
Rahasia Si Kembar
Kirana Mentari · Sedang Diperbarui · 124.8k Kata
Pendahuluan
Lima tahun kemudian, Safira kembali bersama anak-anaknya, hanya untuk bertemu Leon lagi. Sam, putra tertuanya, mengenali anak laki-laki di sebelah Leon sebagai adiknya yang hilang. Kedua anak itu, disatukan oleh ikatan darah, menukar identitas dan merencanakan cara membuat ayah mereka, sang CEO yang angkuh, merebut kembali cinta ibu mereka.
Bab 1
Hotel Marriott Jakarta, di helipad lantai paling atas.
Safira Widodo mendaratkan helikopter dengan mulus di landasan, lalu dengan elegan melepas topinya. Seketika, rambut hitam legamnya tergerai indah seperti air terjun.
Sebagai kepala arsitek proyek, Safira Widodo diundang kembali ke tanah air untuk menghadiri upacara pembukaan kompleks properti terbesar di Jakarta.
Lima tahun telah berlalu.
Akhirnya, dia kembali!
"Hore! Hore! Mama hebat! Akhirnya kita sampai di rumah!"
Mendengar sorak-sorai itu, seulas senyum terukir di bibir Safira. Dia menarik dua anak kecil dari belakangnya.
Lima tahun lalu, dia setuju untuk bercerai dari Leon Dudi dan pergi ke luar negeri.
Dua bulan kemudian, dia baru menyadari bahwa dirinya hamil dan bukan hanya satu, melainkan kembar tiga.
Di saat-saat tersulitnya, Safira tetap memutuskan untuk melahirkan anak-anaknya. Dia ingin ada seseorang di dunia ini yang memiliki ikatan darah dengannya.
Beruntung, ketiga anaknya lahir dengan selamat.
Anita adalah putri kesayangannya yang paling kecil. Wajahnya sangat imut, sifatnya lembut dan penurut, membuat siapa saja menyukainya.
Zaidan adalah putra sulungnya. Sejak kecil dia sangat cerdas dan penuh ide-ide unik, kecerdasannya diturunkan dari ayahnya.
Satu-satunya penyesalan adalah si anak kedua, Kai. Dia hilang pada hari kedua setelah kelahirannya ....
Keputusan Safira untuk kembali kali ini juga didasari oleh berbagai petunjuk yang muncul setahun belakangan. Petunjuk-petunjuk itu mengindikasikan bahwa hilangnya Kai bertahun-tahun lalu ada hubungannya dengan beberapa orang di Jakarta. Safira ingin menggunakan kesempatan ini untuk pulang dan menemukan Kai-nya!
Memikirkan hal itu, tatapan matanya berubah menjadi lebih tegas.
Safira berbalik untuk memberi pesan kepada kedua anaknya.
"Kalian berdua harus jadi anak baik, ya. Mama kembali kali ini untuk mencari seseorang yang sangat penting ...."
"Wow!"
Belum selesai dia bicara, kedua anaknya sudah bersorak gembira.
"Orang yang sangat penting? Apa itu Ayah?"
Mendengar itu, kening Safira langsung berkerut.
"Hm? Jangan bicara sembarangan. Lupa apa yang pernah Mama katakan pada kalian?"
"Ayah kalian sudah gugur! Gugur sebagai pahlawan! Mengerti?"
Kedua anak itu saling berpandangan, lalu mengangguk seadanya.
"Tahu! Berarti Mama pulang untuk bertemu calon Ayah baru!"
Safira menghela napas pusing, lalu dengan gemas menyentil dahi mereka masing-masing.
"Jangan bicara sembarangan!"
Setelah itu, dia menarik kopernya dan membawa kedua anaknya masuk ke lift pribadi untuk mengurus check-in di lobi lantai satu.
Lobi itu ramai oleh lalu-lalang orang.
Dua gadis muda sedang bertugas di meja resepsionis.
"Eh, kamu dengar nggak? Semalam aktor pemenang penghargaan itu ngejar pacarnya sampai nerobos tiga lampu merah! Seru banget!"
"Halah! Itu sih nggak ada apa-apanya. Kamu nggak tahu aja, lima tahun lalu Pak Dudi ngejar cintanya sampai memblokir seluruh bandara! Nah, itu baru namanya spektakuler!"
"Hah? Kok aku nggak tahu cerita ini? Iri banget! Bukannya lima tahun lalu Pak Dudi cerai, ya? Jangan-jangan yang dikejar itu mantan istrinya?"
"Tentu saja, bukan!"
Safira tidak menyangka, gosip pertama yang dia dengar setelah kembali ke tanah air adalah tentang dirinya sendiri.
Wanita yang mereka bicarakan dengan iri itu pastilah pujaan hati Leon Dudi.
Ternyata, dulu Leon Dudi begitu terburu-buru ingin bercerai demi mengejar wanita itu!
Saat ini, Safira benar-benar tidak ingin mendengar lebih banyak lagi. Dia segera menyelesaikan proses check-in.
Dia berbalik untuk menggandeng anak-anaknya.
Namun, hanya dalam sekejap, Safira menyadari ada yang tidak beres!
Zaidan menghilang. Hanya Anita yang menatapnya dengan polos sambil mengedipkan mata.
"Zaidan mana?" Safira melihat ke sekeliling, tetapi tidak menemukan sosok putranya.
"Mama, Kakak bilang mau jalan-jalan lihat-lihat ke aula acara, terus dia diam-diam menyelinap lewat sana."
Suara Anita terdengar lembut dan manja, dengan wajah polos tanpa dosa.
Hati Safira seketika dilanda kepanikan. Putra keduanya yang dia cari-cari belum ada kabar, jika sekarang putra sulungnya juga hilang, bagaimana dia bisa hidup?
Safira segera berjongkok. "Anita, tunggu Mama di sini, jangan ke mana-mana, ya! Mama akan segera bawa Zaidan kembali!"
"Baik."
Anita mengangguk patuh.
Dengan tergesa-gesa, Safira mencari putranya. Saking paniknya, dia tidak memperhatikan langkahnya, lalu terpeleset. Pergelangan kakinya terkilir dan tubuhnya jatuh ke depan, mendarat di pelukan seseorang.
Aroma maskulin berpadu wangi kayu yang familier ini langsung menyergap indra penciuman Safira. Dia segera bangkit berdiri. Saat mengangkat wajah, tatapannya bertemu dengan pandangan dingin dan tajam milik Leon Dudi.
"Leon ... Leon Dudi?"
Bukankah ini pria yang baru saja dia sebut sudah gugur sebagai pahlawan? Ayah dari anak-anaknya?
Kakinya goyah, membuatnya refleks mundur dua langkah.
Kenangan yang telah lama terkubur menyerbu kembali laksana gelombang pasang.
Safira tidak akan pernah bisa lupa.
Bagaimana dia dipaksa meninggalkan negara ini dulu!
Malam yang memalukan itu kembali menyerang pikiran Safira dengan ganas.
Lima tahun lalu, malam sebelum dia berangkat ke luar negeri.
Malam itu adalah hari ulang tahun Safira, sekaligus hari jadi pernikahan ketiga mereka.
Dia pikir Leon Dudi tidak akan pulang.
Selama tiga tahun pernikahan mereka, statusnya sebagai Nyonya Dudi hanyalah formalitas. Leon hampir tidak pernah pulang, dan setiap kali pulang pun, dia tidak pernah menginap.
Namun, malam itu, saat pesta ulang tahun Safira belum berakhir, Leon Dudi secara mengejutkan kembali.
Mobil sport Maybach-nya yang sangat khas memasuki halaman rumah.
Akan tetapi, Leon tak kunjung muncul. Safira yang tidak sabar pun menghampirinya.
Tiba-tiba, Leon menariknya dengan kasar ke dalam kursi belakang Maybach yang luas.
Wajah Leon memerah tidak wajar. Dengan kuat, dia menindih tubuh Safira, lalu berbisik lembut di telinganya.
"Sayang, jangan takut ... aku menginginkanmu."
Bagaimana mungkin Safira bisa menahan godaan seperti ini dari Leon?
Meskipun saat itu Leon terlihat tidak normal, seolah-olah baru saja diberi obat oleh seseorang.
Namun, ini adalah pria yang telah dia cintai selama sepuluh tahun.
Dengan malu-malu, Safira melengkungkan tubuhnya.
Menyambut ciuman berat Leon yang mendarat, seluruh tubuh Safira terasa panas, menyatu dengan tubuh pria itu.
Di bawah temaram malam, tatapan Leon tampak kabur. Jari-jarinya membelai pipi Safira, menatapnya dengan tatapan penuh damba.
Leon memiliki paras yang luar biasa tampan, sepasang matanya seakan bisa memikat jiwa.
Safira pun tenggelam di bawah kungkungannya.
Tangan besar Leon dengan lembut membelai pinggang ramping Safira, bibirnya, lalu turun ke lehernya, mengisap kulitnya hingga meninggalkan jejak kemerahan.
Ketika bibirnya menyentuh dadanya, melumat pucuk merah muda itu.
"Nngh ...."
Safira mendesah manja, merespons dengan aktif, memeluk dan menjepitnya lebih erat.
Semakin dia bersuara, semakin bergairah Leon dibuatnya. Pria itu mendorong ke depan dengan kuat. Napas Safira terengah-engah, merasakan kenikmatan yang luar biasa.
Ini adalah suaminya selama tiga tahun dan ini adalah pertama kalinya mereka bercinta dengan begitu harmonis. Saat itu, matanya dipenuhi binar kebahagiaan.
Malam itu adalah malam yang paling tak terlupakan baginya.
Otot perut yang kokoh, pinggang yang kencang, dan isapan penuh kasih dari Leon.
Safira bahkan sempat berfantasi, mungkin Leon akhirnya tersentuh oleh pengabdiannya selama tiga tahun ini! Dia akhirnya jatuh cinta padanya. Masa depan mereka akan sangat bahagia dan sempurna.
Namun, siapa sangka, keesokan harinya, Leon seolah lupa segalanya.
Tanpa ampun, dia mengajukan gugatan cerai pada Safira.
Dan dia melakukannya tepat saat Nenek sedang sakit parah!
Ya!
Setelah malam penuh gairah itu, sebelum Leon sempat terbangun, Safira menerima telepon yang mengabarkan Nenek Dudi mengalami kecelakaan mobil.
Dia seorang diri bergegas ke rumah sakit.
Sibuk mengurus segalanya.
Ketika dokter memberitahu bahwa Nenek Dudi mengalami koma, kaki Safira terasa lemas, nyaris tak sanggup berdiri.
Sebuah tangan yang kuat dan kokoh menopang pinggangnya dari belakang.
Itu Leon.
Saat itu, hati Safira sempat tersentuh. Di saat-saat genting, hanya suamilah sandaran terkuatnya.
Namun, setelah mengantar Nenek ke ruang perawatan, saat Safira baru saja ingin mencari pelukan hangat untuk menenangkan Leon agar tidak terlalu sedih, dia justru mendengar suara dingin pria itu.
"Safira Widodo, kita cerai!"
Bab Terakhir
#100 Bab [101] Menyukai Rangga Lim
Terakhir Diperbarui: 4/27/2026#99 Bab [100] Situasi Canggung Bertiga Lagi
Terakhir Diperbarui: 4/27/2026#98 Bab [99] Tuan Besar yang Hebat Datang untuk Menyapu?
Terakhir Diperbarui: 4/27/2026#97 Bab [98] Tidak Memberi Papa Kesempatan?
Terakhir Diperbarui: 4/27/2026#96 Bab [97] Safira Widodo Berkata Tidak Ingin Rujuk
Terakhir Diperbarui: 4/26/2026#95 Bab [96] Pergi ke Keluarga Lim
Terakhir Diperbarui: 4/27/2026#94 Bab [95] Menghindari Safira Widodo
Terakhir Diperbarui: 4/26/2026#93 Bab [94] Apakah Kamu Mau Menikah Lagi denganku?
Terakhir Diperbarui: 4/27/2026#92 Bab [93] Situasi Cringe Bertiga
Terakhir Diperbarui: 4/27/2026#91 Bab [92] Mau Rujuk dengan Safira Widodo, Sepertinya Sangat Sulit
Terakhir Diperbarui: 4/26/2026
Anda Mungkin Suka 😍
Trilogi Efek Carrero
Ayah Presiden, ayo segera
Dengan tubuh yang patah, tetapi dalam sedih mereka tidak berdaya ketika kecelakaan mobil ...
Empat tahun kemudian, dia memiliki putra yang cantik dan suami nominal.
Karena anaknya mengalami masalah, dia tidak sengaja bertemu dengan pria pengganggu bernama Li Shengtian, dan sejak saat itu, dia terjerat dengan itu.
Pria itu tidak hanya menciumnya pada kesempatan pertama, tetapi dia bahkan mengambil hati putranya se seakan-sesering itu.
Hidupnya benar-benar dalam kesulitan karena penampilannya.
Ketika orang-orang munafik suaminya mendirikan runtuh, kekejaman saudara perempuan terekspos, orang tua dan penggemar kehidupan sedikit tidak terwujud, ingatannya, juga mulai berangsur pulih.
Bekas luka dilucuti lapisan demi lapisan, dia menemukan bahwa dia telah terbiasa dengan keberadaan pria itu, bahkan jika semua orang meninggalkannya, hanya dia, masih ada untuk tidak meninggalkan ...
Sudah waktunya untuk menemukan suami untuk diri sendiri dan menemukan ayah kandungnya untuk anak anda!
7 Malam dengan Tuan Black
"Apa yang kamu lakukan?" Dakota mencengkeram pergelangan tanganku sebelum mereka menyentuh tubuhnya.
"Menyentuhmu." Bisikan keluar dari bibirku dan aku melihat matanya menyipit padaku seolah aku telah menghinanya.
"Emara. Kamu tidak akan menyentuhku. Hari ini atau kapan pun."
Jari-jarinya yang kuat meraih tanganku dan menempatkannya dengan tegas di atas kepalaku.
"Aku di sini bukan untuk bercinta denganmu. Kita hanya akan bercinta."
Peringatan: Buku Dewasa 🔞
. . ......................................................................................................
Dakota Black adalah pria yang diselimuti karisma dan kekuasaan.
Tapi aku membuatnya menjadi monster.
Tiga tahun lalu, aku mengirimnya ke penjara. Secara tidak sengaja.
Dan sekarang dia kembali untuk membalas dendam padaku.
"Tujuh malam." Katanya. "Aku menghabiskan tujuh malam di penjara busuk itu. Aku memberimu tujuh malam untuk tinggal bersamaku. Tidur denganku. Dan aku akan membebaskanmu dari dosamu."
Dia berjanji untuk menghancurkan hidupku demi pemandangan yang bagus jika aku tidak mengikuti perintahnya.
Pelacur pribadinya, begitu dia memanggilku.
🔻KONTEN DEWASA🔻
Pengantin Mafia-Nya
"Lepasin aku!" aku menggeram.
"Kalau aku mau sekarang juga," dia mendekat, bibirnya menyentuh lembut daun telingaku.
"Aku bisa memaksamu dan melihatmu berteriak dengan nada indahmu di bawahku," bisiknya dengan suara serak.
Aku terkejut dan mencoba melepaskan tangannya dari pinggangku.
"Kamu kan istriku, bukan?" dia menggoda, giginya menggigit lembut kulitku.
Aku merasakan panas aneh yang mulai membara di dalam diriku dan aku berusaha mengendalikannya.
"Dante, lepaskan aku!" aku mendesis.
Perlahan, kepalanya naik dari leherku dan menatapku.
Dia menggerakkan jarinya di sepanjang bibirku dan senyum iblis muncul di wajahnya.
Cinta. Kejahatan. Gairah. Tokoh wanita yang kuat.
Alina Fedorov, putri yang berani dan penuh semangat dari Don mafia Rusia, dipaksa menikah melawan kehendaknya oleh ayahnya. Dan pengantinnya tak lain adalah Dante Morelli yang ditakuti, capo dei capi dari mafia Italia-Amerika yang paling kuat dan berbahaya.
Dia memiliki markas yang tersebar di seluruh Eropa dan Amerika dengan banyak capo dan underboss yang siap melayani perintahnya. Mengelola dunia bawahnya tanpa hati, dia cepat menyingkirkan siapa pun yang melawan perintahnya dan bertahun-tahun pelatihannya membuatnya siap untuk kehidupan kejahatan yang berbahaya.
Namun, semua itu tidak akan berarti ketika dia bertemu dengan Alina Fedorov yang impulsif dan mandiri.
Bisakah cinta tumbuh di antara mereka terutama ketika Dante menginginkan balas dendam pada Alina atas dosa-dosa ayahnya? Ataukah Alina mampu meruntuhkan tembok dinginnya dan membuatnya bertekuk lutut untuknya?
Bapak Forbes
Ya ampun! Kata-katanya membuatku terangsang sekaligus kesal. Dia masih sama seperti dulu, brengsek yang arogan dan bossy, selalu ingin segalanya sesuai keinginannya.
"Kenapa aku harus melakukan itu?" tanyaku, merasakan kakiku mulai lemas.
"Maaf kalau aku membuatmu berpikir kamu punya pilihan," katanya sebelum menarik rambutku dan mendorong tubuhku, memaksaku menunduk dan meletakkan tanganku di atas meja kerjanya.
Astaga. Itu membuatku tersenyum, dan membuatku semakin basah. Bryce Forbes jauh lebih kasar daripada yang kubayangkan.
Anneliese Starling bisa menggunakan setiap sinonim untuk kata kekejaman dalam kamus untuk menggambarkan bos brengseknya, dan itu masih belum cukup. Bryce Forbes adalah lambang kekejaman, tapi sayangnya juga lambang hasrat yang tak tertahankan.
Sementara ketegangan antara Anne dan Bryce mencapai tingkat yang tak terkendali, Anneliese harus berjuang untuk menahan godaan dan harus membuat pilihan sulit, antara mengikuti ambisi profesionalnya atau menyerah pada hasrat terdalamnya, karena batas antara kantor dan kamar hampir sepenuhnya hilang.
Bryce tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan untuk mengeluarkannya dari pikirannya. Untuk waktu yang lama, Anneliese Starling hanyalah gadis yang bekerja dengan ayahnya, dan kesayangan keluarganya. Tapi sayangnya bagi Bryce, dia telah menjadi wanita yang tak tergantikan dan provokatif yang bisa membuatnya gila. Bryce tidak tahu berapa lama lagi dia bisa menahan diri untuk tidak menyentuhnya.
Terlibat dalam permainan berbahaya, di mana bisnis dan kenikmatan terlarang saling terkait, Anne dan Bryce menghadapi garis tipis antara profesional dan pribadi, di mana setiap tatapan yang dipertukarkan, setiap provokasi, adalah undangan untuk menjelajahi wilayah berbahaya dan tak dikenal.
Putri Raja Judi: Kebangkitan Sang Putri
Boneka Iblis
"Rileks, ya." Aku mencium bokong kirinya dan memutar jariku di dalamnya, lalu mendorongnya dengan keras.
"Ahh!"
Dia mengeluarkan erangan panas saat aku menyentuh titik sensitifnya, dan aku mendekati payudara kanannya, menandainya dengan gigitan dan hisapan. Aku ingin semua orang tahu besok bahwa dia sekarang punya seorang pria, pria yang akan menjadi satu-satunya pemiliknya. Setiap gerakannya akan kuketahui, hanya aku yang bisa memilikinya. Aku akan membunuh siapa pun yang berani mendekati boneka kecilku yang cantik ini.
Hidup Aurelia berubah drastis ketika dia dituduh salah membawa ganja di dalam ranselnya, dia dikirim ke Penjara Horizon yang terkenal, yang dikenal sebagai neraka di bumi. Di lingkungan di mana hukum dan ketertiban tampak seperti ilusi belaka, Aurelia mendapati dirinya dikelilingi oleh penjahat kejam dan bayangan menyeramkan yang mengintai di setiap sudut penjara.
Putus asa untuk bertahan hidup dan melarikan diri dari mimpi buruk ini, Aurelia menarik perhatian Iblis yang ditakuti, pemimpin tertinggi penjara itu. Dengan aura kekuasaan dan dominasi mutlaknya, Iblis melihatnya sebagai mangsa yang menggoda, bertekad untuk memilikinya sebagai miliknya. Saat dia berjuang untuk bertahan hidup di lingkungan di mana kekerasan merajalela, dia mendapati dirinya terlibat dalam permainan kucing dan tikus yang berbahaya dengan Iblis.
Di antara kegelapan penjara dan bayangan koridor, Aurelia berjuang untuk menjaga kemanusiaannya tetap utuh, bahkan saat dia mencoba mengubahnya menjadi boneka patuh. Di dunia di mana garis antara kebaikan dan kejahatan kabur, dia harus menemukan cara untuk menolak godaannya sebelum terlambat.
"Boneka Iblis" adalah kisah tentang keberanian, pengorbanan, dan penebusan di tempat di mana harapan adalah kemewahan langka dan bertahan hidup adalah perjuangan sehari-hari.
Mantan Istri yang Tak Terlupakan
Dia melamarku, dan kuterima. Bagaimana mungkin aku menolak pria yang sudah lama kusukai? Dia menjelaskan dengan tegas bahwa hubungan kami hanya berdasarkan uang dan seks, dan aku tidak keberatan. Dalam pernikahan tanpa cinta itu, aku sudah puas hanya bisa berada di sampingnya.
Dia mengajukan gugatan cerai, dan kusetujui. Lima tahun pernikahan berakhir dalam satu hari. Aku merasa putus asa, dan hanya berharap untuk tidak pernah melihatnya lagi.
Setelahnya, dia berkata, "Sari, mari kita menikah lagi." Aku sama sekali tidak merasa apa-apa dan menjawab, "Pak Limbong, kurasa tidak ada yang perlu kita bicarakan selain urusan bisnis."
Dia meraih pinggangku dan berkata, "Kau yakin? Anak itu baru saja memanggilku Ayah!"
Kecintaan Satu Malam
Dia berkata: "Kasar, tidak profesional, melempar wanita. Tidak heran seorang pria seperti Anda akan merampok seorang wanita. "
Dia mencentang bibirnya: mata tersapu di atas tubuhnya, samar-samar: "kekanak-kanakan, bandara, masalah cinta, bahkan wanita tidak bisa dipanggil, saya enggan menerima Anda." "
Dia mencibir: Tidak, aku akan menemukan seorang pria yang bersedia menerimaku.
Dia menggendongnya: Saya tidak pergi ke neraka, yang pergi ke neraka
Setelah menikah.
"Apa tiga disiplin ilmu dan delapan catatan?" Seorang kolonel menatap wanita yang telah kembali terlambat dan menatap wajah merahnya karena minum.
"Eh- "Wanita minum di kepala, orang tua tidak tahu, tetapi juga kembali tiga disiplin ilmu delapan perhatian?"
"Sepertinya pendidikan kemarin tidak cukup mendalam. Hari ini kita harus melanjutkan pendidikan kita. "Seorang kolonel akan mabuk bahu wanita, dengan kekuatan fisik untuk memberitahunya, apa yang disebut tiga disiplin ilmu, delapan perhatian.
Segera setelah di kamar datang tangisan seorang wanita: "Brengsek, aku ingin bercerai." "
Suara seorang kolonel sangat tenang: "Maaf, tentara tidak bisa bercerai." "
"Aku akan protes, uh- "
Brengsek, selalu menggunakan trik ini, dia tidak bosan ah?
Pak Limbong, Nyonya telah meninggal. Kami turut berdukacita.
Dia pernah menjadi istrinya selama tiga tahun, namun takkan pernah bisa menyaingi cintanya selama sepuluh tahun terhadap wanita lain.
Istri Misterius
Setelah mereka bercerai, Evelyn muncul di hadapan Dermot sebagai Dr. Kyte.
Dermot sangat mengagumi Dr. Kyte dan jatuh cinta padanya. Dermot bahkan mulai mengejar Dr. Kyte dengan penuh semangat!
Evelyn bertanya kepada Dermot, "Kamu tahu siapa aku?"
Dengan percaya diri, Dermot menjawab, "Tentu saja. Kamu adalah Dr. Kyte, seorang dokter yang sangat terampil. Selain itu, kamu juga seorang hacker kelas atas dan pendiri merek fashion mewah!"
Evelyn mendekatkan diri ke telinga Dermot dan berbisik lembut, "Sebenarnya, aku juga mantan istrimu!"
(Saya sangat merekomendasikan sebuah buku yang sangat menarik hingga saya tidak bisa berhenti membacanya selama tiga hari tiga malam. Buku ini sangat mengasyikkan dan wajib dibaca. Judul bukunya adalah "Cerai Mudah, Rujuk Sulit". Kamu bisa menemukannya dengan mencarinya di kolom pencarian.)
Putri Sang Kesatria
Saat ia berusaha mempertahankan hubungan mereka, pria itu membalasnya dengan tuduhan pedas — menyebutnya sebagai pencari untung yang tak peduli pada tanggung jawab dan kehormatan yang lebih besar.
Kini, tekadnya bulat. Dengan pedang terhunus dan hati yang teguh, ia menaiki kudanya dan pergi meninggalkan segalanya.
Sebagai putri seorang legenda, ia akan membuktikan pada dunia: seorang perempuan pun mampu memikul tanggung jawab keluarganya, dan menjadi seorang kesatria sejati — sekaligus pemimpin yang tangguh.
PUTRI SANG KESATRIA












