
Pernikahan Penebus Hutang
Fredelina Putri · Selesai · 257.3k Kata
Pendahuluan
Season 1 (Bab 1 - 128)
Alinka tak tahu bahwa hidupnya akan dipersulit oleh paman dan bibinya. Gadis yatim piatu itu hanya bisa pasrah menerima pernikahan yang telah ditentukan oleh pasangan jahat tersebut. Ia dijadikan alat penebus hutang yang tak sedikit jumlahnya.
Hingga pada suatu hari, seseorang menawarkan bantuan padanya.
Ada sebuah janji di masa lalu antara pahlawan yang telah menolongnya. Apakah itu? Baca yuk..
Season 2, start bab 129 dan seterusnya..
Merantau ke kota besar menjadi musibah besar dalam hidup Andayu. Ia dinodai oleh lelaki yang sangat tidak menyukai kehadirannya.
Lalu, bagaimana hidupnya yang terombang-ambing pasca sang bibi meninggalkan dirinya untuk selama-lamanya?
Akankah lelaki itu bertanggung jawab atau malah ia menemukan lelaki lain yang bisa menerima dia apa adanya?
Ikuti kisahnya… * Fredelina Putri *
Bab 1
"Besok sepulang kerja kamu harus ikut Paman dan Bibi ke rumah calon mertuamu!" teriak Paman Lim pada Alinka yang baru saja ke luar dari kamar dan bersiap untuk berangkat kuliah.
Mertua?
Dalam hati Alinka bertanya-tanya. Mertua untuk dirinya? Sejak kapan ia mengiyakan akan menikah semuda ini?
"Apa maksud Paman? Siapa yang akan menikah?" tanya balik Alinka dengan menyipitkan mata, ia takut salah mendengar dan lebih memilih meminta kepastian. Ia menyelempangkan tasnya ke pundak dan fokus mengarahkan pandangannya ke arah pria yang sedari kecil mengurusnya tepat setelah kepergian kedua orang tuanya.
"Kamulah! Siapa lagi? Mana mungkin aku yang harus menikah dengan perjaka tua itu? Daripada aku, mendingan juga kamu, dasar benalu nggak tahu diuntung!" serobot Greta yang berjalan menuruni anak tangga dan mencibir sepupunya tersebut.
Perjaka tua?
Kenapa terdengar menakutkan sekali?
Alinka terperanjat. Sumpah demi apa pun ia tak pernah membayangkan akan menikah dengan orang yang sama sekali tak dikenalnya.
"Ta-tapi Paman…" selanya hendak meminta penjelasan dan mengeluarkan isi hatinya.
Belum sempat harapannya tercapai, sang bibi sudah menjambak rambutnya dari belakang.
Perih.
"Aaaaaaarrggg! Sakit, Bi!" rintih Alinka yang merasakan rambutnya ditarik begitu kuat.
Rambutnya seolah hendak tercabut dari akar-akarnya. Itulah yang terjadi jika ia berani melawan atau banyak bertanya. Bukan jawaban yang ia dapatkan, melainkan pukulan atau kontak fisik menyakitkan dari paman dan bibinya.
"Kamu itu harusnya tahu diri! Papa dan Mama kamu itu cuma ninggalin rumah kecil ini dan hutang banyak pada kami! Sudah cukup kamu menikmati bantuan kami, sekarang kamu harus membayarnya!" hardik bibi Moe sambil melipat kedua tangannya di depan dada. Menatap angkuh pada gadis cantik nan muda itu.
Degg
Hutang apa?
Seingat Alinka, semasa mereka bertiga masih berkumpul dulu, mereka selalu hidup bahagia, aman, tenteram, dan kehangatan keluarga begitu terasa. Tidak pernah ia melihat dalam seumur hidupnya, Papa dan Mama membahas masalah hutang atau bertengkar akan sesuatu hal.
"Hutang apa, Bi? Jika aku bisa membayarnya, aku pasti akan memberikan pada Bibi dan Paman untuk melunasinya. Kumohon jangan nikahkan aku dengan orang asing itu, Bi!" pinta Alinka sambil memohon ampun dan kini bersimpuh di lantai. Ia berusaha meminta kelapangan hati pasangan paruh baya tersebut.
"Gaji seumur hidup kamu kerja di kafe itu juga nggak akan bisa bayar hutang orang tuamu pada mereka. Jadi, sebagai anak satu-satunya dari Richard dan Renata, kamu harus lunasin hutang mereka! Suka nggak suka, kamu tetap harus nikah sama Abim, anak dari rentenir itu!" seru bibi Moe pada Alinka.
Deraian air mata tak dapat dicegah. Sepasang mata bulat itu telah menitikkan cairan bening yang menggenang dari muaranya.
"Nggak usah akting nangis! Buruan kuliah sana! Untung otak kamu encer jadi bisa dipakai, coba kalau nggak, siapa yang mau bayar uang kuliahmu itu?" usir Greta, sepupunya yang memang tak suka dengan adanya Alinka di rumah ini.
Dengan adanya pernikahan itu Greta tak perlu repot-repot mencari cara mengusir Alinka. Cepat atau lambat perempuan yang ia anggap sebagai benalu itu akan pergi dari sini sesegera mungkin.
Rumah ini adalah rumah peninggalan orang tua kandung Alinka. Namun, sejak kecelakaan yang menewaskan kedua orang tuanya, Lim dan Moe beserta anak mereka tiba-tiba datang lalu mengakuisisi bahwa rumah ini adalah milik mereka, tentu saja dengan berbagai kebohongan tak masuk akal.
Alinka kecil hanya bisa pasrah mengiyakan. Kini, ia telah dewasa dan akan mencari tahu segalanya. Termasuk penyebab meninggalnya Papa dan Mamanya.
Alinka menyeka cairan bening itu dari kedua pipinya. Ia beranjak dari posisinya dan mengulurkan tangan hendak menyalami paman serta bibinya.
"Nggak usah salaman segala! Udah sana berangkat! Buruan kerja dan pulang bawa duit! Make up Bibi udah mau habis," usir bibi Moe sambil mendorong tubuh ramping Alinka.
"Bibi dan Paman, aku mohon, jangan nikahkan aku dengan orang itu. Aku tidak ingin menikah muda. Masih banyak impianku yang belum tercapai. Akan kuberikan semua uang gajiku pada kalian, tapi tolong jangan lakukan itu padaku!" harap Alinka sambil memandangi paman dan bibinya bergantian.
"Kalau kamu masih menolak pernikahan ini, pergi dari rumah ini sekarang juga! Dasar nggak tahu diri, tahu seperti ini, lebih baik dulu aku membuang kamu di pinggir jalan daripada dirawat baik-baik!" ancam paman Lim seraya mengingat kenangan lama.
Jangan!!
Merawat? Bukankah ia hanya diperlakukan bak seorang pembantu. Bahkan perlakuan mereka pada para pembantu masih lebih baik daripada dengannya.
Alinka menatap pias. Termenung. Ia hanya bisa menahan tangis yang hendak pecah untuk kedua kalinya.
'Alinka! Kamu harus kuat, jangan cengeng! Ingat apa yang pernah Mama bilang ke kamu dulu!' batin Alinka menguatkan dirinya sendiri.
"Baik, Bibi dan Paman, kalau itu sudah menjadi keputusan terbaik untuk menyelesaikan masalah hutang. Alinka berangkat kuliah dulu. Selamat pagi!" ucap Alinka pasrah dan pamit pergi dari rumah yang tiba-tiba terasa menyesakkan baginya.
"Akhirnya! Akhirnya! Kita bisa menyingkirkan anak tak tahu diuntung itu dari sini, Ma!" pekik Greta kegirangan.
Wanita itu berteriak sambil mengepalkan tangan ke udara. Ia tampak senang bukan main.
"Iya, Sayang! Begitu dia pergi, beban hidup kita akan berkurang. Tidak ada lagi yang menumpang makan dan tidur di sini. Hahaha," sahut Moe pada sang putri.
"Setelah dia pergi dari sini, aku akan meminta pengacara Han mengalihkan harta anak sialan itu padaku! Sudah cukup sepuluh tahun kita memberinya tumpangan di rumah ini. Biarkan dia menikmati menjadi istri dari perjaka tua itu, hahaha," ucap Lim pada Moe dan anak tunggalnya diakhiri tawa kemenangan.
Mereka bertiga amat bahagia merasa telah menghilangkan pengganjal dari hidup mereka dengan mengusir Alinka. Alinka akan dinikahkan dengan anak dari rentenir yang meminjami modal perusahaan Richard yang terancam pailit karena dipegang oleh Lim.
Tanpa mereka bertiga sadari, sepasang telinga mendengar jelas apa yang mereka bicarakan sedari tadi. Alinka belum beranjak dari tempatnya untuk berangkat ke kampus.
"Mama, Papa, kenapa kalian nggak ngajak aku sekalian ke surga? Kenapa kalian tega ninggalin aku bersama para penjahat yang tega merebut semua milikku? Mamaaa…" isaknya lirih sambil memukuli dadanya di tempat persembunyiannya.
"Papa, aku nggak mau nikah sama anak temen Papa! Bentuknya aja aku nggak tahu, ini malah Papa pakai nyuruh aku buat nikahin dia. C'mon Pa, ini nggak lucu!" keluh Merzal di ruang kerja sang ayah yang berada di lantai dua kediaman mereka.
Henry bangun dari kursi kebesarannya, menatap putranya dengan raut wajah tak terbaca. Ia berjalan memutari tubuh tegap putra tunggalnya dan mengakhiri dengan merangkul bahu Merzal.
"Papa nggak bercanda, Zal! Papa serius. Tolong, kamu temui dia dulu! Sepertinya dia anak yang baik dan juga cantik."
"Dari mana Papa tahu? Jangan-jangan Papa membuntutinya selama ini? Kalau dia cantik, kenapa nggak Papa aja yang nikahin dia? Kenapa harus aku? Lagipula aku sudah punya Diva, Pa," timpal Merzal memberi alasan.
Siapa yang tak kenal Diva, wanita itu adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling cantik di mata Merzal selama dua tahun lebih. Ia adalah satu dari sekian juta wanita yang beruntung bisa mendapatkan hati seorang Merzal.
"Diva itu nggak benar-benar cinta sama kamu, Zal! Papa bisa jamin itu!" yakin Henry pada putranya yang tak mau dibantah.
Merzal menatap tajam Henry. "Papa selalu bilang dia bukan wanita yang baik. Terus wanita seperti apa yang baik buat Merzal? Diva sangat mencintai aku, Pa. Aku nggak mau menikah sama perempuan pilihan Papa. Titik!"
"Oke, kalau itu mau kamu! Karena kamu nggak percaya sama kata-kata Papa, Papa akan kasih kamu kesempatan untuk menikahi Diva dengan satu syarat…"
"Apa itu, Pa? Aku akan mengambil pilihan seburuk apa pun itu karena aku yakin Diva adalah wanita yang terbaik untuk menjadi istriku!" tukas Merzal penuh keyakinan.
Bab Terakhir
#237 Bab 237
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#236 Bab 236
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#235 Bab 235
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#234 Bab 234
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#233 Bab 233
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#232 Bab 232
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#231 Bab 231
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#230 Bab 230
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#229 Bab 229
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#228 Bab 228
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025
Anda Mungkin Suka 😍
Cinta Terlarang: Aku dan Ayah Sahabatku
BUKU INI MENGANDUNG BANYAK ADEGAN EROTIS, PERMAINAN NAFAS, PERMAINAN TALI, SOMNOPHILIA, DAN PERMAINAN PRIMAL. ISINYA DEWASA KARENA DIBERIKAN RATING 18+. BUKU-BUKU INI ADALAH KOLEKSI BUKU YANG SANGAT PANAS YANG AKAN MEMBUAT KAMU MENCARI VIBRATOR DAN MENINGGALKAN CELANA DALAMMU BASAH. Nikmati, cewek-cewek, dan jangan lupa untuk berkomentar.
XoXo
Dia menginginkan keperawananku.
Dia ingin memiliki diriku.
Aku hanya ingin menjadi miliknya.
Tapi aku tahu ini lebih dari sekadar membayar hutang. Ini tentang dia yang ingin memiliki diriku, bukan hanya tubuhku, tapi setiap bagian dari siapa diriku.
Dan yang paling gila dari semuanya adalah kenyataan bahwa aku ingin memberikan segalanya padanya.
Aku ingin menjadi miliknya.
Guru Montok dan Menggoda Saya
(Terdapat banyak konten seksual dan merangsang, anak di bawah umur tidak diperbolehkan membaca!!!)
Tak Terjangkau
Ketika wanita lain menuduhku dengan fitnah, bukan hanya dia tidak membelaku, tapi dia malah berpihak pada mereka untuk menindasku dan menyakitiku...
Aku benar-benar kecewa padanya dan menceraikannya!
Setelah kembali ke rumah orang tuaku, ayahku memintaku untuk mewarisi miliaran aset, dan ibuku serta nenekku memanjakanku, membuatku menjadi wanita paling bahagia di dunia!
Pada saat ini, pria itu menyesal. Dia datang padaku, berlutut, dan memohon agar aku menikah lagi dengannya.
Jadi, katakan padaku, bagaimana seharusnya aku menghukum pria tak berperasaan ini?
Kecanduan Teman Ayahku
BUKU INI MENGANDUNG BANYAK ADEGAN EROTIS, PERMAINAN NAFAS, PERMAINAN TALI, SOMNOPHILIA, DAN PERMAINAN PRIMAL.
BUKU INI DIBERIKAN RATING 18+ DAN PENUH DENGAN KONTEN DEWASA.
BUKU INI ADALAH KOLEKSI BUKU-BUKU YANG SANGAT PANAS YANG AKAN MEMBUAT CELANA DALAMMU BASAH DAN MENCARI VIBRATORMU.
SELAMAT BERSENANG-SENANG, DAN JANGAN LUPA TINGGALKAN KOMENTARMU.
**XoXo**
"Kamu akan menghisap kontolku seperti gadis baik yang kamu adalah, oke?"
Setelah bertahun-tahun dibully dan harus menghadapi hidupnya sebagai tomboy, ayah Jamie mengirimnya ke sebuah peternakan untuk bekerja pada seorang pria tua, tetapi pria tua ini ternyata adalah fantasi terliarnya.
Seorang pria yang menidurinya dan mengeluarkan sisi femininnya. Jamie jatuh cinta pada Hank, tetapi ketika wanita lain muncul, apakah Jamie memiliki dorongan untuk memperjuangkan pria yang memberi hidupnya sedikit bumbu dan makna untuk terus hidup?
Setelah Bercinta di Mobil dengan CEO
Suamiku Miliarder Memanjakanku Habis-Habisan
(Pembaruan harian dengan dua bab)
Bermain Dengan Api
“Kita akan ngobrol sebentar lagi, oke?” Aku tidak bisa bicara, hanya bisa menatapnya dengan mata terbelalak sementara jantungku berdegup kencang. Aku hanya bisa berharap bukan aku yang dia incar.
Althaia bertemu dengan bos mafia berbahaya, Damiano, yang tertarik pada mata hijaunya yang besar dan polos, dan tidak bisa mengeluarkannya dari pikirannya. Althaia telah disembunyikan dari iblis berbahaya itu. Namun takdir membawanya kembali padanya. Kali ini, dia tidak akan pernah membiarkannya pergi lagi.
Cinderella Sang Miliarder
Benar, ini hanya urusan bisnis...
Tapi sentuhannya hangat dan...menggoda.
"Masih perawan?" dia tiba-tiba menatapku...
Emma Wells, seorang mahasiswi yang akan segera lulus. Dia disiksa dan dianiaya oleh ibu tirinya, Jane, dan saudara tirinya, Anna. Satu-satunya harapan dalam hidupnya adalah pacarnya yang seperti pangeran, Matthew David, yang berjanji akan membuatnya menjadi wanita paling bahagia di dunia.
Namun, dunianya hancur berantakan ketika ibu tirinya menerima $50000 sebagai hadiah pertunangan dari seorang pria tua dan setuju untuk menikahkannya. Lebih buruk lagi, dia menemukan pacarnya yang tercinta berselingkuh dengan teman sekamarnya, Vivian Stone.
Berjalan di jalan di bawah hujan deras, dia putus asa dan tanpa harapan...
Menggenggam erat tinjunya, dia memutuskan. Jika dia memang harus dijual, maka dia akan menjual dirinya sendiri.
Berlari ke jalan dan berhenti di depan mobil mewah, dia hanya bertanya-tanya berapa harga keperawanannya...
Update Harian
Malaikat Tawanan Mafia
☆☆☆
Ketika seorang penculik berbahaya mengincar seorang gadis muda dan dia tahu dia harus memilikinya, bahkan jika itu berarti mengambilnya dengan paksa.
Istri Kontrak CEO
Guru Pendidikan Seks Pribadiku
Keesokan harinya, Bu Romy, dengan sikap serius, mendekati Leonard dengan sebuah usulan yang tak terduga. "Leonard," ia memulai, "Saya akan mengajarkanmu tentang seni bercinta," sebuah pernyataan yang membuatnya sangat terkejut. Tutorial pribadi ini tiba-tiba terhenti ketika Scarlett, putri Bu Romy, menerobos masuk. Dengan tatapan penuh tekad, ia menyatakan, "Aku berencana untuk bergabung dan menjadi pengajar Leonard dalam urusan keintiman."
Anak Sambung? Sang Putri Palsu Kembali ke Pangkuan Konglomerat Triliunan
Pada kehidupan sebelumnya, Ayu Hartatiberjuang mati-matian untuk mempertahankan apa yang disebut 'ikatan keluarga'. Ia bersaing sengit dengan putri kandung yang bangkit kembali, berusaha mencengkeram segalanya justru berakhir dengan kehilangan segalanya, dan mati penuh dendam.
Setelah terlahir kembali, ia memutuskan untuk melepaskan.
Siapa peduli! Ia tidak akan melayani lagi!
Dengan gesit ia membereskan koper dan mengosongkan tempatnya, pergi mencari orang tua kandungnya.
Dengan persiapan hati untuk menerima takdirnya, tapi ternyata! Ini tidak seperti yang ia bayangkan!
Bukannya katanya keluarganya miskin melarat dan tak punya apa-apa?
Lalu, dinding bata emas yang berkilauan di sekeliling ini apa ini!?
Bukannya katanya ayahnya seorang penjudi yang menghabiskan semua harta keluarga dan lelaki tak berguna?
Pria yang memiliki setengah dari bisnis properti dengan beberapa blok jalan ini, benarkah itu dia?!
Bukannya katanya ibunya seorang perempuan pemarah dengan reputasi buruk di lingkungannya?
Seniman opera legendaris yang tiketnya sangat sulit didapat ini, benarkah itu dia?!
Bukannya katanya kakak laki-lakinya seorang lajang miskin yang mengayuh becak?
Bos tambang minyak yang kaya raya karena menggali sumur minyak ini, benarkah itu dia?!
Putri kandung yang telah dicari keluarga Hartati selama delapan belas tahun akhirnya kembali.
Titan bisnis, Jason Hartati, menyatakan: "Aku memang ditakdirkan memuja anak perempuan! Hatiku gelisah jika sehari saja tidak melihat putriku!"
Seniman legendaris, Shinta Widodo, berseru: "Kekasih hatiku! Buah jiwaku! Beli saja apa pun yang Ayu inginkan!"
Raja minyak, Keven Hartati, menggeram: "Adik perempuanku bukanlah sembarang orang yang bisa kalian incar! Siapapun yang berani menginginkan adikku, minggirlah!"












