Jangan Ganggu Pernikahanku, Mantan

Jangan Ganggu Pernikahanku, Mantan

Linda Handayani · Sedang Diperbarui · 123.4k Kata

695
Populer
696
Dilihat
0
Ditambahkan
Tambah ke Rak
Mulai Membaca
Bagikan:facebooktwitterpinterestwhatsappreddit

Pendahuluan

Sudah empat tahun aku menikah dengannya, satu-satunya keinginanku adalah memberinya seorang anak.

Sayangnya, dia tak pernah mau tidur bersamaku.

Kupikir dia memang pria yang dingin dan tak punya gairah...

Tapi dokter justru bilang, dia begitu ganas saat bercinta sampai seorang wanita mengalami luka robek di bagian duburnya.

Hatiku berhenti berdetak. Karena wanita itu bukan orang lain.

Dia adalah "adik" kandung tirinya.

Bab 1

Suasana di dalam rumah begitu hening hingga suara pintu yang tertutup dengan bunyi "klik" terdengar begitu jelas. Aku tahu mereka semua sudah pergi. Dengan langkah cepat, aku bergegas menuju kamarnya dan langsung mengunci pintu dari dalam.

“Jangan ... aku takut,” bisiknya.

“Tenang, ada aku di sini,” jawabku menenangkan.

Kring, kring, kring!

Ponselku berdering. Dari seberang telepon terdengar suara dingin suamiku, Hakim Herman. "Maya dirawat di rumah sakit. Tolong bawakan beberapa setel pakaian ganti. pakaian dari rumah sakit tidak bersih."

Aku terkejut. "Ada apa? Dia baik-baik saja, kan?" tanyaku cemas.

Tut ... tut ... tut ....

Panggilan langsung diputus.

Setelah menikah dengan Hakim selama empat tahun, kini aku sudah terbiasa dengan sikap dinginnya.

Setibanya di rumah sakit, aku baru sadar tidak tahu nomor kamar Maya. Aku mencoba menelepon Hakim dan Maya, tetapi tidak satu pun dari mereka yang mengangkat.

Akhirnya, aku bertanya pada perawat, Namun, aku malah mendapat jawaban bahwa tidak ada pasien bernama Maya Nurhayati.

Aku mulai panik dan berputar-putar di lobi. Tiba-tiba, di tengah keramaian, aku melihat sosok yang sangat kukenal. Postur Hakim yang tinggi tegap membuatnya begitu mencolok, mengingatkanku pada ungkapan 'menonjol di antara yang lain.

"Maya bagaimana? Kenapa teleponku tidak diangkat?" teriakku sambil berlari ke arahnya.

Pria angkuh itu hanya berdiri mematung, wajahnya datar tanpa ekspresi. "Berikan barangnya, kamu boleh pulang," katanya datar.

Ya Tuhan, aku datang jauh-jauh hanya untuk mengantar pakaian? Pekerjaan seperti ini bahkan bisa dilakukan oleh asisten rumah tangga. Apa perlu sampai aku—kakak iparnya sendiri, yang melakukannya?

"Dia sakit apa? Aku khawatir," desakku.

"Tidak serius, jangan khawatir."

"Kamu takut aku cemas, makanya tidak mau jujur, ya?"

Belakangan aku sadar, kekhawatiranku ini hanyalah kebodohan belaka.

Sudut bibirnya sedikit terangkat, membentuk senyum tipis yang nyaris tak terlihat.

Tanpa basa-basi, dia merebut tas di tanganku lalu pergi begitu saja tanpa menoleh sedikit pun. Aku terpaku di tempat, pikiranku berkecamuk. Jangan-jangan Maya menderita penyakit parah?

Aku kembali ke meja perawat. Setelah bersusah payah mencari informasi, akhirnya aku mengetahui penyakit yang diderita Maya: fisura ani. Dokter bahkan menambahkan keterangan, "Diduga akibat hubungan intim."

Mendengar itu, kepalaku terasa pening seketika. Aku nyaris terjatuh. Dosa apa yang telah kuperbuat?

Setahuku, Maya tidak punya pacar. Namun, anusnya robek akibat hubungan intim, dan yang membawanya ke rumah sakit adalah suamiku sendiri. Kalaupun harus dirawat, kenapa sampai memakai nama palsu? Rahasia apa yang mereka sembunyikan?

Aku tetap mengucapkan terima kasih pada perawat itu, lalu berjalan gontai meninggalkan lobi. Samar-samar kudengar mereka berbisik di belakangku, "Zaman sekarang, anak muda memang berani sekali, ya. Kalau sudah kena masalah, baru tahu rasa dan mencari dokter untuk mengobatinya."

Aku berjalan tanpa tujuan di koridor rumah sakit. Ingin pulang, tetapi hati ini tidak rela. Ingin ke kamar rawatnya, tetapi takut menghadapi kenyataan.

Akhirnya, aku membulatkan tekad untuk menuju kamarnya. Kakiku terasa berat, seolah menolak. Aku berjalan sangat pelan, sementara pikiranku melayang-layang.

Maya Nurhayati dan Keluarga Herman tidak punya hubungan darah. Ibunya, Bu Siti, adalah ibu tiri Hakim. Dulu, Bu Siti menikah dengan ayah Hakim sambil membawa serta putrinya, Maya. Saat itu, Maya berusia lima tahun, sementara Hakim tiga belas tahun. Bisa dibilang, mereka adalah kakak-beradik yang tumbuh bersama sejak kecil.

Setelah aku dan Hakim menikah, Maya tiba-tiba berkata tidak ingin tinggal bersama orang tuanya di rumah utama keluarga. Dia bersikeras ingin tinggal bersama kami. Sejak saat itu, rumah kami selalu dihuni oleh tiga orang.

Dunia ini memang penuh dengan hal-hal aneh. Aku heran, kenapa dulu aku bisa menyetujui permintaan itu. Selama beberapa tahun terakhir, aku sering memergoki Maya memeluk leher Hakim dengan manja. Aku yang naif ini selalu berpikir itu hanyalah kedekatan biasa antara kakak dan adik. Namun sekarang, siapa yang tahu apa yang mereka lakukan saat tidak ada orang lain?

Aku tidak berani melanjutkan pemikiranku.

Dengan langkah terhuyung-huyung, aku akhirnya tiba di depan pintu kamarnya. Melalui kaca pintu, aku melihat Maya terbaring di ranjang. Wajahnya pucat pasi dengan air mata membasahi pipi mungilnya.

Dia memegang tangan Arjuna sambil mengatakan sesuatu, terlihat begitu rapuh dan menyedihkan.

Hakim duduk di tepi ranjang, tubuhnya sedikit condong ke depan seolah sedang berbisik menenangkan. Karena dia membelakangiku, aku tidak bisa melihat ekspresinya maupun mendengar suaranya, tetapi aku bisa merasakan betapa dia mengkhawatirkan Maya.

Tanganku menggenggam gagang pintu, tetapi tidak sanggup memutarnya. Aku membeku, lalu akhirnya melepaskannya.

Apa yang bisa kulakukan jika aku masuk sekarang? Membuat keributan? Tidak, itu terlalu gegabah.

Bagi keluarga konglomerat seperti kami, terutama dalam pernikahan bisnis yang terjalin demi kepentingan bisnis, menjaga citra adalah hal yang terpenting. Aku bisa kehilangan cinta, tetapi tidak boleh kehilangan harga diri.

Sebelum menikah, teman-temanku sudah berkali-kali mengingatkanku, di dalam pernikahan bisnis, mana ada cinta? Semua hanya dijalani seadanya.

Namun, aku yang bodoh saat itu benar-benar percaya bahwa aku menikah karena cinta. Namun kemudian, keluargaku berubah. Ayah meninggal, dan Ibu berjuang sendirian menopang bisnis keluarga.

Aku ingin membantu, tetapi sayangnya tidak punya bakat dalam berbisnis. Karena itu, perusahaan kami sangat bergantung pada bantuan Hakim. Jika aku membuat keributan hanya berdasarkan dugaan, hubungan pernikahan kami yang sudah hambar ini mungkin tidak akan bisa dipertahankan lagi. Logikaku menyuruhku untuk pulang.

Di rumah tidak ada siapa-siapa. Ini memberiku kesempatan untuk mencari petunjuk. Aku memutuskan untuk menggeledah kamar Maya. Gadis sepertinya pasti menyimpan banyak rahasia, dan kamarnya pasti meninggalkan jejak.

Namun, ternyata aku salah perhitungan. Kamar Maya bahkan tidak memiliki satu buku atau selembar kertas pun, apalagi buku harian seperti yang kubayangkan.

Hanya ada sebuah foto di atas meja riasnya. Foto lama yang sudah agak menguning. Kondisinya yang usang sangat kontras dengan kamar tidurnya yang didekorasi dengan mewah. Benda itu terlihat sama sekali tidak sesuai dengan tempatnya.

Namun, foto aneh inilah yang menjadi harta kesayangan Maya.

Di dalam foto, Maya kecil bersandar erat pada Hakim yang jangkung. Foto itu diambil pada hari pertama Maya datang ke Keluarga Herman. Saat itu, Hakim sudah tampak seperti pemuda dewasa, pipinya masih ranum dan wajah tampan, tetapi wajahnya masam. Jelas sekali dia tidak ingin difoto, tetapi tetap menuruti keinginan Maya.

Jadilah foto ini, foto favorit Maya.

Aku mengobrak-abrik kamarnya, tetapi tidak menemukan satu pun petunjuk tertulis. Ini sama sekali tidak terlihat seperti kamar seorang mahasiswi. Namun, jika mengingat Maya, ini wajar saja. Dia tidak pernah serius, sering bolos kuliah, dan hobi terbesarnya mungkin hanya menghabiskan uang.

Setiap kali kehabisan uang, dia akan merengek manja sambil menarik-narik lengan Hakim.

Jika orang lain yang melakukannya, mungkin akan terlihat menyebalkan, tetapi tidak dengan Maya. Wajahnya imut, beratnya hanya sekitar tiga puluh lima kilogram dengan tinggi seratus lima puluh delapan sentimeter. Tubuhnya mungil seperti boneka porselen dari anime.

Jangankan Hakim, bahkan aku sebagai kakak iparnya saja sering tidak tahan untuk mentransfer empat puluh juta rupiah sebagai uang jajan tambahan untuknya.

Namun kini, aku menyesalinya. Lebih baik uang itu kubelikan makanan anjing saja!

Aku tidak menyerah. Aku pergi ke ruang kerja Hakim, bahkan memeriksa kontrak-kontrak di dalam brankas. Tetap saja, nihil.

Pukul tiga dini hari, aku membuka ponsel dan mencari di internet. 'Cara menemukan jejak perselingkuhan suami.'

Namun, saran-saran dari para pengguna internet tidak ada yang cocok untuk keluarga besar seperti kami.

Aku berbaring di tempat tidur, tetapi tidak tetapi mataku tetap terjaga. Setelah berpikir sejenak, aku mengiriminya pesan: [Sayang, malam ini pulang?]

Kenapa aku mengirim pesan itu? Karena aku sadar, aku ingin menggunakan perhatiannya padaku sebagai bukti bahwa dia tidak selingkuh. Jauh di lubuk hatiku, aku menolak menerima perselingkuhannya, apalagi dengan adik iparku sendiri.

Namun, aku juga tahu dia pasti tidak akan pulang. Dia pasti akan menjaga Maya semalaman suntuk, tanpa tidur.

Tidak disangka, Hakim langsung membalas. Meskipun hanya satu kata dingin, [Pulang.] fakta bahwa dia membalas pesanku sudah cukup membuatku girang bukan main.

Aku segera bertindak. Kuganti pakaianku dengan lingerie paling seksi yang kumiliki, lalu duduk di sofa ruang tamu di lantai satu agar dia bisa langsung melihatku begitu membuka pintu. Aku ingin menikmati momen berdua yang langka ini.

Namun, lagi-lagi, aku salah perhitungan. Waktu berlalu menit demi menit, tetapi dia tidak kunjung kembali.

Dia membohongiku.

Aku memeluk ponselku, air mata menetes satu per satu di atas layar.

Dalam keadaan setengah sadar, entah kapan aku tertidur. Tiba-tiba, aku merasakan seseorang mengguncang bahuku. Saat membuka mata, wajah tampan dan angkuh Hakim muncul di hadapanku.

Aku bangkit dari sofa. Selimut yang menutupi tubuhku tanpa sengaja merosot dari tubuhku, memperlihatkan diriku yang telah kupersiapkan dengan saksama. Aku sengaja memutar tubuhku, menonjolkan lekuk tubuhku dengan sudut yang menggoda, sambil bertanya dengan lembut, "Sayang, lapar nggak? Mau makan sesuatu?"

Dia ragu sejenak, lalu seperti yang kuduga, dia langsung menggendongku menuju kamar tidur di lantai atas.

Aku mencium lehernya, setengah merayu, setengah membujuk, "Sayang, aku mau ...."

Namun, dia tidak melakukan sesuatu seperti yang kuharapkan.

"Pakai bajumu, nanti kedinginan." Dia membaringkanku di atas ranjang sambil mengucapkan kalimat dingin itu, lalu berbalik masuk ke kamar mandi.

Hatiku membeku seketika. Dia bisa begitu bergairah hingga membuat Maya masuk rumah sakit, tetapi tidak mau menyentuhku, istrinya yang sah. Apakah bercinta denganku begitu menjijikkan?

Gairahku surut seketika. Aku bersandar pada dinding yang dingin, membiarkan otakku yang tadinya dikuasai nafsu kembali berpikir jernih. Aku memutuskan untuk mengujinya sekali lagi.

Bab Terakhir

Anda Mungkin Suka 😍

Kesayangan CEO

Kesayangan CEO

1.9k Dilihat · Selesai · PageProfit Studio
Dalam sebuah persekongkolan, Gu Mengmeng menikahi kakak perempuan tertuanya, dan calon kakak iparnya menjadi seorang suami. Sejak saat itu, ia memulai kehidupan pernikahan yang harmonis setiap malam.
Dia adalah kaisar gelap yang ditakuti semua orang, dikabarkan kejam dan kejam, dan tegas, tetapi dia hanya memanjakannya tanpa hukum.
Suatu hari, reporter bertanya: "Nyonya Lu, apakah Anda memiliki sesuatu yang perlu ditakuti?"
Gu Mengmeng tidak meneteskan air mata di wajahnya.
Dia hanya takut pada dua hal sekarang.
Pertama, cium suamimu!
Kedua, suami tercinta setelah mematikan lampu!
Rayuan untuk Kakak Tiriku si Mafia

Rayuan untuk Kakak Tiriku si Mafia

8.6k Dilihat · Sedang Diperbarui · Aji Pratama
Pada hari tergelap dalam hidupku, aku bertemu dengan seorang pria yang sangat tampan di sebuah bar jalanan di Jakarta. Pria itu memiliki otot dada yang sangat menawan untuk disentuh. Kami melewatkan malam penuh gairah yang tak terlupakan, namun itu hanyalah hubungan satu malam, dan aku bahkan tidak tahu namanya.

Ketika aku kembali ke Bali dan melanjutkan karierku sebagai dokter, aku dipaksa untuk menghadiri pernikahan ibu angkatku — dan di sanalah dia berada. Kakak tiriku ternyata adalah partner satu malamku!

Jantungku hampir berhenti berdetak.

Keluarga ayah tiriku adalah dinasti yang sangat kaya dan berkuasa di Bali, terlibat dalam jaringan bisnis yang kompleks dan diselubungi misteri, termasuk nuansa gelap serta kekerasan.

Aku ingin menjauh dari siapa pun dari keluarga mafia tradisional Indonesia ini.

Tapi kakak tiriku tidak mau melepaskanku!

Dan sekarang, dia kembali ke Bali, mengelola bisnis keluarganya dengan efisiensi yang kejam. Dia adalah perpaduan berbahaya dari kalkulasi dingin dan daya tarik yang tak terbantahkan, menarikku ke dalam jalinan takdir yang tidak bisa kuhindari.

Secara naluri aku ingin menjauhi bahaya, menjauh darinya, tetapi takdir terus mendorongku kepadanya lagi dan lagi, dan aku kecanduan padanya di luar kendaliku. Seperti apa masa depan kami?
Bacalah bukunya.
Kesempatan Kedua Sang Miliarder

Kesempatan Kedua Sang Miliarder

15.5k Dilihat · Selesai · Nia Kas
McKenzie Peirce menyembunyikan masa lalunya dengan alasan tertentu. Dia malu dengan masa lalunya dan tidak ingin hal itu terbuka. Penyelamatnya adalah seseorang dari keluarga terkaya di Ardwell. Dia setuju untuk menikahi cucu penyelamatnya yang dingin dan jauh. Sedikit demi sedikit, Dimitri mulai terbuka, begitu juga dengan McKenzie. Ketika dia berpikir dia bisa mempercayainya, pihak ketiga masuk ke dalam kehidupan mereka dan membuat McKenzie tidak nyaman.

Jasmine Dupree, sahabat dan karyawan Dimitri, selalu mencintai Dimitri tanpa sepengetahuannya. Sahabat mereka, Grayson Paul dan Dimitri, tidak tahu bahwa kembalinya sahabat mereka akan mengakhiri pernikahannya. McKenzie dituduh mengkhianati Dimitri dan diusir, hanya untuk muncul kembali lima tahun kemudian sebagai dokter yang menyelamatkan nyawa sahabatnya, Grayson.

McKenzie mencoba menjauh, berjanji untuk menjauh dari Dimitri. Lima tahun berlalu dan dia masih membencinya karena mengkhianatinya, namun detail baru terungkap yang membuat Dimitri meragukan tuduhannya lima tahun lalu. Jasmine melihat kesempatan untuk mengacaukan McKenzie dan melakukannya, yang tidak diketahui Jasmine adalah bahwa Dimitri masih mencintai McKenzie dan dia masih istrinya. Dia tidak pernah menceraikannya meskipun McKenzie telah menandatangani surat cerai.

Ketika Dimitri mengetahui bahwa dia salah, dia merasa jijik dengan cara dia memperlakukannya dan mulai mencari jalan untuk kembali padanya. McKenzie Peirce di sisi lain tidak tahu bahwa dia akan diberi kesempatan kedua untuk cinta, dengan pria yang selalu dia cintai. Dengan sahabat dan keluarganya di sisinya, dia berniat untuk memenangkan kembali hati McKenzie, namun saat mereka mencoba membuat pernikahan kesempatan kedua mereka berhasil, masalah mulai muncul. Jasmine menolak untuk menyerah pada Dimitri.
Bapak Ryan

Bapak Ryan

132.1k Dilihat · Selesai · Mary D. Sant
"Apa yang tidak bisa kamu kendalikan malam ini?" Aku memberikan senyum terbaikku, bersandar di dinding.
Dia mendekat dengan ekspresi gelap dan lapar,
begitu dekat,
tangannya meraih wajahku, dan dia menekan tubuhnya ke tubuhku.
Mulutnya mengambil milikku dengan rakus, sedikit kasar.
Lidahnya membuatku terengah-engah.
"Kalau kamu tidak ikut denganku, aku akan meniduri kamu di sini." Dia berbisik.


Katherine menjaga keperawanannya selama bertahun-tahun bahkan setelah dia berusia 18 tahun. Tapi suatu hari, dia bertemu dengan seorang pria yang sangat seksual, Nathan Ryan, di klub. Dia memiliki mata biru paling menggoda yang pernah dia lihat, dagu yang tegas, rambut pirang keemasan, bibir penuh, sempurna, dan senyum yang luar biasa, dengan gigi yang sempurna dan lesung pipit yang sialan itu. Sangat seksi.

Dia dan dia memiliki malam yang indah dan panas...
Katherine berpikir dia mungkin tidak akan bertemu pria itu lagi.
Tapi takdir punya rencana lain.

Katherine akan mengambil pekerjaan sebagai asisten seorang miliarder yang memiliki salah satu perusahaan terbesar di negara ini dan dikenal sebagai pria yang menaklukkan, otoritatif, dan sangat menggoda. Dia adalah Nathan Ryan!

Apakah Kate bisa menahan pesona pria yang menarik, kuat, dan menggoda ini?
Baca untuk mengetahui hubungan yang terombang-ambing antara kemarahan dan hasrat yang tak terkendali.

Peringatan: R18+, Hanya untuk pembaca dewasa.
Pelacur Kakakku

Pelacur Kakakku

12.6k Dilihat · Selesai · Melody Raine
"Ucapin, Payton! Minta aku buat kamu klimaks dan kamu akan klimaks seperti belum pernah sebelumnya." Dia berjanji padaku. Saat dia mengatakannya, jarinya menelusuri segitiga kecil celana dalamku.
"Tolong, Jake. Sekarang. Buat aku klimaks." Aku memohon.
Payton selalu menjadi gadis baik sepanjang hidupnya. Dia hanya ingin keluar dari rumah ibu dan ayah tirinya dan menjalani hidupnya sendiri. Yang tidak dia duga adalah saudara tiri yang sudah lama hilang tiba-tiba muncul dalam hidup mereka dan menjadi teman sekamarnya. Memang benar dia adalah mantan Marinir dengan perut berotot, tapi dia juga seorang mekanik motor yang suka bicara kotor padanya. Kata-katanya membuat Payton bergetar dalam antisipasi, dan tangannya membuat tubuhnya berkedut dan kejang.
Ayah Sahabat Terbaikku

Ayah Sahabat Terbaikku

40.3k Dilihat · Sedang Diperbarui · P.L Waites
Elona, yang berusia delapan belas tahun, sedang berada di ambang babak baru dalam hidupnya—tahun terakhirnya di SMA. Dia memiliki impian untuk menjadi model. Namun, di balik penampilan percaya dirinya, ada rahasia yang ia simpan—perasaan suka pada seseorang yang tak terduga—Pak Crane, ayah dari sahabatnya.

Tiga tahun lalu, setelah kehilangan istrinya secara tragis, Pak Crane, seorang pria yang sangat tampan, kini menjadi seorang miliarder pekerja keras, simbol kesuksesan dan rasa sakit yang tak terucapkan. Dunianya bersinggungan dengan Elona melalui sahabatnya, jalan yang mereka tinggali, dan persahabatannya dengan ayah Elona.

Suatu hari yang menentukan, sebuah kesalahan kecil mengubah segalanya. Elona secara tidak sengaja mengirimkan serangkaian foto yang agak terbuka kepada Pak Crane, yang seharusnya dikirimkan kepada sahabatnya. Saat dia duduk di meja rapat, Pak Crane menerima gambar-gambar tak terduga tersebut. Pandangannya tertahan di layar, dia harus membuat pilihan.

Apakah dia akan menghadapi pesan yang tidak disengaja itu, mempertaruhkan persahabatan yang rapuh dan mungkin membangkitkan emosi yang tak terduga?

Ataukah dia akan bergulat dengan keinginannya sendiri dalam diam, mencari cara untuk menavigasi wilayah yang belum terpetakan ini tanpa mengganggu kehidupan di sekitarnya?
Sang Profesor

Sang Profesor

17.2k Dilihat · Selesai · Mary Olajire
"Di tangan dan lututmu," dia memerintah.
Suaranya penuh dengan beban dan urgensi
dan aku segera menurut sebelum dia mengarahkan pinggulku.
Tubuh kami bertemu dengan irama yang keras dan marah.
Aku semakin basah dan panas saat mendengarkan suara kami bercinta.
"Sial, vaginamu gila."


Setelah satu malam panas dengan seorang pria asing yang dia temui di klub, Dalia Campbell tidak mengira akan bertemu Noah Anderson lagi. Kemudian Senin pagi tiba, dan orang yang masuk ke ruang kuliah sebagai dosen adalah pria asing dari klub itu. Ketegangan meningkat dan Dalia berusaha sekuat tenaga untuk menjauhinya karena dia tidak ingin terganggu oleh siapa pun atau apa pun - ada juga fakta bahwa dia benar-benar terlarang - tetapi ketika dia menjadi asisten dosennya, batasan hubungan dosen/mahasiswa mereka menjadi kabur.
Pengantin Pengganti

Pengantin Pengganti

1.6k Dilihat · Selesai · Miss Yulie 2
Mentari si pengantin dadakan. Terpaksa menggantikan posisi Kakak kembarnya, Samantha yang hilang di hari pernikahan. Namun, menjadi pengantin dadakan tak cukup menyelesaikan masalah. Tidak ada cinta, tidak ada perlakuan istimewa. Hanya cemoohan dan hal menyakitkan yang Mentari dapat.

Arga, laki-laki baik yang seharusnya adalah Kakak ipar kepada Mentari, tetapi justru menjadi suami. Seketika menjelma sebagai sosok dingin tak tersentuh. Dia tidak pernah ikhlas dengan kenyataan bahwa Samantha hilang dan digantikan oleh Mentari. Tak sehari pun waktu berlalu tanpa bayang mantan calon istrinya, tidak sekalipun memandang Mentari seperti sosok seharusnya. Tidak pernah ada cinta.
Kecintaan Satu Malam

Kecintaan Satu Malam

666 Dilihat · Selesai · PageProfit Studio
Sebelum menikah.
Dia berkata: "Kasar, tidak profesional, melempar wanita. Tidak heran seorang pria seperti Anda akan merampok seorang wanita. "
Dia mencentang bibirnya: mata tersapu di atas tubuhnya, samar-samar: "kekanak-kanakan, bandara, masalah cinta, bahkan wanita tidak bisa dipanggil, saya enggan menerima Anda." "
Dia mencibir: Tidak, aku akan menemukan seorang pria yang bersedia menerimaku.
Dia menggendongnya: Saya tidak pergi ke neraka, yang pergi ke neraka
Setelah menikah.
"Apa tiga disiplin ilmu dan delapan catatan?" Seorang kolonel menatap wanita yang telah kembali terlambat dan menatap wajah merahnya karena minum.
"Eh- "Wanita minum di kepala, orang tua tidak tahu, tetapi juga kembali tiga disiplin ilmu delapan perhatian?"
"Sepertinya pendidikan kemarin tidak cukup mendalam. Hari ini kita harus melanjutkan pendidikan kita. "Seorang kolonel akan mabuk bahu wanita, dengan kekuatan fisik untuk memberitahunya, apa yang disebut tiga disiplin ilmu, delapan perhatian.
Segera setelah di kamar datang tangisan seorang wanita: "Brengsek, aku ingin bercerai." "
Suara seorang kolonel sangat tenang: "Maaf, tentara tidak bisa bercerai." "
"Aku akan protes, uh- "
Brengsek, selalu menggunakan trik ini, dia tidak bosan ah?
Boneka Iblis

Boneka Iblis

12.3k Dilihat · Selesai · Williane Kassia
Aku menambahkan satu jari lagi, merasakan ketegangannya meningkat saat jariku menjelajahi setiap inci vaginanya.

"Rileks, ya." Aku mencium bokong kirinya dan memutar jariku di dalamnya, lalu mendorongnya dengan keras.

"Ahh!"

Dia mengeluarkan erangan panas saat aku menyentuh titik sensitifnya, dan aku mendekati payudara kanannya, menandainya dengan gigitan dan hisapan. Aku ingin semua orang tahu besok bahwa dia sekarang punya seorang pria, pria yang akan menjadi satu-satunya pemiliknya. Setiap gerakannya akan kuketahui, hanya aku yang bisa memilikinya. Aku akan membunuh siapa pun yang berani mendekati boneka kecilku yang cantik ini.


Hidup Aurelia berubah drastis ketika dia dituduh salah membawa ganja di dalam ranselnya, dia dikirim ke Penjara Horizon yang terkenal, yang dikenal sebagai neraka di bumi. Di lingkungan di mana hukum dan ketertiban tampak seperti ilusi belaka, Aurelia mendapati dirinya dikelilingi oleh penjahat kejam dan bayangan menyeramkan yang mengintai di setiap sudut penjara.

Putus asa untuk bertahan hidup dan melarikan diri dari mimpi buruk ini, Aurelia menarik perhatian Iblis yang ditakuti, pemimpin tertinggi penjara itu. Dengan aura kekuasaan dan dominasi mutlaknya, Iblis melihatnya sebagai mangsa yang menggoda, bertekad untuk memilikinya sebagai miliknya. Saat dia berjuang untuk bertahan hidup di lingkungan di mana kekerasan merajalela, dia mendapati dirinya terlibat dalam permainan kucing dan tikus yang berbahaya dengan Iblis.

Di antara kegelapan penjara dan bayangan koridor, Aurelia berjuang untuk menjaga kemanusiaannya tetap utuh, bahkan saat dia mencoba mengubahnya menjadi boneka patuh. Di dunia di mana garis antara kebaikan dan kejahatan kabur, dia harus menemukan cara untuk menolak godaannya sebelum terlambat.

"Boneka Iblis" adalah kisah tentang keberanian, pengorbanan, dan penebusan di tempat di mana harapan adalah kemewahan langka dan bertahan hidup adalah perjuangan sehari-hari.
Putri Sang Kesatria

Putri Sang Kesatria

4.8k Dilihat · Sedang Diperbarui · Rangga Wijaya
Dengan hati penuh harap, ia menanti di rumah selama tiga tahun yang panjang. Namun, kabar yang diterimanya justru kemenangan sang pahlawan dan pernikahannya dengan wanita lain.

Saat ia berusaha mempertahankan hubungan mereka, pria itu membalasnya dengan tuduhan pedas — menyebutnya sebagai pencari untung yang tak peduli pada tanggung jawab dan kehormatan yang lebih besar.

Kini, tekadnya bulat. Dengan pedang terhunus dan hati yang teguh, ia menaiki kudanya dan pergi meninggalkan segalanya.

Sebagai putri seorang legenda, ia akan membuktikan pada dunia: seorang perempuan pun mampu memikul tanggung jawab keluarganya, dan menjadi seorang kesatria sejati — sekaligus pemimpin yang tangguh.

PUTRI SANG KESATRIA