai? Dia menjelaskan dengan tegas bahwa hubungan kami hanya berdasarkan uang dan seks, dan aku tidak keberatan. Dalam pernikahan tanpa cinta itu, aku sudah puas hanya bisa berada di sampingnya.

Dia mengajukan gugatan cerai, dan kusetujui. Lima tahun pernikahan berakhir dalam satu hari. Aku merasa putus asa, dan hanya berharap untuk tidak pernah melihatnya lagi.

Setelahnya, dia berkata, "Sari, mari kita menikah lagi." Aku sama sekali tidak merasa apa-apa dan menjawab, "Pak Limbong, kurasa tidak ada yang perlu kita bicarakan selain urusan bisnis."

Dia meraih pinggangku dan berkata, "Kau yakin? Anak itu baru saja memanggilku Ayah!"
Cinta Manis dengan Suamiku Milyarder

Cinta Manis dengan Suamiku Milyarder

3.8k Dilihat · Sedang Diperbarui · Dewi Sartika
Setelah bertahun-tahun menghilang, Sari tiba-tiba mengumumkan comebacknya, membuat para penggemarnya menangis haru.
Dalam sebuah wawancara, Sari mengaku masih single, menyebabkan sensasi besar.
"Nyonya Limbong bercerai" langsung melesat ke puncak trending search.
Semua orang tahu Ari Limbong adalah taktisi yang kejam.
Persis ketika semua orang mengira dia akan menyikat habis Sari, sebuah akun baru terdaftar memberi komentar di profil pribadi Sari: "Bersimpuh di lantai atau di hadapanku, pilih!"
Cinta Terburu-buru Sang CEO

Cinta Terburu-buru Sang CEO

12.6k Dilihat · Sedang Diperbarui · Budi Santoso
Setelah pengantinnya kabur, dia terpaksa menikahi keluarga kaya raya dengan reputasi buruk, menjadi Nyonya Fajar. Saat hamil dua bulan, sang suami memberinya surat cerai dan pergi tanpa ampun. Bertahun-tahun kemudian, dia telah menjadi seorang selebriti yang bersinar, dikelilingi banyak pelamar. Melihat anak lelaki yang sangat tampan di dekatnya, pria itu tersenyum sinis: "Hei, putramu mirip sekali denganku!" "Kita sudah cerai!" hardik wanita itu, menahan amarah.