Menjadi Istri Majikan

Menjadi Istri Majikan

Nona Girly · Selesai · 183.7k Kata

317
Populer
317
Dilihat
0
Ditambahkan
Tambah ke Rak
Mulai Membaca
Bagikan:facebooktwitterpinterestwhatsappreddit

Pendahuluan

"Aku akan membayarmu 1 miliar setiap bulan jika kau mau menjadi istriku dan siap menampung benihku di rahimmu."


Arabella, gadis miskin yang bekerja sebagai salah satu anggota di ‘Paradise Team’, perusahaan kecil yang merekrut jasa asisten rumah tangga secara professional. Ia dibeli oleh Tuan Nelson untuk dijadikan pembantu di rumahnya. Tuan Nelson si CEO muda yang tidak sempat mencari pendamping hidup itu terpaksa harus melirik Bella untuk dijadikan istri, sebab ayahnya yang sedang sakit parah ingin melihat seorang cucu disisa waktu hidupnya. Akhirnya, keduanya menandatangani pernikahan kontrak.

Bab 1

"Bagaimana? Apakah kau siap melakukan malam pertama kita?"

Suara berat pria dewasa mengejutkan Bella. Tuan Nelson, sudah kembali ke dalam kamar setelah selesai menemani kepulangan para tamu pesta.

Bella yang masih mengenakan baju pengantin dan sedang duduk di pinggir ranjang itu menjawab dengan tergagap. "T-tapi aku belum bersiap-siap, Tuan."

"Tidak perlu! Begini saja, aku tidak suka basa-basi."

Kedua tangan Bella meremas gaun putih mahal itu. Keringat dingin bercucuran. Ia semakin gugup ketika majikan yang kini sudah sah menjadi suaminya membuka baju dan hanya mengenakan celana pendek di atas paha.

Pria tersebut berjalan ke arah gadis itu, dan kemudian mengambil duduk di sebelahnya.

Bukkk!

Tuan Nelson mendorong tubuh Bella ke atas ranjang yang sudah di penuhi kelopak-kelopak bunga mawar merah yang wangi. Bella bergemetar. Sebab, selama ini tubuh mulusnya itu belum pernah tersentuh oleh pria mana pun.

Pria itu menyingkap bawah gaun Bella sambil berkata, "Kita harus melakukannya dengan cepat, karena setelah ini aku akan pergi keluar kota untuk perjalanan bisnis."

Bella tercengang, dalam hatinya berucap, "Secepat itu?"

Tuan Nelson mengeluarkan senjata dibalik celananya. Hanya dengan meraba bagian tubuh intim milik Bella, pria itu langsung saja menjalankan aksinya.

Aaakk!

Bella menjerit kencang. Rasa sakit mulai terasa ketika Tuan Nelson berulang kali mengayunkan pinggulnya dengan kuat. Gadis itu mengerang kesakitan, sementara Tuan Nelson menikmati permainannya.

Hanya hitungan menit saja, pria itu telah mencapai klimaksnya.

Aaahh!!

"Done!" ujar Tuan Nelson, setelah itu ia beringsut mundur dan kembali mengenakan pakaiannya.

Sementara Bella, masih dengan posisi telentang pasrah menahan rasa sakit yang masih tersisa. Bagaimana tidak, ia bahkan belum terangsang sedikit pun, tapi cairan hangat pria itu sudah keluar.

"Aku akan kembali besok. Kau harus banyak-banyak minum vitamin dan konsultasi pada dokter kandungan. Agar anak ku cepat hadir," ujar Tuan Nelson sambil mengenakan kancing bajunya dengan tergesa-gesa.

“Jangan lupa, bersihkan noda merah itu,” perintahnya pada Bella menunjuk bercak selaput dara gadis itu di sprei putih.


10 jam yang lalu

“Welcome to Paradise Team!”

Landmark bertuliskan kalimat tersebut terpampang jelas di atas pintu masuk sebuah gedung mini. Di dalam sana, seorang gadis sedang merapikan pakaian dan rambutnya yang sempat berantakan tidak beraturan karena berlari tergesa-gesa. Hari ini adalah hari pertamanya bertemu dengan Nyonya Wade, si pemilik perusahaan Paradise Team yang terkenal menakutkan. Maka dari itu, penampilannya harus sempurna dihadapan bos wanitanya.

Tok! tok! tok!

“Masuk!” Suara wanita dewasa terdengar tegas.

Langsung saja gadis itu membuka pintu dengan pelan dan melangkahkan kaki untuk masuk ke dalam ruangan yang bernuansa serba putih.

Di kursi kerja, seorang wanita berkaca mata sedang fokus menatap komputernya. Matanya tidak sedikit pun melirik ke arah tamunya yang baru saja tiba.

Sementara Bella masih berdiri di hadapannya dengan posisi sesopan mungkin. Jantungnya berdetak kencang karena gugup. Melihat penampilan Nyonya Wade dengan outfit elegan saja sudah membuat mental gadis itu mengecil.

Setelah bergumul dengan pekerjaannya, Nyonya Wade membuka kaca mata dan satu tangannya bergerak ke depan, memberi kode kepada Bella untuk duduk.

“Kau terlambat sekitar 2 menit,” ujar Nyonya Wade membuka suara sambil melirik ke arah benda bertali kecil yang melingkar di pergelangan tangannya.

“Maaf, Nyonya.”

“Jika kau bukan calon pembantu dari orang terpandang, aku sudah menghukummu karena keterlambatanmu hari ini.”

Bella hanya menundukkan kepalanya.

“Kau sudah tahu kan mengapa aku memanggilmu?”

Bella menggelengkan kepalanya. “Belum tahu, Nyonya”.

“Kau beruntung karena baru saja dipinang oleh seorang pengusaha muda yang terbilang sangat sukses di negeri ini.” Nyonya Wade memberi tahunya tentang kabar tersebut. Hal itu membuat Bella terkejut dan bingung. Pasalnya, ia baru bergabung tiga hari dan tentu belum memenuhi syarat yang ditawarkan Paradise Team untuk boleh bekerja.

Diketahui, syarat anggota yang akan bekerja harus dikarantina selama dua minggu penuh untuk dilatih. Setelah itu, mereka akan melamarkan diri untuk dipinang oleh keluarga kaya yang membutuhkan jasa asisten rumah tangga diberbagai bidangnya. Seperti pembantu, babysitter, security, bahkan asisten pribadi.

“Tapi Nyonya...” Belum sempat Bella menyelesaikan kalimatnya, Nyonya Wade memotong. “Ya aku tahu kau baru 3 hari di karantina. Tapi, Tuan Nelson menginginkan orang yang sudah berpengalaman menjadi pembantu, dan menurut data dari 30 anggota yang mengambil bidang pembantu, hanya kau yang pernah bekerja sebelumnya.”

Bella menelan salivanya. Sungguh ia benar-benar tidak menyangka akan mendapat kerja secepat ini di Paradise Team. Walau pun sebelumnya ia juga sudah pernah menjadi pembantu, tapi tidak sebahagia hari ini mendapat majikan secara resmi.

“Baik, Nyonya. Jadi kapan saya mulai bekerja?”

“Hari ini,” jawab Nyonya Wade tanpa melirik ke arah Bella.

"Berkemas sekarang, dan datanglah ke alamat ini!" perintah Nyonya Wade sembari memberikan secarik kertas resmi yang berisikan alamat majikan baru Bella.

Bella menerimanya dan kemudian pamit untuk undur diri dihadapan Nyonya Wade.

Tangan Bella bergemetar ketika membaca kertas yang ia pegang. Sebab alamat rumah majikan barunya terletak di perumahan elit yang terkenal di negara tersebut. Kakinya melangkah untuk bergegas kesana. Perumahan Golden House tidak begitu jauh dari kantor pusat Paradise Team. Hanya berjarak 7 menit perjalanan jika ia menaiki bus.

Ting! ting!

Tidak lama Bella menekan bel, pintu tersebut terbuka.

Ceklek!

Muncul lah pria jangkung bertubuh atletis, berkulit putih dan memiliki hidung mancung. Penampilan fisiknya benar-benar sempurna.

"Selamat siang, Tuan Nelson. Saya Arabella, pembantu pesanan Tuan yang dikirimkan oleh perusahaan Paradise Team." Gadis itu memperkenalkan dirinya dengan ramah. Senyum yang merekah tidak lepas dibibirnya. Hari pertamanya bertemu dengan majikan baru, jadi ia harus menjaga sikap semanis mungkin.

"Masuk!” Tuan Nelson mempersilahkan Bella masuk ke dalam rumah dengan berjalan lebih dulu. "Aku tidak perlu memberi tahumu tentang ruangan dirumah ini, kau tinggal baca denah lokasi di situ.” Menunjuk ke arah dinding yang terdapat kertas persegi panjang.

"Kau boleh bekerja dari sekarang. Jika kau akan pulang, tunggu semua pekerjaanmu selesai, dan jika akan menginap tidur lah di kamar belakang," ujar Tuan Nelson memberi tahu Bella.

Pria tersebut langsung melangkahkan kakinya untuk masuk ke dalam kamar melanjutkan istirahatnya.

Gadis itu pun mulai bergegas bekerja.

Drrtt! drtt! drtt!!

Gawai Tuan Nelson bergetar, mengusik matanya yang hampir terpejam. Tangannya meraih benda pipih tersebut. Di layar tertera nama asisten pribadi Tuan Ramos, ayah kandungnya.

"Ada apa?"

"Tuan muda, Tuan besar tidak bisa tidur. Beliau terus meracau meminta seorang cucu dan mengancam akan bunuh diri saja."

Tiiitt!

Sambungan telepon sengaja di putuskan oleh pria tersebut. Ia bosan mendengar permintaan gila ayahnya itu. Tuan Ramos ingin segera puteranya menikah dan memberinya seorang cucu. Padahal, Nelson selama ini hanya fokus dengan berbagai perusahaan miliknya dan tidak ada waktu untuk berkencan. Bahkan, terakhir kali ia memiliki kekasih ketika masih usia 18 tahun. Tepat 15 tahun yang lalu.

Ketika hendak mengambil minum ke dapur, netranya tidak sengaja menangkap Bella yang sedang menyapu. Sebuah ide langsung muncul di kepalanya.

“Namamu Bella?” tanya Tuan Nelson setelah membaca name card gadis itu.

Bella hampir terkejut mendengar suara pria di belakangnya. Ia membalikkan badan dan menjawab, “Benar, Tuan”.

“Kau sudah punya suami? Sudah pernah menikah sebelumnya?”

Gadis itu heran mendengar pertanyaan aneh dari majikannya. Namun, ia harus tetap menjawab. “Belum, Tuan.”

“Kalau begitu, kau mau menikah denganku? Aku akan membayarmu 1 miliar setiap bulan jika kau mau menjadi istriku dan siap menampung benihku di rahim mu."

Bab Terakhir

Anda Mungkin Suka 😍

Cinta Terlarang: Aku dan Ayah Sahabatku

Cinta Terlarang: Aku dan Ayah Sahabatku

54.2k Dilihat · Sedang Diperbarui · Ayuk Simon
CATATAN TENTANG ISI

BUKU INI MENGANDUNG BANYAK ADEGAN EROTIS, PERMAINAN NAFAS, PERMAINAN TALI, SOMNOPHILIA, DAN PERMAINAN PRIMAL. ISINYA DEWASA KARENA DIBERIKAN RATING 18+. BUKU-BUKU INI ADALAH KOLEKSI BUKU YANG SANGAT PANAS YANG AKAN MEMBUAT KAMU MENCARI VIBRATOR DAN MENINGGALKAN CELANA DALAMMU BASAH. Nikmati, cewek-cewek, dan jangan lupa untuk berkomentar.

XoXo

Dia menginginkan keperawananku.
Dia ingin memiliki diriku.
Aku hanya ingin menjadi miliknya.

Tapi aku tahu ini lebih dari sekadar membayar hutang. Ini tentang dia yang ingin memiliki diriku, bukan hanya tubuhku, tapi setiap bagian dari siapa diriku.
Dan yang paling gila dari semuanya adalah kenyataan bahwa aku ingin memberikan segalanya padanya.

Aku ingin menjadi miliknya.
Guru Montok dan Menggoda Saya

Guru Montok dan Menggoda Saya

51.6k Dilihat · Sedang Diperbarui · Henry
Nama saya Kevin, dan saya seorang siswa SMA. Saya mengalami pubertas lebih awal, dan karena penis saya yang besar, saya sering memiliki tonjolan yang jelas saat pelajaran olahraga. Teman-teman sekelas saya selalu menghindari saya karena hal itu, yang membuat saya sangat tidak percaya diri ketika masih muda. Saya bahkan berpikir untuk melakukan sesuatu yang drastis untuk menghilangkannya. Sedikit yang saya tahu, penis besar yang saya benci sebenarnya adalah sesuatu yang dikagumi oleh guru-guru saya, wanita cantik, dan bahkan selebriti. Hal itu akhirnya mengubah hidup saya.
(Terdapat banyak konten seksual dan merangsang, anak di bawah umur tidak diperbolehkan membaca!!!)
Tak Terjangkau

Tak Terjangkau

19.7k Dilihat · Selesai · Aria Sinclair
Aku menikah dengan seorang pria yang tidak mencintaiku.
Ketika wanita lain menuduhku dengan fitnah, bukan hanya dia tidak membelaku, tapi dia malah berpihak pada mereka untuk menindasku dan menyakitiku...
Aku benar-benar kecewa padanya dan menceraikannya!
Setelah kembali ke rumah orang tuaku, ayahku memintaku untuk mewarisi miliaran aset, dan ibuku serta nenekku memanjakanku, membuatku menjadi wanita paling bahagia di dunia!
Pada saat ini, pria itu menyesal. Dia datang padaku, berlutut, dan memohon agar aku menikah lagi dengannya.
Jadi, katakan padaku, bagaimana seharusnya aku menghukum pria tak berperasaan ini?
Kecanduan Teman Ayahku

Kecanduan Teman Ayahku

63.7k Dilihat · Sedang Diperbarui · Keziah Agbor
PERINGATAN KONTEN!!!

BUKU INI MENGANDUNG BANYAK ADEGAN EROTIS, PERMAINAN NAFAS, PERMAINAN TALI, SOMNOPHILIA, DAN PERMAINAN PRIMAL.
BUKU INI DIBERIKAN RATING 18+ DAN PENUH DENGAN KONTEN DEWASA.
BUKU INI ADALAH KOLEKSI BUKU-BUKU YANG SANGAT PANAS YANG AKAN MEMBUAT CELANA DALAMMU BASAH DAN MENCARI VIBRATORMU.
SELAMAT BERSENANG-SENANG, DAN JANGAN LUPA TINGGALKAN KOMENTARMU.

**XoXo**

"Kamu akan menghisap kontolku seperti gadis baik yang kamu adalah, oke?"

Setelah bertahun-tahun dibully dan harus menghadapi hidupnya sebagai tomboy, ayah Jamie mengirimnya ke sebuah peternakan untuk bekerja pada seorang pria tua, tetapi pria tua ini ternyata adalah fantasi terliarnya.

Seorang pria yang menidurinya dan mengeluarkan sisi femininnya. Jamie jatuh cinta pada Hank, tetapi ketika wanita lain muncul, apakah Jamie memiliki dorongan untuk memperjuangkan pria yang memberi hidupnya sedikit bumbu dan makna untuk terus hidup?
Setelah Bercinta di Mobil dengan CEO

Setelah Bercinta di Mobil dengan CEO

86k Dilihat · Sedang Diperbarui · Robert
Setelah dikhianati oleh pacarku, aku langsung beralih ke temannya, seorang CEO tampan dan kaya, dan tidur dengannya. Awalnya aku pikir itu hanya tindakan impulsif semalam saja, tapi aku tidak pernah menyangka bahwa CEO ini sudah lama tergila-gila padaku. Dia mendekati pacarku hanya karena aku...
Suamiku Miliarder Memanjakanku Habis-Habisan

Suamiku Miliarder Memanjakanku Habis-Habisan

35k Dilihat · Sedang Diperbarui · Elowen Thorne
Dalam sebuah takdir yang tak terduga untuk membalas dendam pada tunangannya yang tidak setia, Grace menghabiskan malam bersama seorang pelayan yang tampan. Tanpa disadarinya, pelayan itu tak lain adalah paman tunangannya yang kaya dan berpengaruh, Xavier Montgomery, seorang pria yang dikabarkan kejam, liar, dan sedingin es. Meskipun Grace berusaha untuk melupakan pertemuan singkat mereka, Xavier tidak mau membiarkannya begitu saja. Sebaliknya, dia menjadi terikat erat dengan Grace, sepenuhnya menangkap hatinya. Dengan pengejaran tanpa henti dari Xavier, apa langkah Grace selanjutnya? Akankah dia menerima kemungkinan masa depan bersama Xavier?

(Pembaruan harian dengan dua bab)
Bermain Dengan Api

Bermain Dengan Api

12.3k Dilihat · Selesai · Mariam El-Hafi🔥
Dia menarikku ke depannya, dan aku merasa seperti sedang berhadapan dengan setan sendiri. Dia mendekatkan wajahnya ke arahku, begitu dekat hingga jika aku bergerak sedikit saja, kepala kami akan bertabrakan. Aku menelan ludah saat menatapnya dengan mata terbelalak, takut akan apa yang mungkin dia lakukan.

“Kita akan ngobrol sebentar lagi, oke?” Aku tidak bisa bicara, hanya bisa menatapnya dengan mata terbelalak sementara jantungku berdegup kencang. Aku hanya bisa berharap bukan aku yang dia incar.

Althaia bertemu dengan bos mafia berbahaya, Damiano, yang tertarik pada mata hijaunya yang besar dan polos, dan tidak bisa mengeluarkannya dari pikirannya. Althaia telah disembunyikan dari iblis berbahaya itu. Namun takdir membawanya kembali padanya. Kali ini, dia tidak akan pernah membiarkannya pergi lagi.
Cinderella Sang Miliarder

Cinderella Sang Miliarder

6.7k Dilihat · Selesai · Laurie
"Aku tidak akan mencium kamu." Suaranya dingin.
Benar, ini hanya urusan bisnis...
Tapi sentuhannya hangat dan...menggoda.
"Masih perawan?" dia tiba-tiba menatapku...


Emma Wells, seorang mahasiswi yang akan segera lulus. Dia disiksa dan dianiaya oleh ibu tirinya, Jane, dan saudara tirinya, Anna. Satu-satunya harapan dalam hidupnya adalah pacarnya yang seperti pangeran, Matthew David, yang berjanji akan membuatnya menjadi wanita paling bahagia di dunia.
Namun, dunianya hancur berantakan ketika ibu tirinya menerima $50000 sebagai hadiah pertunangan dari seorang pria tua dan setuju untuk menikahkannya. Lebih buruk lagi, dia menemukan pacarnya yang tercinta berselingkuh dengan teman sekamarnya, Vivian Stone.
Berjalan di jalan di bawah hujan deras, dia putus asa dan tanpa harapan...
Menggenggam erat tinjunya, dia memutuskan. Jika dia memang harus dijual, maka dia akan menjual dirinya sendiri.
Berlari ke jalan dan berhenti di depan mobil mewah, dia hanya bertanya-tanya berapa harga keperawanannya...


Update Harian
Malaikat Tawanan Mafia

Malaikat Tawanan Mafia

41.3k Dilihat · Selesai · Queenies
"To... tolong, jangan lakukan ini," aku memberanikan diri untuk mengucapkan kata-kata itu. Suaraku memohon dan mataku penuh keputusasaan menatapnya. "Aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Kamu tidak tahu betapa aku menginginkanmu, bahkan air matamu membuatku semakin tergoda." Wajahnya semakin mendekat ke arahku. Aku bisa merasakan napas hangatnya di wajahku, kata-katanya membuat tubuhku merinding.

☆☆☆

Ketika seorang penculik berbahaya mengincar seorang gadis muda dan dia tahu dia harus memilikinya, bahkan jika itu berarti mengambilnya dengan paksa.
Istri Kontrak CEO

Istri Kontrak CEO

15.9k Dilihat · Sedang Diperbarui · Gregory Ellington
Dunia Olivia Morgan terbalik ketika dia menemukan pacarnya mengkhianatinya dengan temannya sendiri. Hancur dan tenggelam dalam hutang, dia terpaksa menerima kesepakatan tak terduga dengan Alexander Carter, CEO yang dingin dan penuh perhitungan dari Carter Enterprises. Sebagai imbalan untuk pernikahan kontrak selama satu tahun, Olivia menerima uang yang sangat dia butuhkan—dan promosi yang tidak pernah dia duga. Namun saat hubungan palsu mereka mulai mengaburkan batas antara bisnis dan kesenangan, Olivia merasa terombang-ambing antara pria yang menawarkan segalanya dan saingan bisnis yang menginginkan hatinya. Dalam dunia di mana pengkhianatan hanya satu langkah saja dan keinginan membara, Olivia harus menavigasi emosinya, kariernya, dan permainan berbahaya kekuasaan, gairah, dan rahasia. Bisakah dia menjaga hatinya tetap terlindungi sambil semakin jatuh ke dalam jaring nafsu dan cinta seorang miliarder? Atau akankah hati dingin Alexander mencair dalam panasnya chemistry mereka yang tak terbantahkan?
Guru Pendidikan Seks Pribadiku

Guru Pendidikan Seks Pribadiku

33.3k Dilihat · Selesai · Jack
Pada usia tiga belas tahun yang masih belia, Leonard mendapati dirinya sendirian di dunia, orang tuanya sudah tiada. Ia menemukan perlindungan di rumah Bu Romy, sebuah tempat yang indah dihuni oleh Bu Romy dan ketiga putrinya, semuanya memiliki tubuh yang anggun dan lekuk yang mempesona. Seiring bertambahnya usia, Leonard tetap tidak menyadari tarian intim antara orang dewasa. Namun, pada suatu malam yang menentukan, ia secara tidak sengaja menyaksikan bibi dan pamannya dalam momen pribadi, memicu rasa penasaran dalam dirinya tentang misteri kenikmatan fisik, yang membuatnya menjelajahi kenikmatan menggoda ini sendirian.

Keesokan harinya, Bu Romy, dengan sikap serius, mendekati Leonard dengan sebuah usulan yang tak terduga. "Leonard," ia memulai, "Saya akan mengajarkanmu tentang seni bercinta," sebuah pernyataan yang membuatnya sangat terkejut. Tutorial pribadi ini tiba-tiba terhenti ketika Scarlett, putri Bu Romy, menerobos masuk. Dengan tatapan penuh tekad, ia menyatakan, "Aku berencana untuk bergabung dan menjadi pengajar Leonard dalam urusan keintiman."
Anak Sambung? Sang Putri Palsu Kembali ke Pangkuan Konglomerat Triliunan

Anak Sambung? Sang Putri Palsu Kembali ke Pangkuan Konglomerat Triliunan

10.1k Dilihat · Sedang Diperbarui · Aji Pratama
[Ada male lead, alur romance 1 point, alur karier 9 point]
Pada kehidupan sebelumnya, Ayu Hartatiberjuang mati-matian untuk mempertahankan apa yang disebut 'ikatan keluarga'. Ia bersaing sengit dengan putri kandung yang bangkit kembali, berusaha mencengkeram segalanya justru berakhir dengan kehilangan segalanya, dan mati penuh dendam.

Setelah terlahir kembali, ia memutuskan untuk melepaskan.
Siapa peduli! Ia tidak akan melayani lagi!
Dengan gesit ia membereskan koper dan mengosongkan tempatnya, pergi mencari orang tua kandungnya.
Dengan persiapan hati untuk menerima takdirnya, tapi ternyata! Ini tidak seperti yang ia bayangkan!
Bukannya katanya keluarganya miskin melarat dan tak punya apa-apa?
Lalu, dinding bata emas yang berkilauan di sekeliling ini apa ini!?

Bukannya katanya ayahnya seorang penjudi yang menghabiskan semua harta keluarga dan lelaki tak berguna?
Pria yang memiliki setengah dari bisnis properti dengan beberapa blok jalan ini, benarkah itu dia?!
Bukannya katanya ibunya seorang perempuan pemarah dengan reputasi buruk di lingkungannya?
Seniman opera legendaris yang tiketnya sangat sulit didapat ini, benarkah itu dia?!
Bukannya katanya kakak laki-lakinya seorang lajang miskin yang mengayuh becak?
Bos tambang minyak yang kaya raya karena menggali sumur minyak ini, benarkah itu dia?!

Putri kandung yang telah dicari keluarga Hartati selama delapan belas tahun akhirnya kembali.
Titan bisnis, Jason Hartati, menyatakan: "Aku memang ditakdirkan memuja anak perempuan! Hatiku gelisah jika sehari saja tidak melihat putriku!"
Seniman legendaris, Shinta Widodo, berseru: "Kekasih hatiku! Buah jiwaku! Beli saja apa pun yang Ayu inginkan!"
Raja minyak, Keven Hartati, menggeram: "Adik perempuanku bukanlah sembarang orang yang bisa kalian incar! Siapapun yang berani menginginkan adikku, minggirlah!"