
Crazy Husband
Soesan · Selesai · 190.5k Kata
Pendahuluan
"Maafkan aku, Cecil. Aku tidak akan pernah menyentuhmu sedikitpun karena aku hanya mencintai istriku."
"Lalu untuk apa kamu memintaku menikah denganmu, Daren?" Sebuah pertanyaan yang memang pantas diberikan untuk pria aneh itu.
Kesakitan dan kekecewaan Cecil tidak hanya sampai di situ saja. Daren bukan hanya tidak menyentuhnya sama sekali, tapi pria itu benar-benar tidak pernah menganggapnya ada sebagai seorang istri.
Hampir setiap malam Daren tidak pernah tidur dengannya. Pria itu mempunyai kamar khusus yang tidak satu orang pun boleh mengunjunginya termasuk Cecil.
Semua yang Daren lakukan menimbulkan kecurigaan yang besar bagi Cecil. Secara diam-diam wanita itu menyelinap masuk ke dalam kamar rahasia milik Daren.
Sakit dan kecewa Cecil tidak lebih besar dari keterkejutannya ketika mengetahui kenyataan yang ada. Sebuah boneka wanita berparas cantik terbaring indah di atas ranjang besar dengan segala kesempurnaannya.
Bab 1
"Carley, bila ada yang mencari aku minta dia datang dua jam lagi. Aku ada urusan sedikit dan mungkin akan lama atau minta dia datang lain waktu lagi," ucap Daren sembari melangkah tanpa berhenti sedikit pun.
"Siap, Bos." Dengan cepat Carley menjawab Daren.
"Eh, Bos." Carley mengejar langkah Daren dengan membawa berkas di tangannya.
"Apa?" Daren berhenti dengan mata melotot ke arah asistennya.
Carley nyengir dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal sama sekali.
"Ini!" Carley menyodorkan berkas dan alat tulis pada Daren setelah langkahnya tepat di depan Daren.
"Apa ini?" Daren memicingkan matanya dengan bola mata naik turun pada berkas dan berganti menatap Carley.
"Tanda tangan, Bos," ucap Carley dengan senyum tipis dan gaya bodohnya.
"Untuk apa? Jelaskan dulu padaku! Kamu pikir aku akan tanda tangan begitu saja tanpa mengetahui isinya!"
Daren memang senang membuat asistennya repot. Bukan berarti Daren merupakan bos yang arogan dan tinggal terima jadi saja. Dia hanya senang melihat Carley nyengir dan garuk-garuk kepala saja. Dia senang melihat Carley dengan sikap bodoh dan polosnya.
Sebenarnya Carley bukan orang yang bodoh. Dia adalah orang yang cerdas, makanya Daren memilih dia menjadi asisten pribadinya. Carley juga orang yang jujur dan bertanggung jawab. Dia tidak pernah membuat Daren kecewa sungguhan.
Dengan sabar Carley membacakan dan menjelaskan isi berkas yang harus ditandatangani oleh Daren. Pria itu menjelaskan secara detail hampir seluruh isi dokumen.
"Sini!" Dengan cepat Daren mengambil berkas dari tangan Carley dan langsung membubuhkan tanda tangan. "Nih!" ucapnya lagi setelah selesai membubuhkan tanda tangan.
Carley yang masih bengong menerima berkas itu lagi dengan pergerakan tangan sangat lambat. Matanya menatap heran dan geram pada bosnya. Melihat kegeraman Carley, Daren melangkah pergi begitu saja tanpa permisi.
"Dasar, bos gila!" umpat Carley kesal dengan sikap Daren.
"Aku masih mendengar apa yang kamu katakan, Carley! Tunggu sampai aku pulang dan memberimu hukuman!" teriak Daren tanpa membalik tubuhnya.
"Ampun, Bos!" Carley juga berteriak menjawab ancaman Daren.
Dengan langkah tegas dan penuh wibawa, Daren terlihat sangat gagah dan tampan. Pria itu langsung masuk ke dalam mobilnya dan langsung menginjak pedal gas dengan sangat dalam sehingga mobil yang ditunggangi melaju dengan sangat cepat meninggalkan gedung pencakar langit miliknya.
Tujuan utama pria itu adalah toko obat yang ada di sebelah supermarket. Toko obat yang sudah menjadi langganannya.
"Tuan Daren," sapa seorang wanita dengan senyum tipis ketika melihat Daren memasuki tokonya.
"Hay, Cintia," sapanya ramah membalas sapaan wanita itu.
Daren mendekati wanita itu dan menatap wajahnya.
"Ada yang Anda butuhkan, Tuan?" tanya wanita itu terlihat akrab.
"Biasa," ucapnya mengedipkan sebelah matanya.
"Oke, aku tau."
Tanpa menunggu dan bertanya kembali, wanita itu sudah tau apa yang Daren butuhkan. Cintai memutar tubuhnya dan meninggalkan Daren untuk mengambil apa yang Daren butuhkan. Tidak lama wanita itu sudah kembali lagi dengan membawa benda yang Daren butuhkan.
"Coba ini!" ucap wanita itu menyodorkan benda yang Daren minta.
"Berbeda?" ucap Daren dengan mengamati kemasan yang dia minta. Kemasan itu berbeda dengan kemasan yang biasa dia beli dan pakai.
"Ya, ini keluaran baru, Tuan." Cintia sedikit lirih saat mengatakan hal itu.
"Apa kelebihannya dari yang biasa aku pakai? Apa ini lebih istimewa?" Daren penasaran dengan khasiat dan kelebihan benda itu.
"Coba saja! Aku tidak akan mengatakannya. Sebelum Anda mencobanya sendiri, Anda tidak akan percaya." Lagi-lagi Cintia sedikit menekan suaranya dengan mata beredar ke sekitar seolah pembicaraan mereka ada yang menguping.
"Apa kamu pernah mencobanya?" Mata Daren mulai berkedip menggodanya.
"Hey! Aku tidak butuh barang ini! Aku bisa memproduksinya sendiri. Cukup dengan sedikit sentuhan dan permainan yang pas, aku pasti akan menghasilkannya." Cintia tampak kesal dengan mimik wajah Daren padanya.
"Aku percaya padamu. Karena sekali colek saja napsumu sudah melambung tinggi." Lagi-lagi Daren menggoda Cintia dengan kejahilannya yang tiada henti.
Pria itu memang suka menggoda orang-orang di sekitarnya yang dia anggap sudah seperti keluarganya sendiri. Mereka berdua bercakap-cakap sesaat.
Daren meminta Cintia untuk menemaninya makan siang hari itu karena Daren sendiri tidak mempunyai teman untuk makan. Dengan senang hati Cintia akan melakukannya selama itu gratis dan Daren membawanya belanja untuk membelikan keperluan dirinya.
"Dasar wanita matre!" canda Daren pada Cintia.
"Kalau tidak mau ya sudah, aku tidak akan menemanimu makan," ucap Cintia dengan membuang mukanya dari Daren.
"Oke. Aku akan membelikan apa pun yang akan kamu beli, tapi ingat! Tidak lebih dari satu juta saja."
"Hey! Dapat apa uang satu juta doang? Satu pakaian saja tidak," ucap Cintia melebihkan harga.
"Mau tidak? Kalau tidak mau ya sudah, biar aku makan sendiri saja. Lumayan uangnya bisa untuk beli barang ini lagi," ucap Daren menggoyangkan benda yang ada di tangannya.
"Ish, harga benda itu hanya kecil bagimu. Kamu bisa membeli pabriknya sekalian," ucap Cintia sembari berjalan menyetarakan langkah kakinya dengan langkah Daren.
Memang benar, Daren tidak hanya bisa membeli satu barang itu saja. Kekayaan yang pria itu miliki bisa saja untuk mendirikan pabrik sendiri.
Siang ini Daren tidak makan sendiri lagi. Biasanya dia akan mengajak Carley untuk makan siang, tapi kali ini tidak dia lakukan karena Daren ingin membeli benda itu. Daren tidak mau Carley tau apa yang dia beli. Hanya dia dan Cintia yang tau.
"Daren, kenapa kamu tidak menikah saja?" tanya Cintia di sela giginya mengunyah makanan.
"Aku tidak bisa menduakan Amara."
"Tapi, Daren. Amara itu-"
"Jangan katakan apa-apa tentang Amara!" Daren membanting sendok dan garpu di atas piring dengan kasar.
Pria itu marah dan tidak suka ada yang membicarakan soal Amara.
Matanya menatap penuh api kemarahan dan kekecewaan pada Cintia.
"Maafkan aku, Daren," ucap Cintia membalas tatapan Daren dengan rasa bersalah, tapi merasa kasihan dan iba juga.
"Maafkan aku, aku tidak bermaksud untuk membentak dan bicara keras padamu," ucap Daren merasa bersalah melihat wajah sedih Cintia.
Sikap dan suaranya mulai melunak lagi. Daren kembali mengambil sendok dan garpu. Dia kembali menikmati makanan yang ada di piringnya. Sedangkan Cintia, wanita itu masih belum mengalihkan matanya dari pria di hadapannya.
Cintia sama sekali tidak habis pikir dengan apa yang ada dalam pikiran Daren. Dia merasa apa yang terjadi dan dialami oleh Daren saat ini adalah hal yang tidak benar, tapi dia tidak akan bisa melarang atau melakukan apa-apa untuk meminta Daren meninggalkan dan melupakan Amara.
"Makanlah lagi dan jangan pernah mengatakan apapun tentang aku dan Amara! Aku dan Amara biar menjadi kisah kehidupanku yang tidak akan pernah aku ubah. Lagi pula aku sangat mencintainya dan dia juga mencintaiku. Cinta kami akan terus menyatukan sampai kapan pun."
Daren tau apa yang Cintia pikirkan tentang dirinya. Meski begitu, dia tidak ingin ada orang lain yang mencampuri kehidupannya. Termasuk Cintia. Meski mereka adalah teman dekat, tapi Daren tidak mengijinkan Cintia ikut campur urusan pribadinya terlebih hal yang berhubungan dengan Amara, wanita yang sangat dicintainya.
Bab Terakhir
#196 Bab 196
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#195 Bab 195
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#194 Bab 194
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#193 Bab 193
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#192 Bab 192
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#191 Bab 191
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#190 Bab 190
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#189 Bab 189
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#188 Bab 188
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#187 Bab 187
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025
Anda Mungkin Suka 😍
Bermain Dengan Api
“Kita akan ngobrol sebentar lagi, oke?” Aku tidak bisa bicara, hanya bisa menatapnya dengan mata terbelalak sementara jantungku berdegup kencang. Aku hanya bisa berharap bukan aku yang dia incar.
Althaia bertemu dengan bos mafia berbahaya, Damiano, yang tertarik pada mata hijaunya yang besar dan polos, dan tidak bisa mengeluarkannya dari pikirannya. Althaia telah disembunyikan dari iblis berbahaya itu. Namun takdir membawanya kembali padanya. Kali ini, dia tidak akan pernah membiarkannya pergi lagi.
Bapak Forbes
Ya ampun! Kata-katanya membuatku terangsang sekaligus kesal. Dia masih sama seperti dulu, brengsek yang arogan dan bossy, selalu ingin segalanya sesuai keinginannya.
"Kenapa aku harus melakukan itu?" tanyaku, merasakan kakiku mulai lemas.
"Maaf kalau aku membuatmu berpikir kamu punya pilihan," katanya sebelum menarik rambutku dan mendorong tubuhku, memaksaku menunduk dan meletakkan tanganku di atas meja kerjanya.
Astaga. Itu membuatku tersenyum, dan membuatku semakin basah. Bryce Forbes jauh lebih kasar daripada yang kubayangkan.
Anneliese Starling bisa menggunakan setiap sinonim untuk kata kekejaman dalam kamus untuk menggambarkan bos brengseknya, dan itu masih belum cukup. Bryce Forbes adalah lambang kekejaman, tapi sayangnya juga lambang hasrat yang tak tertahankan.
Sementara ketegangan antara Anne dan Bryce mencapai tingkat yang tak terkendali, Anneliese harus berjuang untuk menahan godaan dan harus membuat pilihan sulit, antara mengikuti ambisi profesionalnya atau menyerah pada hasrat terdalamnya, karena batas antara kantor dan kamar hampir sepenuhnya hilang.
Bryce tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan untuk mengeluarkannya dari pikirannya. Untuk waktu yang lama, Anneliese Starling hanyalah gadis yang bekerja dengan ayahnya, dan kesayangan keluarganya. Tapi sayangnya bagi Bryce, dia telah menjadi wanita yang tak tergantikan dan provokatif yang bisa membuatnya gila. Bryce tidak tahu berapa lama lagi dia bisa menahan diri untuk tidak menyentuhnya.
Terlibat dalam permainan berbahaya, di mana bisnis dan kenikmatan terlarang saling terkait, Anne dan Bryce menghadapi garis tipis antara profesional dan pribadi, di mana setiap tatapan yang dipertukarkan, setiap provokasi, adalah undangan untuk menjelajahi wilayah berbahaya dan tak dikenal.
Gadis Gemerlap
Namun di luar dugaan, dia membalas dengan tamparan yang menyakitkan! Ternyata dia bergelar doktor dan adalah ilmuwan ternama. Dia juara catur nasional, investor jenius, legenda bela diri... Saat prestasi tak terbantahkan ini terungkap satu per satu, tak terhitung orang mengejarnya.
Sementara itu, Tuan Phillips, legenda bisnis yang dulu memandangnya dengan hina, kini panik: Itu istriku! Menyingkir kalian!
Anak Sambung? Sang Putri Palsu Kembali ke Pangkuan Konglomerat Triliunan
Pada kehidupan sebelumnya, Ayu Hartatiberjuang mati-matian untuk mempertahankan apa yang disebut 'ikatan keluarga'. Ia bersaing sengit dengan putri kandung yang bangkit kembali, berusaha mencengkeram segalanya justru berakhir dengan kehilangan segalanya, dan mati penuh dendam.
Setelah terlahir kembali, ia memutuskan untuk melepaskan.
Siapa peduli! Ia tidak akan melayani lagi!
Dengan gesit ia membereskan koper dan mengosongkan tempatnya, pergi mencari orang tua kandungnya.
Dengan persiapan hati untuk menerima takdirnya, tapi ternyata! Ini tidak seperti yang ia bayangkan!
Bukannya katanya keluarganya miskin melarat dan tak punya apa-apa?
Lalu, dinding bata emas yang berkilauan di sekeliling ini apa ini!?
Bukannya katanya ayahnya seorang penjudi yang menghabiskan semua harta keluarga dan lelaki tak berguna?
Pria yang memiliki setengah dari bisnis properti dengan beberapa blok jalan ini, benarkah itu dia?!
Bukannya katanya ibunya seorang perempuan pemarah dengan reputasi buruk di lingkungannya?
Seniman opera legendaris yang tiketnya sangat sulit didapat ini, benarkah itu dia?!
Bukannya katanya kakak laki-lakinya seorang lajang miskin yang mengayuh becak?
Bos tambang minyak yang kaya raya karena menggali sumur minyak ini, benarkah itu dia?!
Putri kandung yang telah dicari keluarga Hartati selama delapan belas tahun akhirnya kembali.
Titan bisnis, Jason Hartati, menyatakan: "Aku memang ditakdirkan memuja anak perempuan! Hatiku gelisah jika sehari saja tidak melihat putriku!"
Seniman legendaris, Shinta Widodo, berseru: "Kekasih hatiku! Buah jiwaku! Beli saja apa pun yang Ayu inginkan!"
Raja minyak, Keven Hartati, menggeram: "Adik perempuanku bukanlah sembarang orang yang bisa kalian incar! Siapapun yang berani menginginkan adikku, minggirlah!"
Cinta Manis dengan Suamiku Milyarder
Dalam sebuah wawancara, Sari mengaku masih single, menyebabkan sensasi besar.
"Nyonya Limbong bercerai" langsung melesat ke puncak trending search.
Semua orang tahu Ari Limbong adalah taktisi yang kejam.
Persis ketika semua orang mengira dia akan menyikat habis Sari, sebuah akun baru terdaftar memberi komentar di profil pribadi Sari: "Bersimpuh di lantai atau di hadapanku, pilih!"
KEHAMILAN MANTAN ISTRI MILYARDER
Beberapa bulan kemudian Miselia mendapati dirinya hamil. Tiba-tiba Evan kembali datang dan mendeklarasikan jika Miselia adalah miliknya. Tetapi, Miselia yang kini menjadi ahli waris menolak kedatangan Evan, sang mantan suami.
Akankah CEO yang penuh teka-teki itu memenangkan cintanya kembali atau kebencian akan menang pada akhirnya?
Cinta dan Nafsu: Skandal di Keluargaku
Ibuku meninggal sejak aku kecil, dan ayahku yang baik hati serta kuat telah mengambil peran untuk merawat anak-anakku di rumah. Segala upaya dan obat-obatan telah kucoba untuk mengembalikan fungsi ereksiku yang normal, namun semuanya sia-sia. Suatu hari, saat berselancar di internet, tanpa sengaja aku menemukan literatur dewasa yang melibatkan hubungan antara ayah mertua dan menantu, yang tanpa kusadari langsung membuatku terpikat dan terangsang.
Berbaring di samping istriku yang sedang tidur dengan tenang, aku mulai membayangkan wajahnya pada karakter menantu dalam cerita itu, yang membuatku terangsang sampai tingkat yang luar biasa. Aku bahkan menemukan bahwa membayangkan istriku bersama ayahku sendiri saat aku memuaskan diri sendiri, terasa lebih memuaskan daripada bercinta dengannya secara langsung. Menyadari bahwa aku tanpa sengaja telah membuka kotak Pandora, aku mengakui bahwa tidak ada jalan kembali dari kegembiraan baru yang tak terkendali ini...
Cinta Terburu-buru Sang CEO
Sekejap Keindahan
Baru saja sampai di luar pintu, terdengar suara ibu mertua, Bu Meiling, yang terdengar begitu menggoda.
Kemudian terdengar suara erangan dan bisikan aneh...
Pelacur Kakakku
"Tolong, Jake. Sekarang. Buat aku klimaks." Aku memohon.
Payton selalu menjadi gadis baik sepanjang hidupnya. Dia hanya ingin keluar dari rumah ibu dan ayah tirinya dan menjalani hidupnya sendiri. Yang tidak dia duga adalah saudara tiri yang sudah lama hilang tiba-tiba muncul dalam hidup mereka dan menjadi teman sekamarnya. Memang benar dia adalah mantan Marinir dengan perut berotot, tapi dia juga seorang mekanik motor yang suka bicara kotor padanya. Kata-katanya membuat Payton bergetar dalam antisipasi, dan tangannya membuat tubuhnya berkedut dan kejang.
Ayah Sahabat Terbaikku
Tiga tahun lalu, setelah kehilangan istrinya secara tragis, Pak Crane, seorang pria yang sangat tampan, kini menjadi seorang miliarder pekerja keras, simbol kesuksesan dan rasa sakit yang tak terucapkan. Dunianya bersinggungan dengan Elona melalui sahabatnya, jalan yang mereka tinggali, dan persahabatannya dengan ayah Elona.
Suatu hari yang menentukan, sebuah kesalahan kecil mengubah segalanya. Elona secara tidak sengaja mengirimkan serangkaian foto yang agak terbuka kepada Pak Crane, yang seharusnya dikirimkan kepada sahabatnya. Saat dia duduk di meja rapat, Pak Crane menerima gambar-gambar tak terduga tersebut. Pandangannya tertahan di layar, dia harus membuat pilihan.
Apakah dia akan menghadapi pesan yang tidak disengaja itu, mempertaruhkan persahabatan yang rapuh dan mungkin membangkitkan emosi yang tak terduga?
Ataukah dia akan bergulat dengan keinginannya sendiri dalam diam, mencari cara untuk menavigasi wilayah yang belum terpetakan ini tanpa mengganggu kehidupan di sekitarnya?
Perangkap Ace
Hingga tujuh tahun kemudian, dia harus kembali ke kampung halamannya setelah menyelesaikan kuliahnya. Tempat di mana sekarang tinggal seorang miliarder berhati dingin, yang dulu hatinya yang mati pernah berdetak untuknya.
Terluka oleh masa lalunya, Achilles Valencian telah berubah menjadi pria yang ditakuti semua orang. Kehidupan yang membakar telah memenuhi hatinya dengan kegelapan tanpa dasar. Dan satu-satunya cahaya yang membuatnya tetap waras adalah Rosebud-nya. Seorang gadis dengan bintik-bintik dan mata pirus yang dia kagumi sepanjang hidupnya. Adik sahabatnya.
Setelah bertahun-tahun berjarak, ketika saatnya akhirnya tiba untuk menangkap cahayanya ke dalam wilayahnya, Achilles Valencian akan memainkan permainannya. Permainan untuk mengklaim apa yang menjadi miliknya.
Apakah Emerald akan mampu membedakan api cinta dan hasrat, serta pesona gelombang yang pernah membanjirinya untuk menjaga hatinya tetap aman? Atau dia akan membiarkan iblis itu memikatnya ke dalam perangkapnya? Karena tidak ada yang pernah bisa lolos dari permainannya. Dia mendapatkan apa yang dia inginkan. Dan permainan ini disebut...
Perangkap Ace.












